Cinta Dokter

Cinta Dokter
Pertemuan Pertama


__ADS_3

Apartemen


seorang gadis cantik sedang merias dirinya di cermin untuk berangkat bekerja di rumah sakitnya.


"Sip" ucapnya sambil tersenyum


lalu dia membereskan barang barangnya dan memesan taxi online untuk menuju rumah sakit karna merasa bosan dia pun memainkan ponselnya saat sedang asik memainkan ponselnya dia baru menyadari bahwa keadaan macet dan di depan sana sangat ramai lalu dia pun memutuskan untuk melihat.


dia berjalan santai sambil sesekali berdesakan saat sedang berdesakan matanya membulat saat melihat banyak darah mengalir segar di sana dan ada satu cowok yang berusaha membantu orang tersebut dengan marah marah.


"KALIAN KENAPA DIAM SAJA PANGGIL DOKTER!!! " ucapnya membentak


freya yang melihat itu pun mendekat tidur cowok yang berbaring lemah dan cowok yang marah marah tersebut saat sudah akan sampai polisi menghalangi


"maaf tidak boleh mendekat" ucap polisi tersebut


"saya dokter!! " ucap freya sambil memperlihatkan tanda pengenal nya


lalu dia beralih kepada korban dia mendekat tetapi pria yang marah marah itu pun memarahinya kembali


"KENAPA KAMU KESINI!! " ucapnya marah


"Aku dokter!" ucap freya sang pria pun terdiam dan membiarkan freya memeriksa


"KAMU BENERAN DOKTER GAK SI LAMA BANGET!! " ucapnya dengan nada bentak


"Berisik! berikan jaz mu aku akan menghentikan pendarahan agar tidak terlalu banyak kekurangan darah " ucapnya yang membuat pria tersebut terdiam karna baru ini dia dilawan

__ADS_1


tapi dia tetap memberikan jamnya lalu dengan trlaten freya menghentikan pendarahan pada pria yang sudah tidak sadarkan diri tersebut. tidak lama setelah itu ambulans datang lalu freya naik ke ambulan bersama lelaki yang marah marah itu.


selang beberapa menit ambulans pun samapai di rumah sakit pria yang tak sadarkan diri itupun langsung di bawah ke UGD freya langsung masuk ke UGD berbeda dengan pria yang marah marah tadi hanya diam sambil memgangi kepalanya.


satu jam berlalu freya keluar dari UGD dia melihat pria tadi sangat hancur.


"Apakah kamu keluarganya? " suara lembut itu membuat pria itu mendongakkan kepalanya


"kamu yang menabraknya kan? " ucap freya yang membuat pria itu terdiam


"Bagaimana kondisinya" tanya lelaki itu sambil menunduk


"Karna terlalu lama di atasi hingga membuat dia banyak kekurangan darah untuk saat ini kondisi nya masih kritis kita harus melihat beberaoa jam kedepan" ucap freya sambil melihat pria itu yang menundukan kepalanya dia merasa kasihan


"Tenanglah serahkan semua pada yang di atas dengan kamu bertanggung jawab membawa nya kesini bukan kabur itu sudah cukup" ucap freya sambil memegang pundak pria itu pria itu pun mendongak dan melihat senyuman yang sangat manis


dua jam berlalu kondisi pasien sudah membaik hanya menunggu kesadarannya. setelah freya memeriksa pasien dia melihat pria yang marah marah tadi masih di posisi tetap dan baju yang belum di ganti. lalu freya pergi ke ruangannya sambil membawa baju dan makanan.


"ini makan dulu" ucap freya sambil menyerahkan kotak bekal makannya yang hanya di lihat oleh pria itu tanpa di pegang lalu freya menghela nafas nya dan duduk di samping lelaki itu.


"makan kalau kamu nanti sakit siapa yang akan menjaga pasien itu" ucap lembil freya


pria itupun menerima dan memakan makananya dia sangat takjub makanan yang sangat enak


"beli di mana " ucap lelaki dengan kondisi mulut yang penuh.


"sembarangan masaak sendiri itu" ucap freya lembut sambil tersenyum

__ADS_1


"kok enak" ucap nya sambil terus memakannya


"yaenak lah soalnya aku yang masak heheh" ucap freya sambil terkekeh


"kamu sudah makan? " tanya lelaki itu


"makan saja aku masih bisa pesan yang lain" ucap freya


"makanlah " ucap pria itu sambil menyuapkan makanan kepada freya lalu freya memakan makanan itu dengan senang hati selesai makan freya menyuruh pria itu untuk mengganti baju pria tersebut menuruti permintaan freya


saat ini mereka berada di taman rumah sakit sambil melihat pasien yang sedang mencari udara segar freya tersenyum melihat itu karna dia sangat senang melihat orang bahagia.


"kamu sudah berapa lama menjadi dokter? " ucap pria itu


"5 tahun" ucap freya tanpa mengalihkan pandangannya


"kamu hebat" ucap pria itu sambil tersenyum


"Terima kasih" ucao freya sambil tersenyum juga


"owh iya kita belum berkenalan perkenalkan namaku Alvian Pradana panggil saja vian" ucap vian sambil mengulurkan tangannya


"Freya angelisca panggil freya" ucap freya sambil menjabat balik tangan vian


lalu mereka bercerita tentang kehidupan mereka tentang kepribadian mereka


*Dia pria yang sangat bertanggung jawab di saat semua orang lari dalam kondisi tersebut dia malah menghadapi nya dengan berani ucap freya dalam hati sambil tersenyum kepada vian

__ADS_1


kamu wanita yang berbeda baru kali ini aku berbicara sesantai ini kepada seorang wanita ucap vian dalam hati sambil juga menatap mata freya*


__ADS_2