Berjuang Bersama Mu

Berjuang Bersama Mu
Pertemuan Yang Tak Di Sangka


__ADS_3

Putri dan Tara pun berjalan menuju mama, papanya namun Putri melihat dari arah kejahuan ada seseorang yang duduk di sebelah papanya, Putri tidak bisa melihat orang itu karena membelakangi, namun Putri bisa menebak-nebak, "Orang ini kaya aku kenal tapi siapa yah, tapi kok kelihatan sangat angrap sama mama, papa"


Putri pun berjalan mendekati mama, papanya sambil melihat lebi dekat siapa orang itu, sesampainya Putri pun kaget melihat siapa orang yang duduk di sebelanya begitu akrab, degan kedua orang tuanya,


"ltu anak saya" ucap Jamilah.


papa pun langsung melihat arah Putri dan seseorang itu pun langsung berdiri dan memutar arah badanya dan betapa kagetnya Putri melihat siapa orang yang di hadapannya matanya berkaca-kaca melihat orang yang di hadapnya.


"Putri," ucap End Woo kaget melihat kedatangan Putri.


"End Woo, kok ada disini ???"


"Kalian saling kenal ???" ucap Jamilah.


"Iya Bu, saya kenal Dokter Putri waktu adik saya masuk rumah sakit dan di rawat sama Dokter Putri"


"Ooh gitu, ayo duduk sini nak," ucap Jamilah memangil ke dua anaknya untuk duduk di kursi, Putri pun duduk di kursi bersebelahan dengan papanya dan berhadapan dengan End Woo,


"Ini adalah Kim End Woo, mama kerja sama di Restoran Kim End Woo ini, di Butik mama di Bandung sayang, tiap hari Restoran Kim End Woo mengantar makanan ke Butik kita dan rasa makanannya sangat enak, jadi mama, sama papa Pangil kamu kesini sayang cobain makanan disini" ucap mama Jamilah.


"Iya sayang makanan di Restoran pak End Woo ini memang enak sayang karna papa juga perna rasakan dan memang papa akui enak sayang"


"lya pa, ucap Putri sambil tersenyum, dalam hati Putri merasa sedikit tidak suka dengan kehadiran End Woo di keluarga mereka, End Woo dan Dewangga asyik mengobrol namun Putri tidak terlalu menghiraukan dan malah asyik makan, End Woo pun melirik Putri, namun Putri hanya cuek dan tidak memperdulikanya,


Tiba-tiba manager Restoran datang dan menyuru berapa pelayan untuk menamba makanan lagi, Putri pun kaget degan banyaknya makanan, begitu juga degan Dewangga dan Jamilah.


"Kok ada makanan lagi siapa yang pesan ???" tanya Jamilah yang merasa heran degan kedatangan begitu banyak makanan.


"Ini adalah makanan tambahan dari saya Bu, sebagai ucapan terimakasih suda sempatkan waktunya datang ke restoran kami, silakan di nikmati"


"Aaahhh tidak usa berlebihan, saya dengan keluarga memang mau makan di disini, karna Restoran ini makananya rasanya enak-enak," ucap Jamilah sambil tersenyum dan merasa sangat senang dengan kedatangan makanan begitu banyak.


"Iya suda kalau gitu ayo kita makan saja," ucap Dewangga.


Putri pun seakan tidak berhenti makan dan tidak terlalu menghiraukan End Woo yang selalu memandanginya.

__ADS_1


"Oh iya pak End Woo saya mau mengundang bapak ke acara ulang tahun pernikahan saya besok," ucap Dewangga.


