
..."*Tidak ada yang abadi baik bahagia maupun luka, suatu saat kita akan berada di titik dimana kita mentertawakan sesuatu yang dulunya sakit,...
...atau menangisi rasa yang dahulu indah."Tidak ada yang abadi baik bahagia maupun luka, suatu saat kita akan berada di titik dimana kita mentertawakan sesuatu yang dulunya sakit, atau menangisi rasa yang dahulu indah",...
*****
Iko menancap gas mobilnya menuju tempat kerja Lili.
"Gila ya, kenapa harus pergi disaat kita belum makan", Iko ngomel - ngomel sambil mengikuti Lili.
"Ya ampun Iko apa di benak mu hanya ada makanan, yah nanti deh aku traktir kamu makan kapan-kapan ya". Lili terus melangkah menghampiri loker tempat ganti seragam kerjanya.
"Bukan begitu Lili, aku belum banyak berkenalan dengan Tuan tampan tadi", Iko masih membuntuti Lili.
"Ya Sudah lain kali aja ya, sekarang aku mau kerja , Kamu pulang aja ya."
"Hah... dasar ...Lili...!!! teriak Iko sambil mengacungkan tinjunya .
Lili tertawa melihat tingkah sahabatnya yang kesal. Dia melanjutkan perkerjaannya tanpa memperdulikan sahabatnya yang sedang cemberut kesal sambil mengerucutkan bibirnya.
"Ya sudah nanti lain kali aku akan traktir kamu lagi, kamu boleh memilih makanan apapun yang kamu suka oke, sekarang jangan marah lagi ya" Mohon Lili sambil mengatupkan tangannya didepan dadanya dengan wajah memelas.
"Okelah, ingat janjimu ya" jawab Iko dengan wajah yang masih kecewa . "Aku pergi dulu ya, daa...dia berlalu sambil melambaikan tangannya.
****
__ADS_1
Sebelumnya di Resto Jiangan San, langkah Ahkira di hadang oleh Lion tanpa kentara.
"Tuan Muda Akhira apa kabar? kapan anda datang ?" ucap Lion sambil membungkuk.
"Aku sudah Sebulan di Sini sekarang aku ada keperluan mendadak , maaf Lion permisi ya", Akhira hendak bergegas pergi.
"Ehem...apa yang membuat adik sepupuku begitu tergesa-gesa dan tidak menyapa kakak ?" Apa kira- kira hukuman dari kakek kalau tau cucu nakalnya ini ada di Seol tapi tidak mengunjungi nya?". Ucap Tuan Lie sambil bersedekap dada.
"Ah...kakak, maaf aku ada urusan penting, nanti aku pasti akan mengunjungi kakek dan juga kakak ya , aku benar-benar harus pergi kak", ujar Akhira sambil mengatupkan kedua tangannya di depan dada. Dan bersiap pergi dari tempat itu. Tetapi dengan gesit Tuan lie menangkap tangan Akhira sehingga berhenti melangkah.
"Hal apa sih yang begitu penting?" Selain bertemu saudara ", Tuan muda Lie mencekal lengan Akhira kencang sambil tersenyum.
"Ayo gabung bersama kami makan siang sekalian bertemu kolega bisnis, sudah saatnya kau serius", Tuan muda terus menarik tangan Akhira. Terpaksa Akhira mengikuti langkah Tuan muda Lie sepupunya .
Mereka berdua merupakan Tuan muda penerus keluarga Lie, walaupun Akhira tinggal di jepang bersama keluargannya tapi hubungannya dengan sepupunya Lie Yuan cukup dekat.
***
Tuan muda masuk ke dalam kamar dan masuk ke kamar mandi untuk mebersihkan diri, setelah itu dia mengambil pakaian yang sudah diletakan diatas tempat tidur.
"Seperti nya gadis itu sudah tidur, berani sekali dia tidur sebelum aku datang", Tuan muda Lie berguman dalam hati.
Lalu dia keluar dari kamar hendak ke ruang kerja mengambil dokumen yang diletakannya kemarin malam, tapi telingannya mendengar langkah kaki berjalan lewat di hadapan nya dengan gaun tidur berwarna pink muda. Terus melangkah sampai di kepala tanga dan berjalan terus tanpa melihat tangga,reflek tuan muda menangkap nya, sebab kalau tidak dia bisa terjatuh.
