
"Kamu tinggal di mana ???"
"Cuman deket kok dari sini, cuman sekitaran sini saja."
"Ooh iya," ucap Dokter. dan tidak lama kemudian Dokter pun berdiri dan pergi meningalkan Putri yang masi duduk dan tampa mengeluarkan satu kata pun.
"Waaahh orang ini Aneh datang dan pergi sesukanya, seruh Putri dalam hati, tidak lama kemudian Dinda pun datang. "Hey kenapa," ucap Dinda sambil menepuk meja.
"Eehhh ngapain si ngagetin saja."
"Lagian kamu, si bengong."
"Tadi Dokter yang nyebelin itu datang kesini."
"Ngapain tu orang ???"
"Cuman tanya boleh duduk sini nga, yah aku bilang boleh, saja silakan."
"Cuman itu doang ???"
"Dia juga tanya alamat mu dimana, aku bilang dekat sini saja."
"Waahh mulai nga bener tu orang Put, jangan sampai ada maksud tu ???"
"Muda-mudahan nga ada lah" dan tidak terasa waktu begitu terus berjalan dan suda waktunya pulang, dan yang dinas sore pun suda datang
Dinda pun manggil Putri pulang, karna suda jam pulang, Dinda dan Putri pun masuk ke ruangan ambil tasnya dan mereka pun bertemu teman mereka, dan Putri mengatakan, "Itu ada disitu statusnya di pelajari baik baik yah," ucap Putri, salah satu temanya bertanya. "Memangnya ada apa Dokter yang satu ruangan dengan kita baik kan ???" tanya Teman Putri.
"Selamat mencoba," ucap Dinda.
Putri dan Dinda pun pergi bersama menuju parkiran. "Put, aku duluan ya," ucap Dinda.
"Iya daaaaahh" dan Putri pun berlanjan menuju mobilnya dan masuk dalam mobilnya dan membunyikan mobilnya pergi meningalkan rumah sakit
tidak lama kemudian sekitaran 5 menit mobil Putri tiba-tiba mati, dia pun berusaha menghidupkan mobilnya namun mesinya tidak hidup hidup, tiba tiba Dokter yang nyebelin tadi lewat dan melihat, dalam hati Dokter berkata. "Ini kan mahasiswa yang peraktek," dia pun menghentikan mobilnya dan turun dari mobilnya.
"Dek mobilnya kenapa ???"
"Nga tau ni Dok mesinya tidak mau hidup."
"Coba saya lihat dulu."
"Iya silakan Dok."
Dokter pun otak Atik mesin mobilnya Putri dan mengatakan. "Ini harus di bawak ke bengkel tapi saya punya teman bengkel kamu mau tidak, klau kamu mau nanti saya telfon kan"
"Iya telfon saja Dok."
Dokter pun menelfon temanya dan mengatakan "Haloy Diki, ini Raka aku perlu bantuan kamu mobil teman ku mogok di rumah sakit kamu bisa kesin"
__ADS_1
"Iya bisa-bisa."
"Nanti aku kirim alamatnya lewat W'a" dan mematikan hpnya dan dia pun kembali melihat Putri dan memgatakan. "Tunggu sentar yah teman ku sementara kesini."
"Iya Dok terimakasih" sekitaran 15 menit montir pun datang.
"Haiy Dokter Raka gimana kabar kamu ???" ucap Diki.
"Baik, kamu apa kabar ???"
"Baik juga, kamu suda begitu banyak beruba sekarang yah."
"Tidak masi seperti yang dulu."
semoga sifat kamu berubah ya sikap keras dan angku kamu hehehehehe," ucap Diki mengoda Raka.
"Jangan juga bilang itu kali hehehe,
aku mau minta tolong perbaiki mobil temanku."
"Tapi ini kayanya harus dibawah ke bengkel."
Dokter Raka pun menanyakan ke Putri, "De gimana mobil mu mau di bawa ke bengkel kamu setuju kan ???"
"Iya tidak apa-apa Dok, dan menanyakan alamat bengkelnya di mana ???"
"Aku tau tempatnya dimana, biar aku antar kamu ke tempat bengkel temanku."
"Nga usa biar saya antar saja cuman dekat juga kok ayo naik."
Putri pun naik mobil Dokter raka dan duduk di belakang, dan Dokter Raka berkata, "Duduk di depan saja de."
"Saya duduk di belakang saja Dok."
"Di depan saja aku bukan sopir mu, kalau duduk di belakang berasa kaya supir aku."
"Kalau nga duduk di belakang saya turun saja Dok nanti saya naik taxi."
