CINTA PERTAMA SEORANG CEO

CINTA PERTAMA SEORANG CEO
Part#43 Kencan Pertama


__ADS_3

Setelah , beberapa saat tuan muda berbalik menghadap kearah Lili yang sudah tidur, terdengar dari nafas nya yang sudah teratur


Pelan-pelan dia mengelus pipi Lili dengan Lembut, sungguh Lili membuat tuan muda merasa pertama kali dalam hidupnya diabaikan.


Biasa banyak wanita yang dengan suka rela naik ke ranjang nya , tapi tak satupun yang membuat hasrat tuan muda naik seperti saat ini


Pelan tuan muda mengarahkan wajah Lili menghadap kepadanya dan berbisik dengan suara rendah "Lili apakah kamu tidak yakin padaku, mengapa kalau berdekatan denganmu aku tidak bisa menahan diri" ucap tuan Lie pelan.


Kemudian tuan Lie berbaring disamping Lili dan memeluk pinggangnya.


Lili terbangun merasakan tangan memeluk pinggangnya dia sungguh merasa gugup.


"Sayang..."suara Lili sedikit bergetar.


"Sttt...tidurlah, kalau tidak aku tidak akan menahan diri lagi" Tuan Lie berbisik di telinga Lili" aku bisa lakukan olah raga malam ini denganmu"


Olah raga pada malam hari dengan tuan muda, Lili tahu apa maksudnya, pipinya memerah, awalnya Lili ingin melepaskan tangan tuan muda yang memeluk pinggangnya tapi setelah mendengar kan kata-kata tuan muda. Lili bahkan tidak berani bergerak.


Badan kaku Lili menjadi lega setelah mendengar suara nafas tuan muda yang semakin ringan tuan muda tertidur. Lili pun entah bagai mana caranya akhirnya pun tertidur.


Memang berbahya tidur dengan seorang lawan jenis, ibarat memilihara ular didalam selimut, kita harus ekstra hati-hati kalau tidak bisa celaka.


Cuaca pagi yang hangat, matahari masih malu-malu menampakan diri dari balik awan. Cuaca akhir-akhir ini memang cenderung cerah. karena hujan masih jarang turun membasahi bumi setiap orang bersemangat menyambut pagi.


Begitu juga halnya dengan kakek Albert dia pergi ke pusat kebugaran bersama Akhira.


Ketika dia berpapasan dengan Lie Yuan pagi ini, kakek berpamitan untuk olah raga mengisi akhir pekan bersama Akhira.


"Yuan pergunakan kesempatan akhir pekan untuk mengadakan pendekatan dengan Lili, jadilah calon suami yang baik ya" ucap kakek sebelum pergi.


"Baik kakek, selamat berolah raga" balas Yuan.


Setelah itu tuan muda pergi kedapur menemui kepala koki untuk membuat bubur ayam kesukaan Lili.


Di kamar.


Ketika Lili bangun dipagi hari, orang yang berada disampingnya sudah tidak ada.


Secara tidak sadar Lili meraba badannya melihat pakaiannya, seketika dia merasa lega semuannya tidak kurang suatu apa pun. Seketika hatinya memiliki ketenangan menjadi hangat yang susah dijelaskan.


Segera dia bangun dan membersihkan diri di kamar mandi dan berganti pakaian setelah itu dia bermaksud turun ke lantai bawah pergi mencari tuan muda ke ruang makan.


Sampai di ruang makan Lili melihat tuan muda sedang membuat makanan untuk sarapan, Lili merasa malu, nginap di rumah mertua , bangun terlambat sungguh terasa canggung.


"Selamat pagi tuan putri, nyonya Lie silakan duduk aku sudah buatkan sarapan untukmu" ucap tuan muda dengan wajah penuh senyum.

__ADS_1



Lili Lili menghampiri meja makan, dan duduk.


"Ini semangkok bubur ayam untukmu nyonya" ucap tuan Lie dan meletakkan mangkok bubur ayam di hadapan Lili.


"Terima kasih" ucap Lili. "kakek dimana?" tanya Lili sambil memgedarkan pandangan ke sekeliling namun tidak nampak.


"Kakek pergi bersama Akhira, tadi barusan di jemput" ucap tuan muda.


"Ayo dimakan nanti dingin buburnya".


"ia" ucap Lili sambil menyendokan bubur ke mulutnya.


"ternyata selain menyebalkan dia juga pria yang baik dan pintar masak aku merasa malu bahkan masakan aku tidak seenak ini" Gumam Lili dalam hati.


