BROKEN

BROKEN
jarak


__ADS_3

Saya tidak akan membiarkan apapun terjadi sama kamu Alenna. Saya yang akan tanggung jawab atas kamu.


Saya gak bisa biarin kamu terus kayak gini. Saya akan lakukan apapun demi kamu Alenna.


Walaupun hati kamu bukan untuk saya


🌺🌺🌺


"Ini, dimakan dulu" Kata Kenzo sambil menyuapi Alenna bubur hangat. Alenna hanya terdiam sambil memperhatikan Kenzo. Sadar bahwa Alenna tidak merespon, Kenzo pun menarik kembali buburnya dan menaruh sendok tersebut di atasnya.


"Kenapa?" Tanya Kenzo kepada Alenna. Karna sedaritadi, gadis itu hanya diam dan memperhatikan wajahnya. Itu membuat Kenzo salah tingkah.


"Kamu harus makan, Alenna"


Kenzo kembali menyodorkan sendoknya kepada Alenna. Namun Alenna masih menutup rapat mulutnya dan sedikit menghindar. Alhasil, Kenzo menghela napas dan kembali menaruh sendoknya di atas bubut itu lagi.


"Ja-jadi lo yang nolongin gue?" Tanya Alenna dengan suara yang pelan. Kenzo mengangkat alisnya tanpa mengalihkan tatapannya dari Alenna.


"Kenapa memangnya?" Tanya Kenzo. Alenna meremas baju rumah sakit yang ia kenakan.


Saat sadar, Alenna tidak tahu siapa orang yang menyelamatkan nya. Ia bahkan tidak tahu, apakah dia benar-benar bisa membuka matanya sekarang atau hanya ilusi belaka. Alenna masih bingung akan hal itu. Di tambah kehadiran Kenzo di hadapannya saat ini. Jujur Alenna senang, namun sebenarnya Alenna berharap Steven yang ada di hadapan nya saat ini. Ya, tapi nyatanya tidak ada.


Siapapun yang nolongin gue saat ini, baik laki atau perempuan...


gue janji akan balas semua perbuatannya. Apapun itu. Bahkan untuk menyerahkan 'hati' sekalipun.


Alenna kembali terkejut saat mengingat tekadnya waktu itu. Alenna membuka matanya lebar.


"Kenapa? Ada yang sakit?" Tanya Kenzo sekali lagi sambil merengkuh Alenna.


"Kenzo, jadi lo beneran yang nyelamatin gue?" Tanya Alenna menatap Kenzo menuntut.


"Em-"


"Jawab aja Kenzo!!!" Potong Alenna.


Kenzo menghela napas pelan. Lalu menatap Alenna dalam.


"Iya, saya yang nyelamatin kamu"


Alenna terdiam seketika. Perasaan nya tak menentu dan sangat berkecamuk.


Pandangannya kosong.


Apa gue harus cabut ucapan gue waktu itu ya?. Tapi sama aja abis ngeludah terus di jilat lagi.


gimana dong? gue harus apa?


Batin Alenna bimbang. Kenzo yang memperhatikan Alenna hanya kebingungan sendiri.


"Kenzo..." Panggil Alenna pelan.


"Ya?"


"Lo nganggep gue itu sebagai apa?"


Deg!

__ADS_1


Kenzo mematung seketika mendengar pertanyaan Alenna. Yang menanya hanya menunggu jawaban dari sang penjawab.


"Kenzo plis jawab" Tuntut Alenna namun lirih. Sebenarnya Alenna tidak tahu kenapa pertanyaan itu yang ia lontarkan. Namun percayalah, itu secara spontan keluar dari mulut Alenna. Mungkin ini sebagai perwakilan hatinya.


Kenzo menatap Alenna dalam.


"Saya nganggep kamu sebagai...


Calon istri saya"


Deg!


Alenna terdiam kaku seketika. Alenna tidak tahu harus merasa senang atau malah sebaliknya. Rasa- rasanya ada yang aneh saja pada dirinya saat mendengar itu. Kenzo menggenggam tangan Alenna sambil mengelus nya.


Alenna hanya diam memperhatikan.


"Ke-kenapa?" Cicit Alenna. Kenzo tersenyum penuh arti.


"Bukannya saya udah sering bilang?. Kamu itu calon istri saya. Ya wajar dong saya anggap kamu seperti itu" Jawab Kenzo enteng dengan senyum diwajahnya yang belum memudar.


