
Setelah mereka membeli air minum Tegar pun kembali ke ruangan bersama Karina, malam pun semakin dingin dan waktu pun menunjukan pukul 2 malam, mereka pun berjalan menuju ruangan mereka dinas
melewati lorong disisi rumah sakit dan semakin sepi, tiba tiba Karina bersuara,
"Sebenarnya ada yang mau aku bicarakan sama kamu," ucap Karina.
"Mau bicara apa Karina ???" tanya Tegar dan memcepat langkanya dan Karina pun mengejarnya.
"Aku mau bicara sama Kamu tapi di luar ruangan boleh nga ???"
"Mau bicara soal apa ???"
"Kita bicara di luar saja."
Tegar pun berjalan bersama Karina di luar ruagan. "Kita bicara disini saja yah tidak begitu ramai di lihat orang."
"Aku ingin mengatakan tentang Biangka, berhubung kamu dan Biangka suda tidak ada hubungan apa-apa aku mau bilang kalau sebenarnya dulu itu waktu kalian dekat dengan Biangka dia itu punya pacar dan kamu suda di manfaatkan sama Biangka."
"Aku suda tau."
"Terus kalau kamu suda tau kenapa mau saja di manfaatin Biangka ???"
"Karna orang tuaku selalu bilang kepadaku hargai semu wanita karna kamu hanya bisa bahagia dengan wanita jangan perna sakiti mereka jika memang kamu menyukainya maka kejarlah sayangi mereka, itu perinsip ku sejak dari kecil sampai sekarang aku tau semua tentang Biangka, dan pacarnya Biangka tapi aku sengaja pura pura tidak tau.
__ADS_1
waktu itu suda beberapa kali aku melihat Biangka dengan seorang laki laki dan setiap aku tanya siapa itu dia selalu bilang itu teman ku nga ada hubungan apa apa kok hanya sekedar teman saja, dan yang ke dua kalinya pun aku melihat Biangka dengan lelaki yang sama setiap aku bertanya.
Biangka selalu bilang itu hanya temanku, tetanggaku, dan disaat aku tau klau mereka ada hubunga apa apa disaat hari dimana Biangka akan ke luar negri dan ada laki laki yang memberinya hadia dan Biangka bersuara memangil sayang jangan nakal yah.
tunggu aku pulang ya aku pasti akan kembali untuk mu kepada lelaki itu, dan aku baru sadar ternyata Biangka suda punya pacar dan aku hanya terlalu bodoh saati itu, dan entak kenapa tidak lama kemudian Biangka menelfon ku dan minta tolong diantarkan ke bandara.
dan disaat di bandara dia berkata tunggu aku Tegar aku akan kembali untuk mu, aku hanya bisa tersenyum karena aku suda tau yang ia harapkan menunggunya adalah pacarnya bukan aku, Terus kamu tau dari mana kalau Biangka punya pacar ???"
"Aku suda tau lama setiap Biangka jalan sama pacarnya dan Biangka selalu minta tolong kepadaku kalau dia pulang terlambat pasti orang tuanya menelfon ke aku dan aku di suru Biangka,
katakan kalau lagi dirumah ku sedang mengerjakan PR aku tidak bisa menolak Biangka karna cuman dia sahabatku sejak SMA, dia mau berteman denganku yang cupu dan dia juga mengajari ku untuk merubah penampilan ku, aku selalu menutupi hubungan mereka sama orang tuanya demi persahabatan ku denganya.
dan saat aku melihat kamu dan Biangka dekat aku merasa kasihan kepadamu dan semakin hari aku semakin kasihan sama kamu dan akhirnya muncul perasaan itu ke kamu ya itu perasaan suka, jujur aku suka sama kamu sejak waktu kamu selalu di manfaatkan Biangka dalam hati ku sunggu beruntung Biangka disukai lelaki seperti kamu.
Karina mengatakan aku sama sekali tidak menyangka kalau kita akan ketemu disini dan bisa mengungkapkan perasaan aku kekamu selama hampir 7 tahun ini kita tidak perna ketemu.
