
"lya-iya aku doakan semoga hubungan kamu sama Putri segerah di restui keluarga kalian masing-masing dan kamu bisa hidup bahagia bersama Putri amin"
"lya terimakasih sahabat ku memang kamu sahabat yang paling Terbaik.
tidak terasa suda satu jam berlalu dan suda waktunya Tegar menemani Tania berbelanja Tegar pun mengatakan, "Suda dulu yah Doni nanti ngobrolnya lagi akuai temani Tania berbanja dulu nanti mama ku marah-marah, ini data-data pasien aku serahkan sama kamu tidak banyak kok hanya ada 3 pasien saja nanti kamu cek kondisinya, aku pergi tidak lama kok"
Tegar pun keluar ruangan meningalkan Doni menuju parkiran sesampainya di parkiran Tegar pun membunyikan motornya pergi meningalkan rumah sakit menuju supermarket disana suda ada Tania menunggu, tidak lama kemudian Tegar pun sampai,
"Maaf suda merepotkan mu," ucap Tania degan nada kecil dan sedikit menyesal.
"Tidak apa-apa aku mengerti ini semua karena mama ku, jadi aku korbankan pekerjaan ku, yah suda ayo masuk"
mereka pun berjalan bersama masuk kedala supermarket, Tania pun membawa keranjang belanjaan dan Tania pun berbelanja sesuai degan catatan yang dikirim Tante Sofia, degan kebetulan di dalam supermarket ada Putri yang sedang berbelanja keperluan pribadinya
Putri pun melihat seseorang miripTegar berbelanja degan seorang cewe dan mengatakan, "Kok aku lihat kaya Tegar sama cewe, aaahhh nga mungkin Tegar belanja di supermarket, lagian ini kan masi jam kerja, dia kan dinas pagi hari ini, mungkin aku salah lihat kali," seruh Putri dalam hati.
disisi lain Tegar pun mengikuti Tania setiap langkanya dan Tania pun membeli semua yang di perlukan, keranjang Tania pun semakin banyak barang sehingga membuat tani merasa berat membawanya, Tegar pun melihat Tania membawa belanjaan begitu berat timbul rasa kasihan kepada Tania dan mengatakan,
"Sini aku bawakan" dan mengambil keranjang belanjaan Tania, disaat Tegar mengambil barang belanjaan Tania tidak segaja Putri melihat pemandangan itu, sehingga mata Putri melotot melihat ke arah Tegar dan Tegar pun seketika melihat ke arah Putri dan mengatakan, "Putri"
Putri pun langsung memutar arah badanya menuju kasir dan langsung mebayar semua belanjaannya, saat Tegar ingin mengejar tiba-tiba Tania memangil, "Tegar kita pergi kesitu"
Tegar pun menurut degan ucapan Tania mengikuti Tania membeli keperluan namun pikiran Tegar tersa sangat kacau dan mengatakan, "Kok Putri tiba-tiba ada disini, jangan sampai dia salah paham, bisa-bisa Putri Tamba lebi membenciku"
Setelah semua belanjaan suda di beli Tania mereka pun menuju kasir namun Tegar melihat sekeliling Putri suda tidak ada, setelah membayar Tegar pun keluar melihat di parkiran namun suda tidak ada mobil Putri membuat pikiranya semakin kacau, Tania melihat Tegar kebingungan dan mengatakan,
"Kamu kenapa Tegar ???" tanya Tania.
__ADS_1
"tidak ada apa-apa kok"
"Aku lihat kamu kaya lagi cari sesuatu kamu cari cewe tadi yah, yang melihat kearah mu, tadi aku lihat dia suda pergi naik mobil aku lihat dari kaca, emang dia siapa ???"
