
“Pak Budi bisa datang, saya mewakili Lie Group untuk menyambutmu dan pada saat yang sama juga menerima ucapan selamat atas peluncuran smart ponsel dan smart kamera dari anda “. Lie Yuan berkata dengan fasih dan sangat terlatih.
“Tidak, Tuan Lie terlalu sungkan.” Budi juga membalas dengan tersenyum. “Bagaimanapun juga, Tuan Lie yang terhormat juga menghadiri konferensi perst PT, Satrio pada waktu itu, jika Grup Lie menciptakan teknologi canggih ponsel atau pun kamera dan mengundangku dalam peluncurannya, ini juga merupakan kehormatan bagiku, tidak ada alasan bagiku untuk tidak datang”. Ucap Budi tersenyum ramah.
Sikap kedua pria ini sangat baik dan sama sekali tidak terlihat bahwa ada perselisihan antara kedua nya, mereka berdua satu orang sebagai penerus keluarga Lie dan satu nya lagi sebagai penerus keluarga Satrio yang merupakan konglomerat di dalam negeri. Keduannya berjabat tangan dan menarik perhatian wartawan media untuk mengambil foto.
“Tuan Lie …” sekretaris Lion mengatakan sesuatu di samping telinga Lie Yuan.
Wajah Lie Yuan tidak berubah warna dan menggerakkan bibir dengan ringan. “tampaknya pak Budi sangat memedulikan timbal balik?”
“Tentu saja”. Mata dan alis Budi tampak terang.
Para wartawan satu demi satu berjalan ke arah dua pebisnis besar ini dan berkata,
“Tuan Lie, dan pak Budi, bisakah kalian melihat ke kamera?” pinta mereka para wartawan dengan penuh harap .
Mereka semua adalah wartawan dari surat kabar di dunia bisnis, mereka sangat memperhatikan konferensi peluncuran produk canggih dari Lie Grup pada hari ini.
Lie Yuan berbalik badan dan menjabat tangan Budi didepan kamera.
Kemudian dia berkata dengan suara yang hanya bisa didengar oleh dua orang yang sedang berjabat tangan itu.
“Kalau begitu , mohon pak Budi ingat kata-kata timbal balik ini, Saya ingin mengucapkan terimakasih kepada anda yang telah menjaganya dan berani mempengaruhinya beberapa hari yang lalu dan mengganggu istri saya di acara bisnis saya”.
“Tidak perlu berterima kasih untuk ini”. Budi juga berkata dengan suara yang hanya bisa didengar oleh mereka berdua. “Mileara telah bersamaku untuk waktu yang lama, jadi secara otomatis saya akan menjaganya dengan baik. Hadiah apa yang ingin Tuan Lie berikan padaku ? saya akan menunggu dan melihatnya…”.
“Pak Budi berencana untuk memusuhi Lie Grup dan saya?” . Ucap Lie Yuan dengan memicingkan mata namun masih dengan wajah tersenyum hingga orang orang melihat mereka sedang ngobrol secara akrab.
“Tuan Lie bercanda , Lie Grup sebagai pebisnis nomor 1 di Asia, PT. Satrio masih sadar diri, namun mengenai Mileara, Tuan Lie tidak berhak memaksanya untuk menyembunyikannya dari keluarganya, kalau anda terus seperti ini berarti anda tidak menyukainya, jadi mengapa tidak melepaskannya?”.
__ADS_1
Wajah Lie Yuan tampak terhormat dan suaranya terdengar indah. “Bukankah pak Budi tahu bahwa dia sudah menikah denganku?”
“Lalu kenapa?” Ucap Budi dengan menatap tajam Lie Yuan.
“Tidak peduli apa yang saya lakukan padanya, tidak peduli dia menyukaiku atau tidak, dia milikku. Siapa pun yang ingin menghancurkannya tidak akan ku biarkan berakhir dengan baik”. Ucap Lie Yuan dengan wajah tersenyum, sehingga orang melihat bahwa kedua tuan muda ini sedang berbincang dengan akrab.
NAmun dibawah etiket seorang pria di dunia bisnis, suasananya penuh dengan bahaya!.
Lili duduk di sofa yang berbentuk bundar. Orang di area sofa paling sedikit, Lili tidak ingin terlalu banyak berhubungan dengan orang-orang yang tidak dekat.
Beberapa pria memandang Lili, mereka kagum dengan kecantikannya dan memastikan gosip bahwa dia adalah kekasih hati dan juga istri yang dirahasiakan Lie Yuan, sementara beberapa wanita kaya dan juga selebriti memberikan tatapan yang rumit.
Ada yang menatap iri, dan ada juga yang menatap benci karena rasa cemburu, yach… terkadang orang-orang kebanyakan menyukai gosip yang negatif.
