
Maera pun tiba di kamar Utama lantai III mansion itu. Rey yang tengah tertidur sejak pulang tadi sore tidak menyadari kedatangan Maera. Maera pun membukakan sepatu Rey yang masih terpasang.
Lalu Maera pergi ke kamar mandi sembari membawa pemberian dari Grace yang sudah dipesan kan di meja rias nya.
Rey menunggu nya dengan sabar dan penuh perasaan penasaran.
"Syukur lah istriku susah menyadari tugasnya. Aku tidak perlu repot-repot lagi harus berpura-pura marah padanya, aku tidak tahan juga jika hanya melihat bibir nya dari jauh" Pikiran nya berkecamuk tak ubahnya remaja yang baru jatuh cinta.
Rey tiba-tiba melihat Maera datang dengan Lingerie Merah nya... Ia bahkan datang Menghampiri Rey dengan lembut dan manisnya Maera membelai Rey hingga terbuai.
"Maera sayang... Kau tidak takut lagi??"
Tanya Rey yang sama sekali tidak percaya Maera seolah mengantarkan dirinya ke pada Rey secara ikhlas..
"Kak Rey, aku akan menyerah kan diriku sepenuh nya pada kak Rey.." Maera dengan senyum manisnya itu bahkan seakan tak malu lagi mengatakannya.
"Terima kasih sayang, aku sangat bahagia walau baru mendengar kata itu darimu." Balas Rey sembari langsung menautkan Bibir nya pada Maera...
Dengan dan anehnya Maera tidak berontak sama sekali. Tapi ia justru mendekatkan tub uh nya merapat pada Rey.
Semakin menggelora lagi manakala Maera malah membuka baju Rey tanpa di minta. Rey begitu bahagia dengan pelayanan yang diberikan Maera sebagai istri.
"Sayang, apa kau benar-benar baru pertama kali?" Tanya Rey lagi yang sebenarnya ingin meyakinkan dirinya sendiri atas perkataan ibu nya sebelumnya..
"Hem... Kau bisa membuktikan nya sayang... "
"Kau panggil aku apa? Sayang?" Rey seolah benar-benar tidak percaya Maera akhirnya memanggilnya dengan sebutan sayang..
"Sayanggg" Maera menekankan nya dengan memanjangkan penyebutannya itu.
"Astaga, apa aku bermimpi? Apa jangan-jangan aku sudah mati, kau asli kan sayang?"
"Sayang, apa kau akan terus bertanya? Kau tidak ingin melakukan dan mengajariku untuk mencangkok, hem?"
"Mencangkok? Kenapa kau tau tentang kata-kata itu sayang?"
"Tentu saja dari ibu Grace dan kak Aishe sayang"
"Uhmm.. Kau sudah tidak sabar dapat pengalaman mencangkok yah?"
Maera tersipu malu ketika di goda Rey dengan pertanyaan itu..
"Kau makin menggoda ketika kau tersipu malu.. hummm"
"Kak Rey sayang, kau jangan membuatku semakin malu..."
__ADS_1
"Aku akan menghukum mu sayang" Rey menarik Maera untuk lebih naik ke tengah ranjang.
Rey pun kembali menautkan bibir mereka... Dan Maera membalas dengan lembut tiba-tiba Maera bermain dengan li..dahnya , seakan sudah benar-benar mempelajari nya dengan baik..
Rey yang sudah lama tidak bercinta tentu saja tidak dapat menahan lagi... Junior nya sudah berpuasa hingga level maksimal untuk menahankan nya hingga harus menunggu pecah telur di Malam Pertama pernikahan, tapi apalah daya malam pertama gagal hingga akhirnya malam kedua menjadi penentu..
Rey kemudian men.. cum... bui leher jenjang itu dengan lembut... Ia sembari memainkan jarinya di daun telinga Maera.. Dan tentu saja itu membuat Maera terbuai begitu dalam...
"Aggg... Kak Rey sayang..."
"Sayang, de.. sa.. hanya mu terlalu indah ditelinga ku... Kau sangat manis begitu manis.."
Rey kemudian turun menemui dua bu..ah Squishy yang pa..dat berisi itu....