"lya Dokter besok saya pasti datang, terimakasih banyak suda mengundang saya datang ke acara pernikahan Dokter Dewangga degan ibu Jamilah suatu kehormatan bagi saya"


"Saya yang mengucapkan terimakasih karena suda memberi kami makanan tambahan,


"lya sama-sama Dokter"


tidak lama kemudian mereka pun suda selesai makan dan waktu pun terus berjalan dan ahirya Dewangga pun mengatakan, "Terimakasih banyak pak End Woo atas semuanya, saya harus segerah ke rumah sakit ada pasien yang mau saya operasi"


"lya sama-sama Dokter"


"Aduuhhh terimakasih banyak pak End Woo makananya sangat enak" ucap Jamilah"


"Sama-sama, Bu Jamilah"


sedangkan Putri hanya terdiam Tampa mengeluarkan satu kata pun kepada End Woo, tidak lama kemudian Dewangga pun dan keluarga pamit kepada End Woo, dan berjalan menuju parkiran mobil menuju mobilnya sesampainya langsung masuk dan membunyikannya dan pergi menuju rumahnya sekitaran 40 menit sampailah di rumah Putri,


Putri pun langsung turun dari mobil, begitu juga dengan mama dan Tara sedangkan papa Dewangga tidak turun dari mobil,


"lya, pa, emangnya mau langsung operasi hari ini ???"


"Belum, harus di opservasi dulu, harus tau keadaan pasien dulu baru di operasai"


"Gitu yah pa, hati-hati di jalan pa"


"lya ma, papa pergi dulu yah" dan langsung menjalankan mobilnya dan pergi meningalkan rumah menuju rumah sakit.


Putri pun sampai di kamar dan berbaring sambil berfikir, "Kok bisa sih, mama, papa bisa kenal End Woo, kelihatan mereka begitu akrap, kelihatan jelas mama, sama papa suka sama End Woo, andaikan saja End Woo tadi itu adalah Tegar aku pasti sangat bahagia melihat mama, papa asyik mengobrol seperti tadi,


tapi sayang bukan Tegar, aku yakin suatu saat mama, papa juga akan menerimah Tegar dan merestui hubungan kami, oh iya aku coba telfon Tegar dulu gimana keadaanya sekarang"


Putri pun mencoba menelfon Tegar dan Tegar Pun mengangkatnya, "Haloy sayang"


"Gimana kabar kamu sekarang ???" tanya Putri.

__ADS_1


"Baik sayang, kamu tidak usa hawatirkan aku sayang"


"Terus kamu tinggal di mana sekarang ???"


"Aku tinggal di Apertemen Doni"


"Alamatnya di mana, Aku minta alamat apartemen Doni yah ???


"lya sayang nanti aku kirim alamatnya melalui W'a, emang sayang mau ke sini ???"


"Enga Tegar sayang, aku cuman mau simpan aja alamat kamu sekarang"


"Kirain sayang mau kesini, aku suda rindu sekali sama sayang nih"


"Apaan sih, baru satu hari tidak ketemu suda bilang rindu, lagian bentar malam kan dinas malam jadi kita bisa ketemu di rumah sakit"


"Tapi itu beda sayang, akunya pingin ketemu sekarang"


"Suda aaah aku matiin nih telfonya"


"Hehehehe iya sayang maaf-maaf cuman bercanda kok, oh iya sayang keluar yuk temani aku makan, lapar banget nih, aku belum makan siang dari tadi"


"Kenapa nga beli makanan di luar saja, kenapa kamu menyiksa diri seperti ini sih, nanti kamu sakit, maaf aku tidak bisa keluar temani kamu soalya aku baru pulang sama keluarga ku dari restoran jadi suda tidak bisa keluar lagi, aku juga nga boleh banyak keluar selagi orang tua ku masi di rumah"


"Gitu yah sayang aku mengerti sayang"


"Jangan marah yah Tegar sayang, maaf yah aku tidak bisa menemani mu makan"


"Iya sayang tidak apa-apa" tiba-tiba ada yang masuk dan mengatakan, "Bro suda Bagun belum" Tegar pun menoleh dan melihat ternyata itu adalah Doni.


Eeehhh Doni ada apa ???"


"Aku bawakan kamu makanan nih, ayo makan bersama"


"Oke-oke, suda dulu ya sayang Doni datang membawah makanan nih, aku mau makan dulu daaaaaah sayang" dan langsung mematikan hpnya.

__ADS_1


__ADS_2