CINTA DOSEN GENIUS

CINTA DOSEN GENIUS
Lagi-lagi Karena Rayyan


__ADS_3

🌍


🌍


🌍


🌍


🌍


Keesokkan harinya...


Bee kali ini tidak bisa bangun sama sekali, Alta sungguh-sungguh dengan ucapannya dan tidak membiarkan Bee istirahat sebentar saja.


"Sayang kok belum bangun?" seru Alta yang sudah rapi dengan penampilannya.


Bee hanya bisa mendelikan matanya, menatap kesal ke arah Alta. Bisa-bisanya Alta dengan santainya bertanya kenapa belum bangun padahal itu semua akibat ulahnya.


"Hari ini aku izin ga masuk kuliah," seru Bee.


Alta menghampiri Bee dan dengan paniknya memeriksa keadaan Bee.


"Kamu sakit, Bee?"


"Iya, badanku remuk semua aku butuh istirahat."


"Ya ampun, maafin aku."


"Maaf-maaf, aku kapok ga bakalan lagi bohong sama Oppa."


"Nah sudah kapok kan, makannya jangan berani-berani lagi bohong sama aku."


"Iya aku janji."


"Ya sudah, aku berangkat dulu kamu istirahat yang banyak dan sekali lagi maafin aku."


Alta mencium seluruh wajah Bee, ada perasaan bersalah dihati Alta karena sudah membuat Bee menjadi seperti itu.


Alta pun menuruni anak tangga dan terlihat Rega sedang melamun menatap meja makan yang masih kosong.


"Bang, Kak Bee mana? kok belum buat sarapan?"


"Kakakmu kecapean, jadi kamu buat sarapan saja sendiri."


"Astaga, pasti bunyi bising tadi malam akibat ulah kalian ya...ckckck...bar-bar banget sih, tuh ranjang roboh ga?" ledek Rega.


"Kamu kira ranjangku terbuat dari plastik, enak saja roboh," ketus Alta.


"Jangan buat Kakakku kecapean terus, kasihan dia."


"Anak kecil jangan sok tahu," bisik Alta.


Alta pun melangkahkan kakinya meninggalkan Rega, otomatis Rega langsung mengejar Kakak iparnya itu.


"Bang Al, tunggu!"


"Ada apa lagi?"


"Aku belum sarapan loh Bang, lapar ini."


"Astaga, kamu kan bisa sarapan di kampus saja."


"Uangnya mana Bang? Kak Bee belum kasih aku jatah," seru Rega dengan mengulurkan tangannya.


Alta merogoh saku celananya dan mengambil beberapa lembar uang dari dompetnya.


"Segini cukup?"


"Wow, lebih dari cukup Bang. Thank's ya Bang, ga sia-sia aku memberikan Kakakku kepadamu."


"Hai, memangnya kamu pikir Kakakmu barang apa."


Rega menggaruk kepalanya yang tidak gatal sembari cengengesan.


***


Sementara itu di kediaman Papa Zein...


"Ray, kami sudah bicara dengan Pak Edrik dan kami memutuskan untuk langsung menikahkan kamu dengan Erika, tidak ada tunangan-tunangan dulu," seru Papa Zein.


"Terserah Papa saja."

__ADS_1


"Tapi mereka meminta kalian menikah setelah Erika wisuda karena kan sebentar lagi Erika wisuda."


"Heem."


Setelah jam Alta selesai, Erika memutuskan untuk berdiam diri di taman kampus.


"Hufftt...sepi banget ga ada Bee, apa sekarang aku ke rumah Bee saja ya," gumam Erika.


Erika tampak menghela nafasnya, kemudian Erika melihat ke depan dari kejauhan terlihat kerumunan para Mahasiswi sembari berteriak-teriak.


"Mereka kenapa sih berisik banget, apa ada artis datang ke kampus ini?" gumam Erika dengan menyeruput es jeruknya.


Erika terus saja memperhatikan mereka, hingga lama-kelamaan terlihat seorang pria tampan dengan seragam Polisi serta kacamata hitam yang menambah kadar ketampanan pria itu.


Byuuurrrr....


Erika menyemburkan es jeruk yang belum sempat dia telan itu.


"Bang Rayyan, ngapain dia kesini?"


Setelah dirasa Rayyan berjalan ke arahnya dan semakin dekat Erika pun segera bangkit dari duduknya, Erika berniat pergi dari tempat itu tapi disaat Erika melewati Rayyan....


"Ada sesuatu yang perlu aku bicarakan sama kamu," seru Rayyan.


"Lain kali saja, aku lagi malas," ketus Erika dengan melanjutkan langkahnya.


"Ini mengenai pernikahan kita."


Erika langsung menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya menatap Rayyan dengan tajam. Hingga akhirnya Erika pun mengalah, dan saat ini keduanya sedang duduk di kursi taman yang lumayan sepi.


"Buruan, kamu mau bicara apa? waktuku tidak banyak," ketus Erika.


"Kedua orangtua kita ternyata sudah membicarakan masalah pernikahan kita, mereka memutuskan untuk langsung menikahkan kita tanpa proses tunangan terlebih dahulu. Dan pernikahan kita akan diselenggarakan saat kamu wisuda nanti."


"Apa? yang benar saja, kenapa Mommy dan Daddy tidak bilang dulu sama aku?" seru Erika.


"Sudah ga usah banyak ngeluh, percuma ngeluh juga karena tidak akan merubah semuanya. Kedua orangtua kita sangat keras kepala, mereka tidak akan mendengarkan rengekan kita."