Percaya atau tidak, wajah Steven di pikirannya tiba-tiba muncul seketika. Membuat Alenna merasakan hatinya sakit saat mengingat bahwa... Mantan Steven telah kembali. Ya, kejadian waktu itu. Memang sih tidak ada urusan lagi, tapi melihat mantannya itu tak pantang menyerah. Tak menutup kemungkinan bahwa gadis itu akan merebut Steven darinya. Itulah yang dipikirkan Alenna.


"Tapi... Gue udah punya Steven. Lo gak bisa bersikap kayak gini lagi sama gue. Lagipula lo udah mau tunangan sama Sarah" Kata Alenna hati-hati takut membuat Kenzo tersinggung atau sebagainya yang tidak mengenakan.


Senyum yang tadinya nampak, kini memudar mendengar itu. Wajah Kenzo menjadi berubah.


"Saya tahu kamu sudah jadi milik Steven, tapi apa kamu beneran cinta sama dia? Entah kenapa saya gak yakin" Alenna mengerutkan alisnya saat mendengar lontaran Kenzo yang seakan meragukan perasaannya kepada Steven.


"Lo kok na-nanya gitu?. Ya jelas lah gue cinta beneran sama dia" Alenna terdiam sebentar. Kenzo masih menunggu kalimat selanjutnya dengan mimik yang... Curiga?. Ah Alenna tidak tahu.


"Yang ada gue yang seharusnya nanya kayak gitu. Lo beneran cinta sama Sarah?" Tanya Alenna melanjutkan.


"Kenapa nanya gitu?" Tanya Kenzo masih dengan satu alis yang terangkat.


"Kenapa enggak?. Lo aja tadi nanya kayak gitu" Jawab Alenna santai. Memang benarkan, sekarang giliran Alenna yang bertanya. Bukankah itu pertanyaan mudah? Tinggal Kenzo jawab cinta atau tidak.


"Saya memang akan bertunangan sama Sarah, tapi soal cinta, hati ini masih ada kamu" Jawab Kenzo. Siapapun tolong Alenna. Jujur Alenna merasa malu mendengar nya, tapi yasudah lah jangan terlalu di bawa ke hati.


"Bucin" Ketus Alenna. Kenzo terkekeh pelan.


"Memang kenyataan nya gitu"


"Tapi lo gak bisa dong permainkan hati nya Sarah. Kalau lo emang gak cinta sama dia, kenapa lo tunangan sama dia?. Kasihan nanti Sarah, hatinya pasti sakit saat tau kalau orang yang dia cinta malah gak mencintai dia" Jelas Alenna panjang. Sedikit emosian memang. Tapi Alenna merasa kasihan saja pada Sarah saat tahu Kenzo tidak mencintai nya.


Kenzo terdiam memandang Alenna dalam dan dengan ekspresi wajah yang datar. Alenna mencoba untuk tidak menatap mata Kenzo dan mengalihkan pandangan nya.


Apa gue salah ngomong ya?


Batin Alenna canggung.


"Alenna... " Panggil Kenzo lirih. Alenna menatap Kenzo yang kini ekspresi nya terlihat sendu?. Alenna mengerutkan alisnya.


"Ke-kenapa? Gu-gue salah ngomong?" Cicit Alenna tak enak hati takut-takut Kenzo tersinggung. Kenzo menggeleng pelan.


"Terus?" Tanya Alenna penasaran.


"Kamu bilang seperti itu, memangnya kamu pernah ngertiin perasaan saya?. Kenapa kamu seolah-olah gak pernah tahu apa perasaan saya ke kamu. Padahal dengan gamblang saya utarakan ke kamu. Bayangkan jika apa yang di rasakan Sarah saat tahu bahwa saya tidak mencintai nya, malah terjadi sama saya sendiri. Disaat orang yang saya cintai malah mencintai orang lain. Bayangkan perasaan saya Alenna" Tutur Kenzo membuat sebuah benda lancip seolah menusuk hati Alenna. Mendengar dan melihat wajah Kenzo, membuat hatinya sakit.

__ADS_1


"Kamu tahu, sekarang saya sudah merasakan nya. Jauh sebelum saya bilang seperti ini" Lanjut Kenzo membuat Alenna tersadar. Bahwa...


Kenzo benar-benar cinta sama gue.


Batin Alenna. Itulah yang baru Alenna sadari. Kenzo memang pernah bilang kalau dia mencintai Alenna. Tapi Alenna selalu berpikir bahwa itu hanyalah buaian saja.


Namun sekarang Alenna sadar, bahwa itu benar semua adanya.


