CINTA PERTAMA SEORANG CEO

CINTA PERTAMA SEORANG CEO
Part#96


__ADS_3

Wajah tampan Akhira terlihat sangat menyeramkan, tatapannya ditujukan pada tangan pria itu, kedua matanya pun terlihat penuh dengan aura yang mematikan.


Dalam waktu yang singkat suara “kraaak….” terdengar, tidak ada yang mengetahui apa yang terjadi, lengan pria itu pun sudah menjadi bengkok.


Akhira menarik Lili keluar dari toilet, dan memposisikan wajah kecilnya di depan dada nya dan menutupnya dengan jaket, dia tidak ingin Lili melihat adegan selanjutnya yang akan penuh darah, jadi tidak baik jika dilihat oleh Lili.


Pria kasar itu berusaha menahan rasa sakit di lengannya, dia menatap Akhira yang terlihat sangat menyeramkan dan dingin, dia pun menggigit bibirnya sampai berdarah, dia tidak berani mengeluarkan suara apapun, dia takut akan dibunuh.


Akhira mengulurkan tangannya , seorang pengawal yang mengikuti dia dari belakang pun langsung memberikan sebuah pistol tidak bersuara kepada dia.


“Tuan Muda Akhira, aku minta ampun….” pria itu berlutut di lantai toilet bersujud padanya.


“Apakah kamu tahu siapa dia?” Akhira berencana agar pria itu tidak penasaran sebelum ajal menjemputnya. “ Dia adalah istri tersayang Kakakku President Lie Group, kakak ipar aku”.


Setelah mendengarkan perkataan Akhira , wajah pria itu terlihat pucat, dia tahu seperti apa ganasnya Lie Yuan , yang selalu di takuti di dunia bisnis dan juga dunia bawah tanah seketika dia tidak tahu harus mengatakan apa.


Orang-orang kelas atas semuanya mengetahui seperti apa kondisi tuan Lie Yuan saat istrinya dikabarkan meninggal , semua orang mengira tuan muda Lie Yuan dalam seumur hidup tidak akan menikah lagi, dan setelah lima tahun ternyata ….,menemukan istrinya kembali masih hidup.


Maka dapat di mengerti bahwa semua orang keluarga Lie pasti akan mementingkan keselamatan nyonya muda ini, sedangkan pada saat ini dirinya pun sedang sial menerima perintah dari seorang untuk melenyapkan wanita ini yang ternyata adalah nyonya muda keluarga Lie.


Dengan demikian dirinya dengan sial telah menyinggung keluarga Lie ini….


Sudut bibir Akhira menunjukan sebuah senyuman yang dingin, lalu dia pun menembak pangkal paha pria itu tanpa ampun.


Pria itu masih belum sempat untuk menjerit kesakitan, dan sudah langsung pingsan .


Di bawah pangkal paha nya pun sudah berlumuran darah.


“Kakak Ipar, sudah aman”. setelah itu Akhirnya melepaskan pelukannya, pengawal dengan sigap berdiri di depan pintu toilet , agar Lili tidak melihat adegan yang berlumuran darah di dalam toilet itu.


Kedua kaki Lili sangat lemas, dia merosot terduduk di atas lantai, dan bernafas dengan kesulitan, wajah nya pun terlihat memerah.


“Sangat panas…..” Lili berkata dengan sambil menarik kerah bajunya.


Didalam tubuhnya seolah -olah seperti terdapat api yang sedang membara, ini sungguh membuatnya merasa sangat sakit, dan panas.


Akhira melihat ini dia mengerutkan dahinya merasa ada yang aneh, dia langsung menggendong Lili, sebelum pergi dia menatap ke arah toilet dengan tatapan tajam, dia berkata kepada pengawalnya dengan dingin.

__ADS_1


“Segera beritahu tuan muda Lie Yuan”


Seseorang yang bersembunyi di dalam toilet perempuan, dia melihat Akhira menggendong Lili . Memikirkan adegan berikutnya, dia pun mengepalkan kedua tangannya , terlihat sangat iri hingga kedua matanya memerah.


“Sialan…., apa yang dimiliki wanita itu hingga kedua tuan muda Lie begitu menyayanginya” gumamnya geram seraya membanting pintu,


“Apa lihat-lihat!” ucapnya gusar dengan wajah yang menyeramkan saat ada orang di toilet menatapnya aneh saat dia membanting pintu.


“Sial sekali tidak menyangka kali ini akan gagal membunuh Lili”.


Setengah jam kemudian di sebuah Hotel milik keluarga Lie hotel terbaik di kota itu.


Akhira berdiri di depan kamar president suite lantai paling atas dari hotel itu, yang hanya memuat dua kamar khusus bagi tuan muda Lie Yuan dan juga dirinya.


Akhira melihat Lie Yuan keluar dari Lift dengan setelan jas kerjanya dia pun langsung pergi menyambutnya.


“Kakak” Akhira menyerahkan Lili yang ada dalam gendongannya .


