Berjuang Bersama Mu

Berjuang Bersama Mu
Perjodohan Putri


__ADS_3

"Aku lebi suka makan di sini bi, bisa makan sampai puas"


Bibi pun tersenyum melihat Putri dan pergi meningalkanya.


Putri pun makan dan menghabiskan makanannya tiba-tiba Bibi datang lagi dan mengatakan, "Non di pangil sama ibu di ruang tenga"


"Iya bi, nanti aku kesana," jawab Putri santai Putri pun kembali mengambil ayam di piring dan memakanya setelah habis Putri pun berdiri dan pergi megambil air es di kulkas tiba-tiba bibi datang lagi dan mengatakan, "Non disuru ke ruang tenga sekarang juga"


"Emangya ada apa bi di ruang tenga ???"


Bibi nga tau non, cuman di suru sama Ibu pangil now"


"Iya suda bi, saya kesana sekarang" Putri pun berjalan menuju ruang tenga sesampainya di ruang tenga Putri pun bertanya, "Ada apa ma, pa ???"


"Duduk di sini sayang sebelah mama mu," ucap Dewangga.


Putri pun berjalan menuju kursi dan duduk di sebelah mamanya,


"Begini sayang papa sama mama mau menjodohkan kamu degan Kim End Woo, kalian kan suda saling kenal dan katanya Bibi Kim End Woo sering datang kerumah jadi papa sama mama memutuskan untuk menjodohkan kalian, kamu setuju kan di jodohkan ???"


"Betapa kagetnya Putri mendegar dirinya di jodohkan degan Kim End Woo, "Maksudnya gimana sih pa, ma Putri nga ngerti, mama, papa bercanda kali masa Putri di jodohkan ini bukan jaman Siti Nurbaya ma, pa main jodoh-jodohkan, Putri suda gede mah, lagian Putri nga cinta sama End Woo.


"Papa sama mama tidak bercanda, papa sama serius menjodohkan kamu, sama Kim End Woo lagian Kim End Woo orangnya baik nak, dan suda mapan"


"Pokonya Putri tidak mau di jodohkan pa, ma Putri suda punya Pilihan sendiri Putri sangat mencintai Tegar, buat apa mapan kalau kita tidak saling mencintai, Putri hanya ingin hidup degan orang yang Putri cintai" Putri pun langsung berdiri dari duduknya dan Pergi meningalkan papa, mamanya menuju kamarnya.


"Maafkan sikap Putri yah," ucap Dewangga.

__ADS_1


"Iya pak Dewangga, maaf sebelumnya pak Dewangga, Ibu Jamilah, saya mau tanya ???"


"Iya silakan mau tanyak apa ???"


"Kenapa bapak sama Ibu tidak memberitahukan saya kalau bapak sama ibu mau menjodohkan saya degan Putri bapak sama Ibu ???"


"Saya dengar dari pembantu saya katanya kamu sering kerumah menjenguk Putri jadi saya rasa kalian ada kecocokan jadi saya putuskan untuk menjodohkan kamu degan anak saya, emang kenapa apa kamu tidak suka saya jodohkan degan anak saya"


"Bukan begitu pak, saya merasa sangat tidak enak degan Putri tiba-tiba di menjodohkan, wajar saja Putri bersikap seperti itu"


"Tidak apa-apa Putri hanya kaget saja, yang penting kamu mau kan di jodohkan degan Putri ???"


"Tergantung dari Putri Pak, Bu kalau Putri mau di jodohkan saya juga ikut saja, jujur saya sangat mencintai anak bapak sama ibu dari awal saya kenal saya suda jatuh cinta tapi sayangnya Putri mencintai orang lain dan kami hanya berteman"


"Saya sangat senang mendengar ke jujuran mu mencintai anak ku, saya akan bicara degan Putri soal perjodohan mu saya yakin Putri akan setuju"


"Iya sama-sama"


"Kalau gitu saya permisih dulu pak, bu" End Woo pun berdiri dari duduknya dan keluar dari rumah Putri menuju mobilnya dan Pergi meningalkan rumah Putri.


