CINTA PERTAMA SEORANG CEO

CINTA PERTAMA SEORANG CEO
Part# 82 Kekacauan di Lie Gruop


__ADS_3

Kakek Albert yang mendapat kabar bahwa mereka akan kembali hari ini, sungguh tidak bisa tidur, kakek duduk dengan tidak tenang diruang tamu, tidak sabar menunggu kedatangan mereka.


Didalam pesawat wajah lucu dan imut kedua bocah sungguh mengemaskan, apa lagi celotehannya selalu membuat Lie Yuan kewalahan menjawab pertanyaanya.


Saat di dalam pesawat Kenzie terlelap di pelukan Daddy nya, Lili merasa cemas kembali ke negara Korea, ketika melihat Lie Yuan di sebelahnya, satu tangannya mengenggam erat jemari Lili, seketika rasa khawatirnya sedikit menghilang. Dua mata saling menatap Lili tersenyum melihat kedua anaknya tertidur Lelap di pangkuan mereka berdua.


Lie Yuan mengagumi wajah kedua anaknya yang imut, seketika perasaan hangat merasuki hatinya seperti kupu-kupu berterbangan, bagaimana tidak, setelah 6 tahun kehilangan jejak, sekarang dia menemukan istrinya kembali, bersama anaknya bukan hanya satu , melainkan dua anak kembar yang sekarang sudah besar bisa memanggilnya daddy, sungguh perasaan ini tidak dapat di ungkapkan.


Wajah yang imut Kenzie menyimpan kejeniusan yang luar biasa dia bisa meretas dan juga bisa mematahkan serangan hacker, sekarang banyak perusahaan besar yang menggunakan aplikasi ciptaan Kenzie untuk menangkal serangan hacker.


Mereka yang menggunakan dan membeli aplikasi anti hakcer tidak tahu kalau pembuatnya adalah sang anak yang baru berumur enam tahun. Karena mereka melakukan pemesanan dan pembelian secara online, melalui akun Kent, masalah uang di akun atas nama Kent juga sangat banyak, jika Lie Yuan melihat nominal uang yang ada pada rekening Kent pasti terkejut karena jumlahnya sangat fantastis.


"Tuan muda, nyonya muda" sapa bibi Lin dan paman Luo kepala pelayan di Mension kakek. Saat melihat tuan muda datang dengan mengendong anak kecil yang sangat mirip dengan tuan muda, mereka terpana.


Mereka sangat senang melihat Tuan muda datang membawa nyonya muda dan sekaligus dua orang anak pewaris keluarga Lie.


Mereka adalah dua orang anak kembar yang satu nya sangat tampan dan yang satunya cantik dan imut sungguh mengemaskan.


Mendengar bahwa mereka sudah datang, kakek Albert bergegas berlari ke ruang tamu menemui mereka.


"Lili, kamu sudah kembali", ucap kakek sambil memeluk cucu menantunya.


Matanya melirik kedua anak kembar yang dan memandangnya takjub.


"Apa ini cucu buyut ku, tanya kakek langsung memeluk kedua nya, penuh haru.


"Kakek, apa kabar ucap keduanya dalam bahasa korea yang fasih, yach mereka memang anak yang jenius, mereka bisa menguasai 4 bahasa yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris, Korea dan juga bahasa mandarin.


Mereka biasa mengunakan bahasa Korea dalam percakapan sehari-hari dan juga bahasa Indonesia.


"Kalian pintar sekali, tampan dan cantik" ucap kakek Albert masih terus memeluk kedua nya.


"Terima kasih, kakek juga terlihat tampan" ucap mulut manis Kenzie sedangkan Kenie terlihat menganggukan kepala, mereka sungguh kompak.


"Aiss....lihatlah dirimu, dengan mulut yang manis begini , nanti akan ada berapa banyak gadis yang patah hati oleh mu" ucap kakek Albert sambil mengacak sayang rambut Kenzie.


"Betul kakek, ada banyak gadis yang naksir kakak, selalu banyak bunga, coklat dan juga permen bahkan surat cinta dikirimkan pada kakak, sampai memenuhi kamar kami" ucap Kenie antusias.


Sementara Lili hanya terbatuk kecil menginggat rumah yang penuh dengan hadiah-hadiah untuk Kenzie.


Terlihat betapa hebohnya Mension Kakek setelah kedatangan mereka.


"Kakek, daddy kata disini banyak coklat dan es krim, aku lapar" ucap Kenie tersenyum memandang kakek dan mengoyangkan tangannya.