"Bukan siapa-siapa, sini aku angkat barangnya"
Tegar pun mengangkat barang belanjaan Tania ke mobil setelah semua barang suda diangkat Tegar pun mengatakan, "Aku harus balik ke rumah sakit, ini masi jam kerja"
"lya suda hati-hati terimakasih suda menemaniku belanja"
Tegar pun pergi meningalkan Tania, menuju rumah sakit, sesampainya dirumah sakit dan langsung memarkir motornya setelah memarkir motornya dia pun menuju ruangan Doni dan langsung menghampiri Doni dan mengatakan,
"Doni kepalah ku kaya mau pecah, tadi di supermarket pas belanja aku mihat Putri, begitu emosi melihat ku bersama Tania, dan parahnya lagi, pas aku ambil kerajaan belanjaan dari tagan Tania, aku kasihan melihat Tania mengangkat barang dan aku mengambilnya dan berdepatan juga ada Putri dan Putri melihatnya, dan aku tau Putri kelihatan sangat emosi melihat ku, gimana nih Doni"
kok bisa sih ada Putri di dalam supermarket yang sama, pas pemandangan nga bagus lagi, tamba marah de Putri kayanya"
"Giman kalau nanti habis kerja kamu ketemu Putri dulu de, kayanya kalian berdua harus ketemu dan bicara baik-baik" ucap Doni memberi saran kepada Tegar.
"lya de kayanya, nanti pulang kerja aku kerumah Putri, muda-mudahan Putri tidak marah dan ada solusi terbaik antara hubungan kita"
tidak terasa waktu begitu berjalan dan yang dinas siang suda datang tingal 20 menit lagi pergantian dinas namun Tegar suda beres-beres lebi dulu dan menuju ruangan Doni dan mengatakan, "Doni aku duluan yah, aku mau kerumah Putri" dan Tegar pun pergi meningalkan ruaganha menuju parkiran tiba-tiba Hp Tegar berdering dan yang menelfon adalah mamanya dan mengankatnya, "Haloy ma, ada apa ???"
"Pulang sekarang juga nek, ada keluarga Tania ingin ketemu kamu nak, mama tunggu di rumah sekarang," ucap Sofia.
"Iya ma, dan Tegar pun menuju rumahnya sekitaran 40 menit sampailah dirumah Tegar dan langsung masuk kedalam rumah keluarga Tania pun suda datang,
"Tante datang kesini ingin memberikan jas yang akan di pake tunangan nanti serasi degan baju Tania, ucap Marissa.
__ADS_1
"Iya Tante Terimakasih" jawab Tegar, setelah mereka saling berbincang tidak terasa suda malam dan Tegar pun mengatakan, "Aku keluar dulu ada keperluan" Tegar pun berjalan menuju parkiran dan pergi meningalkan rumahnya menuju rumah Putri, sekitaran 30 menit sampailah rumah Putri, dan begitu kagetnya Tegar melihat ada seseorang sedang duduk di ruang tamu bersama Putri,
"lni kamu yang masak ???" tanya Putri.
"lya aku yang masak khusus buat kamu, semoga kamu suka," ucap End Woo.
"Aku cobain yah, mmmhhh enak banget, aku suka, terimakasih yah, ucap Putri sambil tersenyum melihat End Woo.
Tegar pun melihat dan mendegar percakapan mereka membuat hatinya Terbakar api cemburu dan bertanya-tanya siapa cowo ini yang sedang bersama Putri, kelihatan jelas Putri begitu bersemangat degan dia.
Tegar pun menelfon satpam hp satpam berdering dan mengangkatnya, "Haloy"
"Pak ada Putri ????" tanya Tegar.
"Ada den lagi ngobrol sama temannya Den End Woo yang orang Korea itu den"
mendegar perkataan satpam seperti itu hati Tegar seakan terbakar api cemburu, "lya suda pak Terimakasih" dan mematikan telfonya Tegar pun memperhatikan Putri dank End Woo diluar pagar,
Putri tidak sadar kalau Tegar memperhatikanya, mereka asyik mengobrol dan Putri pun menghabiskan makanan yang di buat End Woo, tiba-tiba hp End Woo berdering dan mengangkatnya "Haloy, ada apa pak Erwin???" tanya End Woo.
"Pak, ada tamu dari Restoran sebelah, ingin bertemu degan bapak"
"lya suda saya kesana sekarang, dan mematikan hp nya, dan mengatakan, "Aku harus balik Restoran sekarang, nanti kita ketemu lagi"
"lya suda hati-hati dijalan daaahhhhh"
End Woo pun berdiri dan keluar dari rumah Putri menuju parkiran dan menaiki mobilnya pergi meningalkan rumah Putri, setelah End Woo meningalkan rumah Putri,
__ADS_1
Tegar pun menaiki motornya dan membunyikannya dan pergi meningalkan rumah Putri, meuju rumah Dinda, tidak lama kemudian sekitaran 45 menit Tegar pun sampai di rumah Dinda.