BRANDAL MAFIA CINTA (Seri Novel)

BRANDAL MAFIA CINTA (Seri Novel)
BPC (Awal Kisah Maera dan Dave)


__ADS_3

"Kak Maera... apakah kau mencintai kak Rey?" Tanya Namiira dengan wajah serius kepada Maera


"Hmm...aku, aku tidak tau."


"Apa kau belum memiiki kekasih sebelumnya?"


"Ada.. Namanya Dave tapi sampai sekarang dia bahkan tidak mencariku, tidak bertanya tentang kabarku, atau bahkan mungkin tidak memikirkan ku."


"Benarkah? Apa kau mencintainya?"


"Aku tidak tau sebenarnya apa aku mencintainya atau tidak." Sejujurnya Maera sendiri hingga saat ini memang tidak menyadari perasaan apa yang ia miliki untuk Dave.


"Memangnya kenapa kau bisa pacaran dengannya jika kau tidak tau mencintainya atau tidak?" Tanya Namiira lagi yang sejak tadi begitu penasaran, apa sebenarnya hubungan Maera dan Dave.


"Sebenarnya.. Ini karena sebuah kejadian yang terjadi dua tahun lalu."


Flashback Maera dan Dave.


Pada waktu itu Maera yang menggantikan ibunya bekerja paruh waktu menjadi asisten rumah tangga di rumah majikannya tuan Tan dan nyonya Ma..


Tuan Tan yang kerap kali selalu berusaha merayu Maera, sebenarnya membuat Maera tidak tahan lagi.


Tapi Maera tidak berdaya, karena ibu Maera memiliki hutang yang cukup besar pada nyonya Ma.


Nyonya Ma sendiri adalah seorang rentenir di pasar pembelanjaan tradisional modern di kotanya, Ia yang sehari-harinya sibuk berjalan-jalan ke sana kemari sembari menagih para orang-orang yang meminjam uang padanya.


Sementara tuan Tan, dia hanya bersantai di rumah. Hal itu pula yang membuat tuan Tan selalu memiliki waktu berduaan dengan Maera di rumah itu.


Maera yang memang seorang gadis yang polos tak berani mengadu kepada nyonya Ma. Ia malah khawatir nanti jika mengadu malah dia yang akan di salahkan.


Dan ternyata benar, ketika itu tuan Tan berniat untuk berbuat mesumm pada Maera.


Beruntung siang itu nyonya Ma pulang lebih awal, hingga dia pun memergoki saat Maera mendorong Tuan Ma dan sebenarnya Maera tengah berontak berusaha lepas dari Tuan Ma saat berusaha memeluknya.


Tapi sayangnya nyonya Ma malah lebih percaya pada kata-kata suaminya. pada saat kejadian itu, sebelum tuan Ma melakukan aksinya ia sudah memasukkan beberapa lembar uang dari saku nya ke dalam tas Maera.


Tuan Ma memfitnah bahwa Maera hampir ketahuan hendak mencuri. Ia ternyata sengaja memasukkan uang itu ke tas maera untuk antisipasi jika terjadi hal seperti ini maka dia akan menjadikan itu sebagai alasan.


Nyonya Ma yang merasa kesal dengan aduan suaminya, langsung memiliki ide jahat di pikirannya.


Ia pun berusaha menjual Maera kepada teman-teman rentenir nya. Dengan begitu ia tidak perlu lagi melihat Maera datang ke rumah nya.


Esok hari nya Ia pun mengajak Maera untuk pergi.


Awalnya ia membohongi Maera dengan alasan meminta Maera membantu membawakan barang kebutuhan rumah yang akan dia belanjakan hari ini. Sehingga Maera pun tidak menolak.

__ADS_1


Namun ketika mereka usai belanja,


Ia pun membawa Maera ke gudang tempat berkumpulnya para rentenir untuk bermain judi. Namun Maera hanya di suruh menunggu di dalam mobil.


Dan kebetulan saat itu Dave juga ada di sana.


Dave yang memang memiliki hobby ikut bermain judi hari itu sedang menang banyak.


Lalu para pria di sana yang sudah mengetahui sejak awal tujuan kedatangan nyonya Ma langsung sibuk melakukan penawaran dengan nyonya Ma.


Dave yang memang langsung tertarik pada Maera saat melihat foto Maera itu pun langsung ikut memberikan penawaran. Sebelumnya memang ia sudah ditawarkan oleh nyonya Ma melalui ponselnya.


Akhirnya dengan penawaran tertinggi Dave pun memenangkan Maera.


Lalu Dave pun masuk ke dalam mobil itu. Dengan modus ia ingin menyelamatkan Maera dari nyonya Ma.


"Siapa kau? di mana nyonya Ma? Apakah kau ingin berniat jahat?" Tanya polos Maera saat itu.


