
Setelah mereka menghabiskan waktu dari taman rumah sakit vian dan freya kembali ke ruang pasien karna mendapatkan kabar bahwa pasien telah sadarkan diri.
"Bagaimana kondisi anda? " tanya lembut freya
"baik dok" ucap pria itu
"baguslah perbanyak istirahat untuk memulihkan kondisi tubuh anda" ucap dokter
"Terima kasih dok" ucap pria itu lalu pria itu melihat ke arah vian yang diam melihat pria tersebut
freya yang menyadari itu lalu menarik tangan vian untuk mendekat lalu freya memberikan isyarat untuk menyapa pasien tersebut vian yang mengerti pun menuruti isyarat freya ntah apa yang terjadi dengan vian biasanya dia paling tidak suka di suruh suruh oleh orang yang tidak dikenali nya sekrang menuruti semua ucapan freya.
"bagaimana kondisi anda tuan" ucap vian
"saya baik anda siapa? " ucap pria itu
"saya vian yang menabrak anda" ucap vian
"owh anda yang menabrak saya" ucap pria itu lalu tersenyum
__ADS_1
"maafkan saya tuan tadi saya terburu buru hingga tidak memperhatikan sekitar " ucap vian
"tidak papa tuan vian dengan anda bertanggung jawab itu sudah cukup bagi saya" ucap pria tersebut sambil tersenyum
vian tersenyum mendengar itu lalu melihat ke arah freya yang juga ikut tersenyum setalah melihat pasien tersebut freya keluar kembali keruaangannya untuk membereskan barang barangnya karna jam dinasnya sudah habis jadi dia bersikap untuk pulang.
setelah membereskan barang barangnya freya keluar dari rungannya menuju kedepan rumah sakit untuk mencari taxi. saat sedang mengunjungi ada sebuah mobil sport berhenti didepannya. dia di buat terkejut karna yang mengendarai mobil tersebut adalah vian yang sudah berganti baju dengan jangket hitam kulitnya dan memakai kacamata hitamnya membuat dia terlihat tampan berkali-kali lipat.
"astaga vian aku kira siapa" ucap freya sambil memegangi dadanya vian hanya cengengesan saat mendengar freya berbicara seperti itu
"kamu mau pulang ? ayo naik kapan lagi coba satu mobil sama pria setampan aku" ucap vian dengan PD nya
"hahah yaudah naik! " ucap vian drngan senang hati freya naik ke mobilnya vian saat di mobil freya kira mereka akan saling diam ternyata mereka asik bercerita tentang kehidupannya freya tidak mengira vian orang seramah ini dia kira dia sosok yang mudah marah dan sangat dingin tetapi dugaannya salah.
"makan dulu ya aku takut nanti kucing aku yang duduk di samping aku ini pingsan lagi gara gara kelaparan" ucap vian mengindir
"wah mentang mentang aku suka kucing kamu panggil aku kucing ya singa! " ucap freya lalu mereka tertawa bersama
mobil yang di tumpangi vian telah terparkir di salh satu restoran terkenal di jakarta vian turun dari mobil dengan freya berada di sampingnya mereka menjadi pusat perhatian karna vian adalah seorang ceo yang sangat tampan dan terkenal akan sifat dinginnya tetapi sekarang berjalan bersama dengan wanita yang sangat cantik sedang bersanda gurau bersama.
__ADS_1
seluruh staf restoran heboh karna senyuman yang di tunjukan vian untuk wanita itu sangatlah tampan.
"mau pesan apa? " tanya vian sambil memegang buku menu dan pelayan yang menunngu pesanan vian pun diam membeku karna jantung nya tiba tiba berdetak dengan kencang.
"apa aja " ucap freya sambil tersenyum
lalu vian memesan makanan kesukaannya selang beberapa menit makanan yang di pesan vian sudah matang, vian dan freya pun memakan makanan tersebut dengan lahap karna memang kedua nya sudah lapar.
setelah makan tadi vian dan freya pun melakukan mobilnya ke arah apartemen milik freya untuk mengantar freya.
"jadi ini apartemen kamu? " tanya vian di dalam mobil
"iya kapan kapan mampir aja" ucap freya yang diangguki vian
"yaudah aku balik ya" ucap vian yang di balas senyum oleh freya
vian melajukan mobilnya meninggalkan gedung apartemen freya. freya hanya memandangi mobil yang perlahan lahan menghilang tersebut. sambil tersenyum mengingat kebersamaan mereka
semoga ini awal yang baik vian ucap freya dalam hati
__ADS_1