"Iya suda tidak apa-apa di situ saja, gitu saja suda langsung ngambek, saya juga tolong kamu karena kamu satu ruangan sama saya
cuman kebetulan saja nga usa geer."
"Hadeeehhh ni orang suda nyebelin ngomongnya juga nga enak di dengar," seruh Putri dalam hati, seiring perjalanan Putri pun hanya terdiam saja dan melihat ke luar jendela mobil, dan Dokter sesekali melirik Putri di kaca mobil, dan tidak lama kemudian sampai di bengkel mobil Diki.
"Maaf Raka mobilnya tidak bisa diambil hari ini harus di bongkar dulu, harus cari tau penyebabnya atau kah akinya yang bermasalah tapi tidak bisa ambil hari ini mungkin bsok."
"Iya suda tidak apa-apa mas ini nomor telfon saya nanti klau suda jadi nanti telfon saya saja terimakasih sebelumnya."
Putri pun mengucapkan terimakasi ke Dokter Raka karna suda menolongnya suda juga membawa ke bengkel mobil temanya. "Ya suda kalau begitu saya permisi dulu."
__ADS_1
tiba-tiba Dokter memangil. "De tunggu biar saya antar pulang saja."
"Tidak usa Dok tadi suda diantar ke bengkel saja itu suda merepotkan."
"Saya hanya ingin menolong orang itu tidak stenga-stegah, jadi tidak usa geeerrr naik saja tidak usa menolak."
"Ini orang susa di tebak orangya," seruh Putri dalam hati.
"Tidak usa kebanyakan mikir naik saja"
Putri pun naik karena suda malas berdebat dengan Dokter.
"Rumah kamu di mana ???"
"Nanti saya kasi tunjuk jalanya Dok," ucap Putri. dan tidak lama kemudian karna Putri merasa ke capean dan tertidur sejenak, Dokter pun melihat di kaca mobil dan melihat Putri tertidur bersandar di mobil, dan Dokter pun ingin bertanya dimana rumahnya namun tidak tega membagungakan Putri yang suda tertidur.
Dalam hati Dokter dia kebingungan dan ingin bertanya. "Tapi kasihan juga lihat ini cewe kayanya kecapean dan tertidur pulas ya suda aku berhenti di pinggir sini saja sambil tunggu dia bagun," seruh Dokter dalam hati. sekitaran satu jam Putri pun terbangun dan melihat suda gelap.
"Aduh aku dimana, melihat ada Dokter yaaa ampun maaf-maaf Dok saya ketiduran," ucap Putri.
"Tidak apa-apa."
"Suda berapa lama saya tidur Dok ???"
"Suda satu jam saya menunggu kamu bangun, saya mau tanya rumah kamu di mana, dan saya suda dari tadi putar-putar di kompleks sini, tamba lagi kamu tidur ngorok lagi berisik mengangu konsentrasi saya."
"Masa si Dok saya ngorok ???"
"Iyalah ngorok, sambil tersenyum ya suda rumah mu di bagian mana ???"
"Di sekitaran sini kok Dok."
" Biar saya antar saja."
"Tidak usa Dok, suda detat rumah saya."
"Saya hanya ingin memastikan kamu itu pulang dengan selamat dan saya juga tidak menolong orang stengah-stengah."
"Aduh ni Dokter ngeyelin banget sih,"seruh Putri dalam hati, "sedikit lagi dok rumah saya jalan saja dikit lagi Dok."
Dokter Raka pun menjalankan mobilnya sambil melihat sekitaran kompleks tidak lama kemudian Putri pun menghentikan mobil Dokter.
"Disini saja itu rumah ku, aku turun disini saja," ucap Putri, dan mengucapkan terimakasih
"Disini rumah mu ???"
"Iya dok itu rumah saya," ucap Putri dan Putri pun turun dari mobil Dokter Raka dan mengucapkan terimakasih karena sudamembantu dan mengantar pulang.
Dokter Raka pun tersenyum melihat Putri dan membunyikan mobilnya dan pergi meningalkan Putri, setelah suda tidak terlihat mobil Dokter Raka lagi Putri pun berlari putar arah karena dia turun bukan di depan rumahnya tapi rumah orang lain.
__ADS_1
terpaksa dia putar arah lagi dan berlari menuju rumahnya, sekitaran 10 menit baru sampai dirumahnya karena berjalan kaki Putri ngos-ngosan. "Dasar Dokter aneh tidak jelas mau antar pulang tapi tidak dengan hati iklas," seruh Putri dalam hati.