
Aula tempat diadakan konferensi penuh dengan orang orang kelas atas dan para pebisnis top dunia yang memiliki pengaruh besar di dunia bisnis.
Setelah berbicara dengan yang lain selama beberapa waktu. Lie Yuan melihat ke arah ruangan perjamuan dan bertanya kepada asisten Lion. “Nyonya sudah kembali?” .
“Tuan Lie, petugas di pintu masuk baru saja meminta izin untuk membiarkan nyonya keluar” ucap asisten Lion yang posisinya di sebelah Tuan Lie Yuan.
“Saya telah memberi izin , konferensi pert telah selesai, nyonya seharusnya tahu maksud anda malam ini, bahkan jika anda tidak hadir di sini malam ini”. lanjut Lion.
Lie Yuan menatapnya, “aku yang meminta supir untuk mengantarnya kesini, bagaimana bisa dia pulang kembali kerumah sendiri jika aku tidak memerintah supir mengantarkannya lagi ?”
“Oh iya, pak” asisten Lion berkata dari sebelahnya. ‘Kalau begitu nyonya mungkin hanya keluar untuk menghirup udara segar pasti akan segera kembali”.
Dengan nalurinya sebagai seorang pria. Lie Yuan lalu melihat ke sekeliling dengan tanpa sadar…
Di tempat ini tidak ada hal lain, hanya ada jamuan yang masih berlangsung meriah.
hanya… tempat acara ini asing, Lili belum terlalu familiar ….
Budi tidak ada?
LIe Yuan selalu waspada terhadap pria ini.
“Saya bisa menanganinya disini”, Lie Yuan berkata. “Bawa seseorang keluar untuk menemui Lili”
“Baik, tuan Lie
Asisten Lion mengangguk, dan berjalan menuju gerbang aula perjamuan dengan dua orang pengawal.
Lie Yuan mengencangkan jari-jarinya sedikit memegang gelas anggurnya.
Yang dia bilang pada Lili sebelumnya memang agak emosional. Tapi sesungguhnya dia hanya mau membuat Lili memahami tentang betapa dia menghargai pernikahan mereka. Mungkin tidak ada tidak ada gunanya kalau Lili pulang bersama Budi ke tanah airnya mengumumkan bahwa dia selamat dari kecelakaan pesawat pada keluarganya. Tetapi kalau Lie Yuan yang berbicara maka hasilnya akan berbeda.
Kan dia merupakan salah satu penyokong keluarga tuan christian yang notabene adalah mertuanya di negara I.
Dia akan mempromosikan perusahaan kelapa sawit dan akan mendirikan pabrik pengolahan CPO sehingga Lili bisa memiliki identitas dan harga dirinya sendiri , bahkan setelah dia meninggalkan negaranya dan dia sudah dinyatakan meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat. Meskipun kembali dengan identitas berbeda tidak masalah. Itulah sejatinya Seorang yang bernama Mileara Christina Angela,....
Liliana Kim ini adalah identitas diri yang lebih mampu dan percaya diri sebagai seorang nona muda pebisnis dia bisa mengubah dirinya jadi orang terpandang dengan mengembangkan kemampuannya dan perusahaannya sendiri.
Dan keluarganya di negara I tidak perlu dibilang penipuan klaim asuransi dan tidak perlu berurusan dengan hukum.
Sebab Lie Yuan paham, bahwa sebenarnya inilah yang LIli inginkan , meskipun dari mulutnya tak pernah ia ucapkan….
Faktanya rasa cintanya kepada keluarganya lebih kuat daripada apapun.
__ADS_1
Tidak mungkin Lili akan menghancurkan keluarga nya sendiri di negara I.
Di bawah cahaya lampu mewah di atas kepala nya, anggur merah di dalam gelasnya memantulkan cahaya yang pecah dan nampak kabur di mata hitam bak malam kelam Yuan. persis seperti kegelapan malam yang semakin larut.
“Kakak kamu masih ada waktu untuk berdiam diri saja?” kata Akhira yang juga hadir dalam peluncuran kali ini, Akhira berjalan menghampirinya sambil melihat-lihat ke sekeliling.
“Kakak sepertinya sudah selesai berbincang-bincang di sini, jadi tidakkah kakak pergi menemani kakak ipar oh iya aku tidak melihatnya padahal ada titipan surat dari si kembar untuk ibunya, kemana dia ?”
“Keluarlah.” Lie Yuan mendekatkan gelas anggur ke bibirnya.
Sementara itu di tengah keramaian
Jessy melihat-lihat ke sekeliling. Wajahnya penuh ketidak sabaran.
Tentunya dalam acara ini ada beberapa orang yang adalah kenalan Jessy.
Dua orang wanita selebriti pun ada disisinya.
