
"Lisa, cowo tadi itu adalah mantan kamu kan ???" tanya Andi.
"lya dia mantan ku tapi kita tidak ada komunikasi apapun hanya kebetulan saja ketemu di Kafe lalu, dan sekarang di acara pernikahan"
"Jadi kamu senang ketemu mantan mu, begitu ???"
"Bukan begitu, aku suda menelfon mu mau memanggil mu ke acara pernikahan teman ku tapi kamu tidak mengangkatnya jadi aku putuskan untuk pergi sendiri.
tidak lama kemudian Putri pun mengatakan ke Doni dan Dinda, "Kita keluar yuk" lihat Lisa dan Andi takutnya mereka berantem gara-gara salah paham.
disisi lain Teguh dan Tegar suda selesai berbelanja dan Tegar pun berkata, "Kak masi ada yang mau di beli ???" tanya Tegar.
"Suda tidak ada lagi tapi nanti besok temani kakak jalan-jalan lagi"
"Kemana kak ???"
"Kemana saja yang penting kakak bisa jalan-jalan kakak bosan kalau di rumah terus lagian kakak mau manfaatkan cuti kakak jalan-jalan"
"Siapppp kak," jawab Tegar dan ahirya Teguh memutuskan untuk pulang kerumah namun di tenga perjalan Tegar mengatakan, "Kak aku mau ke acara pernikahan teman ku"
"Dimana acaranya ???" tanya Teguh
"Cuman sekitaran sini saja kok kak"
"lya suda kakak antar saja" dan tidak lama kemudian sampai lah di alamat yang di kirim Doni, "Kak disini acara pernikahannya aku turun disini saja, kakak ikut nga ???"
"Nga, kakak cape baru pulang mau istirahat saja di rumah terus kamu pulang naik apa, atau kak suru supir jemput kamu disini ???"
"Tidak usa kak, Tegar bisa pulang sendiri naik ojek atau nga naik angkot kan bisa kak, nga usa hawatir, Tegarkan laki-laki," jawab Tegar.
"Iya suda hati-hati Jagan pulang larut malam"
"Kakak juga ngomongnya kaya mama, hehehehe"
"Hehehe, iya suda kakak pergi dulu"
disisi lain Andi dan Lisa masi berdebat, Putri, Dinda dan Doni pun menyusul Andi dan Lisa, sesampainya Putri pun mencoba menjelaskan kepada Andi dengan mengatakan
__ADS_1
"Andi, jangan salah paham, Lisa dari tadi bersama ku karna Tegar juga tidak datang aku suda menelfonya tapi tidak mengangkatnya, dan aku memutuskan pergi bersama-sama"
"Kalian tidak boleh begitu dong kita harus selalu kompak"
"Kamu sendiri yang tidak mengangkat hp mu, awalnya mereka bertiga ini mau pergi bersama Tampa memangil kita-kitanya karena takut terjadi seperti ini, namun Dinda pun tetap menelfon dan meminta persetujuan kita-kita bertiga dan yakin tidak ada kekacauan kalau kalian semua pergi,
Lisa suda menelfon kamu tapi kamu tidak mengangkatnya, jadi aku putusin sama teman-teman yang lain untuk pergi bersama nanti ada aku yang melihat mereka, menjaga yang tidak di inginkan karena Putri dan Lisa adalah pacar dari sahabat ku, seperti itu Andi jagan salah paham," ucap Doni berusaha menjelaskan.
Andi pun seakan kecewa karena mereka tetap pergi ke acara pernikahan teman sekolah Lisa tapi dia tidak datang,
"Kamu bilang menjaga pacar sahabat apa kamu nga lihat Lisa mengobrol dengan mantannya Kevin"
"Aku melihatnya, tapi kita semua ada disitu kok"
"Terus kenapa kamu membiarkannya mengobrol degan laki-laki lain ???"
"Tidak mungkin aku melarang Lisa bertemu dengan orang-orang disini, Kevin itu kan teman sekolah Lisa juga, apa salah cuman silaturahmi gitu"
"Itu yang kamu bilang menjaga pacar sahabat ???"
tidak lama kemudian Tegar pun sampai dan melihat teman- temanya berdiri di luar acara.
