CINTA PERTAMA SEORANG CEO

CINTA PERTAMA SEORANG CEO
Part#24 Ulang Tahun Kakek


__ADS_3

Iklas itu...


tak perlu di lihat.


ibarat garam didalam air kaldu


jadi penyedap rasa walau tak terlihat mata.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sore itu disebuah butik mewah.


"Selamat datang Tuan Akhira ada yang bisa kami bantu?" Ucap seorang pegawai butik dengan ramah, karena Akhira adalah pelanggan VIP di butik itu.


"Pilihkan gaun yang edisi terbatas dan yang terbaru buat nona ini", Akhira menunjuk Lili pada pegawai butik.


"Baik , Tuan , Mari nona silakan ikuti saya, dengan ramah pegawai butik membawa Lili ke deretan gaun-gaun indah yang harganya sudah pasti selangit.


Setelah melihat dan berkeliling ruangan butik Lili memilih sebuah gaun yang berwarna putih dan yang berwarna pink untuk dia coba.


Akhirnya pilihan Lili jatuh pada gaun berwarna putuh , yang membuat penampilannya begitu memukau.


Rambutnya dibiarkan terurai tanpa perhiasan dan riasan natural sungguh membuat penampilan Lili sangat memukau.


Lili keluar ruang ganti dan menemui Akhira di ruang tunggu.


Sekeketika Akhira takjub dan kehilangan kata-kata setelah melihat Lili.


"Cantik luar biasa", batin Akhira sambil menelan salivanya.


"Ayo kita pergi" suara Lili membuyarkan lamunan Akhira.


"Ayo, Akhira mau membimbing Lili keluar dari butik setelah membayar semua tagihan.


Tapi Lili , berjalan cepat mendahuluinya tanpa menyambut uluran tangan Akhira.


Sampai di parkiran Akhira membuka pintu mobil untuk Lili, merekapun berangkat menuju mension kakek .


Sesampai di mension Tamu-tamu sudah mulai berdatangan.


Akhira mengajak Lili menuju ke ruangan dimana para pengisi acara diulang tahun kakek berkumpul.


Akira berbicara dengan MC untuk menyampaikan bahwa Lili adalah salah satu orang yang mengisi acara yang alan membawakan lagu nostargia di ulang tahun kakek.


HP Akhira berbunyi, dilayar tertulis nama kakek memanggil.


"Hallo kakek," jawab Akhira.


"Kamu dimana sekarang," jangan bilang kamu juga lupa ini hari apa". Suara kakek meninggi.


"Tidak mungkin aku lupa hari ini ulang tahunmu kakek". Aku sudah ada di mension kakek."


"Lili apakah kamu mau imut dengan saya menyapa kakek?" tanya Akhira kepada Lili.


"Tidak aku tunggu di sini bersama para pengisi acara yang lain". Jawab Lili.


'Baiklah, aku tinggal dulu ya, nanti selesai acara aku kenalin dengan kakek ya"?


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Tiga jam yang lalu, dikantor Tuan Muda Lie Yuan.


"Lion , tadi kakek telpon marah-marah dia, suruh aku ke mension malam ini, ada hal penting katanya.

__ADS_1


"Apakah kamu tau hal penting apa itu"?


"Hari ini adalah ulang tahun kakek Tuan Muda, apakah anda lupa", jawab Lion.


"Astaga ya ampun, pantasan kakek marah ketika aku bilang tidak bisa datang". tuan muda mengusap wajahnnya gusar.


"Kalau begitu mari kita Pulang ke mension". Aku tidak mau dibilang cucu durhaka", Tuan muda bergegas berdiri.


"Kita mencari bungga dulu buat kakek". Dan telpon gadis itu , bilang saya tidak pulang kerumah malam ini",


"Baik Tuan" jawab Lion hormat.


Lion menelpon Lili , tetapi hp nya tidak aktif.


". Maaf tuan hp nona tidak aktif",.


" ya sudah mari kita berangkat sebelum terlambat". Tuan muda mengambil jas dari gantungan dan berjalan mendahului Lion menuju Lift khusus petinggi perusahaan.


Selama diperjalanan tuan muda tidak bicara sepatah katapun . Dia memejamkan matanya seolah tertidur. Lion melirik sekilas.


" Entah apa yang dipikirkan oleh Tuan Muda, semoga kakek tidak memaksanya untuk bertunangan lagi dengan Jessica kembaran Jessy" Lion membatin.