"Terus apa maumu? kita menikah, begitu?" sentak Erika.


"Turunkan nada bicaramu, saat ini kamu sedang bicara dengan calon suamimu!" bentak Rayyan.


"Calon suami? sebenarnya mau kamu apa Bang? kemarin kamu habis-habisan menghinaku bahkan menyebutku wanita murahan, tapi sekarang kamu menyebut dirimu sebagai calon suamiku? aku sama sekali tidak mengerti dengan jalan pikiranmu," sentak Erika.


"Seharusnya kamu berterima kasih kepadaku karena sudah mau menikahi wanita yang saat ini sedang mengandung anak dari pria lain, pria mana yang mau melakukan hal sepertiku? jadi lebih baik sekarang kamu ikuti saja permainanku, jangan banyak membantah."


Erika menghempaskan tangan Rayyan, lagi-lagi airmatanya menetes. Kali ini tatapan Erika sangat tajam, rasa bencinya terhadap Rayyan semakin besar.


Erika menghapus airmatanya dengan kasar dan pergi meninggalkan Rayyan tanpa sepatahkata pun.


"Jadi dia masih berpikir kalau aku sedang hamil? baguslah, biarkan dia tetap seperti itu supaya dia tidak berani menyentuhku karena aku tidak sudi disentuh sama dia," gumam Erika.


Erika langsung menancapkan gasnya dan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, Erika saat ini butuh pelampiasan dan akhirnya Erika pun datang kembali ke sebuah Bar.


Disisi lain, Bee yang sudah merasa baikkan memutuskan untuk menemui Alsya karena semenjak Alsya keluar dari rumah sakit, Bee belum bertemu lagi dengannya.


Bee segera memesan taksi online...


Sesampainya di rumah mertuanya itu, Bee disambut dengan hangat. Mommy Tasya sangat senang Bee berkunjung ke rumahnya.


"Ya Alloh Nak, Mommy senang banget kamu datang kesini."


"Maaf Mommy, Bee baru sempat datang lagi kesini soalnya Bee sibuk ngurusin skripsi."


"Tidak apa-apa Bee."


"Mommy, Bee ke kamar Alsya dulu ya."


"Iya."


Bee pun segera menuju lantai dua untuk menemui Alsya.


"Alsya..."


"Bee, ya ampun Bee aku rindu sekali sama kamu," seru Alsya.


"Aku juga rindu sama kamu."


Alsya dan Bee pun saling berpelukkan satu sama lain.


"Bagaimana keadaanmu saat ini?" tanya Bee.

__ADS_1


"Sudah agak baikkan."


"Syukurlah, aku sudah rindu sama cerewetnya kamu."


"Aku juga ingin cepat-cepat masuk kampus Bee, sudah rindu sekali sama suasana kampus."


Akhirnya Bee dan Alsya pun saling bercerita satu sama lain melepas rasa rindu diantara keduanya. Mereka memang seperti itu, kalau sudah bertemu akan lupa waktu saking asyiknya bercerita dan ngeghibah bersama.


Hingga tidak terasa sore pun tiba, saking asyiknya bercerita Bee sampai lupa waktu.


Ceklek...


Kedua wanita cantik itu menoleh, terlihat wajah kusut Alta yang sekarang sedang berdiri diambang pintu.


"Oppa, sudah pulang!"


Bee menghampiri suaminya itu, memeluk dan mengecup bibir Alta membuat Alsya melempar bantal ke arah mereka.


"Woi, kalau mau mesum di kamar kalian sana jangan dihadapanku, mataku yang suci ini jadi ternoda kan!" teriak Alsya.


"Maaf Sya, lupa."


"Apaan sih Sya, kaya kamu ga pernah kaya gitu aja sama si Gibran," goda Alta.


"Idih, aku memang ga pernah ngapa-ngapain sama Kak Gibran."


"Sayang, aku lapar dari tadi pagi aku belum makan apa-apa," rengek Alta.


"Hah...kok bisa?"


"Tadi pagi kan kamu ga buatin aku sarapan, pulang dari kampus langsung ke kantor banyak kerjaan lupa makan siang dan sekarang perut aku sangat lapar."


"Ya ampun, kasihan banget suamiku ya sudah sekarang Oppa mandi dulu biar aku masakin sesuatu buat Oppa."


"Jangan lama sayang, aku lapar banget."


"Iya-iya."


"Idih, sok imut," ledek Alsya.


"Apaan sih bocil," ketus Alta.


"Bee, masaknya banyakkan ya aku juga lapar rindu sama masakan kamu!" teriak Alsya.


"Siap."


Bee pun segera menuju dapur, ia sangat merasa bersalah karena tidak membuatkan sarapan untuk suaminya. Semenjak Bee menjadi tukang masak di rumah Alta, Alta memang tidak mau makan dari luar maunya makan masakan Bee saja.


🌍


🌍


🌍


🌍


🌍


Yuk, guys kasih giftnya yang banyak karena ada hadiah pulsa menunggu kalian😍😍


Juara 1 : 100k


Juara 2 : 75k


Juara 3 : 50k


Juara 4-10 : 20k


Ayo, semangat waktunya dimulai sekarang sampai tanggal 1 MaretπŸ’ͺπŸ’ͺ😍😍


Jangan lupa


like


gift


vote n


komen


TERIMA KASIH

__ADS_1


LOVE YOU


__ADS_2