Berjuang Bersama Mu

Berjuang Bersama Mu
Berkelahi


__ADS_3

"Ayo kita cari wahana yang menegangkan," ucap Tegar, mereka pun berjalan bersama-sama mencari wahana yang lebih menegangkan, tiba-tiba Tegar melihat balapan motor dan memangil Putri. "Kita nonton balapan motor dulu, seruh kayanya."


"Iya ayo aku juga suka nonton balapan motor."


Tegar pun membeli tiket dan antri masuk tidak lama kemudian Tegar pun keluar, dan menghampiri Putri, "Aku suda beli tiket balapan motor nih."


tiba-tiba hp Tegar berbunyi yang menelfon adalah Doni, dan mengangkatnya, "Haloy Doni, kamu di mana ????"


"Aku di depan balapan motor, kamu dimana ???"


"Aku di depan jual cireng."


"Kamu kesini ramai banget."


"Ok-ok aku kesitu," ucap Doni, dan Doni pun mematikan hpnya, Tegar dan Putri pun menunggu Doni dan Dinda sekitaran 5 menit mereka pun sampai.


"Dari mana saja ???" tanya Tegar.


"Cuman sekitaran sini saja," ucap Doni.


"Dinda, suda naik wahana apa saja ???" tanya Putri.


"Suda banyak banget, seruh tau, tadi Doni main masukin gelang ke botol dapat hadia Boneka Doraemon."


"Hebat banget ya Doni."


"Nga juga cuman suda sering main waktu masi kecil," ucap Doni santai, mendengar perkataan Putri memuji Doni, Tegar pun langsun sontak saja bicara, "Biasa saja kok cuman masukin gelang saja ke botol, aku juga bisa."


"Yuk kita masuk saja nonton balapan motor," ucap Doni.


"Aku mau masukin gelang di botol, sory Doni aku cari dulu tempatnya," ucap Tegar dan Tegar pun menarik tangan Putri dan pergi meningalkan Doni dan Dinda.


"Kan tadi bilang mau nonton balapan motor, ini kok kita malah pergi ketempat masukin gelang ke botol si ???" tanya Putri.


"Suda ikut aja nga usa banyak pertanyaaan," sesampainya di tempat permainan Tegar pun langsung bilang. "Mas saya mau main mana gelangnya ???"


"Ini mas silakan di coba semoga berhasil," ucap Masnya.


Tegar pun mencoba namun gagal, kedua kali gagal lagi, ke tiga kali masi gagal lagi, ke empat kalinya masi gagal pun, Putri pun tersenyum melihat ke gigihan Tegar yag berusaha. "Sudalah Tegar tidak usa di paksakan, kita pinda saja yuk main yang lain."


"Tidak mau nanti saja aku masi mau main ini,


sialan masa aku nga bisa masuk-masukin sih." dan terakhir kalinya Tegar pun suda menyerah. "Terakhir kalinya beneran."


"Iya sudahlah," ucap Putri pasrah. dan hasilnya tak di sangka-sangka Tegar memasukan gelang ke botol langsug saja dia lompat-lompat karna bahagia, "Put, aku bisa masukinya hebat kan aku"


"Iya hebat yang ke 5 kalinya baru bisa masuk," seruh Putri.

__ADS_1


"Yang penting aku suda berusa buat kamu."


Putri pun tersenyum sambil merangkul tangan Tegar, dan kini Tegar mendapat hadia namun hadia bonekanya telah habis.


"Mas saya nga mau tau harus ada Boneka nya, gimana si mas teman ku main dia dapat Boneka aku juga mau Boneka."


"Maaf mas boneka nya habis yang ada tingal bantal boneka sama bola boneka," jawap masnya.


"Aku mau boneka Doraemon, tidak mau yang lain, pokonya boneka Doraemon."


"Sudalah Tegar tidak ada, Putri pun mengatakan, "Maaf ya mas, nga papa mas yang bental boneka saja mas, makasih ya mas maaf sebelumnya mas," dan pergi meningalkan tempat permainan.


"Suda lah Tegar lagian tidak ada juga Bonekanya, kita kan suda dapat yang ini."


"Dasar masnya saja itu yang kaya gitu, tau-tau suda berjuang mala habis," ucap Tegar kesal.


Putri pun langsung cubit pipi Tegar degan manis. "Jangan marah lagi ya, suda ya nga usa di pikirin kita cari wahana lagi yuk," ucap Putri dan mereka pun pergi mencari wahana lagi.


Putri pun membeli gulali. "Tegar, aku beli ini cobain deh," ucap Putri sambil menyuapi Tegar.


"Rasanya manis banget yah kaya cinta kita yang selalu manis."


