
"Ini masalah perasaan kak, masalah hati masalah cinta, nga bisa di paksakan, aku tidak mau di jodohkan, aku harus apa sekarang kak ???"
"lya de, kak mengerti tapi Ade juga harus lihat keadaan mama juga sekarang, bagaimana
Ade bisa menjelaskan ke pada mama, papa nanti, secara perlahan pasti mereka akan mengerti."
"lya kak terimakasih suda dulu ya kak Tegar mau kerja dulu," ucap Tegar dan langsung mematikan hp nya, dan mengatakan ke Doni. "Kita turun yuk Jagan sampai ada pasien.
Doni pun setuju dan mereka pun turun bersama ke bawah lantai satu, sesampainya di ruangan Tegar tidak mengucapkan apa-apa dan langsun masuk saja, dia kembali ke ruangan pasien mengecek keadaan pasien satu satu, dan tidak lama kemudian dia pun kembali ke ruanganya dan tidak terasa waktu berjalan begitu cepat karna perasaan hatinya tidak baik dia sampai sampai lupa makan, dia tidak merasa lapar sama sekali.
Tiba tiba Armadjaya pun menelfon dan mengatakan, Tegar suda pulang nak ???" tanya Armandjaya.
"Bentar lagi pulang pa, ini lagi beres-beres mau pulang."
"Cepat pulang, mama mu mencarimu Terus, papa nga tau mau mengelah lagi."
"Iy pa, ini Tegar suda mau pulang suda dulu ya pa, Tegar suda mau Jalan," dan langsung mematikan hp nya dan menaruhnya di kantong celananya.
Tegar pun buru-buru pergi meningalkan ruangan dia hanya mengirin pesan kepada Doni
Doni, aku pulang duluan yah, mama ku selalu mencari ku sorry, aku nga pamit sama kamu.
Tegar pun langsung menuju parkiran motornya dan membunyikan motornya dan pergi meningalkan rumah sakit.
tidak lama kemudian sekitaran 35 menit Tegar pun sampai di rumah dan langsung mencari papanya, pa bagaimana keadaan mama ???" tanya Tegar.
"Mama mu memangil kamu terus, cepat temuai mama mu," jawab Armadjaya.
__ADS_1
Tegar pun berlari menuju kamar mamanya, Tegar pun membuka pintu kamar mama nya dan masuk, dan bertanya bagaimana keadaan mama sekarang ???"
"Mama suda mendingan nak, mama hanya ingin melihat kamu bahagia nak."
"Nga usah bahas itu dulu ma, mama kan lagi sakit sekarang."
"Mama hanya ingin melihat kamu bersama Tania, terimah perjodohan ini yah nak ???"
"Biarkan Tegar berfikir ma, Tegar hanya ingin menyendiri sementara waktu, mama istirahat aja dulu ma, Tegar keluar dulu Tegar mau mandi dan makan," ucap Tegar dan keluar dari kamar mamanya dengan Waja kebingungan dia langsung menuju ke kamarnya.
sesampai kamar dia pun melepas semua pakainya dan menuju kamar mandi dia pun masuk kedalam kamar mandi dan menyirami seluru tubuhnya dan barfikir dia dalam kamar mandi selama satu jam di dalam kamar mandi dia pun keluar kamar mandi dan menuju lemari pakaian dan berganti pakaian.
setelah berganti pakaian dia pun mengambil hp nya dan menelfon Putri hp putri pun berdering namun Putri tidak mengangkatnya karna hpnya ada di dalam kamar sedangkan dia berada di
ruang tamu.
Tegar pun berkali-kali menelfon Putri namun Putri tidak mengangkatnya, dan ahirya Tegar pun menelfon ke satpam Putri dan menanyakan Putri, hp satpam pun berdering dan mengangkatnya, "Haloy den Tegar."
"Ada den, ada apa den ???" tanya satpam balik.
