
π
π
π
π
π
Bee, Erika, dan Zia berusaha tetap tenang sampai akhir acara walaupun tidak ada yang tahu kalau saat ini jantung mereka berdetak sangat kencang.
Di detik-detik terakhir, ketiganya mengerutkan keningnya karena keempat pria itu sudah tidak ada ditempatnya.
Setelah beberapa saat, akhirnya ketiga wanita cantik itu selesai dan turun ke belakang panggung. Betapa terkejutnya ketiga wanita itu saat melihat Alta, Seno, dan Rayyan sudah berdiri disana dengan melipat kedua tangan mereka didepan dada.
Hanya Gibran yang saat ini duduk dengan senyumannya sembari melihat adegan apa yang akan terjadi.
"Bagus, jadi ini namanya belanja," sindir Alta.
"Gaunnya bagus banget, sampai-sampai semua mata pria tidak berpaling menatap kalian," sambung Seno.
Sementara Rayyan tidak bicara apa-apa, dia hanya menatap tajam kearah Erika dan Erika sama sekali tidak memperdulikannya, Erika mengambil tasnya dan pergi begitu saja meninggalkan Rayyan.
Dinda mengerutkan keningnya melihat kelakuan para sahabatnya itu.
"Tunggu, kalian sudah saling kenal?" seru Dinda.
"Dia istriku," sahut Alta dengan tidak mengalihkan pandangannya dari Bee.
"What? kamu juga kenal sama Zia, Seno?"
"Dia calon istriku," sahut Seno dingin.
"Astaga, terus Erika?"
"Dia juga calon istrinya Rayyan," sahut Gibran dengan santainya.
"Lah, calon istrimu mana?" tanya Dinda.
"Calon istriku ada di rumahnya, dia baru saja keluar dari rumah sakit."
"Ya ampun, pantas saja kalian tidak mau aku kenalkan dengan wanita ternyata kalian sudah punya calon sendiri-sendiri? mana cantik-cantik, pantas saja kalian tidak tertarik dengan wanita ternyata calon kalian cantik-cantik. Terus kamu Al, kapan nikah? kok aku ga tahu?" seru Dinda.
"Nanti aku jelaskan, sekarang aku mau hukum dulu istriku ini," sahut Alta dan menarik tangan Bee.
"Ayo pulang," seru Seno yang sama menarik tangan Zia.
"Din, kami pulang dulu," seru Gibran.
"Oke..hati-hati."
Sementara itu, Erika yang pulang duluan tampak berjalan dengan tergesa-gesa sedangkan Rayyan mengikutinya dari belakang dengan santainya.
Tiba-tiba, seorang Bapak-bapak menghentikan langkah Erika.
"Hallo Nona cantik, kamu yang tadi fashion show kan? boleh kenalan?"
"Ya ampun Pak, Bapak itu sudah tua ngapain ngajak kenalan lebih baik sekarang Bapak pulang karena istri Bapak sedang menunggu Bapak di rumah," ketus Erika.
"Kamu tidak tahu siapa saya? saya itu pengusaha sukses disini, bahkan saya bisa membeli sepuluh wanita seperti kamu jadi kamu jangan sombong."
"Ya terus, ngapain Bapak ngajak kenalan sama saya kalau bisa dapetin wanita yang lebih dari saya, sana cari jangan gangguin saya."
__ADS_1
Erika pun langsung meninggalkan pria paruh baya itu dan tanpa sadar sudah membuat Rayyan mengangkat sedikit ujung bibirnya. Erika segera masuk ke dalam mobilnya dan langsung menancapkan gasnya meninggalkan tempat itu dan juga Rayyan yang masih terdiam melihat mobil Erika pergi.
Setelah dirasa mobil Erika pergi, Rayyan pun segera pergi juga. Berbeda halnya dengan Alta dan Seno, wajah mereka berdua tampak memerah menahan emosi. Dengan kasar, Alta membukakan pintu mobil.
"Masuk."
"Oppa..."
"Aku bilang masuk!" sentak Alta.
Bee tidak bisa melawan lagi, akhirnya Bee pun masuk ke dalam mobil Alta. Selama dalam perjalanan tidak ada pembicaraan sama sekali, bahkan Alta tidak mau menoleh ke arah Bee sedikit pun.
"Oppa, maaf...Oppa marah ya sama aku?" seru Bee hati-hati.
"Menurutmu, aku marah atau tidak?" sentak Alta.
"Maaf Oppa, jangan marah."
Alta tidak menjawab apa-apa lagi, saat ini Alta hanya fokus mengendarai mobilnya hingga tidak lama kemudian, mobil Alta pun sampai di rumah.
Alta turun dari dalam mobil tanpa menghiraukan Bee, membuat Bee mencebikkan bibirnya. Bee pun mengikuti langkah suaminya menuju kamar, Alta menutup pintunya sangat keras membuat Bee terlonjak bahkan Rega pun yang sedang belajar merasa kaget.
"Waduh, sepertinya bakalan ada perang nih," gumam Rega.
Alta langsung membuka jasnya dan setelah itu masuk ke dalam kamar mandi, Bee hanya bisa menunggu suaminya itu keluar dari dalam kamar mandi. Tidak lama kemudian, Alta pun keluar dengan wajah yang terlihat segar.
"Oppa, jangan marah."