"Mulai de gombalnya, tidak apa-apa yang penting suda semangat dan tidak emosi lagi kaya tadi."


"Suda nga kok hehehe, yuk kita nonton balapan motor aku suda beli tiketnya." mereka pun berjalan menuju balapan motor, sesampai di balapan motor antri masuk kedalam berdesak-desakan, Tegar pun memegang tangan Putri agar tidak terpisa karna banyaknya orang yang masuk setelah suda di dalam saat suda mendekat menonton.


orang yang menyengol mengatakan, "Heiy mba lihat-lihat dong jangan cuman berdiri saja menyingkir dari situ," ucap seseorang yang menyengol Putri


Tegar begitu emosi melihat di hadapannya Putri di perlakukan seperti itu, dan mengatak


"Eh mas jelas-jelas mas yang salah, mas yang menyengol pacar saya hinga terjatu bukanya minta maaf malah salakan pacar saya," ucap Tegar, dan langsuk plakkkkkkkkk," Tegar memukul orang yang menabrak Putri sampai bibirnya terluka.


saat orang itu mau membalas, Tegar pun


kembali memukul ke 2 kalinya hinga terjatu,


semua orang mulai berkumpul karna orang itu bersuara keras, "Heiy kamu urusan kita belum selesai, kamu suda memukul saya tunggu balasan saya," ucap seseorang itu.


"Saya tidak takut sama kamu, sini maju lagi kalau kamu masi berani," ucap Tegar dengan nada emosi, semua orang berkumpul ramai mentontoni meraka.


"Suda tidak usa di ladeni," ucap Putri.


"Orang kaya gini harus di beri pelajaran


heiy mas klau kamu tidak senang maju lagi sini" karna orang itu suda babak belur di pukul Tegar dia pun pergi, Tegar pun melihat tangan Putri "Kamu terluka Put pasti perih banget."


"Nga kok cuman perih dikit makasih ya suda belain aku tadi."

__ADS_1


"Iyalah pasti aku belain kamu kan pacar aku sekarang klau aku bawa kamu pergi berarti kamu tangung jawab aku."


"Tapi tidak usa berlebihan gitu juga kaya tadi sampai pukul orang."


"Memang sepantasnya orang seperti itu dihajar bebek belur supaya tau menghormati orang, sudalah nga susa di bahas kita naik wahana lagi."


"Nanti lain kali saja kita naik wahanaya lagi, kita pulang saja, soalya suda malam juga suda jam 10 malam kalau pulang lat, suda tau kan alasannya"


"Iya, siap kita pulang, aku antar kamu saja yah ???" tanya Tegar.


"Terus mobil ku gimana ???"


"Nanti ada yang bawah."


"Siapa yang bawah ???"


"Supir aku yang di rumah sayang, aku suda kirim SMS untuk datang kesini dan sekarang itu suda ada disini juga."


"Segitunya persiapannya."


"Kan aku uda siapin semuanya supaya bisa pulang bersama kamu."


"Iiihhhh," jawap Putri, sambil mengcubit Tegar,


"Aduuhhh sakit tauh."


tidak lama kemudian Tegar pun mengantar Putri pulang mereka pun berjalan bersama-sama menuju tempat parkiran motor, disaat mereka suda naik motor dan berjalan,


sekitaran 20 menit, tiba-tiba ada orang yang mengikuti dari belakang dan Tegar pun menyadarinya, Tegar melihat dari kaca motor, ada dua motor mengikuti.


Tegar mencoba masuk di persimpangan karna gelap Tegar membalap motornya, dan mengatakan, "Putri, pegangan erat-erat yah."


"Emang kenapa ???"


"Pegangan saja yang kuat."


Putri pun memeluk erat-erat tubu Tegar,


Tegar pun membalap motornya dan langsung masuk di persimpang, disana sangat gelap di lindungi dengan pos polisi tapi suda tidak di pakei, Tegar pun masuk dan mematikan lampu motornya.


orang yang mengejar Tegar pun tidak melihat karna gelap, saat mereka suda jauh Tegar pun putar arah dan melihat di kaca motornya suda tidak ada orang mengikuti sekitaran 40 menit Tegar pun sampai di rumah Putri.


Putri pun turun dari motor dan mengucapkan "Terimakasih suda mengantarkan aku pulang."


"lya, sama-sama daaaaahhh, mimpi yang indah, masuk gih sana suda malam," ucap Tegar.


saat Putri melangka masuk dan Tegar mulai menghidupkan motorya tiba-tiba Putri keluar dan langsung mencium pipi Tegar dan langsung lari masuk rumah karena merasa malu.

__ADS_1


__ADS_2