
Tegar pun tersenyum malu mendapat cuim dari Putri dan memegang pipinya, saat Tegar melihat kekamar Putri lampunya suda menyalah dalam hati Tegar Putri suda masuk kamar dan Tegar pun membunyikan motornya dan pulang kerumanya, tidak lama kemudian sekitaran 30 menit ia pun sampai di rumahnya pak buka pagar.
Tegar pun langsung masuk kerumahnya dan menuju kekamar tiba tiba mama Sofia memangilnya, "Tegar kamu dari mana saja suda jam 11 malam baru pulang kerumah, ???"
"Tadi ada acara di rumah teman ma."
"Mama perhatikan kamu ahir-ahir ini kamu banyak keluar malam banyak keluyuran, suda tidak lama lagi kulia mu itu berakhir kamu fokus saja sama peraktek mu, mama dapat undangan ini dari kampus mu katanya ada acara rapat orang tua, mama mau kamu fokus kulia jangan cuman pacaran saja."
"Iya ma, Tegar mau masuk ke kamar dulu suda mengantuk."
"Kamu dengar nga kata-kata mama kamu suda mulai tidak mendengarkan perkataan mama."
"Iya ma, Tegar dengar tapi sekarang mau istirahat dulu besok ada peraktek jadi mau cepat istirahat," jawap Tegar dan dia pun masuk kamar meningalkan mamanya, "Huuuu, kenapa sih mama marah-marah mulu nga tau apa anaknya lagi seneng juga, malah di marahin, suda lah aku mengantuk bsok ada peraktek," seruh Tegar dalam hati dan akhirnya dia pun tertidur.
ke esok paginya Putri pun bagun dan terburu-buru langsung turun ke bawah dan lihat kalau mobilnya ada di garasi, dan bertanya, "Pak mobil siapa yang bawah ???"
"Ada orang yang antar tadi malam non katanya supirnya mas Tegar," ucap satpam.
Putri pun pergi mandi dan sarapan karena hari ini ada peraktek masuk jam 9 pagi, jadi masi bisa santai dirumah dulu, tidak lama kemudian mama Jamilah menelfon hp Putri berdering dan mengangkatnya "Kamu sehat disana nak ???"
"Sehat ma, mama kapan pulang ???"
"Dua Minggu lagi mama pulang sayang"
"Papa sehat ma ???"
"Sehat sayang."
"Kalau kak Riky sama Tara ???"
"Iya sehat semua sayang, kamu jaga kesehatan makan yang teratur jangan banyak begadang dengar itu."
"Siap mama ku sayang."
"Suda dulu yah nak, mau masak dulu," ucap Jamilah dan mematikan hp nya
tidak terasa suda jam 8 Putri pun bersiap-siap dan pergi ke rumah sakit, tidak lama kemudian Putri pun suda sampai di rumah sakit, dan teman teman yang lain juga suda sampai di rumah sakit tetapi terbagi berapa kelompok seperti biasanya mereka peraktek.
__ADS_1
Putri satu kelompok dengan Dinda, dan teman teman yang lain sekitaran ada 12 orang perkelompok, sedangkan Tegar dia satu kelompok dengan Lisa Doni andi dan teman yang lain sekitaran 12 orang, Putri dan Tegar berpisah kelompok, karna di gabung dengan kelas yang lain.
Putri pun bertemu dengan kelompoknya, dan mengatakan. "Dinda, semuanya suda datang ????"
"Iya suda datang semua."
"Ayo kita masuk kedalam mau laporan dulu kepalah Dokter rumah sakit, setelah mereka laporan dan di ijinkan peraktek seperti biasanya laporan pertama mereka langsung dinas pagi, Meraka memeriksa status pasien dan melihat kondisi pasien, tidak terasa waktu begitu berjalan dan menunjukan pukul 15.00 perut Putri suda kerocongan.
"Dinda, ayo kita kekantin auk suda lapar banget nih ???"
"Aku juga suda lapar sekali, cuman aku tahan dari tadi."
"Kita ke kantin yuk ???"
"Yuk, oh iyah coba de tanya Lisa sama Doni Andi dan Tegar kalau mereka suda kelar.