Tegar hanya bisa tersenyum dan berkata "Sebenraya itu bukan suka hanya sekedar kasihan dan lama-lama Tumbu rasa suka, aku sangat menghargai seseorang yang suka dengan ku, karna lebia baik kita dicintai dari pada mencintai ujung-ujungnya kita akan sakit maka cintailah diri kita sendiri dan jika kita menemukan seseorang yang mencintai kita maka perjuangkanlah."
"Sampai sekarang aku tidak bisa melupakan kamu dari ingatan ku andaikan waktu bisa di putar kembali aku tidak peduli dengan penampilan culunku yang penting aku bisa ungkapkan perasaanku kepadamu.
saat perpisahan aku suda menceritakan semua perasaanku kepada Andi klau aku suka sama kamu, namun Andi tidak bisa membantuku karna kamu suka sama Biangka dan aku hanya bisa terdiam saja dan menutupi perasaanku.
aku pun melihat mu menari bersama Andi Doni dan Biangka, Biangka pun menari bersama namun aku tetap merasa menjauh darimu demi Biangka, jujur aku terasa tersiksa aku ingin mengatakan yang sebenarnya kepadamu kalau aku suka sama kamu.
__ADS_1
karna aku tau kamu dan Biangka tidak ada hubungan apa apa maka aku berani mengungkapkannya sekarang walaupun suda mau 7 tahun baru kamu tau tentang perasaanku yang sebenarya aku tidak apa-apa."
Tegar pun bertanya terus bagaimana hubungan mu dengan Ikbal ???"
"Aku pacaran dengan Ikbal hanya menutupi saja tentang perasan suka ku kepadamu, kami hanya pacaran sampai SMA setelah lulus SMA kami pun putus, karna suda tidak ada lagi kecocokan dan kami memutuskan untuk berpisah, aku berani mengungkapkan perasaanku kepadamu saat aku tau kamu dan Biangka tidak jadian di dalam hatiku merasa kalau aku punya kesempatan kepadamu"
Karina pun bertanya kepada Tegar tentang perasaanya kepadanya.
"Maaf Karina aku tidak bisa membalas rasa suka mu kepadaku aku suda mencintai orang lain dan aku sangat menyayanginya aku tidak bisa menghianatinya, karna cuman dia orang yang aku sayangi yang suda berlalu biarla berlalu aku harap kamu bisa melupakan aku."
"Aku juga ingin melupakan mu, namun aku tidak bisa melupakan mu, aku mau hilangkan semua ingatan ku tentang diri mu hinga kini aku tidak bisa melupakan mu."
"Aku yakin kamu pasti bisa setelah kamu bertemu dengan lelaki lain yang betul mencintaimu dan kamu pun mencintainya dengan tulus maka kamu akan bisa melupakan ku."
"Tapi sampai kapan ???"
"Bersabarlah pasti kamu akan di pertemukan dengan seseorang yang mencintaimu dengan tulus dan begitu juga dengan dirimu mencintainya dengan tulus" tidak terasa waktu begitu berjalan dan suda hampir pagi dan suda menunjukan jam 4 pagi, "Ayoh kita kembali keruangan pasti teman-teman menunggu kita apalagi suda 2 jam kita pergi."
namun sebelumnya Tegar suda mengirim W'a kepada Andi kalau dia ada di depan ruangan bicara dengan Karina namun Andi suda tau apa yang mau di bicarakan Karina dan Andi pun suda menuggu mereka di depan ruangan namun pura-pura tidak melihat mereka.
tidak lama kemudian Tegar pun memangil Karina, "Ayoh kita kembali keruangan tidak enak berlama lama di luar."
Karina pun berjalan bersama Tegar dan tidak lama kemudian Andi pun menyapa Tegar dan Karina, "Kalian darimana saja si, suda pagi tapi belum istirahat kaya keluarga pasien saja begadang menunggu keluarganya yang lagi sakit," ucap Andi.
__ADS_1