CINTA PERTAMA SEORANG CEO

CINTA PERTAMA SEORANG CEO
Part 100


__ADS_3

Part 100


Villa Meliara Keluarga Satrio.


Budi Satrio adalah pewaris tunggal Keluarga Satrio.


Budi Satrio berdiri di balkon villa dan berdiri mengangkat telepon, “Selidiki apa hubungannya Mileara dan Lie Yuan” ucap Budi di telepon.


“Ya Pak Budi” ucap asistennya.


Setelah mendengarkan kata-kata di telpon dia meletakkannya kembali.


Dia menyulut sebatang rokok, dan asap mengepul melayang di depan matanya, di bawah rambut halus di dahinya, mata coklat , mata coklat Budi agak redup menggambarkan suasana hatinya yang gundah.


Seorang pelayan berjalan mengingatkannya dengan sopan, “pak Budi, anda dilarang merokok oleh dokter, paru-paru anda belum sembuh”


Budi mengangkat mata coklatnya dan menatap pelayan yang gemetar di depannya dia tiba-tiba memikirkan Mileara.


Wanita yang menghilang tanpa jejak, yang sudah di klaim meninggal meski tidak ada jasadnya, wanita yang sampai detik ini selalu mengisi relung hatinya, wanita yang sangat dicintainya .


Kemarin wanita ini berhasil ditemukan, dan dalam keadaan yang sehat, tetapi di belakangnya banyak para bodyguard yang melindungi, sehingga sulit untuk dijangkau.


Sebenarnya apa yang sudah terjadi padanya selama ini, memikirkan hal itu wajah Budi perlahan-lahan menjadi dingin lagi.


Dia dengan dingin menginjak-injak puntung rokok yang dilempar ke lantai dengan perasaan dongkol yang dia sendiri juga tidak menyadarinya.


Dia menoleh, “Sudah lihatkan aku sudah menyingkirkan nya,kamu sudah boleh pergi”.


“Maaf tuan saya minta sisa rokok yang ada di bungkusannya juga “ ucap pelayan itu dengan wajah ketakutan, sebab dia tahu temperamen Budi jika sedang marah.


Budi melihat kearah pelayan dengan tatapan dingin hingga menusuk tulang, membuat pelayan menggigil.


“Ini, sekarang enyahlah dari hadapanku” bentaknya sambil melemparkan bungkus rokok tepat di depan muka pelayan !


pelayan pun langsung membalikan badan dan lari terbirit-birit, hal yang paling ditakuti para pelayan di villa mileara adalah amarah Budi.


Sepatu kulit cerah, setelan abu-abu buatan khusus yang mahal, dan dasi lurus semuanya menunjukan bahwa dia baru saja datang dari kantor dan belum mengganti pakaian.


Terngiang ucapan Jessica saat mereka bertemu, kamu tidak akan mampu melawannya, dia sepuluh kali lipat lebih kuat darimu , baik dalam penampilan, pesona atau harga diri, kamu tidak dapat dibandingkan dengannya,

__ADS_1


“Sialan!” umpatnya menghempaskan tubuhnya di sofa.


“Mungkinkah….


Pria yang bersama Mileara selama ini adalah Lie Yuan presdir grup Lie ?


Tangan Budi mengepal erat, gigi nya di katup rapat hampir menghancurkan giginya, “hampph…, aku harus bertanya padanya bagaimana dia bisa bersama Lie Yuan.


Dia berbalik dengan acuh tak acuh dan berjalan menuju kamar nya.


Baru memasuki kamar asistennya menelpon, “pak Budi, bagaimana dengan wartawan?”


“Biarkan mereka memberitakan, hanya satu berita mereka bisa berbuat apa padaku?” Budi mengerutkan bibirnya, dia jelas tidak memperdulikan wartawan yang memberitakan skandalnya dengan banyak wanita di Indonesia, rupanya berita dia menemukan Mileara sudah dihapus dan berganti dengan topik yang berbalik menyerang nya.


“Biarkan saja, intinya tetap saja bahwa Mileara masih hidup dan aku sudah menemukannya dan ku pastikan akan membawanya pulang ke pangkuan orang tuanya dan pastinya orang tuanya akan membantuku”


Asistennya menjawab di telepon “ ya pak Budi”


“Tapi pak, saya sudah menghubungi wartawan, beberapa wartawan dari berbagai media telah sepakat untuk mempublikasi isi konferensi pers yang sempat dihadiri yang bapak klaim sebagai nona Meliara .


“Lalu apa lagi yang kamu khawatirkan?” ucap Budi dingin.


“Ada terlalu banyak reporter yang diundang waktu itu dari berbagai media “ Asisten merasa sulit untuk menjelaskan situasinya.


“Jadi tidak ada yang bisa menyelesaikan masalah ini ya?” suara Budi terdengar sangat dingin.


“Pak Budi karena ini adalah Lie Yuan…” Asisten di seberang telpon merasa kesulitan meneruskan kata-katanya.


“Lie Group lebih besar dari PT. Satrio, dan status Lie Yuan lebih tinggi dariku, dan bakatnya lebih luas dariku!” Budi menggertakkan gigi, benarkah?!”