"Sayang... Kau begitu lembut.. " Maera terus memuji Rey dengan suara serak manjanya...
Rey yang sangat bahagia itu kemudian berlanjut pada sebuah kubangan yang perlahan tersirami air dari dalam. Rey dengan perlahan bermain di sana... Spontan Maera menarik dan mencengkram rambut Rey..
"Sayang.... Aghhhh" Maera seolah ingin meledak kan granat kecil di sana.
"Kau membuatku ingin pecah sayang" Teriak manjaa Maera.
"Tumpahkan sayang" Balas Rey yang terus saja melanjutkan aksinya.. Rey bahkan mempercepat usapan li.. dah nya di Kubangan kecil Maera itu... Perlahan Maera pun meledakkan granat di kubangan kecil itu...
"Akhgg Sayang" Teriakan Maera tak henti-hentinya memanggil suaminya...
Rey lalu berganti posisi. Kali ini dia juga ingin mengambil hak junior nya...
"Sayang, ini saat yang tepat, ketika dia basah akan menjadi sedikit licin jadi itu membantu junior ku untuk masuk.. "
"Hmm.. Pelan-pelan sayang"
Rey lalu menggesek nya untuk memberi aba-aba pada Maera....
"Braggghhhh" Tiba-tiba Rey merasa sedang terjatuh di samping ranjang nya.
"Shittttt, apa aku hanya mimpi?? Bahkan dalam mimpiku pun aku tersiksa di buatnya.."
"Tapi aku tadi sedang apa? Bukankah aku tadi memang nyata menunggu dia di kamar mandi??"
Ckckckck Mohon maaf kehaluan ini yah readers...
...************...
Kenyataan yang sebenarnya....
__ADS_1
Sebelumnya Maera baru naik ke lantai III ingin membersihkan dirinya lalu pergi tidur. Namun ia malah mendapati Rey yang sedang tidur dengan berpakaian utuh bahkan sepatu nya masih terpasang rapi.
Maera perlahan mendekati Rey di ranjang. Lalu ia melepaskan sepatu Rey dengan hati-hati.
Kemudian Maera pergi untuk mandi. Tapi ia malah melihat sebuah kotak yang terletak di meja rias nya.
Lalu Maera membuka isi kotak itu satu persatu..
Maera kau pakailah ini. Jangan sampai kau tidak memakai nya, ibu akan marah padamu. Jadilah istri yang baik...
Ibu Grace..
"Apa ini?? Apa aku harus memakai ini? Astaga."
Rey yang tersentak mendengar pekikan Maera mendongakkan kepalanya ke arah Maera.
Sejujurnya pria itu tak sadar tersenyum sendiri membayangkan lingerie itu dipakai oleh Maera.
"Ayo Maera... Kau pakailah itu. Aku tidak sabar melihatnya." Rey sembari gemas dalam diri nya sendiri..
Maera membawa lingerie itu ke kamar mandi. Tapi entah kenapa dia begitu lama di kamar mandi itu.
Rey menunggu hampir 1 jam Maera tak keluar dari kamar mandi itu.
Padahal ia sudah bersiap mematikan lampu dan hanya diterangi lampu tidur kecil di atas nakas, agar ketika Maera si tukang teriak tidak langsung reflek berteriak lagi saat keluar dari kamar mandi. .
"Ishh.. mengapa lama sekali? Apa dia tidak tau aku sudah memendam lama??!.. Tenang... Sabar junior ku.."
Rey pun ber inisiatif untuk memeriksa Maera di kamar mandi itu..
" Cekrekkk "
Ia membuka perlahan bahkan Maera tak menyadari nya
"Kak.. Rey... Kenapa??"
...*********** BOM CRAZY UP ***********...
...*********** BOM CRAZY UP ***********...
...SPESIAL 5 EPISODE SEKALIGUS...
...SPESIAL UNTUK READERS KESAYANGAN...
...JANGAN LUPA SUPORT AKU DENGAN VOTE DAN LIKE NYA YAH SAYANG... ...
__ADS_1
...MAAF KAN AUTHOR MEMBERIKAN SENSASI DI BOOM EPISODE KALI INI.. 🤣😍🥰...