Berjuang Bersama Mu

Berjuang Bersama Mu
Meyakinkan Tegar


__ADS_3

Putri pun menunggu Dinda datang sekitaran 5 menit Dinda pun datang, "Dinda, kamu datang bareng Doni yah ???"


"Nga, aku bawah mobil sendiri, emang ada apa Put ???"


"Aku mau tanya kalau Doni suda datang, mau Pastiin kalau Tegar juga suda datang.


"Emang ada apa lagi, kamu berantem lagi sama Tegar yah ???"


"Nga kok, pokonya panjang ceritanya nanti aku ceritain, Doni suda datang belum ???"


"Iya suda, barusan Doni kirim pesan baru sampai"


"Oke, terimakasih, aku minta tolonng kamu cek kondisi pasien dulu yah, pasien yang kemarin"


"Bukanya suda mau pulang bentar siang ???"


"lya, tapi cek kondisinya lagi ok, aku pergi dulu" dan langsung pergi meningalkan Dinda, menuju ruangan Doni.


tidak lama kemudian sampailah di ruangan dan langsung membuka Pintu ruangan Doni dan menyapanya, "Doni Tegar suda datang ???"


Doni Pun kaget melihat Putri langsung membuka pintu tampa mengetuk lebih dahulu. "Astaga Put, bikin kaget saja."


"Iya maaf-maaf, aku mau tanya soal Tegar."


"Kamu nga tau, kalau hari ini Tegar nga masuk, katanya lagi nga enak badan, masa kamu nga tau, Tegar nga memberi tahu mu, atau jagan-jagan kalian berantem lagi yah ???" tanya Doni penasaran.


Putri tidak me jawab pertanyaan Doni dan pergi begitu saja.


"Aku nga ngerti sama pasangan ini, selalu saja ada masalah dan selalu saja di uji, kasihan Tegar dan Putri saling mencintai tapi tidak di restui orang tuanya masing-masing" seruh Doni.


Putri pun berlanjan menuju parkiran mobil sesampainya Putri pun menjalankan mobilnya dan pergi meningalkan Rumah sakit, menuju Apertemen Tegar, tidak lama kemudian sekitaran 20 menit sampailah di Apertemen Tegar,


Putri pun memencet bel namun tidak ada yang membukakan Pintu, dan ahirya Putri pun memutuskan untuk membuka Kunci Apertemen Tegar, dan langsung masuk Putri pun langsung masuk ke kamar Tegar, terlihat jelas Tegar masi berbaring tidur, Putri pun langsung menghampirinya.


"Tegar kamu sakit yah ???"

__ADS_1


Tegar pun tidak menjawab pertanyaan Putri.


"Tegar kamu marah sama aku yah, soal kejadian tadi malam ???"


lagi-lagi Tegar tidak menjawab pertanyaan Putri.


"Tegar Bagun dulu aku mau bicara sama kamu"


Tegar pun malah membalikan badanya membelakangi Putri.


"Kamu marah yah, Jagan ngambek dong, kamu salah paham tadi malam, soal foto yang kamu kirim itu memang benar aku sama End Woo datang ke Wahana karna desakan dari mama, papa ku yang menyuruh ku untuk keluar sama End Woo, aku suda susa paya menolak tapi apa daya ku aku di paksa jadi aku terpaksa nurut,


Tapi nga lama kok, kita saja nga naik wahana, pas sampai aku langsung bilang kepala ku pusing dan ahrinya kita langsung pulang, Jagan marah lagi dong, ayo bangun buka mata dong," ucap Putri sambil mencoba membuka mata Tegar.


"Iya-iya aku buka mata, aku suda bangun nih, kamu nga bohong kan, seharusnya kamu itu bilang sama aku kalau kamu mau keluar jalan sama kecebong itu"


"Aku nga sempat pegang hp, mau pegang hp gimana mama dan papa ku ada saat itu, dan mau kabarin kamu juga nga sempat, emang siapa sih kecebong itu ???"


