CINTA PERTAMA SEORANG CEO

CINTA PERTAMA SEORANG CEO
Part" 65 Tujuh Bulanan.


__ADS_3

Mension Megah Keluarga Lie.


Tampak begitu indah hiasan dan dekorsi nya, hari ini adalah perayaan 7 bulanan kehamilan Lili dan sekaligus Tuan Muda akan mengumumkan status penikahannya dengan Lili,.semua kelurga besar sudah berkumpul termasuk keluarga Akhira dari Jepang tidak ketinggalan. Banyak pejabat dan juga pembesar perusahaan semua di undang untuk hadir pada acara yang digadang-gadang akan berlangsung sangat spktakuler .


Kakek Albert bahkan secara langsung menelpon sahabat dan juga kolega bisnisnya untuk mengundang secara langsung.


Semua orang juga penasaran ingin melihat sosok nyonya muda keluarga Lie, sosok orang yang mamapu membuat tuan muda Lie Yuan bertekuk lutut dan sembuh dari penyakit yang dirumorkan waktu itu.


Di sebuah kamar Lantai dua mension seorang wanita dengan perut buncit nya karena sedang mengandung 7 bulan sedang didandani MUA terkenal di kota ini dan juga memakai gaun rancangan terbatas yang sengaja di buat untuknya. Gaun ini sengaja di rancang memperhatikan kenyamanan Lili yang sedang mengandung jadi gaun nya sengaja di buat simpel namun tetap elegan dan anggun.



Lili Menuruni tanga dengan di gandeng oleh Lie Yuan, senyum manis menghiasi bibirnya.


Mereka turun dan menghampiri kakek Albert


"kakek " Lili mencium punggung tangan kakek.


Kakek tersenyum bahagia, para sahabat dan kolega menyalami memberikan selamat kepada pasangan yang spektakuler ini.


Banyak gadis keluarga kaya yang patah hati, yang dahulunya menghindari tuan Lie akibat rumor yang beredar di kalangan bisnis kelas atas. Sekarang mereka menyesal.


"Tuan Muda Lie Yuan sangat baik, dan juga tampan , lalu sangat kaya, lalu sangat perhatian, benar-benar pria yang sangat sempurna" itulah bunyi kasak kusuk para nona kaya yang sedang bergosip melihat kemesraan tuan Lie kepada istrinya. mereka menyesali dulu sempat menghina Lie Yuan.


Tibalah di penghujung acara dimana kakek Albet naik ke atas podium dan memberukan pidato, semua orang berhenti dari aktivitasnya dan fokus menatap serta mendengarkan apa yang akan di sampaikan kakek Albert.


"Para tamu undangan yang terhormat, para kolega dan rekan bisnis ,dan para sahabat , ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan pada kesempatan ini". Suara kakek membuka pidato dengan gagah ,aura kepemimpinan berkobar diruangan itu seolah menghipnotis para tamu undangan.


"Saya sudah tua, sudah waktunya pensiun, kelak akan dirumah menemani cucu bermain, saya punya tiga anak, satu ayah nya Lie Yuan yang sudah tiada, yang kedua adalah ibu dari Akhira, dan yang ketiga adalah Lie Chang heng yang sekarang ada di Amerika, masing-masing sudah punya bagiannya"


"Dan untuk Lie grup tampuk kepemimpinan akan saya serahkan dengan Lie Yuan" ucap kakek sambil memeluk Lie Yuan.


"Terima kasih kakek" ucap Lie Yuan terharu.


"Dan satu hal lagi yang akan saya sampaikan bahwa Liliana Kim adalah nyonya muda keluarga Lie istri dari Lie Yuan, mereka sudah menikah setahun yang lalu, dan sekarang mohon doa nya supaya proses persalinannya nanti lancar" ucap kakek sambil memeluk Lili.


"Terima kasih kakek" ucap Lili sambil membalas pelukan kakek.


Gemuruh tepuk tangan bergema di ruangan itu, semua orang melihat ke atas panggung banyak kamera para wartawan yang memotret dan bisa di pastikan besok seluruh koran dan radio serta internet akan mengeluarkan berita heboh ini.


Lili berjalan menghampiri sofa, duduk sambil meminum segelas jus jeruk, kaki nya benar-benar terasa lelah setelah beberapa saat berdiri saat menemani Lie Yuan menyapa para undangan.