"Andi, kamu ini kenapas si, aku suda jelasin semua masi saja tidak percaya bahkan Doni pun suda menjelaskan masi saja tidak percaya nga tau mau kamu apasi ???" tanya Lisa.
"Kamu tanya mau ku apa, aku mau kamu itu, selalu bilang sama aku kalau ada acara seperti ini aku harus tau lebi dulu ngerti"
Tegar pun sampai dan langsung mengatakan
"Kamu jangan bersifat egois, berarti kamu tidak memberi kepercayaan kepada pasangan mu sendiri kalau kamu tidak percaya sama pasangan mu, apa hubungan kalian bisa di pertahankan kalau kamu sendiri tidak percaya sama Pucangan mu sendiri,
sedangkan kamu tau Lisa tidak akan menduakan mu dengan laki-laki mana pun
kamu harus yakin di hati mu sendiri kalau kamu bener mencintai Lisa kamu pasti bisa merasakanya walau pun kamu terbakar api cemburu, di hati kecil mu tetap merasakanya," ucap Tegar.
Andi pun langsun terdiam mendengar perkataan Tegar dan Tegar pun mendekati Andi dan mengatakan,
"Aku saja tidak datang ke acara pernikahan teman Putri aku tetap berfikir positif saja walau aku tau dia apasti akan betemu sama teman laki-lakinya, tapi aku tetap percaya dan yakin ke Putri karna cuman aku yang dia cintai dan nga akan hianati aku, kamu kira aku nga cemburu juga tidak datang, tapi aku berfikir positif dan percaya sama Putri"
__ADS_1
Andi pun sedikit lega dengan perkataan Tegar dan mengatakan ke Lisa "Maafkan aku karna suda sangat emosi karena aku sayang sama kamu"
Lisa pun cemberut, "Malas aaahhh suda di jelasin berkali-kali, suda di jelasin sama Doni masi aja emosi," ketus Lisa
"Doni, maaf ya bro,,,," ucap Andi.
"iya santai saj bro,,,," jawab Doni.
"Maaf ya Put"
Tegar langsung menjawab "Andi kamu apain cewe ku ???"
"Suda Tegar, orang lagi cemburu gitu jangan cari masalah aahh, ucap Putri sambil menarik baju Tegar.
"Ayo kita pulang saja ini suda malam, biarkan saja Lisa dan Andi tenang dulu," ucap Tegar.
Putri dan Tegar pun pergi bersama Tegar menaiki mobil Putri, di tegah perjalanan Putri Bertanya, "Kok kamu tiba-tiba ada disini sih ???"
"Iya aku di beri alamat sama Doni dan pesan dari Doni katanya Andi dan Lisa ada masalah, aku langsung kesini dan, aku kesini itu sebenarnya sedikit kesal sama kamu sambil menarik pipi Putri"
Tegar pun menjalankan mobilnya dan pergi meninggalkan acara pernikahan, tidak lama kemudian Tegar pun memangil Putri di tempat biasa mereka mengobrol karna Tegar mau bertanya-tanya soal foto yang dikiri Doni hanya sekedar ingin tau saja.
sesampainya Tegar pun memangil Putri duduk karna ini wisata milik keluarga Tegar walau rame di sebelah kanan dan di sebelah kiri itu khusu keluarga Armadjaya saja yang boleh masuk kesitu.
sesampainya Putri pun berkata, "Kamu kesal kenapa sih ???"
"Kamu mengobrol sama cowo kan ???"
"Iya itu teman sekelasku dulu dan dia itu duduk di sebelah bangku aku, kami hanya berteman saja kok"
"Dia tidak menaru perasaan kepadamu kan ???"
Putri pun seketika langsung tertawa "hahahaha"
"Kok kamu tertawa aku serius nih"
"Mana ada sih yang suka sama aku dulu, uda jelek nga tau bergaya penampilan juga nga jelas mana ada cowo mau sama aku"
__ADS_1