Berjuang Bersama Mu

Berjuang Bersama Mu
Arya Mengungkapkan Perasaanya


__ADS_3

tidak terasa waktu terus berputar dan suda malam, Putri pun langsung mengambil hpnya dan menelfon Arya namun Arya tidak mengangkatnya, lalu Putri mengirim Pesan.


Aku ingin kita ketemu di taman jam 7 malam.


tidak lama kemudian Arya pun membalas pesan Putri. Oke.


Putri pun membaca pesan Arya dan langsung keluar kamar menuju parkiran mobil sesampainya Putri pun langsung masuk pergi meninggalkan rumahnya menuju taman tidak lama kemudian Putri pun sampai dan langaung mengirim pesan kepada Arya.


Aku suda di taman, kamu lagi di mana???


Arya pun membalas Pesan Putri.


Aku suda di jalan bentar lagi sampai.


setelah Putri membaca pesan Arya Putri pun duduk di kursi menunggu Arya datangdatang, tidak lama kemudian Arya pun melihat Putri dan langsung menghampirinya.


"Kamu suda lama menunggu yah ???"


"Nga Kok, aku juga baru sampai," ucap Putri sambil tersenyum.


"Ada apa Put, tumben kamu ngajak ketemuan di taman"


"Ada yang mau aku tanyakan ke kamu"

__ADS_1


"Apa, tanyakan saja, apa ???"


"Apa betul kamu ke luar negri karna di suru sama Papa ku kulia di sana ???"


"Maksud kamu apa ???"


"Aku suda tau semuanya, aku hanya ingin kamu jujur sama aku ???"


"Kamu tau dari mana ???"


"Nga usa tanya aku tau dari mana aku hanya ingin kamu jujur sama aku"


"Oke aku jujur, emang betul aku kulia ke luar negri itu karna permintaan dari om Dewangga, karna om Dewangga tau kalau selama ini kita dekat dan dia tau kalau aku suka sama kamu, dan dia pun tau kalau kamu suka sama aku, om Deawangga akan merestui hubungan kita kalau aku mau menerima kulia di luar negri, karna orang tua kita bersahabat makanya om Dewangga mau membiyayai semua kebutuhan dan biaya kulia selama di luar negri,


"Kenapa kamu tidak cerita sama aku, dan kenapa tidak menghubungi aku selama di luar negri ???" tanya Putri.


"Aku tidak bisa cerita sama kamu, karna om Dewangga melarang ku menghubungi mu karna takut akan menganggu kulia ku, dan begitu juga degan kulia mu, setelah kulia ku selesai barulah aku kembali ke Indonesia dan aku langsumg menemui mu, namun sayang saat aku datang om Dewangga mengatakan kalau kamu ada di luar negri, saat mendengarnya hati ku sedikit sakit karna orang yang pertama kali mau aku temui saat pulang ke Indonesia adalah kamu, tapi sebagai rasa hormat ku kepada keluar mu setiap hari kau ke rumah mu, dan setelah satu minggu tiba-tiba kamu datang dari luar negri hati ku begiti bahagia karna bisa melihat mu lagi"


mendegar perkataan Arya seperti itu Putri pun tidak dapat berkata-kata lagi, dia hanya meneteskan air matanya. "Begitu besar perjuangan mu demi aku Arya tapi sayang di hati ku suda ada orang lain," seruh Putri dalam hati.


"Sunggu Putri aku akan melakukan apa pun demi kamu asalkan kita bisa bersama, walau aku tidak perna mengatakan cinta kepada mu tapi kamu bisa menilai sendiri bagaiman sikap ku selama ini terhadap mumu, itu suda lebih dari cukup untuk mengungkapkan rasa cinta ku terhadap mu," ucap Arya dan langsung memeluk Putri dan Putri pun tidak dapat berkata apa-apa hanya bisa meneteskan air matanya.


"Maafkan aku Putri, aku tidak mengatakan ini dari awal, seharusnya aku katakan ke kamu tapi kamu malah taunya sama orang lain, membuat mu jadi seperti ini. seruh Arya.

__ADS_1


Putri hanya bisa diam dia tidak bisaberkata-kata seakan mulutnya tertutup rapat-rapat ingin rasanya dia menolak namun dia tidak dapat menolak karna dia merasa kasihan kepada Arya dan dia pun merasa belum waktunya mengatakan sekarang, aku tidak ingin menyakiti hatinya, namun seiring waktu berjalan dia pun pasti akan tau, maafkan aku Arya kamu datang terlambat aku suda jatu cinta degan orang lain di hati ku hanya ada dia," seruh Putri dalam hati.


tiba-tiba terdekat suara keroncongan Arya. "Hehehe aku lapar banget nih, kita makan dulu yuk, tadi aku belum sempat makan karna terburu-buru ke sini menemui kamu aku nga mau kamu sampai menunggu lama"


"Iya suda"


"Ayo," ucap Arya memegan tangan Putri sambil berjalan, namun Putri merasa sedikit risih degan gandengan tangan Arya namun dia tidak dapat menolak hanya bisa diam saja, tidak lama kemudian mereka pun sampai di sebuah restoran dan mereka berdua pun masuk kedalam dan langsung mencari tempat duduk, dan duduk di kursi paling pojok. "Put, kamu mau pesan apa ???"


"Apa aja," ucap Putri sambil tersenyum lihat Arya namun senyumnya terlihat memaksa.


"Kalau gitu aku pesan ke sukaan kamu yah, nasi goreng udang"


"Kamu masi ingat yah kesukaan aku"


"Iyalah ingat, waktu SMA kan kita selalu makan nasi goreng sampai kita lulus SMA, dan minumnya selalu jus Alfokat, apa sih yang nga aku ketahui dari kamu, semua tentang kamu aku suda tau kan kita sahabat, dari sahabat tumbuh rasa cinta"


Putri pun tidak menjawab perkataan Arya dia hanya tersenyum melihat Arya, dan tidak lama kemudian pelayan pun datang Arya pun memesan makanan sekitaran 15 menit makan pun datang dan Arya pun langsung makan. "Put, kenapa nga di makan makananya ???"


"Mmmh iya aku makan," ucap Putri dan langsung menyendok makananya di hatinya dia merasa bingung harus bagaimana cara mengatakan yang sebenarnya.


tidak lama kemudian Arya pun kembali memesan makanan. "Kok kamu pesan makan lagi buat siapa ???" tanya Putri penasaran.


"Buat kitalah hari ini hatiku sangat senang karna aku sudah mengatakan langsung perasaan ku kekamu rasanya begitu lega, kenapa tidak dari dulu saya katakan kalau aku suka sama kamu, kalau tau gini rasanya pasti suda aku katan, dari pada menahanya rasanya begitu sakti apalagi aku harus menunggu bertahun, hari ini aku ingin makan sepuasnya yang aku mau," ucap Arya sambil memegang tangan Putri.

__ADS_1


__ADS_2