
..."Kau Telah Terukir Terlalu Dalam di hatiku. Sehingga untuk melupakanmu , aku seakan menyakiti diriku sendiri"....
...*****...
...---...
Ratusan karangan bunga, ucapan bela sugkawa memenuhi halaman rumah, dan juga memenuhi pemakaman Mileara, ratusan orang masih datang untuk memberi penghormatan terakhir, alumi Sekokah dan Adik-adik kelas , Muda Mudi Gereja, anak - anak forum juga datang melayat semua merasa begitu kehilangan sosok berjuta talenta yang begitu mereka kagumi.
Semua terpekur dalam isak tangis, tiada lagi harapan, sebelumnya keluarga masih menaruh harapan, berharap masih ada keajaiban, walaupun mustahil, karena jasad tidak ditemukan bearti masih ada kemungkinan selamat.
Semua harapan sirna, setelah tim BAZARNAS gabungan menyerahkan tas selempang yang berisi dompet, hp, paspor., kartu identitas, kartu ATM, Jepit rambut. Ikat Rambut dan juga jaket.
Pupuslah sudah semua harapan, keluarga untuk berharap selamat. Mau tidak mau keluarga merelakan kepergian putri terkasih mereka Mileara Anggela Cristian untuk selama - selamannya.
Sementara para pelayat makam kosong Mileara pulang , nampak seorang pemuda duduk bersimpuh dekat Kayu Salib , hatinya masih tidak percaya dengan gadis Cinta Pertamanya pergi begitu cepat.
Masih teringat jelas saat perpisahan, mereka sempat bercakap -cakap,.
"Hai.. Ara, kemana rencana Kuliahnya?"
"Korea dong, jawab Ara dengan mata berbinar, ini kartu beasiswaku, aku lulus, administrasi dan dapat beasiswa sampai selesai di kampus idamanku," kata Ara sambil memamerkan kartu beasiswanya.
"Selamat ya , Nanti aku juga akan menyusul kuliah di Korea" jawabku.
Itulah interaksi terakhirku dengan Ara, gadis yang sudah lama aku taksir, tapi belum sempat terungkapkan sehingga menjadi cinta terpendam.
Penyesalanku yang paling dalam adalah kenapa aku tidak mengungkapkan cintaku padanya, mungkin dia tidak akan pergi ke Korea kalau dia tau aku mencintainya. Aku sudah menjaga dan menemaninnya selama ini.
penyesalanku yang paling dalam adalah cinta tidak terungkap hingga kepergiannya . Aku Budi Satrio.
...Sambil menangis tergiang syair lagu ST12 SAAT TERAKHIR :...
"Tak pernah terpikir olehku
Tak sedikit pun ku bayangkan
Kau akan pergi tinggalkan ku sendiri
Begitu sulit ku bayangkan
Begitu sakit ku rasakan
Kau akan pergi tinggalkan ku sendiri
Di bawah batu nisan kini kau tlah sandarkan
Kasih sayang kamu begitu dalam
Sungguh ku tak sanggup ini terjadi
Karena ku sangat cinta
__ADS_1
Inilah saat terakhir ku melihat kamu
Jatuh air mataku menangis pilu
Hanya mampu ucapkan selamat jalan kasih
Satu jam saja ku telah bisa
Cintai kamu kamu kamu di hatiku
Namun bagiku melupakanmu
Butuh waktuku seumur hidup
Satu jam saja ku telah bisa
Sayangi kamu di hatiku
Namun bagiku melupakanmu
Butuh waktuku seumur hidup
Dinanti ku".
Inilah saat terakhir ku…
..."SEBULAN KEMUDIAN"...
"Kami akan memberikan santunan untuk Almarhum putri anda. adapun syaratnya adalah " Akta Kematian"
Tuan dan nyonya Cristian tepekur, rasa masih belum rela untuk menerbitkan Akta Kematian putri tercinta.
"Baik , nanti saya minta asisten saya mengurusnya . Teima kasih ".
Demikiankah surat-surat kematian atas nama Mileara Terbit , yang menandakan bahwa eksistensinya di dunia sudah tidak ada.
