
Putri dan Dinda pun sampai di parkiran Putri pun langsung menghampiri Tegar sedangkan Dinda menghampiri Doni, dan mereka pun berpisah, di tegah perjalan Tegar mendekati mobil Putri dan mengatakan. "Kita makan dulu yuk, aku lapar banget tadi nga sempat makan siang karna sibuk, jadi lupa makan."
"Kalau ketahuan orang tua kamu gimana ???" tanya Putri cemas.
"Biarin aja lagian kita juga uda dewasa dan sekarang kita suda kerja bisa menentukan pilihan kita masing-masing," ucap Tegar degan tegas.
"Aku temani kamu makan saja yah, soalya aku masi kenyang."
"Iya suda nga papa yang penting kamu temani aku."
"Kamu makan di mana ???" tanya Putri lagi.
"Makan di pinggir jalan yang penting halal dan bersih," ucap Tegar dan ahirya Tegar mencari sebua rumah makan setelah menemukan rumah makan dia pun berhenti Tegar pun memarkir motornya begitu juga dengan Putri langsung memarkirkan mobilnya dan turun dari mobil.
"Aku temani kamu makan aja ya soalya aku masi kenyang," ucap Putri.
"Iya sayang Ayo masuk," ucap Tegar sambil memegang tangan Putri mereka pun masuk dan duduk di meja paling ujing mba nya pun datang membawa menu makanan.
"Aku pesan nasi, sate, ayam bakar sama minumnya air putih sama jus alfokat 2."
Putri pun kaget, " kok jus alfokat 2, buat siapa 1 ???" tanya Putri.
"Aku pesan kan kamu juga, karna aku tau kamu juga suka minum kan hehehehe."
"Kamu suda tau semua minuman favorit aku hebat-hebat."
"Kan setiap makan sama kamu pasti selalu minum jus alfokat jadi suda tau dong kebiasaan pacarku, sambil tersenyum memandangi waja Putri.
tidak lama kemudian pesanan pun datang dan Tegar pun langsung memakanya, sambil mengunya Tegar mengatakan "Ahirya kita bisa ketemu lagi dan kita akan selalu bertemu terus setiap hari selama kita kerja di rumah sakit ini sayang."
"Bagaimana dengan orang tua kita pasti mereka semakin marah dan melarang kita kalau mereka tau, kalau kita kerja disini sama-sama.
"Suda lah sayang nga usa di pikirin intinya kita berjuang bersama-sama menghadapinya, setelah Tegar selesai makanya Tegar menanyakan kita mau kemana lagi sayang ???"
"Pulang aja kak Riky di rumah pasti dia suda menunggu aku pulang."
"lya suda, aku juga ngaresa lelah hari ini jadi kita pulang aja deh."
Tegar pun memangil mbaknya dan membayarnya setelah membayarnya ahirya mereka pun memutuskan untuk berpisa,
"Kita pisa disini saja," ucap Putri.
__ADS_1
"lya sayang, kamu hati-hati bawa mobil Jagan ngebut-ngebut," jawab Tegar, dan ahirya mereka berpisah Putri pun naik mobilnya dan pergi, Tegar pun naik motorya dan mereka berpisah arah sekitaran 30 menit Tegar pun sampai di rumahnya.
Tegar pun memarkir motornya, dia melihat ada mobil warna merah parkir di depan rumahnya dalam hatinya bertanya-tanya.
"Kayanya ada tamu, paling teman arisan mama," seruh tegar dalam hati dan membuka pintu rumah dan memberi salam.
"Eeeh Tegar kamu suda pulang," tanya Sofia mama Tegar.
"lya ma, baru sampai," jawab Tegar dengan sedikit nada renda.
"Kesini dulu nak, ini ada sahabat mama kenalan dulu" Tegar pun mendekat dan mengatakan, "Tegar cape ma, baru pulang mau istirahat."
"Bentar aja nak kenalin ini Tante Marisa sahabat mama di Bandung dan ini anaknya Tania teman sekolah kamu dulu waktu SMP kamu masi ingat kan ???" tanya Sofia.
"Masi ma, ucap Tegar sambil berjalan menghampiri Tante Marissa, "Haiy Tante marisa apa kabar," ucap Tegar sambil bersalaman.
"Baik-baik, ya ampun ini Tegar kan, kamu suda besar sekarang uda lama banget ya kita nga pernah ketemu," ucap Marissa yang merasa heran melihat Tegar.
"lya Tante." jawab Tegar sambil tersenyum.
Ooohh iya ini Tania anak Tante, kamu masi ingat kan, kalian dulu kan sekelas waktu SMP kalian sering pulang bareng masi ingat kan ???" tanya Marissa.
