
Pagi ini, Lili merasa ingin pergi berbelanja beberapa sayuran, untuk memasak makan malam buat kedua anaknya dan juga seluruh anggota keluarga.
Lie Yuan pagi-pagi sudah pergi ke perusahaan, saat ini sedang banyak pekerjaan yang menumpuk.
Dia menelpon Lie Yuan untuk menyampaikan akan pergi ke pasar buat beli sayuran.
“Sayang, anak-anak sudah berangkat ke sekolah, aku ingin pergi beli sayuran untuk memasak makan malam ke supermarket ya ?” ucap Lili di telpon.
“Baiklah, aku akan memerintahkan bodyguard untuk pergi bersamamu” Upap Lie Yuan di telepon, dia sekarang benar-benar sibuk jadi tidak sempat menemani sang istri ke luar , dan dia juga tidak ingin melarang sang istri pergi sebab sudah lama sang istri tidak pergi jalan-jalan , mungkin dia perlu menghirup udara segar di luar, pikirnya dalam hati.
“Aku hanya ingin membeli beberapa sayuran. Aku bisa melakukannya sendiri. Kau tak perlu memerintahkan bodyguard untuk menemaniku, lagi pula aku hanya berbelanja di supermarket dekat sekolahan anak-anak” ucap Lili di telpon.
“Baiklah, kamu hati-hati ya” Lie Yuan sedikit mengalah.
Setelah mengantarkan anak-anak kesekolah Lili pergi ke supermarket terdekat untuk membeli beberapa sayuran.
Lili keluar dari area bahan makanan tiba-tiba ingin ke toilet, Lili melihat jam di pergelangan tangannya waktu sudah hampir keburu, Lili segera bergegas ke toilet dengan tergesa-gesa .
“Bukkk…”....Lili hampir oleng sebab menabrak tubuh seseorang segera dia berpegang pada dinding etalase.
Lili mengangkat kepalanya dan menemukan seorang pria sedang menatapnya dengan pandangan tajam.
“Tuan maaf” ucap Lili sambil mengatupkan tangan nya di depan dada dengan seulas senyum tulus.
Pria itu pun mengangkat kepala nya, ketika melihat LIli, dia pun merasa Lili terlihat sangat cantik dan juga lembut…
Lili buru-buru berlalu menuju toilet .
Pria itu setelah melihat Lili hanya sendirian ,l niat yang jahat pun muncul di dalam benak pria itu. Melihat di layar ponselnya seketika pria itu tersadar ternyata wanita itu adalah orang yang diminta bosnya untuk dilenyapkan. Tidak disangka ternyata wanita ini tiba-tiba datang sendiri…
Koridor menuju toilet terlihat lengang dan sepi.
Pergelangan tangan Lili tiba-tiba diraih oleh seseorang , dia menjerit ketakutan lalu dia pun melihat orang yang menarik tangannya adalah pria yang tadi bertabrakan dengannya.
Lili pun merasa tidak tenang di dalam hatinya.
__ADS_1
“Kamu…kamu mau lakukan apa?”
“Lakukan apa ? wanita cantik kamu sudah menabrakku , tentu saja kamu harus jadi mangsaku”, pria itu pun berkata sambil tersenyum jahat.
Wanita ini tampak lebih cantik dari foto yang dikirim bosnya, terutama adalah temperamennya. Sebelum dilenyapkan sayang kalau tidak dibuat untuk bersenang-senang dahulu.
Wajah Lili terlihat pucat, sekujur tubuhnya gemetaran, melihat tatapan pria itu dia mengerti apa yang dimaksudkan oleh pria itu.
“Kamu lepaskan aku….” Lili berusaha untuk melawannya, tetapi pada saat ini, dia tidak bisa sama sekali mengeluarkan tenaga nya .
Pria itu tersenyum dingin , dia menarik tangan Lili menuju ke toilet pria.
“Jangan ………lepaskan aku……” Lili mengeluarkan semua tenaga nya untuk melawan pria itu, tetapi dia sama sekali tidak bisa mengalahkan kekuatan pria itu.
Lili tiba-tiba menundukan kepala nya, dan menggigit lengan pria itu dengan kuat.
Lili langsung lari, tetapi dia langsung tertangkap oleh pria itu lagi.
“Dasar wanita tidak tahu malu, beraninya kamu gigit aku”. Pria itu mendorong Lili ke dalam toilet dengan kuat, wajahnya terlihat sangat menyeramkan.