"Kenzo maaf... Gue bener bener minta maaf sama lo. Gue tau gimana rasanya perasaan seperti itu, tapi Gue gak bermaksud untuk mengabaikan perasaan lo. Gue tau lo punya perasaan tertentu ke gue. Tapi di sisi lain... Gue udah sama Steven, dan gue cinta sama dia" Kata Alenna lirih. Ia harus mengerti perasaan Kenzo.


"Saya tau Alenna saya tau. Tapi di hati saya selalu muncul perasaan untuk selalu menjaga, melindungi kamu, dan memastikan kamu aman, Alenna. Hati Saya sakit saat melihat kamu terus berbaring di bangsal rumah sakit ini"


"Saya terus mencoba untuk tidak ikut campur urusan kamu lagi dengan Steven. Saya mencoba untuk melepaskan kamu dan merelakan kamu dengan Steven. Tapi nyatanya saya tidak bisa!" Kenzo terlihat frustasi sekarang. Alenna sadar dengan itu. Tapi ia sendiri tidak tahu harus berbuat apa.


Melihat Kenzo kacau begini, Alenna jadi tidak tega. Ia pun memeluk Kenzo erat sambil mengusap bahunya. Jangan berpikir yang aneh aneh, Alenna hanya ingin menenangkan Kenzo itu saja. Kenzo membalas pelukan Alenna dengan sangat erat.


"Thanks Kenzo. Lo udah mau khawatir rin gue, ngelindungin gue, dan ngejagain gue. Lebih dari keluarga gue sendiri. Gue tau hati lo sakit dan gue gak mau itu terus terjadi"


"Jujur gue malu karna terus terusan lo bawa keluar masuk rumah sakit. Gue benci akan hal ini, disaat orang lain tahu bahwa gue sakut-sakitan. Tapi kenapa? Kenapa lo yang malah terus-terusan ngelakuin hal itu. Gue malu ken, gue malu. Karna itu, gue Terima kasih banyak banget ke lo karna udah mau nutupin ini semua dari orang lain, terutamanya keluarga gue. Makasih... "


Alenna meneteskan air matanya sampai jatuh ke baju Kenzo.


"Tapi tolong, jangan libatkan siapapun termasuk Sarah ataupun Steven" Kenzo hanya diam saat Alenna melanjutkan kata-katanya.


Memang awalnya ia benci dengan Sarah, tapi perlahan seiring berjalannya waktu, rasa benci itu memudar.


"Gue akan berusaha untuk balas semua budi gue ke lo. Gue serius ken" Entah kenapa saat Alenna memanggilnya dengan sebutan 'ken' Kenzo merasa sangat senang. Entahlah, terdengar lebih nyaman saja bagi Kenzo.


Alenna melepaskan pelukannya dan menunduk. Ia sedang menangis dan ia tidak mau terlihat begitu menyedihkan, ditambah dengan wajah yang pucat.


Kenzo mengelus kedua pipi Alenna lalu menghapus air mata yang ada disana dan mengangkat wajah gadis itu perlahan.


"Saya mohon jangan nangis"


Alenna hanya diam memandang mata biru laut milik Kenzo.


Indah.


Kagum Alenna.


"Kalau kamu mau balas budi saya, caranya mudah" Alenna mengerutkan alis.


"Apa?"


Kenzo mendekatkan wajahnya kepada Alenna. Semakin dekat, semakin dekat. Alenna berusaha memundurkan wajahnya namun tangan Kenzo menahan tengkuknya.


"Lo-lo mau apa?"


Kenzo hanya diam sambil matanya memperhatikan bibir Alenna dengan tatapan yang sulit di artikan. Wajahnya semakin dekat memotong jarak di antara mereka. Semakin dekat, jantung Alenna berpacu lebih cepat. Alenna berusaha mendorong tubuh Kenzo, Namun hukum alam tetaplah terjadi, kekuatan Alenna tidak setara dengan Kenzo.


*Eh **** mau ngapain nih?


Batin Alenna panik. Yap panik karna tidak bisa berbuat apa apa. Tengkuknya di tahan oleh satu tangan Kenzo dengan mendorong wajah Alenna mendekat. Tangan Kenzo yang satunya lagi merengkuh pinggangnya. Dan kedua kaki Alenna di jepit oleh kaki Kenzo.


Jarak diantara mereka sudah tinggal beberapa centi lagi. Kenzo terus mendekat dan sampai akhirnya...


🌺🌺🌺

__ADS_1


hayo lohhhh Alenna di apain tuh? 🤣


eitsss jangan lupa untuk vote dan comment ceritanya. see you😘


__ADS_2