Berjuang Bersama Mu

Berjuang Bersama Mu
Perkenalan Tegar Dengan Riky


__ADS_3

"Kamu suda dapat tanda tangan Raka ???" tanya Riky.


"lya suda kakak."


"Kalau gitu ayo kita Pulang."


Saat Putri dan Riky berjalan menuju parkiran tiba-tiba Putri tersadar dan mengatakan kak,


kunci mobilku pacar ku yang ambil tadi dia yang bawah mobil ku.


"Kamu punya pacar ???"


"Iya punya, dia sangat baik kepada ku selama ini dia yang menolong ku disaat kesusahan bahkan dia juga perna kecelakaan gara-gara aku."


"Mama, papa tau ???"


"Nga tau, kalau mereka sampai tau, aku nga tau de nantinya jadi apa aku."


"Kamu pacaran di luar sepengetahuan orang tua selama ini ???"


"Iya kak, aku nga berani bilang."


"Kalau mama, papap tau kamu bisa-bisa langsung di pindahkan ke Badung ikut mama, papa."


"Kakak jagan bilang sama mama, papa yah plissss."


"Demi laki-laki, itu kamu rela berbohong ke orang tua kita ???"


"Bukan begitu kak, aku akan bilang sama mama, papa setelah aku wisuda nanti, aku takut mama, papa marah kepada ku membuat ku kepikiran dan tidak konsentrasi, aku sangat menyayanginya dia suda cukup banyak berkorban demi aku kak, aku mohon ya, Kak jagan beritahu mama, papa soal ini ya kak, plissssssss ya kakak ku sayang."


"Ya suda, ok kakak mengalah kakak tidak akan beritahu mama, papa asal kamu jaga diri kamu baik-baik, kakak beri kamu kepercayaan"


"Terimakasih banyak kakak ku sayang suda mengerti perasaan adiknya."


"Sama sama."


"Aku mau telfon Tegar dulu mau tanyakan dia dimana aku pulang bareng Tegar ya kak ???"


"Nama pacar mu Tegar ???"


"lya emang kenapa ???"


"Namanya unik jarang-jarang lagi, jagan karna namanya jarang-jarang jadi kamu suka ya ???"


"Apaan si kakak ini."


"Iya beneran hehehe orangnya pasti Tegar terus ya, kalau ada masalah, namanya aja Tegar hahahaha."


"Kakak ini kenapa si kok bilang gitu banget dia itu baik kak, humoris lagi orang ya, aku suka sama sifatnya itu kak."


dan tidak lama kemudian Putri pun menelfon Tegar hp Tegar pun berdering dan mengangkatnya "Haloy."


"Tegar, kamu di mana ???"

__ADS_1


"Aku di toilet ini baru kelar antri soalyan, banyak ibu hamil jadi ngalah dari tadi sama ibu hamil kamu di mana ???"


"Aku di tempat parkiran kamu kesini ya aku suda mau pulang."


"Ok, aku kesana sekarang," ucap Tegar dan langsung mematikan hpnya.


"Tegar suda mau kesini kakak naik mobil duluan saja."


"Kamu tidak mau mengenalkan aku sama pacarmu ???"


"Bukanya nga mau tapi takut kakak emosi nanti liat aku suda pacaran dan beruba pikiran dan mengatakan ke mama, papa."


"Kakak tidak akan meruba pikiran selama dia baik sama kamu dan bisa melindungi kamu, kakak tidak akan melarang."


Putri pun menunggu Tegar di persimpangan


tidak lama kemudian sekitaran 5 menit Tegar pun datang dan mengatakan, "Kenapa kamu tidak menelfon ku kalau suda ke luar dari ruangan Dokter Raka, terus Dinda mana ???"


"Suda tidak usa banyak pertanyaan ayo jalan"


"Ada apa sih Put ???"


"Aku suda bilang tidak usa banyak pertanyaan ayo jalan saja" tidak lama kemudian mereka pun sampai dan Riky pun menoleh.


"Itu siapa Put ???"


"Itu kakak ku namanya Riky dia mau kenalan sama kamu."


"Terus bagaimana kalau dia larang hubungan kita, aku harus apa sekarang, aku tidak tau mau bagaimana."


"Tidak kak, bukan begitu."


Riky pun langsung mengulurkan tangannya dan mengatakan nama ku Riky kakaknya Putri,


adik ku Putri suda menceritakan tentang mu aku tidak akan melarang mu pacaran dengan adik ku tapi dengan alasan kamu harus jaga adik ku baik-baik."