Tubuh Lili pun terbanting ke dinding toilet, dia menjerit kesakitan, lalu dia pun ingin lari dan bersembunyi di dalam toilet, tapi pria itu menarik rambutnya hingga wajahnya terdongak ke atas, rasa sakit tidak dapat terkatakan seakan semua rambutnya akan tercabut keluar.
Dengan sisa tenaga yang dia miliki Lili menendang ************ pria itu , sekuat tenaga sehingga pegangan pada rambutnya pun terlepas.
“Auuww…., dasar wanita ******, beraninya kamu menendangku, rasakan akibatnya nanti, Lili tidak memperdulikan teriakan dan makian pria itu dia berusaha bersembunyi ke dalam toilet.
Kedua mata pria itu menjadi merah menahan sakit dan amarah, dan dia mulai menendang pintu toilet itu dengan menggunakan kakinya.
“Bro, perlakukan wanita cantik dengan agak lembut,” Seorang pria yang ada di dalam toilet sebelah keluar berkata kepada pria itu dengan sambil tersenyum jahat.
Setelah menepuk pundak pria itu, orang itu pun langsung pergi meninggalkan toilet, nampaknya orang itu juga bukan oprang baik ya, masa tidak menolong orang malah pergi begitu saja.
Lili bersembunyi di dalam toilet, dia mendengarkan suara tendangan pintu dengan penuh ketakutan, dia pun berusaha untuk menahan rasa lemas nya, dan mengeluarkan ponselnya.
Lili membuka kontak suaminya Lie Yuan, tetapi dia pun tiba-tiba menyadari , Lie Yuan berada di Perusahaan dan sekarang sedang rapat penting dengan pemegang saham, dan sama sekali tidak akan sempat datang dan menyelamatkan dirinya, jarak perusahaan dengan tempat Lili berada sekarang cukup jauh.
__ADS_1
Lalu Lili pun menelpon Akhira, sebab tadi dia saat berbelanja bertemu dengan Akhira , Akhira mengatakan dia ada urusan di sekitar sini, mungkin dia belum pergi jauh.
Setelah menunggu beberapa saat, telponnya pun diangkat “ Adik ipar, tolong aku…”
“Gubrakkk…., bunyi pintu terbuka, oleh tendangan pria itu, dan telepon Lili Pun jatuh kelantai dalam keadaan masih tersambung dengan Akhira.
Pria kasar itu tersenyum licik, dia menendang ponsel yang sudah jatuh diatas lantai ke sembarang arah, dia mendekati Lili.
“Wanita cantik, jangan takut, aku akan perlakukan kamu dengan lembut”.
“Jangan, keluar kamu…” Lili ingin berteriak, tetapi dia pun menyadari suara nya terdengar lembut, dan menawan seperti *******.
Di Ruangan yang begitu kecil, Lili tidak bisa melarikan diri, dia hanya bisa memeluk dirinya dengan kedua tangan, nafasnya menjadi semakin cepat, dan dia pun bersembunyi di sudut.
“Keluar kemana ? aku akan buat kamu merasa sangat enak, hehehehe…” pria kasar itu berkata dengan mesum dengan wajah yang sangat menjijikan, lalu dia pun langsung mengulurkan tangannya untuk mengunci pintu.
Kemudian pria itu langsung membuka tali pinggangnya dengan semangat.
Lili belum pernah menghadapi masalah seperti ini, jadi dia merasa sangat panik, dan bingung, sehingga membuat dia menjadi sesak nafas.
Lili ingin berteriak, tetapi lehernya pun seperti tercekik oleh orang, jadi dia hanya bisa mengeluarkan suara rintihan, yang justru membuat pria kasar itu semakin bernafsu mendengarnya.
Kepalanya tiba-tiba terasa sangat sakit, dia menjerit kesakitan, dan berusaha bangkit dari bawah.
“Jangan…..aku mohon kamu untuk lepaskan aku…..aku punya uang, aku akan berikan uang kepada kamu….” Lili mohon kepada pria itu dengan sambil menangis.
“Hahaha….aku tidak mau uang, aku mau kamu….aaa!”
Pintu toilet itu pun terbuka, dan membanting punggung pria itu, dan membuat pria itu terhuyung-huyung.
“Siapa yang berani ganggu aku….” pria kasar itu berbalik , seketika di pun merasa ketakutan dan mulai berkeringat dingin”
Siapa yang datang menolong Lili, Akhira ataukah Lie Yuan?
Tunggu episide berikutnya.
__ADS_1
Mohon maaf atas keterlambatan update dikarenakan, kesibukan author di dunia nyata.
Bersambung.