CINTA PERTAMA SEORANG CEO

CINTA PERTAMA SEORANG CEO
PART 92


__ADS_3

Part 92.


Kantor kawasan Lie Group.


Lie Yuan berdiri di depan dinding kaca yang indah dan tingginya mencapai langit-langit ruangan, dengan satu tangan di saku celana nya.


Kemeja putih bergaya Perancis dan rompi abu-abu yang dijahit khusus, menghiasi sosoknya yang sempurna dan pembawaannya yang terhormat.


Di area sofa di belakangnya duduk seorang pemuda yang sangat tampan yang ketampanannya tidak jauh berbeda dari Lie Yuan ,sedang membacakan informasi tentang seseorang yang menyebabkan hilangnya istri presiden grup Lie selama lima tahun yang lalu dan juga siapa dalang dari rumor tentang penggelapan pajak yang dilakukan Grup Lie .


“Jessica, putri dari keluarga Gong, saat ini sedang melarikan diri ke ukraina, 8 tahun yang lalu terjadi scandal pada dirinya yaitu melarikan diri saat hari pertunangannya, akan tetapi keluarga Lie tidak menuntutnya dan menutup skandal tentangnya”


“Nona Jessy, nama yang akrab orang memanggilnya, kemudian melarikan diri dengan ketua mafia dan menikah dengannya”


“Akhirnya setelah 3 tahun pernikahannya, suaminya meninggal, dia pun pulang lagi ke korea dan ingin menjalin hubungan dengan Lie Yuan , namun Lie Yuan sudah menikah dan mencintai seorang gadis yaitu Liliana Kim”


“Dia merasa sakit hati, sebab rumor Lie Yuan yang Impoten ternyata tidak benar, sehingga dia datang ingin mengacaukan pernikahannya dan berencana untuk kembali padanya”


“Oleh sebab itu dia berusaha melenyapkan Liliana KIm dengan menyogok supir keluarga Lie dan juga bekerjasama membobol surel milik Lie Yuan”


“Begitulah hasil investigasinya kak” ucap Akhira.


“Sekarang apa yang akan kakak lakukan, untuk memberikan pelajaran pada Jessy” tanya Akhira.


“Hahahaha…., baru saya tahu kakak bahwa sumber kebencian Jessy adalah karena rumor tentang kakak yang impoten” apakah benar kakak impoten?


“Kalau benar kakak impoten berarti, kedua anak kembar yang sangat cantik dan ganteng itu adalah milikku ya kakak aku sungguh sangat beruntuk kalau ini terjadi, punya istri yang cantik dan juga dua orang anak yang begitu menggemaskan” ucap akhira memandang Lie Yuan dengan wajah bercanda.


“Mati saja kamu, awas kalau sampai kamu mengatakannya lagi, sungguh bocah yang tidak sopan, apakah kamu benar-benar keturunan Lie?” ucap Lie Yuan dengan wajah yang menggelap.


“Maaf kakak, aku bercanda mana berani kau melawan kakak” Akhira menjawab segera, sebab dia tahu kalau Lie Yuan marah semua tidak akan pernah berakhir baik.


Lie Yuan berdiri di depan tembok besar yang menjulang dari lantai ke langit- langit ruangan dan berbalik menatap dengan mata coklat muda nya dan berkata.


“Saya tidak akan mempertimbangkan untuk kedepannya tentang perusahan keluarga Gong” ucap Lie Yuan dengan suara yang menawan yang jelas, dia sudah tidak marah dengan candaan Akhira. Akhira Pun menarik nafas lega.


Seorang asisten wanita berjalan masuk membawa dua cangkir kopi Americano meletakkannya di meja Lie Yuan dan satunya lagi diberikannya pada Akhira, setelahnya dia pergi.


Akhira menyerumputnya dengan tenang, setelah melihat kakaknya tidak marah dengan candaannya.


“Dua perusahaan dalam negeri terbesar Lie Grup dan Gong Grup, kakek selalu ingin menghindari perselisihan mengingat persahabatannya dengan kakek Jessy” ucap Akhira lagi sambil memandang Lie Yuan.

__ADS_1


Lie Yuan mengangkat matanya yang dingin dan pandangannya menyapu pemuda itu.


“Kakek sudah tahu dengan skandal Jessy dan juga sudah tahu bahwa yang menyebabkan Lili dan anak anak hilang lima tahun yang lalu adalah ulah Jessy.


“Jadi dengan masalah itu, keluarga Lie sudah tidak ada hutang budi lagi” ucap Lie Yuan dia menunduk lanjut minum kopi Americano Nya.


“Yang kita lakukan sekarang adalah terus memantau pergerakan Jessy jangan sampai dia berulah lagi”


“Baik kakak, akan kupastikan dia tidak akan bisa keluar dari negara tempat dia sembunyi, sebab rumor mengatakan bahwa dia juga terlibat dengan skandal pembunuhan mantan suaminya, sekarang anak dari suaminya itu juga akan menuntut balas”


“Baguslah, artinya kita tidak akan mengotori tangan kita untuk membersihkannya” lanjut Lie Yuan.


“Beres kakak, sekarang kakak fokus saja menjaga kakak ipar dan dua keponakan imutku itu sisanya biar aku Akhira yang melakukannya” Akhira menepuk dada nya sendiri.