"Gadis ini mengapa berjalan seperti robot? Apa dia berjalan dalam tidur? Tuan muda memeluk Lili dan benar dugaan nya gadis itu tidak sadar dia benar-benar tidur berjalan.
__ADS_1
Dengan hati-hati tuan muda membimbing Lili melangkah memasuki kamarnya, pelan-pelan membaringkan nya di atas tempat tidur, dan Lili benar-benar tertidur tidak ingat apa'-apa. Tuan Muda masih duduk di tepi tempat tidur memperhatikan gadis cantik yang sedang tertidur pulas.
Tanpa sadar dia melihat ke arah bibir gadis itu dan teringat betapa lembut dan kenyalnya bibir itu saat dia cium .
Tangan Tuan muda Lie yuan mengusap kasar wajahnnya, saat merasakan sesuatu yang aneh didalam tubuhnya, sesuatu itu membuat dia berasrat dan ingin mengulum bibir gadis yang sedang tertidur itu.
Perasaan ini belum pernah Lie Yuan rasakan meskipun dulu pernah dekat dengan Jessy calon tunangannya, walaupun Jessy pernah merayu dan menggoda untuk bermesraan tapi tidak ada hasrat sama sekali dalam dirinya oleh sebab itulah Jessy yang sudah terbiasa hidup bebas di luar negeri merasa bahwa calon tunangannya adalah pria yang bermasalah dalam hubungan ranjang sehingga dia pergi kabur sebelum hari pertunangan.
Perlahan Tuan Lie menaiki ranjang, matanya tidak lepas dari wajah cantik Lili, hatinya bergelora oleh hasrat, napas nya tersenggal, perlahan Tuan Muda mengecup bibir Lili seringan kapas, tangannya membelai pipi mulus Lili, menepis anak rambut yang sebagian menutupi wajah.
Lili, didalam tidurnya merasa bermimpi ada seorang pangeran yang sangat tampan memeluk dan menciumnya dengan penuh cinta. Tanpa sadar tangannya pun membalas memeluk Tuan muda. merasa ada balasan hasrat tuan muda semakin menyala, pertama kali baginya merasakan sensasi penuh gelora seperti ini.Sehingga dia semakin memperdalam ******* nya pada bibir Lili, lidahnnya bermain dalam rongga mulut Lili.
Lili diantara sadar dan tidak dia merasakan sekujur tubuhnya gemetar,merasakan setiap sentuhan pria itu, merasakan kelembutan usapan di sekujur tubuhnya, tapi matanya tetap terpejam dan rasa kantuknya tidak kuasa dia lawan sehingga dia tetap tertidur dan menganggap dirinya sedang bermimpi basah. Ya ampun ini mimpin yang sangat aneh mimpi di sentuh oleh laki-laki begitu intim. Lili masih mengira yang terjadi padanya adalah mimpi.
"Astaga...., apa yang aku lakukan," Tiba- Tiba Tuan muda tersadar dan dengan susah payah mengendalikan hasrat nya yang begitu begelora, perlahan dia bangkit dan dengan gemetar dia merapikan gaun tidur Lili yang tersingkap sampai ke dadanya . Cepat -cepat di tutup dan dirapikannya lalu di tariknya selimut. dilihat nya sekali lagi wajah damai Lili dalam tidur dengan bibir yang sedikit membengkak. seketika ada rasa bersalah dalam dirinnya .
"Maafkan aku", lalu Tuan muda keluar dan menutup pintu kamar Lili.
Tuan muda menuju kamar nya dan masuk ke kamar mandi dan menyiram tubuhnya dengan air dingin untuk membunuh hasratnya. Seketika dia tersenyum senang.
"Ternyata aku masih normal dan semuanya baik-baik saja., kakek aku akan memberikan banyak cicit yang gemuk sesuai ke inginan mu.
❤Bersambung❤
...Kasih LIKE👍🏼Koment, VOTE . Ajak teman untuk baca Novel ini....
__ADS_1
Thanks You.❤