Cinta Dokter

Cinta Dokter
Sisi Lain Athar


__ADS_3

Athar mengajak Luna berlibur jauh dari keramaian kota. mereka menyewa tempat untuk menginap. Athar dan Luna berada di sebuah pedesaan yang pemandangannya masih asri dan menenangkan.


Mereka menikmati pemandangan dan makanan di sana. menikmati rumah-rumah penduduk yang terlihat khas dengan bangunan yang sama, berjajar rapi.


Luna terlihat senang, ia dan athar duduk dan mengobrol dengan pemilik perkebunan di sana.


Tak berapa lama ada yang meminta tolong pada sang pemilik perkebunan. lelaki itu terlihat panik karena istrinya akan melahirkan dan ia mencoba meminjam mobil pada pemilik perkebunan.


"Dimana rumah mu?". Tanya Luna pada lelaki muda itu. ia menujuk arah menuju rumahnya. Luna dan athar mengikutinya sampai ke dalam rumah. Luna memeriksa kondisi wanita yang akan melahirkan itu. sudah tidak ada waktu ke rumah sakit karena sebentar lagi bayinya akan lahir.


Luna meminta Athar dan lelaki muda itu mencari selimut dan sebuah kain tipis. di dalam kamar Luna membantu persalinan si wanita. sementara Athar dan suami wanita itu menunggu di luar kamar.


"Cobalah sekali lagi yang lebih kuat". Kata Luna sembari mengelus dahi wanita yang bersimbah peluh itu. akhirnya bayinya terlahir ke dunia. bayi wanita yang cantik. Luna menggendong bayi itu dan memberikannya pada ayah bayi itu. lelaki muda itu terharu dan terlihat bahagia. Athar menatap bayi mungil itu, ia tersenyum senang lalu menatap Luna yang juga memandangnya. Athar mengerti arti tatapan Luna padanya. lelaki muda itu menyerahkan bayinya untuk di gendong Athar sebagai rasa terimakasihnya pada Luna dan Athar yang sudah membantu persalinan istrinya.


Athar menggendong bayi itu dengan lembut. ia mendekapnya di dadanya. mengecup kening bayi itu dan mengucap selamat pada ayah si bayi.

__ADS_1


Luna terharu saat memandang Athar menggendong bayi mungil itu dengan penuh kasih sayang.


Luna dan Athar kembali ke penginapan mereka.


"Kau terlihat seperti seorang ayah saat menggendong bayi itu". Kata Luna sembari memeluk Athar.


"Benarkah?".


Luna mengangguk, ia mengecup pipi Athar.


"Apa kau senang?".


"Aku mencintai mu". Kata Athar sembari mengecup kening Luna. Luna membalasnya dan mencium bibir Athar.


Keduanya larut dalam suasana Athar ******* bibir Luna. Luna membuka sweter hitam yang di kenakan Athar. ia meraba bekas luka di punggung Athar, Athar merengkuh Luna kedalam pelukannya mencium setiap jengkal wajah Luna hingga leher jenjang Luna.

__ADS_1


Athar memandangi wajah cantik Luna penuh cinta. ia menyentuh lembut kulit Luna yang halus.


Luna membalas setiap ciuman yang Athar berikan padanya.


Kebenciannya dulu pada Athar telah menghilang dan berubah menjadi cinta. ia mengenang kembali pertemuannya dengan Athar. penculikan, pernikahan paksaan, insiden dan masalah yang sudah mereka lalui berdua.


Luna benar-benar jatuh cinta pada Athar. Luna memeluk erat tubuh kekar Athar. ia meraba tato berbentuk peluru di punggung Athar. mencium lembut bahu kokoh pria itu. pria yang di cintai nya sepenuh hati. pria yang membawa hidupnya berpetualang.


"Athar". Bisik Luna di telinga Athar. Athar menjatuhkan tubuh Luna ke atas ranjang. mereka akan melewati hari yang panjang berdua.


Luna terbangun di malam hari. tangan kekar Athar memeluknya. Luna memandangi wajah Athar yang tertidur, terlihat tampan tanpa cela.


Luna menyentuh hidung mancung Athar. membelai rambut Athar yang berantakan. ia menyapu wajah suaminya itu dengan tangannya yang halus.


"Athar..". Panggilnya pelan.

__ADS_1


"Hmmm..".


"Aku sangat mencintai mu".


__ADS_2