BIARKAN AKU BAHAGIA

BIARKAN AKU BAHAGIA
43. Kisah Masa Lalu


__ADS_3

Kehidupan yang dialami seorang Vinanti tak seindah apa yang dia bayangkan saat masih remaja. Terjebak dengan cinta buta membuatnya menyerahkan kehormatanya pada laki-laki yang salah, sebelum dia melahirkan putrinya, sang kekasih yang terpaksa menikahinya menghilang tanpa jejak, menyisakan luka dan sakit hati.


Tidak ada yang bisa di lakukan seorang Vinanti, dia terpuruk dan tak berdaya. Sementara keluarganya sudah tidak mau menolong dan menerimanya lagi. Vina terpaksa menyerahkan putrinya pada keluarga lain, keluarga yang mampu merawat dan memberikan kehidupan yang layak pada sang putri.


Selepas menyerahkan putrinya, Vina bertekad ingin merubah hidupnya. Bermodalkan alamat yang diberikan oleh Sandra sahabat masa kecilnya, Vinanti mencoba memulai hidup baru dengan mencari pekerjaan ke kota dimana sahabatnya tinggal.


"Permisi, apa betul ini tempat tinggal Sandra?" tanya Vina pada satpam yang menjaga kediaman tersebut.


Vina tidak menyangka jika Sandra sahabatnya itu tinggal di kediaman yang mewah seperti istana, jauh berbeda dengan hudupnya yang serba kekurangan dan dibodohi laki-laki yang hanya mengumbar janji manis.


"Mbaknya ada keperluan apa?" tanya satpam tersebut.


"Saya teman Sandra di kampung, dia pernah memberikan alamat ini pada saya" jawab Vina sambil memberikan alamat yang pernah diberikam Sandra padanya.


"Maaf nama Mbaknya siapa? Biar saya laporkan kedalam" tanya dan jelas satpam tersebut.


"Nama saya Vina, Vinanti"


Vina disambut baik oleh Sandra, ada rasa kagum dihatinya saat melihat kemewahan yang dimiliki sahabat masa kanak-kanaknya tersebut, namun sikap dan gayanya tidak beruba sama sekali. Sandra tetap seperti Sandra yang dia kenal, yang ramah dengan penampilan yang sederhana walau harga pakaian yang dikenakan dapat dipastikan bernilai jutaan.


"Ayo masuk Vin. Aku senang, ahirnya kamu main juga ke tempat tinggal aku" ucap Sandra begitu menemui teman dari kampunnya itu sedang menunggunya di ruang tamu.


Vina diajak Sandra masuk kedalam kediamanya langsung menuju ruang keluarga. Tampak sebuah foto keluarga yang terpajang diruangan tersebut, keluarga sahabatnya terlihat sangat bahagia. Sandra memiliki suami yang tampan dan putra yang lucu juga terlihat mengemaskan.


"Itu suami dan putraku" ucap Sandra begitu melihat Vina yang memperhatikan foto keluarga miliknya.


"Kamu sangat beruntung San"


"Ya, aku sangat bersyukur orang tuaku menjodohkan aku dengan pria yang sangat baik dan penyayang seperti suamiku. Kami tidak pernah bertemu sebelumnya, tapi rasa cinta itu tumbuh setelah kami menikah." ucap Sandra memberikan penjelasan.

__ADS_1


Vina yang mendengar ucapan Sandra merasa tercubit hatinya, itulah yang membedakan dia dan Sandra sejak dulu. Sandra anak yang penurut dan selalu bisa menerima keputusan apapun dari orang tuanya untuk dia dan masa depannya. Tidak ada orang tua yang tidak ingin melihat anaknya bahagia, ini terbukti pada Sandra. Walau di jodohkan hidupnya sangat bahagia, tidak seperti dirinya yang buta akan cinta membuat hidupnya berantakan seperti sekarang.


Berkat kebaikan Sandra, Vinanti diajak bekerja di butik milik Sandra setelah dia menceritakan tujuanya ke Jakarta.


"Kamu bisa bekerja mulai besok, Vin"


"Terima kasih Sandra. Saya pamit dulu, mau cari tempat tinggal"


"Sebentar Vin, di dekat butik saya ada kontrakan, kalau kamu tinggal disana, tidak perlu keluar biaya transportasi lagi. Biar saya minta tolong satpam untuk mengantarkan kamu" ucap Sandra memberi tahu.


"Mama" Putra Sandra yang baru pulang sekolah memanggilnya.


"Hai sayang, sini! Kenalin, ini tante Vina teman Mama" ucap Sandra memberi tahu putranya.


"Halo anak ganteng, siapa namanya?" Vina menyapa putra Sandra.


"Namanya sesuai sama orangnya" puji Vina pada Galih.