"lya Tante, masi ingat," ucap Tegar dan langsung menyapa Tania dan menjulurkan taganya, Tania pun menjulurkan Tanganya.
"Baik, iya suda lama banget ya kita tidak ketemu, waktu itu kamu sangat tomboy sekarang uda berubah lebi feminim," ucap Tegar sambil tersenyum melihat Tania.
mendengar perkataan Tegar seperti itu mama Sofia memiliki rencana menjodokan Tegar dengan Tania setelah mereka berbicara degan Tante Marissa mereka sepakat menjodohkan Tegar dan Tania.
karena Sofia dan Tante Marisa mereka berteman juga dari SMA dan ingin menjodohkan anaknya karena Tegar dan Tania mereka berteman juga waktu SMP dan satu kelas.
"Tegar, ajak Tania jalan-jalan sekitaran rumah melihat lihat," ucap Sofia.
Tegar pun mengajak Tania berjalan-jalan sekitaran rumah.
"Kamu sekarang kerja apa ????" tanya Tania sambil melihat kearah muka Tegar.
"Aku kerja di rumah sakit sebagai Dokter kalau kamu sendiri kerja apa ???" tanya Tegar balik.
"Aku baru saja kerja di kelurahan sebagai Lurah cuman karna ada urusan di Jakarta makanya untuk sementara tingal di jakarta.
"Wah kamu hebat yah sekarang jadi lurah berarti sekarang aku lagi ngobrol sama ibu lurah dong," canda Tegar sambil tersenyum melihat Tania.
__ADS_1
"Hehehe apa sih, aku tetap lah Tania sahabat kamu dulu waktu SMP aku nga berubah, oh iya kamu ingat nga dulu waktu kita pulang sekolah kehujanan jam tangan aku rusak karena basa dan kamu membuat kan aku jam tangan dari rumput Alang-Alang hahahahaha sangat lucu banget de, espresi muka kamu waktu itu," ucap Tania sambil tersenyum melihat muka Tegar yang memerah.
"Kamu masi ingat aja kenangan itu hehehe."
"Iya aku masi ingat sampai sekarang," karna aku masi simpan Alang-Alang itu sampai sekarang," seruh Tania dalam hati sambil tersenyum menatap Tegar.
tiba tiba mama Sofia memangil Tegar makan malam dudu pagil Tania sekalian.
"Kita di pangil tuh, ayo kita masuk mama ku suda memangil" mereka pun masuk kedalam rumah dan pergi bersama menuju meja makan.
sesampainya di meja makan Tegar menghampiri mamanya dan mengatakan.
"Ma, aku ke kamar dulu ma, mau mandi," ucap Tegar.
"Tunggu bentar nak, duduk temani Tante Marisa sama Tania makan, masa ada tamu di tingal begitu saja," ucap Sofia.
Tegar pun terpaksa duduk di kursi.
mama Sofia pun menyuru Tegar makan namun Tegar mengatakan, "Aku kenyang ma baru saja habis makan"
"Iya suda temani Tante Marissa sama Tania saja makan, oh iya habis ini Marissa kamu mau kemana ???" tanya sofia.
"Aku mau kerumah adiku ada acara keluarga," jawab Marissa."
"Oh iya, ya adikmu kan tingal sekitaran sini juga, aku sampai lupa."
"Nanti kalau Tania nga sibuk aku kesini lagi kebetulan Tania lagi ada urusan di Jakarta jadi sementara waktu tingal di rumah adik ku mungkin bapaknya Tania besok baru datang."
"Kalau gitu selama di Jakarta sering-sering kerumh yah, Tania," ucap Sofia sambil tersenyum memandangi Tania.
"lya Tante, jawab Tania sambil tersenyum melihat wajah mama Sofia.
"Tegar, kalau kamu libur ajak tuh Tania jalan jalan sekitaran Jakarta," ucap Sofia.
"lya ma," jawab Tegar degan nada renda, tidak terasa waktu begitu berjalan dan mereka pun suda selesai makan karna asyik mengobrol malam pun semakin larut Tante Marisa pun mengatakan, "aku harus pulang kerumah adiku nanti aku datang lagi" ucap Marissa.
"Aku masi kangen sama kamu Masi mau ngobrol sama kamu."
"Kan masi ada besok kalau nga sibuk aku kesini lagi."
"lya bener ya ohh iya Tegar kamu kasi nomor kamu sama Tania supaya bisa saling menghubungi," ucap Sofia menyuruh Tegar memberi nomornya.
__ADS_1
Tegar pun memberikanya dan Tania pun menyimpan nomor Tegar di hpnya, Tante Marisa pun pamit dan masuk kedalam mobil dan pergi meningalkan rumah Tegar.