Saat merasa Lili hilang dari pandangannya, segera Lie Yuan bergegas mencarinya, dan hatinya lega saat matanya melihat sosok yang dicari sedang duduk minum segelas jus dan makan beberapa puding coklat kesukaan nya , segera dia menghampiri dan duduk di sampingnya dan langsung kedua tangan memeluk bahu Lili.

__ADS_1


"mmm...lezat sekali puding ini, manis dan lembut gumam Lili sambil terus menikmati kelezatan puding coklat , tiba-tiba seseorang menghampiri dan duduk disisi nya langsung memeluk.


"Aishh...bikin kaget saja, sudah selesai menyapa para tamu?" tanya Lili sambil terus memakan puding, tanpa dia sadari beberapa tertinggal di bibirnya, sungguh lucu. Melihat itu Lie Yuan dengan penuh sayang menghapus bekas puding dibibir Lili dengan mengunakan ibu jarinya dan mencilat untuk membersihkan jemarinya.


"Makan pelan-pelan tidak ada yang akan merebut makanan mu" Ucap Lie Yuan seraya menyupi Lili , sungguh pemandangan ini bikin iri para jomblo.


"Roamantis nya, apa aku boleh bergabung" Ucap Akhira meghampiri mereka, sambil mengandeng seseorang gadis manis teman akrab Lili.


Ketika Lili megangkat pandangan nya matanya melihat Iko sedang menhhampirinya.


"Iko" Lili langsung menghambur memeluk Iko.


"Lili, Aku sangat kangen padamu" balas iko seketika juga berlari memeluk Lili, kedua sahabat lama saling berpelukan.


"Kakak ipar aku juga kangen padamu" Ucap Akhira seraya merentangkan tangannya ingin memeluk Lili, seketika Lie Yuan berdiri menghalanginya.


"Kamu berani" Ucap nya dengan wajah garang.


"Kakak, sebelum dia jadi kakak ipar ku ,kami sudah bersahabat" protes Akhira dengan wajah cute nya.



"Apa yang kamu tahu, dia sudah jadi kakak iparmu jauh sebelum kamu bertemu dengan nya, jadi jangan pasang tampang yang menyebalkan seperti itu" Ucapnya masih dengan wajah kesal.


"Lama tidak jumpa kakak ipar makin cantik ya" Ucap Akhira sambil menatap wajah Lili lembut.


"Akhira kamu mau mati ya!" berdiri dan langsung menarik Lili dengan posesif.


"Kakak sejak kapan kamu jadi posesif begini, kakak ipar juga perlu untuk melihat wajah tampan lainya", Akhira masih saja tidak beranjak dan masih menatap Lili.


"Akhira kamu masih punya sopan santun tidak, jangan salahkan aku kalau bertindak kasar", Lie Yuan sudah mulai pasang wajah geram.


"Aissh...sudah-sudah kalian mengaggu kami saja, kami ingin ngobrol , bisakan kalian tenang sedikit!" Lili melotot kearah ke duannya.


Melihat wajah Lili yang kesal, Lie Yuan dan Akhira akhirnya kembali diam hanya lirikan mata yang saling menghujam.


****


Akhirnya pesta pun usai, para tamu undangan sudah kembali kerumah masing-masing, Lili dan Lie Yuan juga sudah berada di kamar mereka.


Lili.masih cemberut dengan perlakuan Lie Yuan pada Akhira.


"Lili aku sangat mencintaimu, apapun yang terjadi jangan pernah berpikir untuk meninggalkanku, dan segala kenangan kita, jangan marah lagi ya" Ucap Lie Yuan sambil memeluk Lili dari belakang.

__ADS_1


"Kamu apaan sih...aku pikir seumur hidupku, aku ini tidak akan mungkin meninggalkanmu, jadi berhentilah bersikap kekanakan seperti itu" Jawab Lili masih dengan wajah cemberutnya.


"Bunga tidak selalu mekar, jalan tidak selalu mulus, suatu hari nanti setelah aku jadi tua dan tidak berdaya, jelek dan keriput, apakah kau akan masih mencintaiku dan tidak membenciku dan mengusirku jauh-jauh.?!!" "Oleh sebab itu aku harus punya sahabat, jika kau tidak menginginkan ku aku masih punya sahabat untuk berbagi.


