BIARKAN AKU BAHAGIA

BIARKAN AKU BAHAGIA
80. Balas Dendam Yang Salah


__ADS_3

Sudah satu minggu Galih dan tim mencari keberadaan Yamin, orang yang harus bertanggung jawab dengan segala kekacauan yang terjadi di keluarga papa Andro dan ayah Riadi.


Perselisihan antara dia dan Alanpun dipicu oleh laki-laki itu, bahkan Galih baru tahu jika kepergiannya melanjutkan study di Sidney juga andil laki-laki itu. Memisahkan Galih dan Mala menjadi salah satu tujuan Yamin, agar kekuatan Andromega terpecah jika mereka tidak bersama.


Tapi tidak ada yang bisa merubah ketetapan yang Maha Kuasa, sejauh manapun Yamin berusaha memisahkan Galih dan Mala jika mereka memang berjodoh pada akhirnya mereka akan bersama seperti saat ini.


Tidak berbeda dengan Galih, kehidupan cinta Arfan juga dipermainkan Yamin dengan menjodohkan Dirga putranya dengan Syifa kekasih Arfan. Sayangnya Dirga melakukan kesalahan dengan menculik Mala yang akhirnya berakhir di jeruji besi, membuat terkuaknya semua apa yang dilakukan Yamin pada keluarga mereka.


"Jadi saat ini orang-orang kita belum bisa menemukan dia?" tanya papa Andro pada Galih melalui sambungan telepon.


Kemarin sore, papa Andro terpaksa terbang ke Solo untuk menemui eyang Retno yang dikabarkan sedang sakit dan tidak sadarkan diri. Bersama adik perempuannya, yang tak lain adalah ibu dari Tari dan kakak laki-lakinya ayah dari Alan, papa Andro melihat kondisi orang tua mereka satu-satunya, di rumah sakit.


"Belum Pa. Bagaimana kabar eyang putri?" jawab dan tanya Galih.


"Masih belum sadarkan diri." jawab papa Andro.


Baru Galih akan menyahuti jawaban papa Andro, Arfan datang mengejutkan adik iparnya itu.


"Yamin ada di Solo"


Informasi yang Arfan berikan bisa didengar papa Andro, membuat mertua Mala itu segera menyahuti ucapan Arfan.


"Seperti yang papa duga" ucap papa Andro.


"Maksud Papa?" tanya Galih tidak mengerti.


"Dokter mengatakan kalau eyang tidak sadarkan diri karena memakan makanan yang tidak boleh dia konsumsi."

__ADS_1


"Papa curiga ini semua perbuatan laki-laki itu?"


"Eyang kakungmu saja bisa dia lenyapkan."


Galih membenarkan apa yang papa Andro katakan. Jika eyang Retno sakit karena Yamin, maka Galih tidak akan memberi ampun pada laki-laki itu.


"Bagaimana? Tindakan apa yang akan kita ambil?" tanya Arfan begitu Galih sudah menutup panggilan teleponnya.


"Rencana kedua. Kita tidak bisa mengulur waktu lagi." jawab Galih.


Arfan mengangguk setuju dengan apa yang dikatakan adik iparnya. Setelah Abi memberi banyak informasi pada Galih dan Arfan, keduanya dibantu papa Andro, Alan dan Leo menyusun beberapa rencana yang mereka persiapkan. Sudah bisa diduga, Yamin akan memanfaatkan keluarga mereka untuk melancarkan aksinya mengacaukan kehidupan keluarga papa Andro akibat dendam masa lalu.


Flashback


Ridwan dan Gatot berteman sejak SMA, mereka berdua sama-sama dari desa merantau ke kota dan berjuang untuk memperbaiki kehidupan keluarga mereka. Keduanya berhasil, sama-sama membangun usaha walau dibidang yang berbeda tapi keduanya saling membantu untuk memajukan usaha mereka. Sampai akhirnya keduanya berpisah, Gatot memutuskan pindah ke Jakarta untuk membesarkan usahanya di ibukota. Sementara Ridwan memilih tetap menjalankan usahanya di Solo.


Sepuluh tahun berlalu, Gatot kembali ke Solo membawa pulang istri dan anak-anaknya ke kampung. Tidak lupa dia menemui Ridwan teman lamanya, selain sudah lama tidak bertemu dia juga ingin meminta bantuan pada Ridwan.


"Buruk, aku ditipu dan bangkrut." jawab Gatot lalu menceritakan masalah yang menimpanya.