"Ibu panggil saya?" tanya satpam begitu masuk kedalam kediaman majikannya.


"Iya Pak, tolong antar temansaya ke kontrakan yang dekat butik" beri tahu Sandra pada satoam tersebut.


Bekerja di butik sahabatnya sendiri, serta diberikan kepercayaan sebagai asisten pribadi, membuat Vina terlihat jauh lebih bekelas dibandingkan saat pertama dia datang ke kota. Memiliki paras cantik serta tubuh yang ideal, membuatnya tidak terlihat jika pernah melahirkan dan memilki seorang putri. Vina yang sekarang adalah Vina yang smart dan intelektual.


Keinginanya untuk memiliki suami dan keluarga bahagia seperti Sandra, juga rasa iri pada sahabatnya itu membuat Vina serakah. Dia ingin memiliki apa yang Sandra miliki, bukan hanya usaha sahabatnya yang ingin dia ambil alih, tapi dia juga menginginkan memilikit suami dan putra Sandra.


Sering bertemu Andro membuat Vina jatuh cinta pada ketampanan dan juga harta yang dimiliki laki-laki itu, sayangnya beberapa kali dia menggoda laki-laki itu, tidak ada reaksi balasan apapun dari Andro. Laki-laki itu sangat mencintai istrinya dan juga setia.


Hal itu membuat Vina merencanakan sesuatu untuk mewujudkan keinginannya dengan menyingkirkan Sandra. Dengan rencana yang matang, Vina mengakhiri hidup Sandra tanpa ada yang tahu jika dialah pelakunya. Vina memaksa Sandra untuk membuat surat wasiat, seolah-olah wanita itu sakit parah yang dia rahasiakan, lalu meminta Andro suaminya untuk menikahi Vina jika kelak dia tiada.

__ADS_1


Tujuannya tercapai, tidak ada yang curiga padanya, diapun bisa menjadi nyonya dari seorang Andro dengan syarat tidak dipublikasikan pada masyarakat umum. Hanya orang-orang terdekat saja yang tahu.


Rumah tangganya dengan Andro tak sebahagia rumah tangga Sandra dengan laki-laki itu. Andro tidak pernah menyentuhnya sebagai istri, mereka tidak pernah tidur ditempat yang sama.


"Saya menikahi kamu karena mengikuti keinginan almarhum istri saya. Tapi maaf, saya tidak bisa menyentuhmu" ucapan Andro cukup menyakitkan bagi Vina, tapi dia bisa apa? Mencoba untuk tidak memperdulikan masakah itu, Vina menganggap rumah tangganya layaknya seperti rumah tangga yang normal.


Sekarang Vina harus mempertanggung jawabkan perbuatannya sepuluh tahun yang lalu, dimana dengan sadar dia menyuntikan obat keras pada Sandra, saat wanita itu tengah terbaring di rumah sakit seperti rencananya, membuat ibu yang melahirkan Galih itu berlahan merengang nyawa.


Tanpa Vina ketahui, Sandra sudah menyiapkan bukti-bukti kejahatan Vina, dia juga menuliskan sebuah surat yang semuanya dia simpan di tempat rahasia, dimana hanya dia dan Andro yang tahu tempat itu. Sayangnya Andro terlambat mengetahui dan menemukan bukti yang ditinggalkan Sandra.


"Galih, kamu datang nak" Vina merasa lega melihat kehadiran putra tirinya tersebut.


"Mama tidak tahu kenapa Mama di bawa kesini. Tolong bebaskan Mama nak" bohong Vina dan meminta bantuan pada Galih, saat laki-laki itu dan pengacara sudah duduk dihadapannya.


"Kamu bukan Mama saya" jawab Galih.


Vina yang belum tahu jika Galih dan Andro sudah tahu tentang kejahatannya, terkejut dengan jawaban Galih. Putra sahabatnya itu tidak seramah biasanya, karena Galih tidak akan tertipu lagi dengan kepura-puraan wanita itu. Dia sudah membaca surat yang ditulis Sandra, ibu yang telah melahirkannya. Surat yang memberitahu satu kebenaran, jika surat wasiat yang dulu ditemukan adalah rekayasa seorang Vina.


"Galih, Mama ini istri papamu sekarang" Vina mencoba mengingatkan, agar Galih tetap mau memanggilnya mama.


"Tidak lagi, karena papa sudah menceraikan anda."


Vina terdiam, pernikahannya tidak pernah di daftarkan Andro di catatan sipil, sehingga kapanpun bisa berakhir jika laki-laki itu menjatuhkan talak padanya.


"Saya datang untuk memastikan jika anda sudah berada di tempat yang tepat." lanjut Galih ucapannya menjelaskan pada Vina.


...⚘⚘⚘⚘...


...Biarkan Aku Bahagia...

__ADS_1


__ADS_2