CINTA PERTAMA SEORANG CEO

CINTA PERTAMA SEORANG CEO
Part # 64 USG


__ADS_3

Waktu berlalu dengan cepat, dan dalam sekejap mata, malam tiba dan bintang-bintang bersinar bertaburan berkelap kelip bak berlian di langit.


Bulan yang cerah mengantung diawan, menebarkan cahaya pada bumi yang syahdu.


Mension Keluarga Lie, Ferarri merah berhenti perlahan didepan pintu utama.


Pintu terbuka Lili memakai mantel bulu berwarna coklat, dan keluar dari rumah berjalan masuk kedalam mobil setelah Lion membukakan pintu.


Lili terkejut ternyata didalam mobil sudah duduk Lie Yuan menatapnya lembut.


"Kenapa kamu yang menjemputku?" Lili menatap dengan ekspresi bingung.


bukankah tadi siang dia menelpon bahwa Lion yang akan menjemputku?


Dengan terkekeh Lie Yuan berkata dengan suara dalam yang terdengar merdu.


"Aku datang untuk menjemputmu, aku tidak ingin mengulangi dimana aku kehilangan moment menemanimu mengikuti kelas hamil ,aku sekarang tidak ingin kehilangan moment bersama anak kita" ucapnya sambil membelai perut buncit Lili, dan menciumnya.


Dan seakan mengetahui daddy nya menyapa, sang buah hati didalam perut Lili bergerak aktif dan menendang tangan sang daddy nya yang masih menempel di perut sang ibu.


"Hehe...jangan nakal kasaihan mommy sakit di tendang terus" ucapnya sambil membelai sayang.


"Apa masalah di perusahaan sudah selesai di kerjakan?" Lili bertanya dengan alis terangkat, dia mengerti bahwa suaminya cukup sibuk akhir-akhir ini.


"Ya sudah selesai ,sekarang waktunya istirahat" Lie Yuan berkata dengan ringan sambil tangannya melingkar di bahu Lili memeluknya sepenjang perjalanan.


"Apakah istriku ingin makan sesuatu atau pergi ke suatu tempat sebelum ke rumah sakit?"


"Sekarang aku banyak waktu luang untuk menemanimu" Lie Yuan memutar wajah Lili dan menatap matanya lalu mendaratkan sebuh ciuman di bibir tipis Lili .


"Sekarang masalah terbesar perusahaan sudah selesai, paman ketiga yang selalu menggangu ketenangan sudah di berikan sebuah perusahaan yang ada di Amerika, dan sudah saling menanda tangani perjanjian untuk kedepannya tidak saling menggangu"


"Apa kau mau makan sesuatu dulu" ulang nya sambil menatap lembut.


"Tidak aku mau langsung kerumah sakit saja" jawab Lili, sekarang dia merasa cepat lelah jika banyak berjalan dan kaki nya sekarang sudah mulai membengkak.


Setiap malam selalu ada tukang pijet profesional yang mengurut kaki Lili.


Memasuki usia kandungan ke 7 bulan perut Lili semakin membesar dan juga gerakan didalam perutnya semakin intens dan rasanya ada dua gerakan di dalam perutnya.


"A**pakah mungkin ada dua bayi didalam perutku?.


Sampai di rumah sakit, sudah disiapkan ruangan vip untuk USG, dokter Nathan sudah siap dengan pasukan dokter kandungan yang semuannya wanita, sebab Lie Yuan tidak ingin istri nya di sentuh oleh laki-laki lain.

__ADS_1


"Selamat datang kakak ipar, mari silakan masuk" Nathan mempersilakan Lili dan.Lie Yuan masuk, didalam tampak sudah menunggu dokter kandungan yang berwajah cantik.


"Silakan nyonya berbaring di tempat tidur ini" ucap nya sambil tersenyum ramah.


Dengan sigap Lie Yuan mengendong Lili dan membaring kan nya diatas tempat tidur ruang periksa.


"Permisi nyonya maaf saya akan mengoleskan krim ini diperut anda" ucap nya sopan sambil memasangkan selimut untuk menutupi bagian bawah Lili dan setelah itu menyibak gaun yang dipakai Lili.


Dengan lembut dokter wanita itu mengoleskan krim diperut Lili.


Dokter memakai alat USG atau transduser untuk memindai gambar janin dengan cara menggerak-gerakkannya pada permukaan perut Lili. Gerakan itu akan menghasilkan rekaman aktivitas janin. Aktivitas berupa video sekarang terlihat pada monitor yang tersambung dengan alat USG. Lie Yuan menatap takjub buah hatinya yang nampak di layar monitor.