Berbicara tentang Liliana Kim , Lie Yuan sedikit tercengang, gadis cantik yang selalu tersenyum menyambut kepulangannya, tanpa disadarinya bahwa acapkali dia termenung dan juga menangis sendirian, di kala senja berdiri memandang langit. Terpikirkan olehnya mungkin Liliana merindukan keluarga nya dan juga kehidupannya yang dahulu di Indonesia.


“Liliana, airmukannya semurni bidadari, kulitnya seputih krim, dan tubuhnya lembut seperti tak bertulang… Kepatuhannya melayani kegilaan ku semalam di tempat tidur masih menyisakan jejak kenikmatan yang merasuk sampai ke tulang”


“Apakah aku salah selama ini memisahkan nya dengan keluarganya, tapi salahkan aku jika aku takut kehilangannya saat dia kembali kepada keluarga nya,. Lie Yuan masih menyimpan dilema dalam hatinya.


Seketika wajah sempurna yang ketampanannya tidak dapat diukur itu perlahan-lahan nampak kaku.


—----------------------


Sore hari Lili sedang menemani anak-anaknya di halaman belakang sambil menikmati bunga-bunga mawar yang sedang mekar, kedua bocah bermain dengan gembira berkejar-kejaran memperebutkan bola.


Tiba-tiba si kecil Kennie terjatuh kakinya tersandung pada rumput dan dia pun terjatuh.


“Mommy, lututku berdarah, huaaaaa……, suara tangis Kennie terdengar kencang, membuat Lili yang sedang termenung kaget dan reflek berlari menghampiri sang putri mancanya.


“Ya ampun, apa yang terjadi, yang mana sakit”, ucapnya berjongkok di depan si bocah yang masih menangis keras.


“Lututku berdarah mommy bagaimana ini, nanti kulitku tidak mulus lagi” ucap Kennie sedih.


“ Sini, mommy gendong ayo kita obati lukamu ya, ayo tidak apa-apa, tidak akan membuat kulitmu menjadi jelek tenang saja” ucap Lili menenangkan si gadis kecil yang sedang menangis dalam gendongannya.


“Dasar cengeng, gitu aja nangis” ucap Kenzie mengolok adiknya.


“HUaaaa…..mommy kakak jahat dia yang menyebabkan aku jatuh, hukkkk….” suara tangis Kenie semakin kencang,


“Sudah-sudah jangan menangis lagi, sudah mommy bilang tidak apa-apa kita hanya perlu membersihkan lukamu dan memberinya obat.

__ADS_1


“Bibi Lin, tolong ambilkan kotak obat,” ucap Lili setelah sampai di ruang tamu.


“Baik nyonya, bibi Lin berlari mengambil kotak obat dan memberikannya segera.


Lili membersihkan luka Kennie dengan telaten, diiringi suara tangisan manja si kecil, setelah dibersihkan Lili menempel plester bergambar karakter di lututnya.


“Nah, sudah selesai, tidak sakitkan, ucap Lili.


Di Luar gerbang tampak mobil hitam keluaran terbaru meluncur memasuki area mansion, kepala pelayan bergegas membukaan pintu gerbang.


Mobil berhenti, sekretaris Lion membukakan pintu untuknya. Terlihatlah seorang yang rupawan keluar dari mobil mewah warna hitam, ya dia adalah Lie Yuan.


Lie Yuan berjalan menghampiri mereka yang duduk di ruang tamu dengan langkah yang elegan.


“Daddy”, si kecil kennie melompat dari pangkuan Lili dan berlari memeluk sang daddynya yang baru datang. Lie yuan berjongkok untuk menangkap anaknya yang berlari ke arahnya.


“Apa yang terjadi dengan lututmu” ucapnya Lembut.


“Aku terjatuh saat main bola di taman” aku Kennie dengan manja.


“Ia tidak apa-apa lain kali harus hati-hati ya” Ucapnya sambil mengelus rambut si kecil dan tangannya yang lain meraih Kenzie yang sudah cemberut merasa diabaikan.


_____


Di Dalam Kamar setelah selesai makan malam dan anak-anak pergi tidur.


Seorang Pria keluar dari kamar mandi dengan jubah mandi putih yang diikat longgar, satu tangan nya memegang handuk untuk mengeringkan rambutnya yang basah, tetes air menetes berjatuhan di pundak nya.


Lili duduk disisi tempat tidur, melihat diri Lie Yuan yang rupawan, kepala nya panas, ia lalu tiba-tiba mendekatkan diri dan mencium bibir tipis suaminya.


Waktu seakan-akan terhenti.


Lie Yuan perlahan-lahan membuka kelopak matanya, dan dia membiarkan istrinya yang berinisiatif, sebab jarang jarang bahkan belum pernah, Lili berinisiatif seperti ini kepada nya selama mereka menikah.


Lie Yuan mematung.


Lili tersadar dia pun mundur dan buru-buru menghindar, tapi belum sempat Lili menghindar Lie Yuan memegang pinggangnya dan membawanya ke dalam pelukan, memegang kepala nya dengan satu tangan dan tidak membiarkannya pergi lagi, ia lalu berbalik untuk mengambil inisiatif dan menekannya di tempat tidur memeluknya dengan mesra.


Lie Yuan tidak melepaskan Lili sedikitpun sepanjang malam, dan permainan dewasa pun terjadi di dalam kamar tidur mereka.


Akankan Lie Yuan membiarkan Lili kembali pada Keluarganya?

__ADS_1


biarlah waktu yang menjawabnya.


Bersambung.


__ADS_2