“Gimana kakak iparmu?” wajah tampan Lie Yuan terlihat serius, aura yang terpancar dari sekujur tubuhnya terlihat sangat menyeramkan.


Jika Akhira tidak berada di sekitar tempat itu, akibatnya pun tidak bisa dibayangkan.


“Aku pulang dulu, aku akan tangani masalah ini dengan baik” ucap Akhira sebelum berlalu.


“Mmmm” Lie Yuan menjawabnya dengan wajah yang terlihat serius.


Setelah itu Lie Yuan masuk ke kamar, dan menutup pintu.


“Adik ipar bawa aku ke dalam kamar mandi, aku panas sekali” racau Lili sambil dia berusaha menarik-narik bajunya, sepertinya dia belum sadar kalau sekarang yang menggendong adalah sang suami.


Setelah diletakan oleh Lie Yuan ke tempat tidur, Lili berusaha bangun dengan sempoyongan menuju kamar mandi, dia sungguh merasa kepanasan dan ingin segera berendam dalam bathtub.


Melihat Lili sempoyongan menuju kamar mandi, Lie Yuan segera meraihnya dalam pelukan.


Lili pun berteriak berusaha melepas pelukan erat Lie Yuan , sebab dia pikir itu adalah Akhira dia sama sekali belum sadar kalau saat ini adalah suaminya.


“Jangan takut…, sudah aman.” Lie Yuan berusaha menahan amarahnya , dan berkata dengan lembut, dia marah sekali dengan bajingan itu yang sudah meracuni istrinya.

__ADS_1


Lili mendengar sebuah suara rendah yang sangat familiar, lalu dia pun mulai menenangkan diri, dan menatapnya dia mengedipkan matanya yang terasa kabur.


Lili menatap pria yang berdiri di depannya sejenak, yang sekarang sedang memeluk dirinya, lalu dia pun menyembunyikan wajahnya dekapan suaminya.


“Suamiku?” ucap Lili sambil menangis, sekarang dia merasa tiba-tiba dekapan sang suami begitu dingin seolah-olah bisa meredakan panas dalam tubuhnya, seketika dia pun melingkarkan tangannya pada leher sang suami.


“Iya, ini aku sayang…, jangan takut, aku ada disini ya” ucap Lie Yuan dengan suara penuh kasih sayang.


Lie Yuan Pun menggendong Lili menuju ke tempat tidur, Lie Yuan mengerutkan keningnya setelah merasakan tubuh istrinya yang sangat panas.


“Wooo…wooo….hikkk…iikkk…, aku sangat panas, sangat panas, sangat tidak enak…”


Lili meraih pakaian Lie Yuan, dan berkata sambil menangis, “Aku ingin memasak makanan kesukaan anak-anak, aku ingin ….membuatkan makanan untukmu juga,....”


“Aku tidak tahu…., aku mau menelponmu, tapi kamu….jarak perusahan dari tempat itu sangat jauh….jadi aku telepon Akhira….dan….ponselku pun terjatuh….” ucap Lili dengan terbata-bata sebab rasa panas di tubuhnya membuat dia merasa tidak tahan dan hampir hilang kesadaran.


“Aku sudah tahu,....istriku ini sangat pandai, sangat pintar mengambil keputusan saat keadaan darurat.” Lie Yuan ikut berbaring diatas ranjang mewah dan memeluk istrinya dan mengelus pipi merah muda istrinya pelan.


“Jangan menangis lagi, nanti pasti akan sembuh oke” Lie Yuan pun membiarkan dirinya sebagai pendingin bagi sang istri yang sedang menderita kepanasan.


Lili tampak tak bersemangat, dia hanya merasa sangat panas, seolah-olah seperti akan meledak, dia merasa kekosongan , sungguh sangat sakit.


Lili meletakan kedua tangannya di dada bidang sang suami, dan merasa perasaan sedikit dingin ,membuatnya mengeluarkan suara gemetaran.


“Suamiku….panas….kamu terasa enak angat dingin….tolong aku…..”Lili merasa tak berdaya dia menatap sang suami dengan berlinangan air mata, dia tidak tahu harus bagaimana melampiaskan rasa panas dalam tubuhnya dengan seperti apa.


Istrinya yang seperti ini membuat Lie Yuan merasa sangat kasihan terhadapnya, sentuhan pelan sang istri kulitnya pun langsung membuat laki lakiannya bereaksi, namun tidak tega sehingga dia menjadi tertegun.


“Woo….wooo….mengapa kamu bengong,...suamiku, kamu kuat atau tidak?, kalau kuat , cepat dikit…” ucap Lili gusar akibat efek racun dalam tubuhnya.


Dan tidak ada seorang lelaki yang senang jika ditanya kuat atau tidak oleh istrinya begitu juga Lie Yuan , setelah mendengar sang istri memintanya melakukan cepat sedikit, dia pun tidak menyiakan kesempatan, untuk membantu sang istri melampiaskan dan menghilangkan rasa panas di dalam dirinya.


Like dan komentar ya para pembaca setiaku, serta VOTE nya.


Terima Kasih.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2