
seorang wanita cantik sedang menunggu kedatangan seseorang yang akan menjemputnya dari rumah sakit menunggu kedatangan seseorang yang akhir akhir ini sangat dekat dengan dia pria tampan yang dingin terhadap orang lain tetapi tidak dengan dirinya pria yang bernama alvian pradana.
ya, akhir akhir ini hubungan freya dengan vian menjadi lebih dekat bahkan mereka sering jaln berdua bersama. saat sedang menunngu kedatangan vian freya di kejutkan akan kedatangan sahabat lamanya yang sudah lama tidak bertemu.
"freya! " ucapnya
"Adit" ucap freya lalu Adit pun memeluk freya dan freya membalas pelukan Adit
"kamu apa kabar? " tanya Adit sambil mengusap rambut freya yang masih didalam pelukannya
"baik, kamu sendiri? " tanya freya sambil melepaskan pelukan Adit
"baik, kamu bekerja dirumah sakit ini? " tanya Adit
"iya, kalau kamu masih dirumah sakit semarang? " tanya freya
"mulai sekarang aku pindah kerumah sakit ini" jawab Adit sambil tersenyum
"wah benarkah" tanya freya sambil mengedarkan pandangannya untuk mencari seseorang
"iya, jadi kita bisa sama sama lagi" ucap Adit sambil terus melihat ke arah freya
"owh iya" ucao freya yang masih tetap mengedarkan pandangannya
"kamu mencari siapa? " tanya Adit yang dari tadi melihat freya terus mengedarkan pandangannya
"owh enggak kok" ucap freya tidak lama setelah itu terdengar notif dari ponsel freya freya yang melihat nama pengirimnya pun tersenyum dan membuka isi pesan tersebut
Alvian
maaf hari ini aku tidak bisa menjemputmu
__ADS_1
setelah membaca isi pesan tersebut senyum dari wajah freya memudar. Adit yang melihat itupun heran dan langsung bertanya pada freya
"kenapa frey? " tanya Adit yang melihat freya terus memandangi ponselnya
"ah gak papa kok" ucap freya
"owh, btw ini sudah malam kamu gak pulang? " tanya Adit
"ah iya ini juga mau pulang" jawab freya
"yaudah kalau begitu ayaok aku antar" ucap Adit
"eh gak usah aku naik taxi aj" tolak halus freya
"udah aku antar aja! ngak baik perempuan pulang malam malam begini" ucap Adit yang langsung menarik tangan freya yang membuat freya reflek mengikuti jalan kaki Adit. Adit pun membukakakn pintu mobil untuk freya dan langsung menyalakan mobilnya.
tanpa mereka sadari tadi ada sepasang mata yang memperhatikan setiap gerak gerik mereka orang hanya memandangi mobil yang perlahan lahan menghilang.
freya
yaudah gak papa, tapi besok kita jadikan untuk pergi vian?
ya, orang tersebut adalah vian seseorang yang sedang dekat dengan freya.
sedangkan didlam mobil freya terus memandangi pesan yang baru dibalas oleh vian dengan sedikit kecewa.
alvian
sepertinya tidak, besok aku ada urusan
freya yang melihat itupun hanya menghela nafasnya dia sedikit aneh dengan sikap vian hati ini tidak biasanya dia bersikap seperti ini biasanya vian akan membatalkan seluruh urusannya hanya untuk bisa pergi bersama dengan freya. sampai freya harus membujuk vian untuk mengurusi urusan nya terlebih dahulu baru pergi bersama freya tetapi vian tetaplah vian dia tetap kekeh dengan kemaunnya untuk pergi bersama freya. freya pun tidak bisa apa apa lagi selain menurutinya tapi hati ini vian seolah mulai menjauh darinya bahkan balasan yang dikirim vian cuek tidak seperti biasanya.
__ADS_1
\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-
mobil Adit telah sampai didepan gedung apartemen freya dan freya pun langsung turun dari mobil dan mengucapkan Terima kasih yang dibalas senyum oleh Adit
"besok ada waktu frey? " tanya Adit
"kenapa memangnya? " tanya balik freya
"aku mau mengajakmu jalan" jawab Adit sambil tersenyum freya terdiam dan berfikir dia sedang tidak mood untuk pergi dengan siapapun karna vian telah membatalkan acara mereka secara tiba tiba
"aku besok ada urusan" ucap freya lalu Adit pun mengerti dan melanjutkan mobilnya pergi dari depan gedung apartemen freya setelah melihat Adit pergi freya pun masuk kedalam gedung apartemen itu.
sekarang creya sedang tiduran di kasur miliknya sambil menatap langit langit kamarnya dan terus menghubungi nomor vian yang tidak kunjung mengangkat telepon dari dia
"kenapa vian tidak mengangkatnya ya" ucap freya sambil melihat ponselnya
karna teleponnya tak kunjung diangkat akhirnya freya pun menyerah dan tidak menghubunginya lagi freya hanya mengirimkan pesan singkat pada vian berharap setelah membaca pesan tersebut vian menghubunginya.
to alvian
vian nanti kalau sudah tidak sibuk, hubungi aku ya
begitulah isi pesan freya yang tidak dibaca oleh vian freya hanya menangis ponselnya dan melihat pesan nya yang tak kunjung dibalas jalankan dibalas dilihat pun tidak freya sekarang yakin ada yang tidak beres dari vian karna biasanya setiap malam mereka akan melakukan pangggilan sampai berjam jam hanya untuk membahas hal yang tidak penting tapi sekarang saling membalas chat pun tidak.
freya pun menyerah dan menutup matanya berharap besok vian akan bersikap seperti biasanya pada freya
semoga kamu baik baik saja vian "ucap freya dalan hati lalu dia pun terlelap dalam tidurnya
_--------------------------------------------------------------------------------
hallo😁Terima kasih karna sudah mampir diceritakan pertama ku ini semoga suka ikutin terus ya 👍 jangan lupa klik suka dan komen aku suka jika kalian mau berinteraksi benganku😁
__ADS_1
mampir juga ke cerita lain ku ya " Cinta Tulus Kita"