Berjuang Bersama Mu

Berjuang Bersama Mu
Cerita Putri Masalah Perjodohanya


__ADS_3

tidak lama kemudia taxi pun sampai di tempat tujuan, Putri pun membayar taxi setelah membayar Putri pun menuju Apertemen Doni dan melihat nomor Apertemen Doni, Putri pun mengetuk Pintu namun tidak ada yang membukakan Pintu, ahirya Putri menelfon Tegar namun tidak di angkat, Putri pun mengirim pesan kepada Doni menanyakan Pin masuk Apertemennya.


"Doni, aku minta tolong kirim pin Apertemen mu yang di tinggali Tegar, aku sekarang ada di depan Apertemen, aku suda mengetuk pintu tapi tidak ada yang membuka mungkin Tegar lagi keluar aku hanya ingin mengantarkan makanan buat Tegar.


Tidak lama kemudian Doni pun membalas pesan Putri dan langsung membuka pesan Doni, Putri pun memencet pin di pintu Apertemen Doni dan ahirya terbuka Putri pun masuk kedalam dan melihat Tegar masi tidur Putri pun langsung naik ke tempat tidur dan berbaring di samping Tegar, sekitaran 5 menit Tegar pun membuka matanya dan melihat ada Putri di sebelahnya,


"Sampai dalam mimpi pun Putri yang aku mimpikan, tapi kok kaya nyata yah udaaah" Tegar pun menutup matanya kembali setelah 1 menit Tegar pun langsung membuka matanya lagi betapa kagetnya Tegar dan langsung bangun dan mengatakan


"Kok sayang tiba-tiba ada disin, kamu masuk dari mana, kok kamu bisa masuk ???" tanya Tegar penasaran.


"Doni mengirim pin Apertemen kamu dan aku membukanya, sebelumnya aku suda mengetuk pintu tapi kamu nga membukakan, aku juga telfon kamu tapi tidak di angkat jadi aku masuk sendiri hehehehe maaf yah"


"Iya suda nga apa-apa, kamu suda dari tadi di sini ???"


"Mungkin baru 10 menit"


"Aku cucu muka dulu" Tegar pun pergi ke kamar mandi cuci muka sedangkan Putri duduk di kursi dan menyalakan tv dan nonton tv, tidak lama kemudian Tegar pun keluar dari kamar mandi dan minat Putri duduk di kursi nonton tv,


"Sayang kok ada disini emang ada apa tiba-tiba kesini ???"


"Emang nga boleh apa kesini ???"


"lya boleh lah sayang cuman aku kaget saja sayang tiba-tiba ada di sini"


"Gitu, yah aku habis olaraga terus kesini aku lapar mau makan masakan kamu hehehe"


"Sayang mau makan apa, nanti aku masakin ???"

__ADS_1


"Apa aja deh yang penting kamu yang masak"


"lya suda aku masakin sayang, tunggu di situ saja," Tegar pun berjalan menuju dapur dan mempersiapkan semua bahan-bahan untuk memasak lalu Tegar pun memasaknya tiba-tiba Putri mencium aroma masakan Tegar yang sangat harum dan langsung menuju dapur,


"Aku tidak menyangka ternyata kamu sangat jago memasak"


"lyalah sayang ku, dan sekarang kalau kamu mau makan apa aja nanti aku masakin"


"Iya terimakasih sayang," ucap Putri sambil mencubit pipi Tegar.


"Iya sama-sama sayang suda pergi sana duduk nonton tv"


Putri pun kembali ke kursi duduk di muka tv dan menonton tv sambil menunggu Tegar selesai memasak, tidak lama kemudian masakan pun suda matang dan siap untuk di hidangkan.


Tegar pun membawakan ke Putri dan Putri pun langsung mencicipinya,


"Sukur de kalau gitu, ayo makan" Tegar pun memberikan piring kepada Putri dan mereka berdua pun makan bersama setelah makan Tegar pun bertanya kepada Putri,


"Sayang tumben kamu kesini pasti ada sesuatu yang mau kamu katakan kan sampai, kesini padahal orang tua mu kan ada di Jakarta ???"


