BROKEN

BROKEN
After she left me (Prolog)


__ADS_3

Kenzo mengikuti kemana langkah seorang gadis pergi. Entah kenapa rasa penasaran menguasai dirinya yang sedari tadi tengah memakan sarapannya di sebuah restoran. Namun seorang gadis memasuki restoran tersebut membuat perhatian nya tercuri pada gadis itu.


Mata elangnya terus memperhatikan gerak gerik gadis tersebut hingga ia keluar restoran. Karna penasaran, Kenzo mengikuti sang gadis keluar dari restoran.


Ia terus mengikuti dari belakang sang gadis dengan hati-hati takut gadis itu mengetahui keberadaan nya.


"kemana dia pergi?" gumam Kenzo pada diri sendiri.


Setelah mengikuti gadis itu cukup jauh, Kenzo bersembunyi di balik sebuah tembok saat gadis itu menghentikan langkahnya. Kenzo tidak tahu apa yang di lakukan gadis itu, namun ia tetap memperhatikan nya.


Gadis itu mengambil sebuah kain dari dalam tasnya dan mulai mengaitkan kain yang lumayan panjang tersebut di pinggangnya lalu mengikatnya. Tujuan gadis itu mengikat kain tersebut di pinggangnya, agar bisa menutupi paha nya yang terekspos bebas itu.


Memang gadis itu memakai celana yang lumayan pendek dan baju yang berlengan pendek. Karna itulah ia melilitkan kain tersebut.


Setelah itu, gadis tersebut kembali melangkah sambil menenteng dua kantong makanan yang tadi sempat ia beli restoran dimana Kenzo berada.


Saat gadis itu melangkah, Kenzo kembali mengikutinya secara diam-diam. Tak lama sampailah gadis itu di sebuah rumah yang sederhana dengan cat berwarna putih. Kenzo mengerutkan alis saat membaca papan yang terpampang di depan rumah tersebut.


"Panti asuhan" Ucap Kenzo pelan. Ia melihat gadis itu masuk kedalam dan beberapa anak kecil mulai menghampiri nya.


Gadis itu tersenyum manis kearah anak-anak tersebut dan itu sukses membuat jantung Kenzo kembali berdesir. Ia tak menyangka bahwa hal tersebut kembali terulang padanya.


Kedua sudut bibir Kenzo tertarik saat gadis itu membagikan makanan yang tadi ia beli kepada anak-anak yang ada di panti asuhan tersebut.


Mata berwarna biru itu terus saja memperhatikan sang gadis yang tengah asik bermain bersama anak-anak kecil. Tiba-tiba Kenzo merasa merindukan seseorang yang 3 tahun ini telah pergi meninggalkan Kenzo untuk selama-lamanya.


Bohong jika Kenzo tidak merindukan gadis itu disisinya.


Nyatanya ia selalu memimpikan Alenna karna sangking frustasi nya ia di tinggal Alenna.


Bagi kalian berlebihan memang, tapi kalian akan merasakannya jika berada di posisi Kenzo.


Kenzo berniat untuk menghampiri gadis itu, namun langkah nya terhenti saat sebauh panggilan masuk di ponselnya.

__ADS_1


Segera Kenzo mengambil ponselnya dari saku celana dan menggeser layar slide answer saat nama Hendrick terpampang di layar nya.


"Ada apa?"


"Saya sudah membawakan datanya. Sebentar lagi saya akan keruang kerja anda"


"Baiklah"


Tuts!


Sambungan telepon terputus. Kenzo melangkah pergi dari sana dan berjalan menuju parkiran mobil yang berdekatan dengan restoran dimana ia sarapan tadi.


Mobil Kenzo melaju dengan sangat cepat menuju rumahnya.


🌟🌟🌟


Kenzo Zerral Agantra POV


3 tahun semenjak dia meninggalkan ku, 3 tahun itu pula aku menderita karna kehilangannya. langit seolah sedang tertawa sekarang, burung berkicau seakan meledek, dan angin berhembus seolah ingin mengguncang hati ini yang masih terukir namanya.


penyesalan dan segala kegusaran muncul secara terang-terangan, seolah nampak di depan mata. semua persiapan, harapan dan segala rencana hancur berantakan.


sangat sulit untuk membangun harapan lagi selama tiga tahun ini. namun belum ada saatnya ku berbahagia, kini sudah di hadapkan dengan pilihan yang sangat menyesakkan dada.


ucapan seseorang kembali mengingatkan ku akan sesuatu yang sudah lama pergi dan membawa hati ini menjadi hampa.