Perlahan keluarga Cristian sudah mulai bisa menerima kepergian putri tercinta mereka, tuan Cristian sudah mulai pergi kekantor dan beraktifitas.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
Sudah sebulan Mileara berada di Mension Mewah milik Tuan Muda, tidsk ada aktifitas yang berarti kerjannya hanya di kamar baca buku, nonton TV pun tidak ada siaran luar Negeri hanya siaran lokal.
Tidak punya HP untuk telpon , ingin rasanya dia mengabarkan keberadaannya sekarang bahwa dia baik-baik saja.
Tuan muda datang hanya dua kali itupun tidak ada, hal yang bisa ditanya, wajah selalu dingin , Mileara belum berani bertanya.
Ingin rasanya pinjam HP dengan para pelayan tetapi tidak ada yang berani meminjamkannya.
"Kehidupanku betul-betul seperti dipenjara, walaupun makanan, pakaian dan segala perlengkapan semua terpenuhi tapi aku seperti terpenjata dan terasing dari dunia luar, aku harus beranikan diri menghadapi tuan muda",
__ADS_1
Sore itu, ada suara helikopter mendarat di halaman Mension, tampak tuan muda dan asisten Lion datang menuruni helikopter para pelayan berbaris menyambut, termasuk Mileara juga berbaris bersama pelayan.
"Selamat datang Tuan Muda",. ucap mereka serentak sambil membungkukkan badan saat tuan muda memasuki pintu Mension.
Tuan muda masuk, langkahnya terhenti saat melewati Mileara, lalu dia Meminta mileara melepaskan mantelnnya.
"Lepaskan mantelku," katanya sambil menatap dingin kepada Ara.
"Baik Tuan", jawab Ara sambil melepas mantel Tuan Muda.
"Mulai Sekarang dia yang mengurus segala keperluanku, katakan kepada dia apa saja yang harus dia lakukan ,"kata Tuan Muda kepada kepala pelayan.
"Baik Tuan, mari nona saya, katakan apa saja hal yang harus nona kerjakan, kepala pelayan menyebutkan apa- apa yang harus dilakukan.
"Terima kasih," kata ara, kepada kepala pelayan.
"iihhh.... ya ampun , masa menyiapkan air panas, pakaian ganti, mengeringkan rambut, memakaikan lotion tubuh, menyemprot minyak wangi, pekerjaan apaan itu".
Dengan canggung Mileara mengetuk pintu kamar Tuan Muda untuk menyiapkan air panas untuk mandi,
"Permisi Tuan, saya akan menyiapkan air mandi anda,". "MASUK,..." Suara berat tuan muda menjawab Ara.
Ara masuk kedalam kamar, dengan wajah menunduk, langsung kekamar mandi, menyiapkan air hangat dan menuangkan sabun cair dan mengaduk air untuk menciftakan busa sabun , setelah selesai Ara keluar dari kamar mandi.
"Tuan Airnya sudah siap", Silakan anda mandi".
"Bantu aku melepaskan baju dan sepatu ini". "Baik tuan" dengan gugup Ara melepas kancing baju Tuan Muda, tanpa berani menatap dada bidang Tuan muda kemudian dia menunduk membuka sepatu.
"Ih... ya ampun , masa buka baju dan sepatu aja harus minta orang lain, dasar Tuan muda".
"Tuan muda, sudah selesai, saya permisi dulu", Ara buru-buru melangkah keluar.
"Hai..., bantu saya buka Celana ini juga", kata tuan muda dengan wajah tanpa emosi .
"Apa....!!!?, maaf Tuan, Saya tidak mau," tanpa menunggu jawaban tuan muda, ara langsung berlari keluar, dengan membanting pintu dengan keras.
'hahaha...senang lihat wajah polos itu merah merona, aku akan terus bermain-main dengan nya. lihat saja nanti .
...----------------...
...Bersambung...
...*jangan lupa kasih ranting bintang lima...
...(******)...
...LIKE, Komen Dan favorit💝...
...💝💝💝💝💝💝...
__ADS_1
...💝THANK YOU💝*...