Alta tetap tidak memperdulikan Bee, ia melenggang menuju lemari dan memakai pakaiannya. Setelah itu Alta merebahkan tubuhnya denga satu tangannya menutup matanya.
"Oppa, kalau Oppa marah ayo marahin aku jangan diamkan aku kaya gini," kesal Bee.
Alta tetap tidak bergeming, hingga akhirnya Bee pun kesal karena dari tadi Alta mendiamkannya. Alta tersentak saat Bee naik ke atas tubuhnya, Alta membuka matanya dan Alta semakin dibuat kaget saat melihat istri bar-barnya itu duduk diperutnya sudah tidak memakai apa-apa.
"Oppa, maafkan aku. Aku janji ga bakalan ngulanginya lagi," seru Bee dengan gaya centilnya.
"Astaga."
Alta membalikan posisi Bee dan itu membuat Bee tersenyum genit.
"Aku akan maafin kamu, asalkan sampai pagi."
"Hah..Yassalam, salah strategi aku," batin Bee.
Akhirnya malam anu-anu pun terjadi lagi, Bee harus menerima konsekuensinya dan termaksa mengikuti kemauan si Pak Dosen.
***
Berbeda dengan Alta, Seno dan Zia masih di dalam mobil.
"Seno, kamu mau bawa aku kemana?"
"Diam kamu, berani-beraninya kamu memakai pakaian seperti itu di depan umum kamu harus menerima hukumannya."
"Idih apaan sih, memangnya kenapa kalau aku pakai pakaian seperti ini? lagipula aku belum jadi siapa-siapanya kamu," ketus Zia.
"Iya, tapi sebentar lagi kamu akan menjadi milikku jadi aku ga suka keindahan tubuhmu dilihat semua pria tadi."
Zia tidak mau berdebat lagi, dia sangat malas saat ini yang ada dipikirannya cuma satu Seno mau membawanya kemana.
Cukup lama Seno melajukan mobilnya, hingga Seno pun menghentikan mobilnya disebuah pelabuhan. Seno turun dan membukakan pintu mobil untuk Zia.
"Ayo turun."
__ADS_1
"Kamu mau ngapain? jangan bilang kamu mau menenggelamkan aku di pelabuhan ini."
"Kebanyakan nonton sinetron, jangan banyak bertanya pokoknya ikut saja," sahut Seno dingin.
Zia pun dengan ragu-ragu mengikuti langkah Seno, hingga akhirnya Seno mengulurkan tangannya untuk membantu Zia masuk ke dalam sebuah kapal pesiar. Zia hanya bisa melongo saat melihat isi kapal pesiar itu, sangat mewah dan indah.
Disebuah meja sudah terhidang makanan dan bunga yang menambah kesan romantis malam itu. Saking terpesonanya, Zia sampai tidak sadar kalau saat ini Seno sudah berdiri dihadapannya dengan buket bunga ditangannya.
"Kamu pernah bilang kalau kamu ingin dilamar dengan hal yang romantis, dan sekarang aku sudah mewujudkannya. Ini adalah kapal pesiarku, aku sudah menyiapkannya jauh-jauh hari dan memang rencananya aku akan melamarmu malam ini setelah pulang dari acar itu. Awalnya aku kecewa karena kamu tidak mau ikut denganku ke acara itu tapi nyatanya justru kamu malah membuat aku terkejut dengan kehadiranmu."
Seno mengeluarkan kotak kecil dari saku jasnya, kemudian Seno berlutut dihadapan Zia membuat Zia terkejut.
"Awalnya aku memang tidak suka padamu, entah sejak kapan rasa itu muncul yang jelas aku selalu merindukanmu dan tidak suka setiap kamu dekat dengan pria lain, jadi maukah kamu memaafkanku dan membuat aku yang bukan siapa-siapa ini menjadi pendampingmu?"
Zia masih terkejut dengan pengakuan Seno, dia masih syok dengan kejutan yang dadakan ini.
"Dr.Zia, maukah kamu menikah denganku dan hidup denganku selamanya?"
Mata Zia sudah berkaca-kaca...
"Kamu tahu Seno, semenjak kamu menolongku waktu itu perasaanku sudah berubah, aku mulai menyukaimu tapi karena sikapmu yang selalu saja membuatku kecewa aku sempat ingin mengubur dalam-dalam rasa itu tapi sekarang kamu membuktikannya dan aku berharap kamu tidak akan membuatku kecewa lagi."
"Aku janji tidak akan membuatmu kecewa, aku akan selalu membahagiakanmu. Jadi jawabannya apa?"
"Masih minta jawaban, itu sudah jelas jawabannya. Aku mau jadi istrimu."
Senyuman Seno pun mengembang, akhirnya Seno mengganti cincin sebelumnya dengan cincin yang dia beli sendiri karena cincin sebelumnya adalah cincin pemberiam Maminya.
Seno memeluk Zia dengan sangat erat, dan menciumi pucuk kepala Zia bertubi-tubi.
π
π
π
π
π
Yuk, guys kasih giftnya yang banyak karena ada hadiah pulsa menunggu kalianππ
Juara 1 : 100k
Juara 2 : 75k
Juara 3 : 50k
Juara 4-10 : 20k
Ayo, semangat waktunya dimulai sekarang sampai tanggal 1 Maretπͺπͺππ
Jangan lupa
like
gift
vote n
komen
TERIMA KASIH
__ADS_1
LOVE YOU