"Aiyo..., cucuku yang cantik ayo makan di meja makan sudah terhidang makanan lezat untuk kalian semua , ayo" ucap kakek seraya menuntun mereka ke meja makan.


Mereka makan dengan gembira, diiringi celotehan si cantik Kenie.

__ADS_1


Selesai makan, tuan muda meminta kedua anaknya untuk beristirahat dulu.


"Mari Kenie dan Kenzie kalian istirahat dulu" ucap Lie Yuan.


"Bibi Lin, antar mereka berdua ke kamarnya" ucap Lie Yuan lagi.


Bibi Lin mengantar Kenzie dan Kenie ke kamar bayinya dulu, karena Lie Yuan buru-buru menjemput mereka sehingga kamar yang baru belum disiapkan.


"Daddy nanti kedepannya Aku tidak mau sekamar dengan nya" Kenzie menunjuk ke arah Kenie.


"Kenie juga tidak mau sekamar sama kakak, dia sering lama tidur sering main game sampai larut" Kenie mengadu dengan daddynya.


"Sudah-sudah, jangan berdebat lagi sekarang cepat istirahat dan tidur, besok lagi di bicarakan" ucap Lie Yuan menyela saat Kenzie mulai inggin mendebat adiknya.


Sesamapi di kamar, Kenzie dan Kenie memandang takjub dengan disain kamar yang sangat indah dan elegan, penuh dengan peralatan bayi yang tertata rapi. "Bibi, apakah ini dulu seharusnya kamar kami?" Tanya Kenzie takjub.


"Ia Tuan muda, sekarang silakan istirahat" ucap bibi Lin.


Lie Yuan menarik Lili kedalam kamar mereka. Lili takjub melihat tata kamar mereka masih sama seperti enam tahun yang lalu saat pertama dia tinggalkan.


Lie Yuan memeluk Lili, "Maafkan aku, tidak bisa melindungimu" ucap Lie Yuan dengan wajah sedih.


"Apa kau membenciku?" Ucapnya sendu.


Lili mengangguk. "Ia, saat itu aku sangat syok dan terpengaruh akibat kebocoran surel mu, aku kira kamu benar-benar ingin melenyapkanku, saat aku diselamatkan Seno aku bertekad untuk melindungi kedua anakku, menutupi seluruh jejak nya.


Air mata haru dan juga bahagia menetes di mata keduanya. Keheningan menghinggapi mereka sampai suara lagu nada dering ponsel Lie Yuan membuyarkan pelukan mereka, ternyata telpon dari Lion.


"Tuan muda, permasalahan yang kita hadapi semakin besar" suara Lion terdengar dari seberang telpon.


Sekarang sudah dini hari, Lie Yuan tetap pergi ke perusahaan Lie Gruop.


"Sayang, kamu istirahatlah, aku akan ke perusahan dulu" ucap Lie Yuan sambil memeluk dan mengecup pucuk kepala sang istri.


"Tapi, kamu belum istirahat" ucap Lili sambil menegadah melihat wajah sang suami yang lelah.


"Tidak apa, aku baik-baik saja, ada pekerjaan yang harus segera aku selesaikan" ucap Lie Yuan.


Lili memeluk sang suami dengan erat, perasaan tidak nyaman merasuki hatinya.


"Percayalah, semua akan baik-baik saja, kamu istirahat saja, jaga anak-anak, penjagaan Mension ini sudah maksimal, tidak akan ada yang bisa menembusnya lagi" ucap Lie Yuan sambil mengurai pelukan Lili.


"Baiklah, kamu hati-hati " ucap Lili dengan nada khawatir dan di jawab Lie Yuan dengan anggukan kepala dan senyuman, dia juga menghadiahi sebuah ciuman di bibir sang istri sebelum pergi.


Lili memandangi punggung Lie Yuan, yang menjauh " sepertinya Jessy benar-benar melaksanakan ancamannya 6 tahun yang lalu" batin Lili, tapi dia percaya sang suami bisa menghadapinya, diapun berbaring di kasurnya karena kelelahan diapun tertidur dengan lelap.


Lili terbangun ketika hari sudah pagi, panas matahari sudah menyapa bumi dan burung-burung mulai berterbangan mencari makanan.

__ADS_1


Sementara di dapur, pagi-pagi sudah terlihat ramai, semua pelayan terlihat sibuk untuk menyambut kepulangan tuan muda dan nyonya muda dan juga kedua anak kembar mereka.


