
Biaca sudah terlalu mengantuk. ia mencari Gavin ingin mengajaknya pulang. Gavin nampak terlalu banyak minum. matanya sudah agak memerah. Bianca menggamit lengan Gavin dan mengajaknya pulang. Gavin memandangi wajah cantik itu tanpa berpaling. mau tidak mau Bianca yang mengemudi pulang karena Gavin mabuk. di mobil Gavin masih memperhatikan Bianca yang sedang mengemudi. Bianca cuek saja ia tau Gavin sedang tidak bisa diajak bicara. Bianca memapah tubuh Gavin menuju rumah. susah payah Bianca membawa Gavin ke kamarnya. Gavin ambruk di atas tempat tidurnya. ia menarik kuat lengan Bianca. Bianca terjatuh di tempat tidur disisi Gavin. Gavin menindih tubuh Bianca. gadis itu meronta tapi tenaga Gavin jauh lebih kuat apa lagi Gavin sedang dalam kondisi mabuk. Gavin mencium kening Bianca, mata,hidung lalu ke bibir Bianca yang sensual. Bianca mencoba menolak dan meronta tapi percuma. Gavin sudah menguasainya. ia ******* bibir gadis itu lalu turun ke leher jenjang Bianca. Gavin menyusuri dada Bianca dan meninggalkan tanda kepemilikan disana. ia melepas kemejanya dan menarik gaun Bianca. gaun yang menampakan sedikit belahan dada itu kini teronggok di lantai. Gavin menampar wajah Bianca dan menindih kakinya. ia melakukan yang ingin di lakukannya. ia merampas keperawanan Bianca dan merasa Bianka akan menjadi miliknya seutuhnya. keringat mengucur dari tubuh Gavin. nafasnya tak beraturan.ia terlentang di samping tubuh Bianca yang meringkuk menangis sejadinya. Gavin memeluknya dan menenangkan Bianca. Bianca tidak menyangka Gavin melakukan smua ini. ia tidak menyangka Gavin merampas masa depannya. bahkan Gavin merebut harapnnya kembali bersama Nicolas.
***
Bianca tidak masuk kerja. ia mengunci diri dikamar. Gavin yang tersadar sepenuhnya mulai risau. ia mengutuk dirinya kenapa bisa melakukan hal semacam itu pada Bianca. melihat Bianca dengan lelaki lain memancing kemarahannya hingga ia tega melakukan smeua itu. dengan seribu cara Gavin meminta ampun pada Bianca. gadis itu sudah tak sudi melihatnya. Bianca memutuskan untuk kembali pulang ke rumah orangtuanya. ia takut kejadian semalam akan menjadi masalah baru. ia takut mengandung anak Gavin.
__ADS_1
***
Sejak satu bulan setelah peristiwa itu Gavin juga kembali ke kota. ia mencari keberadaan Bianca. setiap malam ia dihantui rasa bersalah karena telah memberi dosa besar pada gadis cantik itu. ia menyuruh orang untuk mencari tahu soal Bianca dan keluarganya. dan informasi yang mengagetkan Gavin ia terima. Bianca mengandung. karena tadi siang ia baru mengunjungi dokter kandungan bersama ibunya. Gavin yakin itu adalah anaknya. Gavin menyambar jaketnya ia mendatangi rumah Bianca.
"Baik ayah". Gavin bergegas menuju rumah Bianca. sesampainya di sana Gavin memarkir mobilnya di halaman yang asri. rumah yang indah meski tidak terlalu besar. banyak tanaman bunga disana. Gavin tau siapa yang menanamnya. Bianca suka berkebun pasti ia yang menanam bunga-bunga itu.
__ADS_1
Bianca tak memandang Gavin sama sekali. ia tidak sudi melihat wajah lelaki itu. Gavin pulang dengan sedih.
Keesokan harinya Gavin datang kembali menemui Bianca. kehamilan Bianca berjalan tiga minggu. Bianca terlihat semakin cantik. ia sedang berkebun menanam mawar saat Gavin datang. ia tidak menghiraukan keberadaan Gavin dan Gavin tidak keberatan menjadi patung asal bisa melihat Bianca.
Hari silih berganti, bulan semakin berjalan. kandungan Bianca semakin membesar. orangtua dan saudaranya menasehti untuk menerima saja lamaran Gavin. toh lelaki itu sudah menyesal dan ingin bertanggung jawab. akhirnga setelah di warnai penolakan Bianca, Gavin berhasil menikahinya. hanya saja Bianca tetap tinggal di rumah orang tuanya. ia tak mau tinggal bersama Gavin. dan mereka mengadakan perjanjian. setelah anak itu lahir, Bianca akan memberikan sepenuhnya hak asuh pada Gavin. ia akan berpisah dari Gavin dan melanjutkan hidupnya. Gavin terpaksa menyetujui. ia harus bertanggung jawab atas anak itu. anak itu tidak bersalah.
__ADS_1