Gatot menceritakan semua masalahnya pada Ridwan yang juga di dengar Retno yang kala itu menemani Ridwan.


Sebagai teman baik yang dulu sama-sama berjuang, Ridwan akhirnya menawarkan untuk meminjamkan modal pada Gatot untuk memulai usahanya lagi.


Gatot tidak menolak tawaran Ridwan, dia memang membutuhkan itu untuk menghidupi keluarganya.


Waktu berlalu Gatot kembali berhasil dengan usahanya, nafsunya untuk mengembangkan usahanya lebih besar lagi, membuat dia menjalin kerjasama dengan perusahaan Kharisma.

__ADS_1


"Sebaiknya jangan terlibat kerja sama dengan Karisma jika kamu ingin mengingkari perjanjiamu suatu saat." saran Ridwan pada Gatot agar temannya itu berhati-hati dengan keputusannya.


"Aku yakin, usahaku akan lebih besar jika bekerja sama dengan mereka, setelah besar tentu saja aku akan lepaskan mereka." jawab Gatot megabaikan peringatan Ridwan.


"Om, saya kenal pemimpin tertinggi Karisma. Dia orangnya sangat baik tapi juga tegas, dia tidak akan main-main jika rekan bisnisnya mempermainkan usaha mereka. Dia bisa melakukan hal yang kejam jika ada yang mencoba menipunya." ucap Andro membantu ayahnya untuk menghentikan niat Gatot bekerja sama dengan perusahan Karisma yang hanya untuk memanfaatkan nama besar dari Karisma.


"Kamu anak kecil tahu apa" hardik Gatot ucapan Andro.


Andro hanya diam, dia memang masih SMA, tapi dia dan Riadi berteman baik dengan David putra pemilik perusahaan Kharisma. Dari ayah Davidlah mereka belajar mengetahui banyak usaha apa saja yang akan berkembang dimasa depan, dan bagaimana dia bertindak pada pengusaha kecil yang mencoba mencuranginnya.


Apa yang di takutkan Ridwan dan Andro terjadi. Gatot terlibat masalah dengan perusahaan Kharisma yang membuat usahanya kembali hancur, dia juga harus membayar hutang-hutangnya. Gatot putus asa dan mengakhiri hidupnya dengan meminum racun saat dia sedang makan bersama Ridwan dan beberapa teman-temannya yang lain.


Gatot dinyatakan meninggal setelah dilarikan kerumah sakit. Pihak keluarga Gatot, Yamin putra angkat Gatot dan Wina putri Gatot tidak terima dengan kematian ayah mereka yang dinyatakan bunuh diri. Mereka menuduh Ridwan dan teman-temannya yang lain membunuh Gatot ayah mereka, dengan memberi racun.


Kesalah fahaman terjadi, meski persidangan mengatakan jika Ridwan dan teman-temannya yang ikut makan bersama Gatot dinyatakan tidak bersalah. Bukti jelas jika Gatot memang bunuh diri, dengan meminum racun yang dia campurkan sendiri dengan makanannya.


Keputusan pengadilan tidak membuat pihak keluarga bisa menerimanya dengan lapang dada. Istri Gatot mengajak Yamin putranya untuk membalas dendam karena hidup mereka menjadi sulit selepas kepergian Gatot.


Sedangkan perusahan yang Gatot dirikan di jual perusahaan Karisma untuk melunasi hutang Gatot. Perusahaan itu dibeli oleh orang kewarganegaraan Amerika, yang tak lain adalah kakek dari Abiansyah.


Didukung istri Gatot, Yamin mengajak Wina adik angkatnya yang juga kekasih gelapnya untuk membalas dendam kematian ayah mereka.


Ridwan dibuat seolah mengalami kecelakaan, Yamin yang kalah itu sudah bergabung dengan Andromega dan berhubungan baik dengan Andro juga Riadi bisa leluasa masuk kedalam keluarga Ridwan, tanpa ada yang curiga jika dia adalah putra angkat Gatot yang ingin membalas dendam, dan merencanakan pembunuhan terhadap Ridwan.


Flashback Off.


Galih dan orang-orang pilihanya terbang ke Solo, sementara Arfan tetap tinggal di Jakarta, dia diminta Galih untuk membantu Leo mengurus perusahaan Andromega juga menjaga Mala, bunda Sarah, dan Tari. Yamin bisa saja melakukan hal buruk lainnya pada keluarga mereka.

__ADS_1


...⚘⚘⚘⚘...


...Biarkan Aku Bahagia...


__ADS_2