Berjuang Bersama Mu

Berjuang Bersama Mu
Mencicipi Masakan


__ADS_3

Tania pun begitu senang degan perkataan Tante Sofia dan bertanya tanya dalam hatinya "Andaikan ini beneran, andaikan Tegar bener benar mencintaiku degan tulus pasti aku sangat bahagia" seruh Tania dalam hati.


setelah semuanya selesai dan keluarga Tania pun suda pulang Tegar pun mengatakan, "Aku mau masuk ke kamar dulu," terlihat jelas di mata Tegar tidak ada rasa ke bahagian di wajahnya, namun mama Sofia begitu bahagia melihat anaknya akan segerah bertunangan dengan gadis pihanya.


Tegar pun berjalan menaiki tangga menuju kamar nya, dan sesampai di kamar nya dia pun kembali seperti orang yang kebingun, dan melemparkan tubuhnya ke kasur.


disisi lain Putri mencoba pergi ke restoran End Woo karna kemarin End Woo meminta tolong kepadanya untuk mencicipi masakan nya, namun dia tidak sempat datang, sekitaran 40 menit sampai lah di Restoran End Woo dia pun memarkir mobilnya, dan masuk kedalam Restoran mencari tempat duduk, tiba tiba ada seseorang yang menghampirinya dan bertanya mau pesan apa Mba ???"


"Apakah bapak End Woo ada ???"


"Ada di dalam silakan duduk nanti saya panggilkan, " jawab orang yang berjas hitam, ternyata orang itu adalah Manajer End Woo di Restoran.


Putri pun duduk di kursi sambil melihat menu diatas meja, Manajer pun menghampiri End Woo, "Pak ada teman bapak yang kemarin datang di acara pembukaan Restoran baru"


End Woo pun kaget dan langsung berdiri dan pergi menemui Putri dia pun mencari cari dan melihat Putri duduk di paling pojok dan menghampirinya, "suda dari tadi menunggu ???" tanya End Woo.


" Ini baru sampai" jawab Putri santai.


"Kenapa tidak bilang bilang klau kemari, kan aku bisa tunggu di depan supaya tidak menunggu"


"Yah sudahlah yang penting kamu suda datang saya suda senang, oh iya cobain masakan aku, nanti di komen kalau enak atau tidak untuk di hidangkan para tamu, tunggu sebentar yah aku masuk dulu ke dalam"


End Woo pun masuk kedalam dapur nya sedangkan Putri duduk menuggun di luar, sekitaran 15 menit End Woo pun datang dan menghampiri Putri dan pelayan pun datan membawa semangkuk soto.


"Cobain de masakan aku enak apa tidak nanti di komen yah


Putri pun mencoba makanan End Woo, satu sendok Tampa satu kata pun, dua sendok dia langsung bilang mmmh, enak ini bener-bener enak baget"

__ADS_1


End Woo pun begitu kembira mendengar perkataan Putri memuji masakan nya, "Coba deh, suru parah karyawan makan dan minta pendapatnya"


End Woo pun menyuruh semua karyawannya untuk mencoba masakanya dan berikan pendapat nya, semua karyawan pun pergi ke dapur mencicipi masakan End Woo dan memang masakanya sangat enak.


End Woo pun mengucapkan terimakasi kepada Putri namun, Putri pun mengatakan, "Kenapa ber terimakasih ke pada ku, seharusnya aku yang ucapkan terimakasih karna suda di undang datang kesini" End Woo pun tersenyum melihat Putri,


"Oh iya kemarin kimberly titip sesuatu sama aku tunggu dulu yah aku ambil dulu, End Woo pun pergi ke kasir dan mengambil titipan kimberly dan memberikan ke pada Putri.


"apa ini, ???" tanya Putri Penasaran.


"Aku juga tidak tau, buka saja"


Putri pun membukanya ternyata sebua foto dirinya di acara pembukaan Restoran baru di sampingnya ada tulisan kecil Dokter cantik kakak ku, dia pun tersenyum bahagia melihat foto itu"


End Woo pun melihatnya dan tersenyum, dan mengatakan, "Maaf yah saya tidak tau kalau ada foto mu dan ada tulisan nya seperti itu"


"tidak apa-apa aku malah sangat senang dapat hadia ini," ucap Putri bahagia mendapat hadia dari Kimberly.