“Lihat tidak? tadi dia berbicara dengan Tuan Lie dan juga Budi, dia pasti telah bersembahyang dengan dupa yang mahal di kehidupan lampau sehingga dia bisa mengenal dua pria yang paling berpengaruh dan menonjol di dunia konglomerat dalam negeri”.
“Tidak aku dengar dia mengandalkan Tuan Lie Yuan, tetapi masih berhubungan dengan mantan pacarnya Budi, aku merasa kasihan pada Tuan Lie mengapa dia menyukai wanita seperti itu, wanita yang tidak jelas asal usulnya dan bibit bobotnya”
“Oh lihatlah, nona Jessy juga ada di sini, Jessy pasti marah, kabarnya Tuan Lie ditinggalkan saat pertunangannya waktu itu karena Jessy tahu bahwa Tuan Lie berselingkuh dengan Lili”
“Sekarang Jessy bersama dengan Budi, pasti Jessy marah saat ini, mungkin saja Budi masih tertarik pada Lili…”
Nona Nadin yang berada di tengah-tengah sekelompok orang mendengarkan mereka bergosip, dia tersenyum anggun, dia berkata dengan sengaja atau tidak sengaja. “Namun, aku rasa lebih baik berkenalan dengan nona Liliana Kim daripada berkenalan dengan para wanita yang hanya bisa mengutuk orang. Bagaimanapun juga dia menjadi pacar atau istri rahasia Tuan Lie , itu membuktikan bahwa dia disukai Tuan Lie Yuan. Dia lebih baik dari beberapa wanita”. Ucap nona Nadin dengan melirik beberapa wanita itu dengan tatapan mengejek.
Begitu dia selesai berbicara wajah beberapa wanita di sekitarnya segera berubah menjadi cemberut dan malu.
Setelah nona Nadin berbicara dia berjalan menuju Lili, tapi tampaknya ada orang lain yang berjalan ke arah Lili lebih dulu dari nona Nadin.
LIli memegang gelas anggur merah dan minum dengan acuh tak acuh, suara bising di sekitarnya tanpa henti, menghujat dan mencela dia!
__ADS_1
Ada sesosok orang datang dari depan, dia berkata dengan suara jelas dan indah. “Liliana, aku benar-benar tidak menyangka bahwa kamu benar-benar berani muncul di konferensi pers Lie Grup secara terang-terangan seperti ini, aku terlalu meremehkan mu”. Ucap Jessy dengan aura permusuhan yang tidak ditutupi.
Lili melirik Jessy di depannya, seketika dia teringat kejadian beberapa tahun yang lalu.
Meskipun kecantikan Jessy malam ini sangat mempesona tetapi tidak bisa menutupi aura jahat yang dipancarkan tubuhnya.
“Maaf nona Jessy, kenapa aku tidak berani?” Lili tersenyum memandang Jessy.
“Lagipula aku rasa reputasi nona Jessy lebih buruk dariku sekarangkan?” Kamu kira bahwa keluargamu berbicara baik pada media, lantas bisa menutupi masalah yang kamu buat, kamu telah menikahi suami demi harta dan tahta nya, selain itu kamu sendiri yang meninggalkan Tuan Lie di hari pertunangan, lalu kenapa kamu sekarang menyesal?”
Begitu Lili selesai berbicara, benar-benar ada beberapa suara tertawa kecil di sekitarnya.
wajah Jessy memucat.
Jari-jarinya memegang gelas anggur merah dengan erat.
Di jari tengah Jessy dia memakai cincin berlian yang dibuat secara khusus, dan cocok dengan jarinya yang putih dan halus, membuatnya tampak lebih elegan sebagai nona keluarga kaya.
Jessy memamerkan cincin berlian di jarinya dengan membolak-balik melihatnya dan mendengus dengan sikap yang tinggi.
“...Reputasi itu juga lebih baik dari kamu sebagai kekasih gelap, dan wanita tanpa asal usul dan status, Liliana apa kamu mengira orang-orang disekitarmu yang tahu masalah kamu dengan Lie Yuan sangat sedikit apa kamu kira kakek Albert akan setuju dengan wanita tanpa asal usul sepertimu, wanita tidak jelas !” ucap Jessy dengan suara sedikit keras sehingga orang-orang di sekitar menoleh.
Lili mengusap dada syukurlah keberadaan kedua anaknya tidak di ketahui oleh 0rang-orang ini.
“Jika tahu lalu kenapa?” Lili melirik ke sisi Lie Yaun dan tersenyum manis.
“Namun, aku sedikit terkejut, aku yang tidak dikenal, dan tanpa asal usul tidak disangka sekarang aku muncul diacara bisnis berskala besar dan menjadi sorotan orang-orang” ucap Lili tersenyum manis.
Bersambung.
__ADS_1
Beri Dukungan dengan Like dan Vote ya .
Terima Kasih.