"Tuan ini penampakan bayi anda, keadaannya sehat dan aktif, dan ini ada dua bayi, selamat anda punya bayi kembar" Ucap dokter kandungan dengan takjub juga ternyata nyonya Lili punya dua bayi di rahimnya.


"Dan ss pertinya dua bayi ini bukan kembar identik" ucap dokter sambil terus mengerakan alat untuk memindai bayi di perut Lili.


"Apa maksud nya bukan kembar identik" Lie yuan bertanya dengan wajah binggung dan pandangan mata nya tidak terlepas dari layar monitor yang menampilkan vidio bayi mereka di dalam rahim Lili.


"Maksudnya jenis kelamin kedua bayi ini berbeda satu lelaki dan satunya perempuan" Jelas dokter sambil menunjukan jenis kekamin kedua bayi didalam vidio dan memfoto nya dan memprint nya.


Pantasan baru 7 bulan perut nya sudah sebesar ini ternyata ada dua bayi kembar di dalamnya, Lili benar merasa bahagia.



"Sepertinya nyonya harus melahirkan secara caesar " Suara dokter membuyarkan lamunan mereka.


"Karena sepertinya bayi anda berbagi plasenta, tapi tidak ada masalah yang serius hanya melahirnya memang harus dengan caesar " ulang dokter menjelaskan .


"Apa berbahaya?" tanya Lie yuan dia tidak ingin membahayakan istri dan kedua anak nya yang berada dalam kandungan Lili.


"Tidak berbahaya, sebab perkembangan ilmu dan tehnologi sekarang ini sudah begitu maju, tuan tenang saja". Ucap dokter menenangkan.


"Jangan terlalu lelah , dan usahakan selalu gembira" ucap dokter dan meresep kan obat buat Lili.


"Dan hubungan intim tetap boleh di lakukan selama periode ini tetapi dilakukan dengan perlahan saja" terang dokter .


"Sayang dengarkan kata dokter" Lie Yuan tersenyum Licik menatap Lili, mengecup mesra tangan Lili.


"Ih ....apaan sih...,.Lili menepis tangan Lie Yuan , perkataan Lie Yuan sukses membuatnya merona


Dasar mesum, apa di otak nya hanya ada hal begituan.


"Hei Lihat kenapa wajah mu merah begini apa kamu sakit ucapnya sambil menyentuh kening Lili" Lie Yuan tersenyum Licik padahal dia tahu kalau istrinya malu, dia sengaja mengoda istrinya menatap mesra dan mengecup kening nya.

__ADS_1


"ehemm..., apa kalian tidak sabar sampai kerumah, kasihanilah kami yang masih jomblo ni" Dokter Nathan berdehem saat melihat kemesraan pasangan yang bikin iri ini.


Lili buru-buru mendorong dada suaminya dan buru-buru bangun.


dasar tidak tahu tempat apa !!!


Lie Yuan bangkit dari duduknya dengan wajah cuek dan acuh tak acuh.


"Ayo Peri" Lie Yuan menarik pelan tangan Lili dan membimbingnya keluar.


"Terima kasih dokter" Ucap Lili sambil menoleh ke arah dokter yang tadi memeriksanya.


Dasar Tuan muda, orang sudah memeriksa bukan nya terima kasih malah pergi behitu saja


"Ia sama-sama nyonya " dokter menjawab dengan kikuk.


"Hei..., dokter Hanna...terima kasih ya, mana resepnya aku mau tebus dan kirim kerumah tuan muda" Ucap dokter Nathan.


"Ini" dokter Hanna memberi selembar kertas dan diterima Nathan dan segera pergi dari ruang USG.


Sampai di mobil Lili protes pada suaminya, kesal rasanya bersikap tidak sopan pada dokter kandungan yang cantik dan terlihat masih muda mungkin sedikit lebih tua dari nya.


"Sayang, obat nya tadi belum diambil" Ucap Lili mengerucutkan bibir nya.


"Cupp..." Lie Yuan bukan nya menjawab tapi malah mengecup dalam bibir Lili.


"Ih...apaan sih!... dak malu apa dilihat Lion!" bisik Lili sambil melihat Lion.


"kamu tidak lihatkan Lion" Ucap Kie Yuan menyebalkan bagi Lili.


"Ia tidak Lihat, saya fokus pada jalanan tuan" Jawab Lion datar.


"cih....sekretaris dan tuan nya sama saja gila".


Sepanjang jalan Lili cemberut masih kesal dengan sikap dan gaya sang suami yang menurutnya menjengkelkan.


Tuan muda pura - pura tidak tahu dengan kekesalan Lili dia sepanjang jalan memeluk dan memebelai perut buncit Lili.


Bersambung...


Baca juga karya Author yang lainnya : Kisah Cinta Lea.


Like dan Koment serta Vote ya.

__ADS_1


Terima Kasih.


__ADS_2