Dinda pun menelfon Lisa namun hp Lisa tidak di angkat, tidak lama kemudian ada W'a masuk
nanti aja telfonya masi di dalam ruangan ada Dokter kasi pengarahan
Dinda mengatakan ke Putri bahwa Lisa sama yang lain belum bisa keluar masi ada pengarahan dari Dokter.
"Putri, kayanya kita suda susa de ketemu sama mereka," ucap Dinda.
"Kan bisa ketemu lepas dinas," jawap Putri.
"Iya sih tapi klau kita beda dinas, kita tidak bisa ketemu lagi degan mereka," ucap Dinda.
syukuri aja ini masi mendingankan kita dinas satu rumah sakit klau bulan lalu kan beda rumah sakit, jadi kita syukuri saja," ucap Putri.
"Iya-iya," ucap Dinda, dan mereka pun suda sampai di kantin dan memesan makanan dan memakanya setelah selesai makan mereka pun kembali ke ruangan mengecek pasien.
kita lihat dulu klau ada pasien baru masuk," ucap Dinda.
"Kamu ruangan sana, nanti aku ruang sini," jawap Putri, mereka pun berpisah dan pergi mengecek pasien satu persatu, dan mencatatnya, sesuda memeriksa semua pasien Putri ke ruangan tempat Dinda memeriksa tadi.
"Dinda, suda kelar ??????" tanya Putri.
__ADS_1
"Belum tapi tingal satu yang belum di catat," jawap Dinda.
"Habis ini kita bikin laporan," ucap Putri.
Putri dan Dinda pun mereka berjalan keluar dari ruangan pasien, waktu pun suda menunjukan pukul 19. 30 suda waktunya pergantian dinas koas dan dokter pun suda datang
"Putri ayo kita isi apsen dulu baru pulang, hari ini aku merasa sunggu melelahkan," ucap Dinda.
"Iya sama, tetap semangaaattt," jawap Putri, mereka pun berjalan ke tempat parkiran,dan Putri mengatakan, "Dinda kamu pulang bareng aku saja ?????" tanya Putri.
"Nga deh, soalya aku bawa mobil sendiri mobilku suda keluar dari bengkel kemarin sore diambil sama Kakaku mungkin Kakaku suda bosan antar jemput aku terus kayanya," ucap Dinda.
"Ya suda kita pisa di sini saja," ucap Putri dan
Putri pun membunyikan mesin mobilnya dan pulang menuju kerumahnya, tidak lama kemudian sekitaran 30 menit Putri pun sampai di rumahnya, dan masuk ke kamar dan langsung melihat hp nya namun tidak ada telfon atau W'a dari Tegar,
Putri pun mengerti Tegar pasti sibuk dan capek sehingga tidak sempat memegan hp dirinya pun sangat mengerti karena dia juga begitu,
"Aku lapar banget aku mau makan dulu ahhhh," seruh Putri, dalam hati dan dia pun turun ke bawah dan menuju meja makan, saat dia masi makan tiba tiba telfon rumah berbunyi dan Bibi mengangkatnya,
"Haloy keluarga Dewangga disini ini dengan siapa ???????" ucap bibi
"Bi, ini ibu ada Putri bi ???????" tanya mama Jamilah.
"Ada bu lagi makan," jawap bibi
"Kenapa nga diangkat hpnya bilang Putri mama telfon" ucap mama Jamilah.
"Tunggu bu saya pangilin dulu bu," ucap bibi dan mematikan telfon dan menemui Putri dan mengatakan, "Non ibu telfon katanya non nga angkat angkat hp nya non,"ucap bibi.
Putri pun berjalan ke telfon rumah dan mengangkatnya, "Iya ma."
"Kamu di telfon nga angkat angkat bikin hawatir orang tua saja," ucap Jamilah.
lagi makan ma nga bawa hp, hpnya Putri ditinggalin di kamar," jawap Putri.
"Lain kali hpnya selalu di bawah klau mama telfon telfon nga diangkat bikin mama hawatir.
__ADS_1
kamu jaga kesehatan disana makan yang teratur kamu,kok makan suda jam 9 malam ???" tanya Jamilah.
"lni baru pulang dari rumah sakit ma, Putri suda peraktek lagi nga sempat makan, jadi ini baru makan," jawap Putri.