"Ma, coba kamu bicara sama Putri masalah ini, Kim End Woo itu serius mencintai Putri kita, kalau Putri menikah degan Kim End Woo hidupnya akan bahagia daripada dia bersama anak Armadjaya itu, yang jelas-jelas orang tuanya perna menipu keluarga kita"


"Iya pa, mama akan bicara sama Putri" mama Pun berjalan menuju kamar Putri, sesampainya mama pun mengetuk kamar Putri, "Nak, ini mama mau bicara" mama pun membuka kamar Putri dan masuk kedalam dan memangil- Putri.


"Mama mau bicara nak, kamu bagung dulu mama mau bicara penting" namun Putri tidak bagun, dan mencoba berpura-pura tidur.


"Ya sudahlah kalau kamu mengantuk tidur saja nanti besok kita bicara" dan mama pun membalikan badannya dan keluar dari kamar Putri.

__ADS_1


Setelah mama Jamilah pergi Putri


membuka matanya dan meneteskan air matanya,


"Aku suda tidak tau harus bagaiman aku tidak menyangka akan seperti ini, bisa-bisanya mama menjodohkan aku dengan Kim End Woo orang yang tidak aku cintai tamba banyak banget masalah yang aku hadapi sekarang, kasihan Tegar kalau sampai dia tau kalau aku di jodohkan juga, apalagi Tegar sekarang ada masalah degan mamanya kabur dari rumah karena tidak mau di jodohkan,


kalau aku beritahu pasti dia tamba banyak pikiran, masalahnya degan mamanya belum kelar muncul lagi degan Perjodohan ku, Tegar pasti Tamba stres mikirkan semua itu,


Sudalah aku pusing memikirkan semua ini lebi baik aku tidur aku suda sangat cape memikirkan semua ini," Putri pun memejamkan matanya dan tertidur.


ke esok paginya Putri pun bagun dan menunjukan pukul 06, 30 pagi Putri pun langsung keluar dari kamar dan mengatakan kepada Bibi "Aku mau olaraga seperti biasa bi di hari libur, kalau mama tanya bilang aja aku olaraga ya bi, kalau aku pulang lama aku pergi sama Dinda dan Lisa jalan-jalan dan makan-makan, hari ini kan aku libur, tolong sampaikan gitu yah bi"


"Iya non," jawab Bibi"


Putri pun keluar dari rumah dan pergi menuju taman, sesampainya di taman Putri pun berlari satu putaran setelah berlari Putri pun mencoba menelfon Tegar namun Tegar tidak mengangkatnya.


"Mungkin Tegar masi tidur hari ini kan hari libur pasti dia masi tidur di Apertemen Doni, aku kesana aaah sekalian aku mau lihat-lihat Apertemen Doni seperti apa"


Putri pun naik taxi di dalam taxi Putri membuka hpnya dan melihat alamat yang perna Tegar kirimkan melalui pesan, "Pak kita ke alamat ini ya pak"


"Baik Mba" jawab supir taxi.


tidak lama kemudia taxi pun sampai di tempat tujuan, Putri pun membayar taxi setelah membayar Putri pun menuju Apertemen Doni dan melihat nomor Apertemen Doni, Putri pun mengetuk Pintu namun tidak ada yang membukakan Pintu, ahirya Putri menelfon Tegar namun tidak di angkat, Putri pun mengirim pesan kepada Doni menanyakan Pin masuk Apertemennya.


"Doni, aku minta tolong kirim pin Apertemen mu yang di tinggali Tegar, aku sekarang ada di depan Apertemen, aku suda mengetuk pintu tapi tidak ada yang membuka mungkin Tegar lagi keluar aku hanya ingin mengantarkan makanan buat Tegar.


Tidak lama kemudian Doni pun membalas pesan Putri.

__ADS_1


__ADS_2