CINTA DOSEN GENIUS

CINTA DOSEN GENIUS
Bibit Unggul Para Sultan


__ADS_3

🌍


🌍


🌍


🌍


🌍


3 tahun kemudian....


Saat ini semua keluarga sedang melakukan liburan bersama di Villa milik keluarga Seno. Anak-anak terlihat sangat bahagia karena usia mereka semuanya sama hanya berbeda beberapa bulan saja dan yang paling kecil adalah Gilsya anaknya Alsya dan Gibran.


Saat ini hanya Bee yang kondisinya sedang mengandung anak kedua dan usia kandungan Bee sudah menginjak usia lima bulan.


"Mami....."


Tiba-tiba tetdengar teriakan Gilsya, dia berlari memeluk Alsya.


"Kenapa sayang? kok nangis?" tanya Alsya dengan memangku anaknya itu.


"Mami, Hawa jahat dia bilang Gilsya ga boleh main sama Bang Adam, Bang Albi, dan Bang Sean katanya mereka hanya boleh main sama Hawa," sahut Gilsya sesegukan.


"Ya ampun Erika, anakmu mirip banget denganmu suka sama banyak cowok," seru Bee dengan tawanya.


"Astaga Hawa, kenapa kamu seperti itu sama Gilsya? ga boleh kaya gitu sayang, kalian main sama-sama," seru Erika dengan mengusap pipi anak perempuannya itu.


"Mama, Gilsya ga boleh main sama Adam, Albi, dan Bang Sean karena dia manja suka cari perhatian kan jadinya Hawa dicuekin," sahut Hawa dengan gemasnya.


"Ya Alloh, fix ini mah Erika banget kelakuannya," ledek Zia.


"Sudah-sudah, sekarang kalian baikan ga boleh kaya gitu lagi," seru Erika.

__ADS_1


Akhirnya Hawa pun mengulurkan tangannya untuk meminta maaf kepada Gilsya dan mereka pun kembali bermain bersama membuat para orang tuanya geleng-geleng kepala.


"Anak-anak kita mirip banget ya ternyata dengan kita sendiri," seru Gibran.


"Heem, lihat deh anak aku Sean sifat dan kelakuannya Daddynya banget, judes, dingin, ga banyak ngomong. Kadang-kadang aku suka gemes sendiri kenapa Sean harus ikut sifat Daddy sih itu kan sangat menyebalkan," seru Zia dengan kesalnya.


"Jangan gitu sayang, biarkan saja dia seperti itu karena seorang pria itu harus jual mahal sedikit biar semua wanita tergila-gila sama kita," sahut Seno.


"Tergila-gila apaan, yang ada wanita bakalam illfeel dan pada ngejauhin Sean. Buktinya kamu, kalau dulu kamu ga dijodohin sama aku, aku yakin sampai sekarang kamu ga bakalan nikah-nikah."


"Astaga sayang, jahat banget ucapannya."


"Memang kenyataannya seperti itu."


Semua orang tertawa melihat perdebatan antara Seno dan Zia.


"Kalau anak Erika dan Rayyan, keduanya mirip ke Erika. Adam sudah kelihatan banget suka tebar pesona kalau lihat ada anak perempuan lewat begitu pun dengan Hawa yang gayanya centil banget dan seolah semua cowok harus bermain dengannya," seru Bee.


"Tapi masih mendinglah nurun sama kamu Er, coba kalau nurun sama si Rayyan bakalan nyebelin tuh mereka kaya Papanya," sahut Zia.


"Ga apa-apa nyebelin juga yang penting tampan," sahut Rayyan dengan santainya.


"Tapi yang paling bagus itu Albi, sudah kelihatan tuh geniusnya nurun dari siapa tapi Albi tidak dingin dan cuek, justru sifatnya nurun Bee banget ceria, kocak, dan mandiri," seru Alsya.


"Iyalah anakku paling the best pokoknya," sahut Bee dengan bangganya.


Bibit unggul para sultan memang tidak akan pernah gagal, anak-anak mereka tumbuh dengan sangat baik. Walaupun dalam hal materi mereka sangat tercukupi, tapi para orang tua tidak pernah mengajarkan anak-anaknya untuk berfoya-foya.


Kebahagiaan selalu menyertai mereka semua, dan persahabatan orang tuanya pun sekarang sudah menurun kepada anak-anak mereka. Setiap akhir pekan, mereka bergantian berkunjung ke rumah masing-masing dan mereka juga terlihat kompak satu sama lain walaupun kebanyakan mereka sering berselisih paham tapi mereka saling menyayangi satu sama lain.


🌍


🌍

__ADS_1


🌍


🌍


🌍


Mampir ke karya terbaruku "PESONA SI GADIS CULUN" dan jangan lupa dukungannyaπŸ™πŸ™


Yuk, guys kasih giftnya yang banyak karena ada hadiah pulsa menunggu kalian😍😍


Juara 1 : 100k


Juara 2 : 75k


Juara 3 : 50k


Juara 4-10 : 20k


Ayo, semangat waktunya dimulai sekarang sampai tanggal 1 MaretπŸ’ͺπŸ’ͺ😍😍


Jangan lupa


like


gift


vote n


komen


TERIMA KASIH


LOVE YOU

__ADS_1


__ADS_2