CINTA PERTAMA SEORANG CEO

CINTA PERTAMA SEORANG CEO
Part # 66 Trending Topic


__ADS_3

Satu wanita di rebut dua tuan muda bersaudara.


Pernikahan sebagai isu menutupi rumor Tuan Muda Lie demi memperlancar naik tahta sebagai Presdir Lie Group.


Berita yang menjadi trending topic internet pagi ini di semua medsos, Lili tercengang membaca nya semua orang gempar, padahal baru semalam pesta tujuh bulan kehamilan Lili sekaligus kakek Albert mengumumkan pernikahan Lili dan Yuan, mengapa beritanya yang terbit seaneh ini ?, ada apa sebenarnya ?


Di sebuah restoran


Pada malam saat semua orang bergembira merayakan 7 bulanan kehamilan nyonya Lie.


Seorang wanita memberikan dua amplop coklat dan sebuah flasdis, "besok terbitkan berita ini dua hari berturut - turut". Wartawan tersenyum melihat sejumlah uang yang ada didalam amplop coklat tersebut.


💥💥💥💥


Lili tercenung di kamar membaca beberapa komentat netizen banyak yang menghujat .


Tiba-tiba ponselnya berdering dengan musik yang merdu suara nada dering nya.


Terlihat Iko sahabatnya yang telpon.


"Hallo Lili, apa kamu sudah melihat berita yang baru terbit hari ini , apa hubungan mu dengan Sichuan, senior kita?".


"Lihatlah kamu sekarang sedang menjadi trending topic hari ini sudah dua berita tentang kamu terbit dalam 1 hari ini.


"aku belum ada membaca nya, aku tidak ada hubungan apapun dengan senior oke , sekarang aku lihat dulu beritanya". Lili memutup ponselnya dan beralih melihat internet.


Lili membaca berita itu, dengan perasaan geram bercampur takut bagai mana bisa ada , terlihat beberapa foto dan vidio saat dia mengikuti kelas senam hamil yang berpasangan, ketika itu Sichuan berpartisifasi di kelas berpasangan. Bagimana orang - orang itu bisa memdapatkan foto dan vidio itu saat dia berpasangan dalam kelas senam?


"Apa ini....!!! , kenapa jadi begini beritanya" ucap Lili gugup.


Komentar Netizen juga semakin ganas dan tajam membuat Liili merinding :


"Jadi apakah Sichuan ayah bayi yang kau kandung?"


"Apakah kau sengaja menjerat tuan muda Lie dan tuan muda Akhira, kami tidak rela".


Dasar jalang!!!


"Bukan ....!!, bukan begitu", ucap Lili berbicara sendiri dikamar semakin binggung dan jengkel dengan ribuan komentar netizent.


Sementara komentar netizen semakin banyak dan semakin tak terkendali, banyak kata - kata kasar serta tidak pantas.


"Ya tuhan apa bagusnya wanita ini bagaimana bisa dia berdiri diantara tuan muda Lie dan tuan muda Akhira sungguh tak patut hidup". Komentar netizen dengan benci.

__ADS_1


"Tuan muda Lie bersedia memilih wanita yang biasa yang asal usulnya diragukan , ternyata benar-benar wanita sampah". Komentar netizen semakin tajam dan tak terkendali.


Ya Tuhan komentar netizen semakin tak terkendali, sekarang topik semakin memanas.


Lie Yuan dan Akhira sama-sama merasa gusar dengan berita yang sekarang jadi trending topic berita hari ini , benar-benar tidak baik bagi Lili.


Lie Yuan dan Akhira sama-sama berusaha menghubungi Lili, namun tak satupun telpon mereka Lili jawab karena hati sedang tidak enak bahkan sekarang perut Lili mulai tidak enak dan seperti kontraksi mungkin disebabkan stress.


"Kau tenang saja Lili, aku akan urus berita ini" WA Sichuan yang dikirimnya pada Lili. Dia berusaha menelpon bagian IT perusahaannya untuk menghack dan menghapus postingan berita.


Dalam hitungan menit berita sudah bisa di hapus, namun beberapa saat, berita itu terbit lagi, ini sungguh aneh pasti ada orang yang cukup berpengaruh yang berdiri dibelakang semua ini.


"Sayang, apa kamu baik-baik saja? Jangan dipikirkan berita - berita itu, kalau urusan ku selesai aku akan cepat pulang" Lie Yuan memberikan kekuatan pada Lili di telpon. Sepertinya dalam sehari perusahaan Lie Grup di serang dari berbagai arah.


Sekarang berita - berita ini membuat beberapa saham Perusahaan Lie Grup menurun drastis.


"Sialan ternyata ada lalat yang mencoba menganggu, Lion cepat cari dan temukan dalang dari semua ini" Teriak Lie Yuan gusar di telpon. Hatinya sungguh kesal karena beberapa perusahaan tiba - tiba memutuskan kerja sama.


"Sungguh menjengkelkalkan...!!!" Maki nya gusar. Akibat masalah-masalah di perusahaan membuat Lie Yuan tidak bisa cepat pulang ke Mension untuk menghibur Lili.


Padahal dia sudah merencanakan akan merayakan 1 tahun Aniversarry pernikahan mereka di sebuah kapal pesiar untuk makan malam di tengah laut sambil memandangi bintang- bintang, tapi karena masalah di perusahaan , bahkan sekarang di depan pintu perusahaan dan di halaman penuh dengan wartawan yang ingin mendapatkan komfirmasi dari berita yang sudah beredar, ini sungguh membuatnya tidak bisa pergi, ini sungguh membuat hati gusar.


