
Di Sebuah Restoran Khas Indonesia.
Lie Yuan melangkah diikuti sekretaris Lion dan Lili yang berjalan di sampingnya,dua pengawal sudah duluan menuju ruangan VIP yang telah dipesan khusus , untuk memeriksa keamanannya.
Manajer restoran dan para pelayan berbaris menyambut mereka.
“Selamat datang Tuan Muda Lie, silahkan masuk,” ucapnya ramah sambil membungkuk.
“Ini ada menu terbaik di restoran kami, ada rendang padang,opor ayam, sate ayam, gudeg nangka dan sambal petai serta ada asam pedas ikan tenggiri, mari silahkan pilih.
Lie Yuan melirik Lili, dan memberikan buku catatan menu membiarkan dia untuk memilih sendiri menu nya .
Lili dengan gembira memilih menu favoritnya yaitu rendang, gudeg nangka, dan ikan asam pedas tenggiri yang sepertinya sangat menggugah selera.
Ketika pelayan mengantarkan makanan dengan menggunakan troli dan menghidangkannya di atas meja, Lili terlihat sangat gembira sebab sudah lama dirinya ingin makan masakan khas tanah airnya, semoga kerinduannya pada keluarga serta tanah airnya bisa terobati.
Lie Yuan menatap makanan yang telah disajikan, “mengapa hanya di lihat , Ayo segera dimakan”
“Suamiku, apa kamu tidak makan?” ucap Lili memandang suaminya yang masih diam saja di depannya.
Lili segera melahap makanan yang ada di depannya dengan penuh suka cita, seluruh raganya pun bersemangat.
Lie Yuan hanya memperhatikan Lili makan, dia tidak berniat makan masakan yang penuh bumbu dan berlemak. Yang pasti tidak cocok dengan pencernaan Lie Yuan.
Namun dia sangat bahagia melihat senyuman Lili , senyuman Lili sangatlah menular. Ketika dia tersenyum, tampaknya seluruh dunia menjadi cerah dan indah.
“Kenapa hanya melihat ku saja, apa kalian tidak lapar”, ucap Lili sambil menoleh pada suaminya dan juga Lion.
Lie Yuan mengambil sumpitnya dan mengambil sepotong kecil rendang, Lie Yuan mengunyah sebanyak dua kali. dan akhirnya menelan dengan keras…, meskipun agak berminyak semoga tidak apa-apa dengan pencernaannya, agar tidak mengecewakan istrinya, karena tidak ditemani makan.
Lili sangat gembira suaminya mau mencicipi masakan khas indonesia, lalu dia meletakkan sepotong ikan tenggiri asam pedas diatas piring suaminya
Suamiku, coba ini ikan asam pedas masakan khas negaraku, enak lho” ucap Lili dan meletakan sepotong ikan asam pedas di piring Lie Yuan.
Lie Yuan tertegun , dan meletakan sumpitnya, tidak berniat untuk memakannya, dia melihat makanan yang berkuah dan berminyak, dia merasa mual dia menundukan kepala nya lalu terdiam selama beberapa detik,” istriku, aku sudah kenyang dan tidak ingin makan lagi”
“Apakah kamu tidak ingin mencicipi masakan yang ini, ini enak lho,” ucap Lili memandang sepotong ikan yang sudah dia letakan di piring suaminya.
Lie Yuan menghela nafas dan kembali menatapnya . “Apakah kamu benar-benar ingin aku mencicipinya”
__ADS_1
“....”
Lili terdiam dia teringat dengan suaminya sewaktu mereka mengunjungi Indonesia , Suaminya sampai sakit perut berhari-hari akibat makan sayur asam pedas Ikan baung, jadi dia hanya mengerucutkan bibirnya tanpa memaksannya lagi.
Setelah Lili menghabiskan makanan yang ada dimeja makan, Lie Yuan mengerutkan keningnya.
Bagaimana wanita sekecil ini dengan nafsu makan yang begitu besar tanpa dia sadari sudut bibirnya sedikit terangkat.
Lie Yuan melirik Lili, dan berkata sambil tersenyum, "Apa masih ingin mencicipi makanan lainnya?"
"Sudah cukup, aku sudah kenyang, mari kita pulang, sebentar lagi anak-anak pulang sekolah.
💕💕💕💕💟
Ke esokan harinya.
Setelah sarapan , Lili mencium kening kedua anaknya dengan lembut. Lie Yuan sedang melihat istrinya, dengan penuh cinta, ekspresinya tersenyum.
“Daddy, apa yang dilamunkan?, kita harus pergi, sudah hampir terlambat” Kenzie menolehkan kepalanya, dan mata besarnya sudah menatap daddy beberapa saat, melihat daddynya menatap ke arah mommy seperti kehilangan jiwa.
Mendengar suara putranya , Lie Yuan tersadar terkejut dan mengalihkan pandangannya dari wajah Lili, beralih menatap wajah putranya, lalu dia melihat wajah Kenzie yang sudah cemberut.