"Pak minta tolong sampaikan ke Putri aku menelfon yah pak, dan langsung mematikan hpnya dan menunggu kabar dari Putri dan Satpam pun berlari masuk kedalam rumah dan mamangil non Putri, "lya mang ada apa ???" tanya Putri.
"Den Tegar menelfon katanya mau bicara sama non," ucap Satpam.
"Terimakasih pak, dan berlari menuju kamarnya, "Rasain tadi di rumah sakit nga ada kabar, W'a ke atau telfon ke, sekarang baru kabarin kangen pasti," seruh Putri dalam hati, Sesanpaiya di kamar Putri pun langsung mengambil hp nya yang di taro di atas meja nakas dan menelfon balik Tegar hp Tegar pun berdering dan Tegar pun mengangkatnya, "Haloy."
"Maaf-maaf ya baru angkat, aku lagi di ruang tv nonoto tv di bawah, kangen yah, seharian nga ada kabar W'a atau telfon juga nga ada Ternyata tunggu malam baru telfon," ucap Putri yang merasa gembira dapat telfon dari Tegar.
__ADS_1
"Aaku mau ketemu sama kamu hari ini jam 7 bisa nga ???"
"Bisa, dimana ???"
"Nanti aku kirim pesan alamatnya di mana."
Putri pun mengatakan "ok," dan langsung mematikan hp nya, Putri pun melihat jam sebentar lagi jam 7 dia pun menuju lemari pakaian, dan membuka lemarinya.
"Baju yang mana yah, yang aku pake sebentar malam, aku coba semuanya ajalah, mana yah yang bagus, Putri memilih satu persatu namun tidak ada yang cocok, baginya dia pun berfikir perigi beli baju baru nga yah, tapi nga mungkin nga cukup waktu bentar lagi suda jam 7 gimana nih, Putri pun membongkar lagi lemari bajunya yang ini ajalah warna pink, lagian aku suka warna pink," seruh Putri dalam hati.
Putri pun ahirya menentukan pilihannya warna pink dia pun memakainya dan dia pun menuju meja Rias dan berdandan secantik cantiknya.
"Hari ini aku mau kelihatan cantik di depan Tegar selama ini kan baru ini kita janjian jalan berdua tanpa ada teman, dan nga mendesak jadi aku mau kelihatan cantik, sambil tersenyum senyum sendiri, setalah berdandan Putri pun mengambil tasnya dan turun kelantai bawah dan mengambil kunci mobil dan menuju parkiran mobil.
dia pun mengambil hpnya dan melihat alamat yang di kirim dari Tegar dan kemudian memasukannya kembali ke dalam tas, dan membunyikan mobil dan pergi meninggalkan rumah, sekitaran 20 menit Putri pun sampai di tempat tujuan namun Tegar belum datang, padahal suda jam 7 tapi dia belum datang.
"Mungkin bentar lagi Tegar datang" seruh Putri dalam hati, Putri pun duduk di kursi menunggu Tegar, tidak lama kemudian Tegar pun datang dan langsung menyapa Putri, "Suda lama ???"
"Baru aja sampai," ucap Putri degan begitu gembira di wajahnya bertemu degan Tegar.
Tegar melihat Putri berdandan begitu cantik malam ini, dalam hatinya tidak sampai hati menyampaikan masalah perjodohanya, "Aku jadi tidak tega mau bicara soal perjodohan ku dengan Tania, tapi kalau nga mama pasti akan mendesak ku terus, tapi aku tidak mau buat Putri kecawa, aku bingun mau bilang apa," seruh Tegar dalam hati.
"Heiy ada apa, kok bengong gitu sih sayang ???" tanya Putri.
"Haaaaaaa, maaf- maaf dan Tegar pun duduk di samping Putri dan mengatakan, sebenarya ada yang mau aku bicarakan ke kamu," ucap Tegar.
Apa sayang ???" tanya Putri penasaran.
__ADS_1
"Tapi."
"Tapi apa bilang saja apa sih, tunggu dulu ini pasti masalah orang tua kita kan yang melarang kita bertemu ???"