"Nga ada apa-apa kok, aku cuman mau kesini saja emang nga boleh yah, kalau nga boleh aku pulang sekarang juga"


"Eeehh nga gitu sayang Jagan langsung ngambek gitu, aku kan cuman nanya sayang jangan langsung marah, jagan cemberut gitu, kelihatan kamu makin cantik deh kalau marah hehehhehe, maaf yah sayang jangan ngabenk lagi"


Putri pun tersenyum dan tertawa melihat Tegar yang suda memohon-mohon meminta maaf kepadanya.


"Hehehehe, aku bercanda kok Tegar"

__ADS_1


"Dasar sayang ini segaja sekali bikin aku supaya aku cubit yahhh"


Sebenarnya Putri ingin menceritakan kepada Tegar namun di hatinya merasa ragu dan menunggu waktu yang tepat tapi setelah aku pikir-pikir ini tidak bisa aku tunda lagi,


"Tegar Sebenarya ada yang mau aku bicarakan sama kamu penting ???"


"Apa sayang katakan ???"


"Orang Tuan ku menjodohkan degan Kim End Woo, aku suda menolaknya namun mereka tetap memaksa tapi kali ini aku tidak akan mau di jodohkan emangya ini jaman Siti Nurbaya. main jodoh-jodohkan"


"Apa sayang kamu di jodohkan juga sama kedua orang tua mu, aku sih suda tidak heran sayang karna aku suda merasa pas kamu cerita kalau orang tua mu ngobrol begitu akrab degan Kim End Woo pasti ada Maksud tertentu dan tebakan aku bener kamu di jodohkan"


"Terus kita harus gimana sekarang, aku tidak mau di jodohkan degan Kim End Woo"


"Sayang harus sabar kita pasti bisa jalani ini semua asalkan kita bisa selalu bersama kita berjuang bersama-sama meyakinkan orang tua kita masing-masing agar kita di restui"


Tegar pun langsung memeluk Putri yang merasa kebingungan degan Perjodohanya, "Sudalah sayang tidak usa di fikirkan kan aku selalu ada buat kamu dan aku tidak akan membiarkan perjodohan kamu berlangsung"


Putri pun tersenyum melihat Tegar dan mengatakan, "Aku yakin jika kita selalu meyakinkan orang tua kita masing-masing aku yakin mereka juga pasti akan luluh degan ketulusan cinta kita"


"Iya sayang pasti sayang, dari itu kita harus meyakinkan ke mereka sayang ku, tapi aku tau sayang Kim End Woo ini bukan orang yang bisa di anggap lema dia pasti punya cara agar kamu bisa bersanya"


"Kok kamu bisa berfikir begitu si sama Kim End Woo, dia itu baik orangnya nga mungkin dia punya pikirin jelek sayang sama hubungan kita, dia itu suda sangat baik sama aku selama ini dan dia juga orangnya tidak suka cari masalah degan orang lain dia tidak memiliki pikiran picik sayang, lagian dia tau kalau aku cuman cinta sama kamu"


"Sayang kita itu tidak tau jalan fikiran orangbag bagimana, kadang-kadang bisa berubah yang dulunya baik bisa saja jadi jahat, apalagi ini masalah cinta sayang orang itu bisa di buatkan karna cinta, lagian sayang kok yakin banget kalau Kim End Woo tidak punya pikiran jelek sama hubungan kita"


"Yang aku tau Kim End Woo itu baik selama ini sama aku dan muda-han dia mengerti dan menolak perjodohan ini"

__ADS_1


"Yah mudah-mudahan saja Kim End Woo punya nurani dan menolak perjodohan ini, karna cinta itu tidak bisa di paksa.


__ADS_2