"Kemana ???" tanya Putri Penasaran


"Ayo ikut saja" dan menarik Putri naik ke mobilnya.


"Terus mobil ku gimana ???"


"Nanti mobilmu diantar pulang sama karyawanku yang kemarin bawah mobilmu berikan kunci mobilmu" Putri Pun memberikan kunci mobilnya ke karyawan kemari yang membawa pulang mobilnya.


"Ayo naik" Putri pun naik namun dia duduk di belakang"

__ADS_1


"kenapa duduk di belakang duduk di depan sini"


"Aku lebi suka duduk di belakang"


"lyah sudahlah, dan menghidupkan mesin mobilnya dan pergi meningalkan Restoranya, sekitaran 45 menit sampailah di tempat tujuan End Woo, Putri pun keluar mobil dan melihat pemandangan di sampingnya sangat indah, "Kok kita kesini ???"


"Aku sering kesini dan disini lah aku dapat inspirasi membuat masakan, pemandangan yang indah, membuat pikiranku menjadi jernih dan dapat berfikir degan baik"


"Aku suka sama tempat ini udaranya segar dan pemandangan sekitar pun indah, dia pun duduk di kursi kayu dan melihat lihat sekitarnya banyak sekali burung burung yang berterbangan, Putri pun mengucapkan terimakasi suda membawaku kesini"


"lya sama kalau kamu senang saya pun ikut senang"


Putri pun tersenyum mendengar perkataan End woo,


"aku segaja membawa mu kesini sebagai ucapan terimakasihku yang tidak bisa ternilai harganya karna kamu suda membuat adiku Kimberly begitu bahagia, jujur aku belum perna melihat adiku begitu sangat bahagia memberikan hadia seseorang, dia begitu bersemangat mengedit foto itu dan, pergi mencucinya membeli bingkai sendiri dari celengannya sendiri,


dari dulu Kimbey itu sangat manja apa pun yang dikerjakan pasti menyuruh orang lain yang mengerjakannya tidak perna membuat nya sendiri, dan selalu menghambur-hamburkan uang dan, aku pun selalu kesal melihat sifatnya itu dan lebi fokus bekerja di Restoran tampa memperdulikannya, yang aku tau saat dia butu uang aku hanya bisa memberikanya tampa memperdulikan perasaanya kalau dia membutuhkan aku sebagai kakak nya.


Mendengar perkataan End Woo begitu Putri pun mengatakan, "kadang apa yang kita kerjakan, kita milikih belum tentu membuat keluarga kita bahagia tanpa adanya pendekatan dari diri kita, sekarang kan Kimberly suda berubah menjadi lebi baik kamu bisa lebi memperhatikan Kimberly dan sesekali jalan-jalan bareng.


"lya aku terlalu sibuk sih urus restoran, tapi sekarang aku suda merubanya dan lebi memperhatikan Kimberly," ucap End Woo sambil tersenyum menatap wajah Putri.


tiba tiba hp Putri pun berdering yang menelfon adalah Dinda dan ia pun mengangkatnya, "Haloy Dinda.


"Tadi Doni menelfonku dan mengatakan Tegar telah menerimah perjodohan nya dan mereka akan segerah bertunangan aku tau hati mu pasti sangat hancur sekarang, sebagai sahabat aku pun tidak sanggup mendengarnya.


seketika wajah Putri berubah yang tadinya begitu bahagia berubah sekejap menjadi sangat sedih dia pun langsung mematikan telfon Dinda, dan dia pun langsung menagis End Woo pun bingung dan bertanya ada apa, kenapa menagis cerita kepadaku ada apa ???"

__ADS_1


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀


Terimakasi suda membaca dari cerita diatas semoga bisa membuat orang yang membacanya lebi bersemangat lagi yah 🤩🙏


__ADS_2