CEO Belok Kesayangan Ibu Dokter

CEO Belok Kesayangan Ibu Dokter
By my future husband


__ADS_3

"Kau yang cerewet, apa di pikir rumah ku ini rumah makan?" Juwita memandang kesal ke arah Brayen.


"Tentu saja khusus tuan Brayen terhormat," jawab Brayen santai. Juwita hanya mendengus kesal mendengarkan nya. "Ingat besok mulai ke kantorku, untuk membawa makan siang yang enak."


"Iya wahai Baginda raja," kesal Juwita, segera menyelesaikan makannya.


"Nah begitulah seharusnya wahai rakyat jelata," ucap Brayen santai. Sembari tersenyum penuh kemenangan ke arah Juwita.


"Mengesalkan sekali, rasanya ingin ku cakar saja," gumam Juwita memandang ke asal ke arah Brayen.


"Apa pacar ku ini jelmaan kucing garong? Wah takutnya," Brayen mengusap ngusap tengkuknya, seolah bulu kuduknya berdiri tegap.


"Iya sini aku garong wajah mu itu," kesal Juwita, emosinya terkuras habis jika sudah berhadapan dengan laki laki yang kini berstatus pacar pura pura nya.


"Aduh, ih seram. Kasar sekali kau jadi perempuan, kau ini perempuan atau bukan sih?" Brayen masih menggoda Juwita.


Lihat wajahnya sangat lucu Jika wanita itu emosi seperti itu. Gumam Brayen di dalam hati, tersenyum melihat wajah kesal Juwita.


"Iya, aku wanita jadi jadian," kesal Juwita, ingin segera mengakhiri pertengkaran mereka.


"Pantas," ucap Brayen semakin membuat Juwita naik pitam.


"Sekali lagi suara mu keluar dari mulutmu itu, aku lempar menggunakan piring ini," ucap Juwita segera berancang ancang hendak melempar Brayen menggunakan piring yang ada di hadapannya.

__ADS_1


"Aduh, kdrt... Pantas saja hingga sekarang kau tidak memiliki kekasih, alias jomblo," ejek Brayen membuat Juwita mencebikkan bibirnya.


"Eh ingat aku itu jomblo elit, jomblo karena memang pilihan ku,m sendiri. Asal kau tahu, yang mau dengan ku itu banyak sekali," sombong Juwita membuat Brayen berdecak kesal.


"Sombong seka..."


Bunyi bell rumah terdengar, tepat setelah Brayen hendak melanjutkan omongannya.


Juwita segera berjalan menuju pintu utama, hendak membuka pagar, untuk tamunya. "Siapa?" Juwita tidak mengenali orang itu.


"Saya asisten nya tuan Brayen, ingin mengantar paper bag ini," ucap wanita itu, segera memberikan paper bag kepada Juwita.


"Terimakasi," ujar Juwita sebelum wanita itu memasuki mobilnya. Juwita segera berjalan menuju ruang keluarga, di mana Brayen telah duduk di sofa sana.


"Terimakasih," ucap Chandra segera meraih paper bag tersebut.


"Lalu hari ini kau akan apa?" Juwita tampak ya segera menyambar tas kerja miliknya.


"Aku akan di sini saja, nanti siang aku datang ke kantor mu untuk makan siang," jawab Brayen santai.


"Kenapa begitu?" Juwita bingung sendiri.


"Ingat kita harus seperti menyembunyikan hubungan, namun juga harus terhendus oleh media," ujar Brayen, segera berjalan menuju kamarnya. Laki laki itu segera mengenakan pakaiannya secepat kilat.

__ADS_1


"Aku berangkat dulu ya," ujar Juwita, membuat Brayen segera keluar dari kamar tamu Juwita.


"Iya hati hati," ujar Brayen, segera berjalan di samping Juwita.


Brayen tersenyum kemudian, segera membuka kan pagar untuk Juwita. Setelah Juwita keluar, Brayen segera mengetuk kaca pintu Juwita.


"Ha apa lagi?" Juwita menjadi bingung sendiri dengan tingkah Brayen.


"Sini keluar sedikit," ucap Brayen segera di turuti Juwita.


Cup.


Brayen segera mengecup pipi Juwita, membuat wanita terdiam. Rasanya jantungnya memompa cepat, dan ingin loncat dari mulutnya.


"Kau," Juwita memandang ke arah Brayen.


"Di sana ada paparazi, kita harus melakukan hal itu agar orang orang tidak merasa curiga.


"Kau benar benar," Juwita tak sanggup melanjutkan kata katanya, kemudian hanya menghela nafas saja. Juwita segera mengulurkan tangan dan mencium punggung tangan Brayen. "By my future husband, ciya elah."


Brayen terdiam hanya mampu melihat mobil Juwita menjauh, ada reaksi aneh, ketika Juwita mengatakan my future husband, rasanya jantungnya sangat aneh, terlalu cepat kerjanya, hingga Brayen merasa sesak nafas.


Guys jangan lupa like, dan komentar ya. Karena hal itu memberikan semangat kepada othor untuk rajin update, kalau perlu beri dukungan dan vote ya guys.

__ADS_1


__ADS_2