CINTA PERTAMA SEORANG CEO

CINTA PERTAMA SEORANG CEO
Part#70 Rahasia


__ADS_3

Di perjalanan Lili merasa binggung dengan sikap dan permintaan kakek Albert. Lili merasa ada hal yang tidak biasa dalam perkataan kakek.


"Berjanjilah padaku,kau tidak akan pernah ,meninggalkan cucukku" pinta kakek dengan wajah penuh permohonan".


Meninggalkan, bagaimana sedangkan hidup dan matiku sudah dia yang mengendalikanya, kecuali kalau terpaksa demi keselamatannya mungkin aku akan terpaksa meninggalkannya.


Sesampai dirumah, hari sudah sore.


flashback on.


6 Tahun yang lalu, saat semua keluarga sudah menentukan tanggal pertunangan antara Lie Yuan dan Jessy, sebab mereka sudah dipertunangkan sejak masih kecil karena kedua keluarga mereka bersahabat baik sejak lama bahkan kakek Jessy berhutang nyawa terhadap kakek nya Albert.


Mereka sudah berteman sejak lama dari TK samapai SMA, dan Jessy sudah lama mencintai Lie Yuan , tapi lain hal dengan Lie Yuan dia hanya menganggap Jessy sebagai adik nya saja tidak ada sedikitpun perasaan cinta dihatinya.


Tetapi dia tidak berani menentang keinginan kakeknya, hingga pasrah saat sudah di jodohkan dari kecil.


Saat malam sebelum hari pertunangan mereka mengadakan pesta pelepasan masa lajang di sebuah hotel berbintang 5 saat itu mereka meminum banyak Arak dan Lie Yuan mabuk hingga payah dan tidak bisa untuk pulang menyetir.


Jessy berinisiatif untuk memesankan kamar buat mereka menginap.


Sesampai di kamar Jessy membaringkan Lie Yuan di atas kasur kamar hotel.


"Kak Yuan, Aku mencintaimu" Ucap Jessy sambil berinisiatif mencium bibir Lie Yuan.


"Jessy tolong jangan seperti itu, aku mau tidur" Ucap Lie Yuan sambil masih memejamkan mata.


Tapi Jessy tidak peduli, bukankan sebentar lagi mereka akan bertunangan mereka juga akan melakukan malam pertama,jadi kalau mereka melakukanya sekarang bukankah juga tidak menhadi masalah.


Berpikir demikian Jessy semakin berani melakukan aksinya.


Dia mencium dan juga melepaskan baju kemeja Lie Yuan, saat Lie Yuan setengah sadar karena pengaruh Arak.


Sementara Jessy semakin mengila dan semakin bernafsu dengan aksiya sendiri, dia seperti pemain tunggal dalam adengan ini dimana sang pria hanya terpejam.


"Jess tolong hentikan ucap Lie Yuan lemas," sambil mencoba menyadarkan Jessy tapi tak dipedulikannya.


Sampailah tahap melepaskan celana yang melekat pada tubuh Lie Yuan dan sekarang tuan muda Lie sudah sepenuhnya telanjang bulat.


Jessy semakin menggila memeluk dan mencium Lie Yuan sesuka hati, aksinya terhenti saat menyadari kejantanan tuan muda Lie tidak bangun -bangun meskipun dia sudah berusaha membangunkannya hampir dua jam ,namun kejantan tuan muda Lie masih tetap terkulai lemas, meskipun Jessy sudah telanjang bulat didepannya.

__ADS_1


Dengan kesal Jessy bangun dan berdiri , "kak Yuan apa yang terjadi mengapa bisa begini , ucap nya pelan sambil melihat ke arah Lie Yuan dengan penuh rasa kecewa.


"Aku sebenarnya Impoten ucap Lie Yuan pada Jessy seraya beranjak dan memakai pakaiyannya yang sudah berantak akibat ulah Jessy.


"Apa?!!....impoten, kalau begitu aku tidak ingin menikah dengan lelaki yang tidak berguna seperti kamu" ucap Jessy gusar dan langsung mengemasi pakaian nya dan pulang tanpa menoleh ke arah Tuan muda Lie Yuan.


Sebab jika menikah dengan seorang yang impoten bukankah dia akan menjadi janda seumur hidup meskipun punya suami.


Sedangkan bagi Jessy kebutuhan ranjang adalah hal yang utama sebab selama dia kuliah diluar negeri sudah biasa melakukan hubungan bebas. Maka dia tidak akan sudi memiliki suami yang tidak berfungsi sebagai lelaki seperti Lie Yuan, hingga dia memilih untuk kabur sejak dari hotel hari itu dan dan tidak muncul diacara pernikahan hingga membuat keluarganya menanggung malu terhadap keluarga Lie.