“Pak Budi… jangan - jangan dia sudah pergi, ya? Kata salah satu wanita.
“Bagaimana mungkin, bagaimana bisa pak budi pergi kan Jessy masih disini sebagai pasangannya. Bagaimana bisa pak Budi pergi meninggalkannya dan pulang kembali sendirian ?”
“Tutup mulutmu, “kata Jessy dengan nada bicara yang tidak bersahabat.
Jessy mengepalkan tangannya “mustahil …Budi pergi mencari Lili di pestanya Lie Yuan “ Jessy menerka-nerka matanya berkedip-kedip karena cemas”. Dia barusan masih disini, dia bilang mau ke area khusus untuk merokok.
Tapi kenapa sudah sekian lama Budi belum juga kembali.
Jessy lalu pergi ke area khusus untuk orang yang ingin merokok, namun tidak di dijumpainya Budi di sana.
Dua orang wanita yang ikut berjalan disebelah Jessy juga cemburu dengan hubungan antara Lili dengan Lie Yuan. Sehingga mereka merasa senasib dengan Jessy , mereka pun berbagi kebencian yang sama dengan Jessy terhadap Lili!
Mereka juga melihat ke sekeliling mencoba mencari sosok Lili diantara orang-orang dan mereka terkejut “ hah…mengapa Lili tidak ada lagi disini?” ucap mereka berbarengan.
mendengar teriakan kedua orang disampingnya Jessy melihat ke sekeliling aula tersebut dan tentu saja…dia juga tidak menemukan keberadaan sosok Lili di sana.
Wajah Jessy berubah tiba-tiba dan dia buru-buru mengambil ponselnya untuk menelpon Budi.
Dan panggilan telepon untuk Budi tidak terjawab, dan panggilannya di jawab oleh mesin yang mengatakan bahwa nomor yang anda tuju sedang diluar jangkauan.
Mendengar panggilannya tidak terjawab tangan Jessy jadi sedikit gemetar, “tak mungkin …Budi begitu padaku”. gumamnya.
“Aduh tadi aku melihat Lili berbicara dengan pak Budi sebelum konferensi , jangan-jangan dia tadi pergi merayu dia lagi” ucap seorang wanita yang berada di sebelah Jessy .
__ADS_1
Ekspresi wajah Jessy menjadi dingin.
“Bilang apa kamu?”
wanita yang lain turut memandang Jessy, lalu segera berkata kepadanya, “bagaimana bisa begitu pak Budi dengan Jessy Kan sudah bertunangan”
“Ya, ya benar “ wanita itu segera mengubah kata-katanya takut menyinggung Jessy .
“Itu pasti tidak mungkin, pak Budi tergoda dengan orang macam Lili yang asal usul tidak jelas itu.” ucap wanita itu.
Namun ekspresi wajah Jessy telah berubah, sebab hanya dia yang tahu bahwa hubungan Lili dengan Budi sangat dekat di masa lalu.
Dia lalu menelpon ke kediaman keluarga Satrio, “hallo, saya Jessy, maaf apakah Budi sudah kembali pulang kerumah?” ucap Jessy lembut di telepon.
“Maaf nona Jessy pak Budi belum kembali, oh iya bukankah malam ini nona dan pak Budi menghadiri konferensi Lie Grup “ jawab kepala pelayan di kediaman keluarga Satrio.
Mendengar jawaban dari kepala pelayan keluarga Satrio Jessy menggenggam erat tangannya sendiri sampai kuku-kuku jarinya tertancap di tangannya.
“Nona Jessy?” kepala pelayan keluarga Satrio bertanya dengan sopan. “maaf izin bertanya apakah telah terjadi sesuatu ?”
Jessy mengeratkan genggaman tangannya pada ponselnya , “tolong beritahu nyonya bahwa Budi mungkin… dalam masalah”.
Kemudian setelah asisten Lion mengajak orang-orang untuk keluar sebentar dan dia tidak melihat keberadaan nyonya Lili.
Asisten Lion menelpon tuan muda Lie Yuan.
Begitu tersambung, teleponnya tuan Lie langsung menanyakan keberadaan Lili.
“Dimana Lili?”
“Tuan muda, sebaiknya anda keluar dan melihat-lihat , nyonya dia…. hilang” suara Asisten
Lion berubah.
Apa yang terjadi, bagaimana Lili bisa hilang?
Bersambung.
Tunggu di part berikutnya ya.
jangan lupa dukung saya dengan Like komentar dan juga Vote ya sebagai penyemangat.
dan maaf juga author sering terlambat update, author lagi sibuk banget dengan kehidupan di dunia nyata. Salam sayang untuk kalian semuanya, semoga kita sehat selalu.
__ADS_1