Berjuang Bersama Mu

Berjuang Bersama Mu
Mengetahui Sesuatu


__ADS_3

"Gimana yah jelasinnya, sebenraya sih ada enak dan nga enaknya, kalau enaknya itu kita bisa hidup mandiri, bisa mengantur diri sendiri lebi dewasa, tapi ada tidakn enaknya juga, karna jauh dari orang tua, keluarga dan nga ada yang masakin apa lagi kalau sakit tidak ada yang urirsin, tapi kembali lagi tergantung kitanya yang jalaninya"


"Aku yakin kamu pasti bisa menjalaninya, karna kamu itu anaknya, mandiri dan serba bisa, dari dulu," ucap Putri sambil tersenyum melihat Arya.


"Iya aku bisa menjalani ini semua karena berkat kamu"


"Aku, kok aku sih ???"


"Iya kamu, karna kamu aku bisa semangat menjalani hari-hari ku di sana karena kamu aku bisa menghadapi apapun masalah ku disana dan aku yakin aku pasti bisa"


"Loh, kok aku ??? tanya Putri yang semakin penasaran.


"lya karna kamu penyemangat aku di sana"


"Gitu yah, oh iya selama kulia di luar negri kenapa tidak perna mengabari aku"


"Hp ku rusak, jadi aku beli hp baru, nomor kamu tersimpan di hp lama ku, jadi aku tidak bisa menghubungi mu lagi, walau aku dan kamu tidak ada komunikasi lagi tapi aku tetap yakin kalau kamu tidak akan melupakan aku"


"Iya juga sih," ucap Putri sambil tersenyum, tiba-tiba gerimis datang Putri dan Arya pun berdiri dari duduknya dan langsung masuk kedalam rumah sedangkan Tegar masi di luar melihat mereka berdua masuk kedalam rumah, Tegar Pun mengeluarkan hpnya di dalam saku celananya dan menelfon Dinda.


"Haloy," ucap Dinda.


"Haloy Dinda, ini aku Tegar.

__ADS_1


"Ada apa, tumben kamu telfon aku ???" tanya Dinda penasaran.


"Aku mau tanya Seseuatu sama kamu ???"


"Mau tanya apa lagi sih Tegar ???"


"Siapa orang yang bernama Arya itu ???"


"Arya siapa sih maksud mu ???"


"Kamu suda tau kalau Putri suda kembali ke Jakarta ???"


"Apaaaaaaa, Putri suda kembali ke Jakarta, aku sama sekali nga tau kalau Putri suda balik ke Jakarta lagian Putri juga belum mengabari aku, kamu tau dari mana kalau Putri suda kembali ke Jakarta ???"


"Jagan-jangan Arya sahabat aku Lisa dan Putri, dia itu sahabat kita waktu SMA, waktu lulus SMA Arya kulia di luar negri"


"Apa hubungan Putri dan Arya hanya sekedar sahabat ???"


"Maksud mu ???"


"Apa kamu tau sesuatu kalau Putri dan Arya memiliki hubungan spesial ???"


"Maksud kamu apa sih Tegar"

__ADS_1


"Dinda, aku mohon kamu jawab degan jujur pertanyaan aku, kamu tau sendiri kan kalau sampai sekarang aku hanya mencintai Putri, aku tau kamu pasti tau sesuatu, aku mohon Dinda beri tahu aku ???"


