CINTA PERTAMA SEORANG CEO

CINTA PERTAMA SEORANG CEO
Part#33 Apakah harus diungkapkan ? (2)


__ADS_3

...Aku memang terlihat tidak perduli namun tidak dengan hati dan pikiran ini, tidak seharipun terlewati tanpa memikirkanmu....


^^^@Lie Yuan^^^


Baiklah kita akan memulai perjalanan cinta Tuan muda Lie Yuan dalam mengejar cinta Lili, tidak akan dibuat mudah supaya paham apa itu arti perjuangan dalam cinta agar bisa menghargai pasangan.


Pulang ke Villa White.


Dalam perjalanan, Lion memberikan saran kepada Tuan muda bagaimana cara memgejar cinta seorang wanita.


"Pertama-tama tuan harus tunjukan perhatian padanya" kata Lion memulai pembicaraan.


"Bukankah aku selama ini sudah perhatian" jawab tuan muda santai.


"Tuan, setiap wanita ingin di mengerti, dianggap ada dan dispesialkan, dan juga di sayang dengan kelembutan, bukannya dengan sikap dan gaya arogan seperti gaya anda tuan" jawab Lion sebal.


"Sebal juga aku denganmu tuan kok jadi goblok kayak anak kecil dalam urusan cinta tak paham-paham untung anda bosku yang baik kalau tidak udah ku sentil tu kening". Lion hanya berani ngomel dalam hati.


"Pakai kelambutan tuan, wanita suka diperhatikan dengan kelembutan" kata Lion lagi.


"Ah... kamu kebanyakan teory, emang kamu udah punya pacar, udah praktekin? berani-beraninya nasehatin aku" jawab tuan muda menyebalkan membuat Lion benar-benar ingin menyentil keningnya Lion mengepalkan tagannya karena kesal, lama-lama aku cepat tua kalau terus begini .


'Kenapa diam kamu nyumpahin aku ya, awas kalau berani" tuan muda mendelik ke arah Lion.


"Maaf Tuan aku tidak akan berani, nyumpahin anda, silakan guna cara anda sendiri untuk pendekatan dengan nona.


Suasana didalam mobil jadi hening tidak ada yang berbicara, mereka berdua fokus dengan pikiran masing-masing.


"Berhenti, teriak tuan muda tanpa aba-aba, Lion menghentikan mobil, tanpa menjawab , dengan goncangan yang cukup kuat karena berhenti mendadak sepertinya dia benar-benar sedang kesal.


"Lion kamu mau aku pecat ya, bagaimana kalau jidatku yang bagus ini tergores, bisa hilang ketampananku, kamu mau tanggung jawab?"tuan muda Lie menatap tajam ke arah Lion.


"Singgah ke toko itu" perintahnya lagi


"Baik Tuan" Lion parkir didepan toko bunga dan membukakan pintu mobil untuk tuan muda.


"Tuan muda masuk, kedalam toko dan disambut oleh pelayan toko dengan ramah.


"Tuan mau cari bunga silakan pilih, ini yang masih segar" tunjuk pelayan itu sambil membawa tuan muda berkeliling toko.


"Ah, gadis itu suka bunga apa ya, mawar merah, putih atau kuning.."


tuan muda bimbang, sambil menimang-nimang bunga mawar di tangannya.


"Ah, aku pilih semua warna aja dech" gumamnya.


"Aku ingin bunga mawar merah, kuning dan putih ini" tunjuk tuan muda dan mengeluarkan kartu untuk membayarnya.


"baik tuan, ini bunganya terima kasih" ujar pelayan toko dengan ramah sambil memberikan bunga dalam sebuah buket indah



Setelah mendapatkan bunga tuan muda berjalan lagi menuju mobil sambil tersenyum.


"Pendekatan akan dimulai, akan ku buat kamu jatuh cinta padaku Lili, aku akan menunjukan dengan perhatian dahulu, gumam tuan muda dalam hati.

__ADS_1


Sesampai di Villa tuan muda melanglah diikuti Lion masuk kedalam sambil matanya melirik kesana kemari tetap tak terlihat.


"Nona Lili pergi bersama temanya Tuan, tadi diantar sopir, nona bilang pulang agak malam karena ada temannya yang dari Jepang datang namanya Tuan Akhira".