Bibi Lin terlihat sibuk memerintah para pekerja untuk mengatur kamar Kenzie dan Kenie.


Dan para koki sibuk menyiapkan makanan yang lezat.


Saat terbangun Kenie mengendus bau lezat dari arah dapur. Melihat para koki memasak didapur seketika perutnya terasa lapar. Sementara Kenzie melihat sesuatu di komputernya, sepertinya dia akan menemukan orang yang telah merengut kebahagiaannya, membuat mereka terpisah dari daddynya selama 6 tahun, dia pastikan akan membantu daddy untuk menghukum penjahat ini.


"Kenie mandi dulu baru keluar sarapan" ucap Kenzie seperti orang dewasa bisa membimbing sang adik.


Kenie pun patuh mendengar perintah abangnya, dia segera mandi dan setelah selesai menganti pakaian dengan sebuah gaun putri warna pink rambutnya tergerai rapi di beri jepit dikedua sisinya.


Kenzie juga mandi dan menganti pakaian dengan baju casual membuat penampilanya begitu tampan keduanya turun kebawah untuk sarapan


Hari ini adalah hari pertama kedua nya sarapan bersama dengan kakek.


"Mom, kemana Daddy kenapa tidak sarapan dengan kita?" Tanya Kenie


Daddy sedang sibuk, kalian berdua ayo makan yang banyak" ucap Lili pada kedua anaknya.


Sementara kakek, sedikit mencapitkan lauk dan juga sayuran kemangkuk keduanya.


Kenie terlihat gembira karena dia memang hobby makan, sementara Kenzie sedikit kewalahan melihat lauk yang sudah mengunung di mangkuknya, dalam hati dia bergumam "jika setiap hari makan sebanyak ini aku akan jadi gendut seperti karung goni" bathin Kenzie, sambil makan dengan lesu sebab dia sudah kenyang.


"Makanlah yang banyak, biar kalian lekas besar dan pintar" ucap kakek, kenzie tidak ingin mengecewakan kakek yang baru di temuinya dia mengaggukan kepalanya sambil tersenyum.


Selesai makan Kenzie menemui para pekerja untuk mengatur renovasi kamarnya, ada permintaan tentang konsep kamar sesuai keinginannya, dia meminta seperangkat alat komputer terbaru dan terlengkap beserta internet berkecepatan tinggi harus terpasang di kamarnya.


Sementara kamar Kenie, dia mendisain kamar bernuansa tuan putri yang penuh dengan istana boneka barbie seperti tokoh disney yang dia suka.


Sementara itu di Lie Gruop.


"Lion, bagaimana situasinya sekarang" tanya Lie Yuan.


Tuan muda, ada yang melaporkan bahwa kita telah melakukan kecurangan, dan juga melawan pemerintah dengan tidak membayar pajak" ucap Lion sambil menyerahkan laporan keuangan perusahaan selama tiga tahun terakhir.


Sementara beberapa pemegang saham sudah menjual sahamnya pada paman ke tiga, ada juga yang meminta Lie Yuan mengundurkan diri sebagai CEO Lie Gruop. Dan berita ini sudah tersebar di internet,membuat saham Lie Gruop jatuh.


Bagaiman ini bisa terjadi sementara, Lie Yuan bukanlah orang yang tidak taat pajak, dia selalu memenuhi kewajibannya sebagai pengusaha. Lalu apa yang terjadi dengan laporan keuangan ini . Itulah pertanyaan didalam hati Lie Yuan.


Sementara itu Jessy terus bermain di balik layar, dia terus menghasut para pemegang saham untuk menjualnya dan dia sudah berkerja sama dengan paman ketiga untuk membeli saham yang dijual para pemegang saham, dengan begini kedudukan paman ketiga akan menyamai Lie Yuan sebagai pemilik saham mayoritas di Lie Gruop. Jadi Lie Yuan tidak bisa menghancurkannya, karena kalau dia menghancurkan paman ketiga maka sama saja menghancurkan Lie Gruop.


Jessy dan paman ke tiga benar-benar licik, semua sudah direncanakan dengan matang oleh mereka, direncanakan secara halus, sehingga ketika Lie Yuan menyadarinya semua sudah terlambat.


Lie Yuan berdiri membaca salinan laporan dari Lion dengan perasanan bercampur aduk, dia dan Lion bahkan belum sempat istirahat.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2