Tegar langsung saja tersenyum lebar-lebar, "Terimakasi banyak kak" dan langsung sambil memeluk Riky.


"Aku bukan pacar mu kenapa kamu memeluk ku, pacarmu itu di samping mu bukan aku."


Tegar pun tertawa hehehe "Terimakasih kakak."


"Sama-sama saya kasi kepercayaan kepada mu jangan perna kecewakan kepercayaan ku kepada mu mengerti."


Tegar dan Putri mengucapkan terimakasih, "Oh iya kak tolong yah kak jangan sampai mama, papa tau ya kak" ucap Putri.


"Iya Adik ku, ayo pulang jangan sampai mama menelfon ku," ucap Riky dan dia pun pergi menuju mobilnya.


"Aku mau ke kampus dulu baru pulang kerumah."


"Iya suda aku antar," jawab Tegar, dan mereka pun menuju mobil dan naik mobil pergi menuju kampus.


"Untung saja kakak mu bisa mengerti tentang hubungan kita, kalau tidak aku suda tidak bisa bilang apa-apa lagi, tapi aku tetap tidak akan menyerah atau melepaskanmu, walau orang tuamu atau orang tuaku melarang hubungan kita aku akan tetap mempertahankannya dan selalu berjuang demi cinta kita."

__ADS_1


"Apaan sihhhh kok pikiran mu sampai sejauh itu si."


"Hehehehe iya ya, kok aku berfikir begitu yah."


"Fokus aja bawa mobilnya."


"Iya-iya" tidak lama kemudian sampailah dikampus dan memberikan semua tugas kulia ke dosen Putri pun keluar kampus dan menemui Tegar dan mengatakan, "seperti biasa kamu turun di rumahh Doni."


"Iya sayang, cinta kita bertepi di rumah Doni," ucap Tegar sambil tersenyum.


"Yang sabar ya sayang," jawab Putri, memberi kesemangatan kepada Tegar.


"Pasti selalu sabar lah sayang," ucap Tegar dan


tidak lama kemudian sampailah di rumah Doni,


"Aku turun dulu hati-hati bawah mobilnya."


"Iya-iya" dan Tegar pun memegang pipi Putri dan mengusap ngusapnya, dan mengatakan, "Jagankan aku mengantar mu pulang kerumahmu, mengantarmu ke liling dunia pun aku mau asal bersama mu."


"Mulai de, terlalu tinggi angan agan mu, jagankan ke Liling dunia ketemu kakak Riky aja suda bingung mau bilang apa, apa lagi mau ngatar keliling dunia."


"Hehehehe biar kamu senang kang sayang, dan selalu tersenyum."


"Iya-iya deh," ucap Putri dan Tegar pun turun dari mobil Putri, dan Putri pun menjalankan mobilnya pergieningalkan Tegar menuju rumahnya.


dan tidak lama kemudian Putri pun sampai dirumahnya dan langsung memarkirkan mobilnya Putri pun masuk kedalam rumah menuju meja makan disana suda ada Riky di meja makan, "kakak susa sampai rumah."


"Iya suda mari makan sini" ucap Riky, dan Putri pun langsung menuju meja makan duduk disamping mamanya, "ma, papa ke mana ???" tanya Putri.


"Biasa pergi kerumah sakit ada pasien katanya, kamu makan dulu," ucap Jamilah, dan berdiri ke dapur.


Putri pun membisik ke Riky, "jangan bilang ya kak sama mama."


"Iya tidak," tiba-tiba mama datang dari arah dapur ada apa ???" tanya Jamilah.


"Nga ada apa apa ma, Putri mau tanya sama kakak soal pacarya hehehehe."


"Oh iya Riky kamu suda boleh nikah loh, kamu suda mapan punya rumah sendiri tingal calon istri yang belum punya."


"Tadi kakak suda punya teman dekat tapi sayang, sombong nga sopan lagi."


"Yah sayang banget deh calon mantu terus mantanmu sekarang gimana ???"


Riky pun kaget, "Kok mama tanya dia, sudah lama tidak ada kabar."


"Bukan mantan ma, cuman nga ada komunikasi."


"Diam de, jangan godain, kakak lagi malas bahas cewe aahh."


"Ya suda makan saja habisin nga usa dipikirin kalau jodoh tidak akan kemana."


"Bener tu kata mama," ucap Putri mengoda Kakanya dan Riky pun langsung megambil ayam Putri di piringnya dan langsung memakanya.

__ADS_1


"Ma, lihat kakak tu, masa ayam ku diambil ahhhhhh," keluh Putri.


"Myam-myam enak banget," ucap Riky menggoda Putri.


__ADS_2