Setelah dia mengeluarkan kata-kata itu, sang asisten merasakan sepertinya udara yang mengerikan keluar dari diri Budi dan keadaan sekitar menjadi tegang, sang asisten sampai meneteskan keringat dingin.


Asisten tidak mengatakan apa-apa dan menundukan kepalanya dengan telepon masih setia menempel di tangannya.


“Huhh… sudah aku pikirkan, Mileara pasti akan datang pada ku, hanya aku yang bisa membawa nya kembali pulang, dia pasti akan meninggalkan Lie Yuan untuk bersatu dengan keluarga nya.


“Asisten memandang ponselnya seolah-oleh itu adalah wajah Budi yang menakutkan, “pak Budi maksudmu Nons Mileara dan Lie Yuan…itu


“Aku sudah meminta orang-orang mengawasi Mansion kediaman keluarga Lie dan mereka melapor kepadaku, bahwa Mileara dan Lie Yuan sering terlihat bersama keluar dan masuk ke Mansion itu, mungkin memang selama ini dia menghilang sengaja disembunyikan oleh Lie Yuan”

__ADS_1


“Tapi pak Budi, Lie Yuan adalah orang terkenal di Korea yang tidak mudah untuk didekati, dan juga dikabarkan sudah menikah dengan Liliana Kim, bagaimana dia bisa kenal dan menemukan nona Mileara yang jelas-jelas sudah dikatakan meninggal dalam kecelakaan pesawat ?”


Mata Budi menyipit dan wajahnya menjadi semakin dingin, benar, mengapa Mileara bisa mengenal pria itu dan bagaimana mereka bisa bersama?”


“Pokoknya selidiki sampai ketemu, dan temukan semua berita tentang nyonya Lie yang di katakan bernama Liliana Kim” ucap Budi seraya menutup telepon tanpa menunggu jawaban sang asisten.


Kemudian Budi teringat dengan wajah Jessica yang penuh kebencian, mengatakan bahwa dia sudah sering kali mencelakakan nyonya Lie, bahkan terakhir ingin membunuhnya, maka dia akan membantu dengan sukarela misi nya ingin membawa Mileara pergi menjauhi Lie Yuan.


Bahkan Jessica menawarkan diri bergabung dengan PT. Satrio untuk menambah kekuatan melawan Lie Yuan.


Budi tersenyum menatap cermin, “Jessica, kamu cukup perhitungan dan ingin mengandalkan aku untuk membereskan masalahmu?, kita lihat saja nanti.


>>>>>>>>>>>>


Di Mansion Keluarga Lie.


Lie Yuan membuka Tab khusus yang diciptakan perusahaannya, mengklik perangkat lunak yang sengaja tidak dijual dipasaran, dan memasukan nomor di atasnya.


Informasi registrasi mobil itu langsung ditampilkannya diatas layar nya .


Bibir tipisnya mengembang.


“Orang-orang Budi Satrio, “Lie Yuan melihat ke layar dan berkata, “kirim orang-orang itu kembali ke Budi dan biarkan dia menjelaskan masalah ini”


“Baik Tuan” ucap sekretaris Lion


Di dunia ini ada satu pepatah yang berupa belalang sembah menangkap jangkrik, dan burung ada di belakangnya!, yang dimaksud pepatah itu adalah ia merasa sudah pintar dan tidak menyadari bahwa masih ada yang lebih pintar dari dia.


Bagaimana mungkin Lie Yuan bisa membiarkan mereka mengawasinya? semua tempat tinggalnya memiliki sistem keamanan tingkat tinggi, CCTV hasil produksi perusahaannya, yang saat ini telah terkenal sampai kemancanegara, alat canggih ini sengaja diciptakan saat ia kehilangan, dan kehilangan istrinya selama beberapa tahun, untung tuhan masih mempertemukan mereka.


Sejak saat itu ia telah menyiapkan orang-orang untuk memantau area sekitar, hanya saja dia tidak ingin keberadan orang yang memantau mansion tidak di ekspos, sebab dia tidak ingin istri dan anaknya menjadi tidak nyaman dan merasa diawasi.


Sebagai CEO Lie Grup, dia yang pernah merasa kehilangan jiwanya saat istrinya menghilang beberapa tahun lamanya, hal itu membuat dirinya menjadi seorang ahli teknologi kelas dunia, hanya saja dia sebagai CEO Lie Grup tidak ingin mengeksposnya, biar musuhnya tidak tahu.


‘LIon di area mansion, atur di sekitar nya lebih banyak orang lagi untuk memantau”, mata Lie Yuan terpantul cahaya matahari, dengan warna kuning keemasan yang bagus.


“Meskipun aku tidak suka terlalu banyak orang di sekitarku, tetapi jika aku diawasi oleh orang lain, aku perlu memberitahu mereka bahwa berapa banyak perbedaannya antara mereka dengan aku”


Nampaknya perang akan dimulai, berhasilkah Budi satrio membawa Mileara pulang ke Indonesia?

__ADS_1


Nantikan kelanjutannya di part berikutnya.


Terima kasih buat para pembaca setiaku ini, jangan lupa dukung Author dengan kasih Like, Komen dan juga Vote. Author akan berusaha untuk update setiap hari.


__ADS_2