“Daddy jatuh cinta pada mommy ya?”
“Kamu masih berusia kecil, tau apa tentang cinta, tapi tentu saja daddy mencintai mommy mu kalau tidak bagaimana bisa ada kalian”
“Dan tentunya mommy juga mencintai daddy mu yang tampan ini” ucapnya sambil tersenyum cerah.
“Daddy narsis sekali”, Kennie yang diam sejak tadi sekarang juga berbicara, lalu wajah kecilnya yang seputih salju tersenyum dan tersipu malu, dia menutup mulut kecilnya dan tertawa tanpa henti.
Lie Yuan sang Ceo yang begitu tampan dan juga disegani semua orang, sekarang tidak berkutik oleh kedua anak nya.
“Ayo jalan, jangan sampai terlambat” ucap Lili menengahi perdebatan mereka ayah dan anak”
“Oke , mommy, kami berangkat dulu “ucap kedua nya sambil melambaikan tangan ‘
Lie Yuan menghampiri Lili dan mencium keningnya, serta berbisik di telinga Lili dengan suara rendah. “Sepertinya malam ini kita harus bekerja sama untuk membuat adik untuk mereka, ucapnya dengan senyum yang penuh makna.
Lili membelalakan matanya, “Orang ini ada ada saja, gumam lIli dalam hati.
__ADS_1
Lie Yuan merasa dirinya sangat bahagia, diraihnya sang putri dalam gendongan dan tangan sebelahnya memegang tangan sang putra mereka menuju ke mobil yang sudah tersedia di halaman , ditunggui oleh sekretaris Lion dan Juga pengawalnya yang sedang membungkuk memberi hormat.
Lion membuka pintu mobil, setelah sang tuan dan anaknya masuk
Lie Yuan hari ini secara khusus mengantar kedua buah hatinya, dan membatalkan kegiatan rapat pagi hari, urusan di perusahaan Lion yang menanganinya.
Kedua wajah kecil yang cantik itu melompat kesana kemari, menunjukan kepolosan dan naif yang seharusnya ada pada usia mereka.
Dua wajah kecil yang cantik dan mungil, dibawah pantulan sinar matahari tampak berkilau seperti giok putih.
“Daddy, lihat di gerbang sudah ada ibu guru yang menyambut kami” ucap Kennie dengan gembira.
“Selamat pagi” ucap serentak ibu - ibu guru yang sekarang sedang berbaris menatap kedatangan ayah dan anak yang sangat tampan dan cantik.
“Selamat pagi” jawab Lie Yuan.
‘Sekarang masuklah , belajar yang rajin ya” di depan kedua anaknya yang mungil ini, wajah tampan Lie Yuan menunjukan senyuman yang sangat tulus, suara lelaki yang sedikit serak bermagnet terdengar sangat indah, membuat guru-guru meleleh melihat nya.
Sedang diam-diam mengamati dan mengagumi laki-laki berwajah tampan dan memiliki aura yang luar biasa, dan mampu menekan orang . Sungguh suatu vitamin bagi mata.
Semua guru bersikap baik terhadap Kenzie dan Kennie , mereka ingin menggunakan anak-anak ini untuk memiliki kesempatan mendekati ayah mereka, maklum guru-guru TK ini masih pada jomblo.
💝💝💝💝
Malam hari, selesai makan Lili menemani anak-anaknya nonton film kartun anime kesukaan si kembar. Lie Yuan menemani sambil membaca laporan yang dibawa Lion dari perusahaan sebab tadi siang dia tidak pergi ke perusahaan asik menemani anaknya bermain sepanjang hari.
Lie Yuan merasa heran dengan dirinya , sekarang lebih tertarik menonton film kartun bersama anak-anak dari pada melihat laporan yang keuntungannya Milyaran.
Kenzie dan Kennie mulai mengantuk, dan Lili membawa mereka menuju kamar anak-anak. Ikut berbaring di sana dan ikut tertidur lelap.
Lie Yuan perlahan memasuki kamar anak-anak, melihat istrinya dan anak-anak yang sudah tertidur lelap, dengan hati-hati menggendong istrinya ke kamar utama, kamar tidur mereka dan membaringkan nya diatas kasur dengan perlahan.
Lie Yuan naik keatas tempat tidur dan menarik tubuh Lili kedekatnya dan menciumi aroma istrinya, sekarang bagi Lie Yuan istrinya adalah candu baginya.
Benar saja pepatah mengatakan Rumahku ,istanaku, sebab tidak ada tempat yang paling nyaman untuk melepas lelah selain di rumah bersama keluarga tercinta.
Sebab selagi dirimu lebih memilih berkumpul bersama teman-teman di luar rumah dari pada berkumpul bersama keluarga di rumah.
Tandanya cintamu masih terbagi.
__ADS_1
Itu tidak berlaku bagi Lie Yuan.
Bersambung.