Sementara Lie Yuan menyunggingkan senyuman, sebab dia memang tidak pernah menganggap hubungan nya bersama Jessy adalah cinta ,dia hanya menganggap Jessy sebagai adik semata tidak lebih.


Namun lain dengan kedua belah pihak keluarga menganggap Lie Yuan patah hati hingga beberapa bulan kabur memenangkan diri, padahal dia memang sudah sejak lama mencari gadis cinta pertamanya di Indonesia, Tuhan juga berpihak padanya hingga membuat Lili terjebak dalam pesawat pribadi miliknya. Hanya dia tidak pernah mengunggkapkan rahasia ini kepada siapapun, dan membiarkan rumor berkembang tentangnya yang impoten.


flashback off.


Malam ini akan ada perjamuan makan malam dengan walikota, sebagai seorang pebisnis yang diperhitungkan tentu saja Lie Yuan mendapatkan undangan. Lie Yuan memutuskan untuk menghadiri bersama asisten Lion saja, sebab tidak ingin membuat Lili menjadi lelah dalam masa kehamilannya yang sudah memasuki usia 8 bulan lebih.


"Lion, kita akan menghadiri perjamuan ini, atur pakaian untukku kenakan nanti, kita langsung berangkat dari kantor" Ucapnya pada Asisten Lion.


"Baik tuan " Ucap Lion , dia langsung mengatur segalanya dan memesan stelan jas dari perancang ternama dan diantar kekantor Lie Grup dalam waktu kurang dari satu jam.


Sesai mandi Lili memakai pakaian dan dan duduk di kursi rias memandang ke cermin menyisir rambutnya.


Terdengar musik yang merdu berasal dari nada dering ponselnya, segera dia menggambil ponsel diatas tempat tidur dan mengangkatnya.


"Hallo sayang", sapa Lie Yuan di sebarang telpon.


"Hallo" jawab Lili.


"kamu sudah makan belum?" Tanya Lie Yuan lembut.


"Belum "ucap Lili.


"Kamu makan dulu ya, jangan menungguku, aku lagi ada jamuan makan malam bersama wali kota mungkin pulang agak malam, kamu juga duluan tidur ya". Ucap Lie Yuan lagi.


"Baik, kamu hati-hati di jalan ya" balas Lili.


"Ia, jangan kuatir, kamu tutup telponnya dulu"

__ADS_1


"Baik" Lili menutup telpon dan meletakan nya lagi diatas nakas.


Sesampai di tempat perjamuan sudah ramai dengan para pebisnis dan juga pejabat penting dari berbagai bidang, terjadilah saling memuji dan menyanjung saling mencari muka untuk menjilat, sungguh hal semacam ini membuat muak Lie Yuan, hanya senyuman yang tersungging walaupun hati muak melihat tampang-tampang para penjilat.


Tidak terasa waktu sudah semakin malam, setelah berpamitan dengan walikota , Lie Yuan memutuskan untuk pergi dari pesta ini.


"Lion ayo kita pulang" Ujarnya didalam telpon.


"Baik tuan saya menunggu anda di depan diparkiran" Ucap Lion.


Tuan Lie berjalan keluar dari ruangan perjamuan menuju parkiran tempat Lion sudah menunggu, tiba-tiba dirinya di tabarak seorang gadis .


"Maaf Tuan" ucapan sang gadis sambil menunduk memungut tas tangannya yang terjatuh akibat tabrakan tadi.


Lie Yuan juga reflek menunduk membantu sang gadis memungut tas tangannya, ketika mengangkat wajahnya, seketika dia kaget.


"Jessy" ucapnya .


"Kak Yuan" jawab Jessy, apa kabar kakak?"


" Baik , maaf ya, ini tas mu, permisi, ucap Lie Yuan seraya berlalu, tidak ingin berurusan dengan Jessy lagi.


"Kakak boleh aku menumpang, aku juga bosan berada disini, asistenku belum datang dari tadi" ucap Jessy sambil memasang wajah memelas.


Lie Yuan tidak menjawab dia berjalan terus menuju mobil tempat Lion sedang menunggu.


Lion membuka pintu untuk tuan nya tetapi Jessy sudah lebih dulu menyelonong masuk.


"terima kasih Lion" Ucap Jessy.


Lion terbelalak kaget dan memandang tuan Lie penuh tanya.


"antar Jessy pulang dulu" Lie Yuan memerintah dengan wajah datar.


Dan Jessy tersenyum penuh kemenangan.


*Lie Yuan akan ku buat kamu bertekuk lutut padaku nanti lihat saja.


Bersambung*.

__ADS_1


__ADS_2