"Oke aku jawab jujur, Arya mememilikih perasaan kepada Putri dan Putri pun memilikih perasaan kepada Arya mereka saling menyukai sejak waktu SMA, namun mereka tidak pacaran karna menjaga persahabatan kita, karna waktu SMA kita punya perjanjian tidak ada yang boleh pacaran degan sahabat,


Waktu lulus SMA Arya mengatakan ke aku kalau dia menyukai Putri namum dia takut merusak persahabatan kita, tapi dia pun tau kalau Putri juga menyukainya dan kami sahabatnya pun menyadari itu, mereka saling menyukai tapi tidak bisa bersama, setelah mau masuk unifersitas, tiba-tiba Arya mengatakan kalau dia mau ke luar negri, aku Lisa dan Putri saat itu kaget mendengar perkataan Arya,


setelah Arya meyakinkan kita semua ahirya kita setuju Arya kulia keluar negri, setelah Lisa dan Putri pulang Arya datang menemui aku dan mengatakan kalau dia kulia di luar negri karna permintaan Papanya Putri, om Dewangga mengatakan kalau dia tau Arya dan Putri saling menyukai, jadi om Dewangga meminta Arya untuk kulia di luar negri dan yang membiayai Arya kulia adalah om Dewangga Papnya Putri,


Om Dewangga akan merestui hubungan mereka setelah Arya lulus kulia dan kembali ke Jakarta, namun semua ini Putri tidak tau karna ini rahasia antara Arya dan Om Dewangga, aku nga tau kalau Putri sekarang suda kembali ke Jakarta, begitu juga degan Arya karna selama ini tidak ada komunikasi lagi"


"Terimakasih banyak Dinda atas penjelasanya, tapi aku heran sama kalian kenapa kamu nga perna cerita sama aku soal ini, dan Putri pun tidak perna cerita masalalunya, aku tau sih aku juga tidak perna menanyakannya, saat ketemu pertama kali bertemu aku suda memiliki perasaan kepadanya dan aku sama sekali tidak perna berfikir menanyakan masalalunya, dan sekarang aku suda tau berkat bantuan mu, kalau gitu suda dulu yah Din," ucap Tegar dan langsung mematikan hpnya dan memasukan kembali ke saku celananya.


Tegar pun langsung masuk kedalam mobil dengan wajah memerah dan langsung memukul-mukul stir mobil, hatinya terasa sangat panas dan penu pertanyaan. "Kenapa Putri selama ini tidak pernns jujur sama aku, setiap aku tanyakan kisahnya waktu SMA selalu saja mengatakan siapa sih yang mau menyukai perempuan jelek seperti aku, tapi nyatanya apa, teryata kamu dan sahabat mu saling mencintai namun tidak mau mengakuinya,


aku harus tau, aku harus minta kepastian kepada Putri, siapa yang sebenarnya dia cintai apakah dia masi memilikih perasaan kepada Arya itu, aku harus tau, jagan sampai selama ini Putri hanya menganggap aku ini pelampiasannya saja karena kehilangan Arya, aku harus menemu Putri aku mau menanyakan langsung soal ini, karna aku melihat mereka begitu sangat dekat, aku harus memastikannya besok," seruh Tegar dalam hati dan langsung menghidupkan mesin mobilnya dan pergi meningalkan rumah Putri.


Disisi lain Arya dan Putri pun masuk kedalam rumah dan langsung menghampiri Dewangga dan Jamilah yang masi duduk di ruang tamu.


"Selamat malam Om Dewangga, saya mau permisi pamit pulang, suda larut malam, lagian ini suda jam 11 malam besok saya juga baru mulai masuk kerja"


"Oh iya, tapi sering-sering datang kerumah yah, hati-hati di jalan," ucap Dewangga.


"Iya Om, kalau gitu saya permisi dulu Om, Tante, Putri," ucap Arya dan langsung keluar dari rumah Putri menuju parkiran mobil pergi meningalkan rumah Putri.

__ADS_1


"Ma, Pa Putri ke kamar dulu mau istirahat," ucap Putri dan langsung pergi ke kamarnya sesampainya di kamar Putri pun langsung berbaring di tempat tidur, sambil mengingat perkataan Arya barusan. "Maksud Arya tadi apa yah, kaya ada sesuatu yang mau dia sampaikan tapi apa yah, sudalah mendingan aku tidur aku suda mengantuk," seruh Putri dan langsung menarik selimut dan menutup matanya dan tidur.


__ADS_2