Dave yang saat itu menyadari bahwa tidak akan mudah membawa Maera dari situ. Ia pun memberikan Maera cerita palsu.


"Nyonya Ma ingin menjual mu pada pria pria yang ada di sana. Sebaiknya kau ikut denganku sekarang, aku akan menyelamatkan mu"


"Ta.. Tapi.. "


"Ti.. tidak mau..."


"Kalau begitu ayo, aku antar kau pulang"


Maera yang polos itu pun akhirnya menurut karena mendengar kata-kata pulang.


Namun Dave bukan mengantarnya pulang, tapi ia malah membawa Maera ke apartemen nya. Dia sendiri sudah sangat berniat untuk mengerjai Maera sepuasnya.


Tapi lagi-lagi Tuhan menyelamatkan Maera.


Saat Lucas sedang ada di sana. Lucas sendiri adalah sepupu Dave dari ibu nya.


Lucas yang mengenali Maera pun langsung saja menarik Maera saat itu.


"Kenapa kau ada di sini? Apa kau mengenal Dave?"


"Tidak.. Tidak, dia menyelamatkanku tadi" jawab Maera yang masih dengan wajah pucat.


Dave pun bernafas lega karena Maera memberikan jawaban yang membuatnya aman.


Karena Lucas mengenal Maera, Dave pun tidak berani untuk melakukan hal yang ia niatkan sebelumnya.

__ADS_1


Tapi Dave merasa Maera memang gadis yang cantik, ia pun berniat ingin memacari Maera.


Awalnya ia mengatakan pada Maera bahwa Dave telah melunasi hutangnya pada nyonya Ma, maka sekarang Maera berarti menjadi berhutang pada Dave.


Sebagai ganti nya Dave pun meminta Maera untuk menjadi kekasihnya. Beberapa kali Dave ingin berusaha meski untuk mencium bibir nya Maera selalu berhasil mengelabui nya. Selain itu, Anetha juga selalu mengekori mereka.


Dave tidak terlalu mempersoalkan nya karena ia bukan hanya memiliki Maera saja sebagai kekasihnya. Ia juga sering bermain dengan wanita bayaran yang bahkan jauh berpengalaman dalam memuaskan keinginan biologis nya itu. Karena itu Maera dan Dave pun jarang bertemu. Bisa dibilang hanya dua atau tiga kali dalam sebulan.


Dave berpikir Maera tidak tau tentang kebenaran nya dengan Nyonya Ma, padahal belakangan ini Maera sudah mengetahui nya saat ia menyeledikinya dengan Anetha.


...************...


"Astaga kak, lalu kenapa kau masih mempertahankannya jika kau mengetahui kebenarannya?"


"Bagaimana pun aku tetap berhutang budi padanya. Jika tidak ada dia waktu itu, maka mungkin saja aku sudah di ganggu oleh pria pria lain yang ada di sana."


"Tapi bukan berarti kau menjadi tunduk padanya kak! Apa kak Rey tau soal ini?"


"Tidak... Aku juga baru mengenal kak Rey."


"Aku tidak habis pikir kenapa kau bisa bertahan dengan nya."


"Sebenarnya walaupun dia agak kasar, dia memiliki sisi baik dalam dirinya. Dia tidak pernah memaksaku untuk berbuat hal aneh, dia juga beberapa kali membantuku untuk membayar biaya rumah sakit ibuku."


Tiba-tiba Maera pun teringat niatnya tadi pagi untuk ke rumah sakit menjenguk ibunya.


"Namiira, sepertinya aku harus meminta izin pada ibu Grace, aku harus menjenguk ibuku, sudah satu minggu aku disini dan ibuku tidak ada yang mengurusnya."


Maera pun cepat-cepat masuk ke dalam rumah Rey, ia ingin segera menemui Grace.


Tanpa di sadari Si kembar ternyata sejak tadi berada di samping yang tak terlalu jauh dari tempat Maera dan Namiira.


Si kembar pun merasa geram mendengar cerita Maera. Seakan mereka kembali flashback ke masa lalu mereka.


"Aku tidak akan mengampuni orang-orang itu." Margareth pun mengepalkan tangannya kesal mendengar kejahatan itu terutama kasus ini hampir sama yaitu perdagangan manusia.


"Sebaiknya kita tanyakan pada Willman dan Bobby di mana mereka." Balas Martha dengan emosi yang sama dengan Margareth.


...*********...


...Assalamu'alaikum hai Readers kesayangan. Mohon maaf yah jika 2-3 hari ini Author telat update, mohon dimaklumi yah. Author akan berusaha terus untuk bisa update tiap hari....


...untuk itu Author minta dukungannya yah untuk tetap support karya Author, biar Author jauh lebih semangat lagi....


...Selamat membaca kesayangan......

__ADS_1


__ADS_2