Mereka tiba di Mension , tampak Mension sudah ramai dengan tamu-tamu yang mulai berdatangan.


Walau tidak banyak, sepertinya kakek hanya mengundang sahabat-sahabat dekatnya saja. Tidak ada para petinggi perusahaan dan juga para pejabat.


Seketika Tuan muda menarik napas lega. "syukurlah tidak banyak tamu, bosan harus selalu berbasa basi dengan orang-orang yang selalu cari muka serta menjilat.".


Dengan mantap Tuan Muda memasuki mension, diikuti Lion dari belakangnya.


"Selamat datang Tuan muda , anda sudah di tunggu Tuan besar di halaman belakang" Sapa ramah pelayan Mension.


"Iya. terima kasih". jawab tuan muda sambil berlalu menuju halaman belakang mension.


Di halaman belakang mension tampak taman sudah di sulap menjadi tempat pesta dengan lampu beraneka warna berkelak kelip gemerlapan.


Lie Yuan berjalan ke arah kakek.


"Selamat ulang Tahun Kek, panjang umur dan sehat selalu" Lie Yuan menyerahkan seikat bunga kepada kakek.


"Aissh.., kakek kira kamu sudah melupakan kakek Yuan". Kakek merangkul bahu Lie Yuan , ayo duduk .


"Hallo .. kakak Sepupu, Akhira menyapa Lie Yuan.


"Hai . . .. adik nakal, ku kira kamu sudah tidak ingat Korea . Jawab Yuan sambil merangkul adik sepupunya.


Mereka duduk, sambil menikmati alunan musik dari orgen tunggal yang dimainkan di samping kiri gazebo.


Para tamu menikmati makanan dan minuman dan bersenda gurau.


"Selamat malam para hadirin undangan yang terhormat, selamat meniknati hidangan makanan dan minumannya." suara MC membuat para tamu menoleh sejenak ke arah panggung kecil di samping gazebo.


"Inilah saat yang di tunggu-tunggu yaitu penampilan penyanyi lagu lawas yang akan menghibur kita pada malam ini"


"Beri tepuk tangan buat nona Liliana Kim , Suara MC mengajak para undangan untuk bertepuk tangan.


Mendengar nama Liliana Kim, Tuan Muda Lie Yuan yang semula cuek dan sibuk memainkan ponselnya, tiba-tiba menoleh ke panggung. Matanya terbelalak melihat Lili berjalan menuju panggung.


Lili berjalan menuju panggung dengan mantap , dibimbing oleh MC.


"Syukur tamu tidak banyak, sepertinya ini memang pesta tertutup kakeknya Akhira,"batin Lili.


Sesampai di panggung Organis menanyakan kepada Lili ,"Nona mau nyanyikan lagu apa.

__ADS_1


"Lagu lawas yang berjudul


...Pertama Kali ...


...Cifta Fance Pondaag...


Denyut jantung didada


Berdebar tak menentu


Kar'na kehadiranmu


Diam - diam hatiku


Mengagumi dirimu


Bahkan menyayangimu


Untuk pertama kali


Itupun kuakui


Kau begitu berarti


Rasanya ingin slalu


Dekat - dekat dirimu


Tak ingin pisah lagi


Yang pertama didalam hidup ini


Rindu dan sayang menyiksa diri


Yang pertama didalam hidup ini


Kasih dan sayang menerpa diri


Terkadang tak sadar bibirku ini


Menyebut dan memanggil namamu sayang...


Pertama kali didalam hidupku ini


Menyayang dirimu


Lili menyanyikan lagu dengan begitu indah dan penuh penghayatan dia tidak melihat Tuan Muda Lie sampai berdiri dari duduknya melihat dan mendengarkan Lili bernyanyi.


"Kakek dari mana kakek mengenal gadis itu"? Lie Yuan memandang kakek.


"Aku yang membawanya kak, dia temanku dan sebentar lagi akan menjadi gadisku" Jawab Akhira dengan mantap.


"Boleh , Akhira, kakek suka gadis ini dia bisa bernyanyi lagu lawas Indonesia dengan begitu pas, kenalkan kakek ya?, Suara kakek menimpali Akhira.


***


***


***


Bersambung❤


Maaf, buat para pembaca semuanya terlambat UP, Author lagi bertapa mencari inspirasi dan hanya itu yang ada di kepala Author🙏🙏

__ADS_1


Semoga kalian suka jangan lupa LIKE,👍🏼 KOMENTAR dan VOTE ya.


TERIMA KASIH❤❤


__ADS_2