"Siapa lagi kalau buka tu orang gado-gado campuran"


"Kim End Woo maksudnya, dia itu punya nama tau"


"Maksud ku bukan begitu Tegar, bukan belah tapi"


"Sudalah aku nga mau bahas dia lagi"


"lya maaf-maaf," ucap Putri sambil memegang pipi Tegar.


dan Tegar pun langsung mencium bibir Putri begitu sangat lembut dan Putri pun membalas ciuman Tegar dan mereka pun saling berciuman.


"Kamu tau nga di saat aku lagi cemburu seperti ini aku akan langsung mencium mu lagi dan lagi, ngerti kamu, karna aku takut kehilangan kamu, karna kamu wanita yang aku cintai, aku suda susa paya memperjuangkan kamu tiba-tiba mau di rebut orang aku nga akan memberikanya.


"Segitunya kamu mencintai wanita jelek ini, waaaahh, senangnya hati ini, asal kamu tau aku juga sangat mencintai mu peria tampan, aku juga tidak mau kehilangan kamu, kita suda memperjuangkan cinta kita sampai detik ini, makanya kita harus selalu saling percaya, dan jagan muda salah paham"


"Iya sayang, senangnya di pangil Pria tampan, hehehe, aku tau kok sayang, tapi namanya cemburu nga bisa di tahan sayang, kaya kamu dulu cemburu melihat aku sama Tania kan di supermarket lalu"

__ADS_1


"Apaan sih, kok bahas itu, ???"


"Kamu kan salah paham juga, aku temani Tania itu karena mama ku yang suru"


"Iya Tegar sayang aku ngerti kok, intinya kita saling percaya.


"Iya Putri sayang, aku mau ke kamar mandi dulu yah mau cuci muka"


"Iya suda sana yang bersih yah"


Tegar pun berdiri dan pergi ke kamar mandi sedangkan Putri membereskan tempat tidur Tegar habis itu dia Putri pun pergi ke dapur cuci piring dan membuka lemari makanan namun suda tidak ada makanan


"Yaaaah ampun persediaan makanan Tegar suda habis apa Tegar nga perna belanja apa, terus masak apa dong, buat sarapan"


tidak lama kemudian Tegar pun keluar dari kamar mandi dan menghampiri Putri, "Sayang kamuagi apa ???"


"Baru habis cuci piring, ini aku lagi bingung mau masak apa persediaan makanan kamu suda habis semua kamu nga sempat belanja yah ???"


"lya sayang, tadi malam kan aku ke Restoran makan pas pulang aku belanja mie instan eehh tau-taunya lihat kamu jalan barengan sama si kecebong itu, jadi males banget lihatnya"


"lya suda hari ini kita pergi belanja yuk, aku temani"


"Jagan juga sekarang sayang, aku suda sangat lapar, kita pesan makanan saja dulu, lagian juga hari ini kan masi jam kerja nga enak sama Doni dan Dinda kan, kalau kita keluar jalan, yang Doni tau kan aku lagi sakit, masa orang sakit jalan-jalan."


"Gitu yah, tapi mereka kan sahabat kita, pasti mereka bisa mengerti, iya kan sayang"


"Nga boleh gitu Putri sayang, biar mereka sahabat kita, tapi kita harus tetap menjaga perasaan mereka, tetap profesional dalam bekerja nanti kita nga enak lagi sama mereka"


"Iya juga sih, iya suda de kalau gitu terserah kamu saja"


"Aku pesan makanan dulu yah," ucap Tegar dan langsung menuju meja nakas mengambil hpnya dan menanyakan ke Putri.


"Sayang kamu mau pesan makanan apa ???"


"Terserah kamu saja aku ikut kamu saja"

__ADS_1


"Oke," dan langsung memesan beberapa makanan.


tidak lama kemudian sekitaran 35 menit makanan pun datang, dan mereka pun makan bersama sambil nonton tv.


__ADS_2