"aku bukan dikenalmu sebagai penolong masa kecilmu, maka aku akan membuatmu jatuh cinta padaku sekarang dan melupakan kenangan masa kecilmu dulu" tuan muda Lie berguman dalam hati.


"Aku ingin kau mencintai diriku yang sekarang, bukan cinta masa kecilmu dulu, seandai aku bukanlah anak lelaki pada masa kecilmu aku pun akan tetap memaksamu untuk menjadi milikku, karena kau adalah cinta pertamaku". tuan Lie Yuan masih membatin.


Lili memakan sarapannya dengan menunduk, sementara tuan Lie tidak pernah mengalih kan tatapan matanya dari wajah cantik Lili .


"Sayang kenapa menatapku seperti itu?" ucap Lili terbata.


apa ada yang aneh diwajahku, batin Lili salah tingkah lalu mengosok mata dan dahinya siapa tahu ada tahi mata kan, tapi tidak mungkin pikir Lili akukan sudah mandi dan bercermin.


"Aku ingin kau mencintaiku,hanya mencintaiku seorang.


"katakan kau mincintaiku" tuan muda mulai bangkit menghampiri kursi Lili dan merangkul bahunya.


Apaan sih pria ini, bermesraan di tempat umum, malukan kalau ada yang lihat.


"Ayo katakan kau mencintaiku" ulangnya lagi.


"Iya sayang aku mencintaimu, tapi tolong jangan begini, ini tempat umum siapa pun bisa lihat,bagaimana kalau para pelayan melihat kita. ucap Lili sambil mendorong pelan dada tuan muda.


"Mereka tidak akan berani melihat, dan hari ini mereka sudah ku ijinkan libur sehari supaya tidak mengganggu kita" balas tuan muda masih tidak mau melepaskan pelukannya.


"Aku ingin kencan dengan mu" Ucapnya lagi.


"Katakan kita mau kemana" aku lagi banyak waktu untuk mu"


"Aku ingin ke taman hiburan, wahana permainan ingin naik bianglala. Dan setelah itu nonton bioskop?" ucap Lili.


"rasain tuan muda memangnya kamu bisa kencan ala rakyat jelata seperti ini"

__ADS_1


"Baiklah ayo ganti baju kita segera pergi" tuan muda bangun dan menarik tangan Lili untuk menuju kamar dan ganti baju.


Tuan muda mengunakan baju lengan pendek dipadu celana jeans warna senada dengan topi menutupi kepalanya.


Kenapa dia begitu tampan dengan pakaian santai seperti ini


Lili juga megenakan celana jeans dan baju atasan lengan panjang dengan warna senada. rambutnya di ikat ekor kuda tinggi diatas kepalannya sehingga memperlihatkan lehernya yang jenjang sungguh cantik.


Tuan muda memakaikan sebuah topi di kepala Lili.


"Ayo kita pergi" kemana dulu tanyanya kepada Lili.


"kita ke taman bermain dulu seteha itu baru ke bioskop ya" jawab Lili bersemangat.


"Lion kita ke taman bermain" perintah tuan muda pada asisten Lion.


"Baik tuan" ucap Lion sambil membukakan pintu mobil buat tuan dan nona muda.


Taman Hiburan


Mereka memasuki arena bermain, semua mesin permainan sudah menyala, penjuan makanan juga banyak di arena bermain ini.


Lili dengan riang menghampiri komedi putar.


"Sayang aku ingin menaiki ini boleh?" tunjuknya pada komedi putar.


"Boleh, kamu boleh nikmati semua permainan yang ada


disini" Tuan muda menjawab dan membimbing Lili untuk melompat naik ke atas komedi putar.


Lili sungguh senang, tertawa lepas, setidaknya ini sedikit mengobati kerinduannya pada keluarga dan tanah air tercinta.


tidak terasa sudah beberapa putaran Lili menaiki komedi putar, dia ingin menaiki wahana yang lain lagi.


"Sayang aku mau naik roller Coaster kamu temani aku ya pinta Lili.


"Baik "ucap tuan muda dan mereka berteriak teriak melepaskan beban sungguh menyenangkan ketika turun tuan muda ingin muntah , demi Lili dia bersedia menaiki roller coaster.


Lili kaget kenapa sepi dari tadi tidak ada orang yang main,


"sepertinya ada yang aneh deh ini masa tidak ada pengunjung lain" pikir Lili.


apa yang aneh ya?


💝Bersambung💝

__ADS_1


Thanks You


💝TE'AMO💝*


__ADS_2