"Alenna punya keinginan terbesar, yaitu dia mau kak Kenzo mengubah Sarah menjadi yang lebih baik lagi. dia mau Sarah bahagia nantinya tanpa harus menanggung malu atas apa yang dia perbuat. Sarah butuh pembimbing untuk mengubah sifat buruknya. Alenna sangat berharap sama kakak, mungkin itu keinginan terbesar Alenna sebelum dia pergi. aku tau kak Kenzo berat, tapi Alenna... dia mau kakak menikah sama Sarah"


gila bukan? bagaimana mungkin aku melakukan itu. aku melihat wajah Sarah saja sudah muak, apalagi harus menikah dengannya?!.bisa mati sebelum pernikahan.


namun ucapan Amel yang selanjutnya membuat pendirian ku mulai goyah.


dia bilang...

__ADS_1


"Dia bakalan sangat menyesal, sedih, dan kecewa kalau harapan terakhir nya gak bisa terwujud. Alenna hanya ingin saudarinya menjadi orang yang baik dan tidak di pandangan sebelah mata"


ya Tuhan, aku harus apa?. aku sangat benci wanita itu, dia sungguh membuat ku naik darah jika bertemu dengan nya, apalagi harus menjadikan nya istri.


tapi di lain sisi aku tak mau Alenna kembali merasakan penderitaan diatas sana, aku tak mau dia kembali bersedih karna kakak tirinya yang gila itu. apalagi jika sampai ia kecewa, sungguh aku tak rela jika itu terjadi. lalu aku harus bagaimana? ini pilihan yang sangat sulit.


"hanya tinggal menandatangani surat ini, maka dia akan terbebas" kata Hendrick sambil menyerahkan sebuah map yang terdapat surat di dalamnya.


aku kembali terdiam menatap kearah map yang terbuka tersebut. pikiran ku sangat kalut sekarang, sungguh aku tak mau melakukannya. tapi... AKH!


setelah bergulat dengan batin dan pikiran ku, akhirnya aku mengambil pena dan mulai menandatangani surat tersebut dengan tangan yang bergetar. sepertinya Hendrick menyadari hal itu, dia terus melihat kearah ku. ah persetan dengan Sarah yang padahal sudah masuk penjara tapi masih saja membuat orang susah.


kau menang Alenna, saya menyerah.


ucap ku tersenyum miris sambil melihat surat itu yang sudah terdapat tanda tangan ku sendiri. aku menyerahkan nya pada Hendrick, dia segera mengambilnya.


"Saya permisi, tuan" dia membungkuk hormat lalu pergi keluar ruang kerja ku.


"Tunggu sebentar" Ujar ku kepada Hendrick, tangan kanan kepercayaan.


Hendrick menghentikan langkahnya dan berbalik badan menghadap ku.


"Ya, tuan?" Balas Hendrick sopan. Aku terdiam sebentar sebelum menjawab.


"Cari tahu mengenai panti asuhan yang ada di dekat restoran Victoria. Aku mau laporannya sampai ke tangan ku malam ini" Titah ku kepada sang tangan kanan itu. Dengan patuh Hendrick mengangguk.


"Baiklah tuan, saya permisi" Aku membiarkan Hendrick pergi dari ruang kerja.


pemandangan luar jendela menjadi objek perhatian ku sekarang. kini aku harus memulai kembali drama di kehidupan ku.


Alenna, aku melakukan ini bukan atas dasar kasihan pada kakak tiri mu yang licik itu, tapi karna aku menyerah. aku kalah melawan permintaan mu, aku tak mau kau kecewa padaku, aku tak mau kau menyesal, dan aku mau permintaan terakhir mu terpenuhi. itu semua karna aku mencintaimu, tak ada yang lain. always love you my sweet dream...


🌟🌟🌟

__ADS_1


gimana? penasaran gak? lanjut atau enggak nih? ☺. kalau mau baca ke lanjutannya disini aja ya, jangan kemana-mana ☺.


sampai jumpa😁


__ADS_2