Sementara Lili di mension mendapat teror dari nomor tak di kenal membuat nya gemetar.


Lili mencoba menelpon Lie Yuan tetapi tidak aktif. Lie Yuan sedang pergi mengurus masalah perusahaan di Negara K, secara mendadak dia berusaha menelpon Lili sebelum berangkat tetapi ponsel Lili tidak aktif.


Sepertinya ponsel Lili dan juga Lie Yuan pun sudah di blokir sehinga mereka tidak bisa saling menelpon.


Karena tidak bisa menelpon suaminya. Lili menelpon Ponsel Lion , dan syukurnya bisa tersambung.


"Hallo Lion, apakan tuan bersamamu sekarang?" Tanya Lili begitu telpon diangkat Lion.


"Ia nona, Tuan sedang pergi ke negara K untuk urusan perusahaan yang sangat urgent, aku di kantor untuk menangani perusahaan , pesan tuan, nona tetap di mension apapun yang terjadi tolong percaya pada tuan ".


"Baiklah Lion, terima kasih ucap Lili , seraya menutup telponnya.


Tidak tersa waktu berlalu dari saat kejadian dan berita - berita heboh dan juga serangan wichat dari nomor tidak dikenal, suaminya sudah selama seminggu tidak pulang dan juga tidak bisa di telpon karena tidak aktif.


Sebenarnya ada apa , apa yang terjadi? Itu yang selalu menjadi pertanyaan bagi Lili.


Tiba-tiba pintu nya di ketuk dari luar.


"Nona..., nona.... buka pintunya"teriak bibi Lin, pengasuh tuan muda Lie sejak kecil sudah tinggal di mension, memanggil Lili.

__ADS_1


"Ada apa bibi ?" , tanya Lili sambil membuka pintu kamar.


"Tuan besar tiba-tiba pingsan" ucap nya panik .


"Apa.....?!, cepat telpon dokter Nathan , teriak Lili langsung menuju tangga dan berjalan menuju kamar kakek, terlihat kakek sedang berbaring pingsan, mungkin akibat stress juga mengigat berita- berita akhir-akhir ini semakin heboh bahkan di gerbang luar mension penuh wartawan yang ingin mencari berita , Lili tidak berani keluar.


"Kakek, apa yang terjadi?" Ucap Lili air mata sudah mengalir deras dari pipi nya yang sekarang semakin tirus.


Dokter Nathan pun datang memeriksa kakek, terlihat kerutan di dahinya.


"Apa yang terjadi pada kakek bibi Lin?" Sepertinya kakek harus dirawat intensif dirumah sakit " ujarnya.


"Apa sakit kakek serius?" Tanya Lili menatap sendu kearah dr. Nathan.


"Sepertinya perlu penanganan khusus, kakak ipar jangan khwatir di rumah sakit peralatan medis lebih cangih pasti kakek tidak apa-apa, serahkan pada ku saja". Nathan bergegas memerintahkan beberapa pengawal dan juga supir untuk membawa kakek kerumah sakit segera untuk di periksa lebih lanjut.


"Kakak ipar aku pergi dulu, kalau ada apa-apa telpon aku ya" ucap Nathan bergegas pergi mengikuti para pengawal yang membawa kakek, sebab harus segera melakukan tindakan medis untuk kakek.


****


Di Negara K


Jessy di sebuah coffe shop sedang menyerumput coffe latte dengan nikmat sambil melihat ponselnya mengamati berita yang menghebohkan di negara Korea.


"Hallo kak Lie Yuan apa kabar?" Ucapnya di telpon, setelah ponsel di seberang mengankat dan menjawab telponnya.


"Hallo juga Jessy, kabar baik" Jawabnya singkat.


"Kakak aku tunggu di coffe Shop didepan kantor kakak ada suatu hal yang ingin ku sampaikan pada kakak, temui aku".


"Baik" ucap Lie Yuan segera menutup telponnya dan memakai mantel tebal lalu pergi, cuaca di negara K sekarang sedang sangat dingin.


Sudah hampir 1 bulan ini Lie Yuan di Negara K berusaha menyelesaikan urusan perusahaan yang semakin rumit ditambah masalah di Mension yang tidak sedikitpun luput dari pantauan nya walaupun dari jauh. Hanya saja dia masih tidak bisa berhubungan telpon dengan istrinya.


Akhira pun sudah tiba dari Jepang dan ingin membawa kakek ke Jepang untuk melanjutkan pengobatannya, sebab sampai sekarang kakek belum sadar dari pingsan nya dan di nyatakan Koma.


Lili bersikeras tidak ingin pergi ke Jepang bersama Akhira dan kakek, dia masih menunggu suaminya pulang sekarang kandungan Lili sudah memasuki usia 8 bulan, perut Lili tidak semakin besar walupun ada bayi kembar didalamnya, tapi dari pemeriksaan dokter kandungan, keadaan bayinya baik-baik saja, disarankan untuk banyak istirahat.


Ada kesedihan saat menjelang proses kelahirannya sang suami tidak ada di samping nya dan juga banyak masalah diperusahaan dan juga di Mansion kakek yang yang biasanya selalu menemani dan juga menghibur dalam kesedihan sekarang terbaring tak berdaya dalam keadaan koma.


Apa yang harus ku lakukan haruskah aku mengikuti ancaman dari orang yang tidak di kenal untuk meninggalkan kakek dan juga suamiku demi untuk menyelamatkan mereka tapi aku pergi kemana?


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2