"Tidak akan begitu, kita dan anak-anak kita bersama untuk selamanya, tidak akan berpisah untuk selamanya, kamu tetap jadi ratu di hatiku sampai tua, kita akan menua selamanya bersama, aku janji" Lie Yuan makin erat memeluk Lili dan sekarang dia memutar tubuh Lili menatap dalam matanya dan ******* lembut bibir tipis Lili.


"Lihat cincin ini, cincin pernikahan kita pakai terus, dia akan menemanimu, seperti aku menemani disisimu, kalau kamu takut pegang cincin ini aku akan memberimu keberanian"


"Aku juga akan selalu memakai cincin pernikahan kita, jika ada bahaya godaan dari wanita lain aku akan menyentuh cincin ini, tidak peduli seperti malaikat ataupun dewi kayangan aku tidak akan tergoda" ucap nya bersunguh-sunguh.


"Ih..kok aku merasa seperti gombal sih" ucap Lili merasa lucu melihat wajah penuh cinta suaminya dia sengaja ingin mengodanya.


"Apa kamu bilang seperti gombal, kamu tahu sendiri aku menjaga cintaku untuk mu bahkan aku sampai membuat rumor supaya gadis-gadis tidak mengodaku, apakah kamu anggap itu semua lelucon?" Ucapnya sedikit gusar tidak terima tuduhan Lili.


"Aku ingin kamu memakai cincin pernikahan kita di jari manis tangan kananmu, karena ada orang bilang bahwa jari manis dan hati, paling dekat jaraknya, asalkan kamu mengenggamnya aku akan bersamamu, itulah fungsinya cincin pernikahan harus dipasang di jari manis supaya hati pasangan suami istri saling mengikat, maka jangan sampai cincin pernikahan kamu lepaskan? ucapnya sekarang tangannya sudah mulai membuka rekseleting gaun Lili dan membuka pengait bra Lili, tangannya sudah menyentuh area pavorite nya dan Lili juga pasrah menerima apapun yang suaminya lakukan.


"Apa kamu tahu kenapa aku tidak ingin media mengekspos fotomu dan aku meminta MUA menghias wajahmu beda dari asli nya?" supaya jika kamu berada di luar jangkauan ku, tidak ada musuhku yang mengenal mu, karena dalam dunia bianis selalu ada musuh tersembunyi, aku tidak ingin kamu celaka.


"Terima kasih suamiku, aku tahu kamu sangat baik padaku, aku sungguh sangat berterima kasih" Ucap Lili sepenuh hati.


"Asal kamu selalu bahagia dan menjaga diri untuk selalu baik-baik saja itu sudah balasan terbaik untuk ku," Bisik lembut Lie Yuan di telinga Lili dan mengigit lembut disana, tangan nya sudah bergrilia kemana-mana menjarah ke seluruh tubuh Lili.


Erangan dan desahan erotis lolos dari bibir mungil Lili, sang suami benar-benar memanjakannya, dia mengutamakan kepuasan Lili, saat penyatuan mereka suaminya tidak berani lama -lama dia kuatir mencelakai buah hati mereka, karena bagi Lie Yuan memeluk dan membelai Lili dan tidur dalam pelukannya sudah merupakan kepusan bagi nya.


Dia tersenyum dan menutupi tubuh polos Lili, dia mencium dahinya dengan sayang.


Masih ada keresahan dalam hatinya saat mendapat Email dari orang kepercayaan nya yang di Amerika bahwa, akan ada bahaya yang mungkin bisa menghampiri keluarga nya.


asalkan hati kita bersama, tidak peduli dimana kita berada, kita bisa bersama untuk selamannya, buah hati papa, beri kekuatan pada papa untuk membasmi semua penghalang jalan kita untuk bahagia seutuhnya.


Lie Yuan membelai dan mencium perut buncit sang istri dengan penuh sayang


Apa bahaya yang mungkin akan menghampiri mereka mungkinkah orang yang dimasa lalu Lie Yuan?


Simak di Part berikutnya.


Beri dukungan Komentar Like dan Juga VOTE.


Terima kasih buat semua pembaca yang telah memberikan Like dan juga komentar.


Percayalah semua komentar kalian Author baca semua dan merupakan semangat buat Author UP lagi episode berikutnya.


Terima kasih.

__ADS_1


__ADS_2