"Ah, Akhira lagi, baiklah tunggu saja tidak lama lagi kamu akan tahu siapa yang lebih pantas buat Lili.


Tuan muda melirik jam di pergelangan tangannya sekarang sudah jam 8 malam " mengapa belum pulang padahal sudah semalam ini" pikirnya.


"Bi sarah tolong taruh bunga ini di kamar nona". sambil mengansurkan bunga yang dia pegang ke hadapan bi sarah wajahnya dingin tanpa ekspresi seketika suasana hatinya menjadi buruk.


Tapi detik berikut, dia berkata lagi, "Bi sarah buang saja bunga itu" setelah mengatakan itu dia langsung naik ke lantai atas menuju kamarnya.


"Tapi tuan" bibi sarah menjawab ragu-ragu dan melirik ke arah tuan muda dengan takut.


Tuan muda tidak menjawab dia terus berlalu menuju kamarnya.


Kesal, rindu sudah berat, orang yang dirindukan tidak ada di tempat, benar-benar bikin kesal, masuk kekamar sambil memanting pintu.


Lion juga masuk kedalam kamar tamu, dia ingin mandi dan berganti pakaian dahulu, seharian ini tela berdebat dengan tuan muda membahas cinta, sungguh membosankan, lebih enak membahas proyek atau kerja sama dengan mitra, ada dapat komisi atau bonus dari pada membahas tentang cinta.


Cinta ibarat agin hanya bisa dirasakan tanpa bisa dilihat.


Belum sempat Lion mandi tiba-tiba ada ketukan di pintu kamar, setelah dia buka nampak bibi Sarah berdiri di depan pintu.


"Tuan muda menunggu anda di ruang tamu" bi sarah berbicara sambil membungkuk.


Lion pergi keruang tamu untuk menemui tuannya.


"Siapkan mobil !!!"


"Ayo kita pergi untuk bersenang-senang Lion, kata tuan muda sambil tersenyum licik.


Meski tidak tahu ke mana tujuan yang ingin tuannya datangi, Lion tetap berjalan di belakan tuan Lie dalam diam.


Dalam perjalanan Tuan Muda melihat ponselnya seperti melacak keberadaan sesuatu.


"Ke arah selatan dipusat kota, restoran Kings Nam " tuan muda bicara sambil terus melihat ponselnya.


Mobil sudah berhenti di area parkir sebuah restoran mewah, yach ini adalah salah satu restoran milik keluarga Lie , yang cukup mewah di kota ini.


"Permisi" Lion memberi salam.


Para pelayan terkejut mereka tidak menyangka akan kedatangan Tuan muda salah satu mereka tergopoh memangil menejer restoran.


Menejer restoran tergopoh datang menghampiri.


"Selamat datang Tuan muda, silakan masuk" menejer menyapa sambil membungkuk hormat.


Tuan muda berjalan mendahului mereka dan hendak masuk keruangan VIP yang biasa dia datangi kalau kemari.


"Maaf tuan muda ruangan yang biasa anda pakai sekarang lagi digunakan tuan Akhira menjamu temannya"


Oh ini rupannya yang dikatakan tuan muda ingin bersenang-senang, baik lah kita ikuti saja permainannya.


"Aku memang ingin menemui Ahkira" jawab tuan muda, wajah dingin dan tidak bersahabatnya tiba-tiba menghilang memudar begitu saja, Lion sampai terkejut dibuatnya, ini benar-benar diluar kebiasaan tuan muda.

__ADS_1


"Oh maafkan saya tuan, kalau begitu silakan masuk tuan Akhira masih ada di dalam, jawab menejer sambil membuka pintu ruangan dan mempersilakan tuan muda masuk.


Didalam ruangan tampak tiga orang sedang bercengkrama sedang ngobrol dengan akrab sambil makan, mereka tertawa gembira.


Tuan muda berjalan menghampiri mereka.


Iko menoleh dan menyenggol Lili "bukankan itu CEO nya Lie Group"? tanyanya pada Lili.


Ketiganya yang ada diruangan itu terkejut melihat kehadiran tuan muda terutama Lili, wajahnya berubah pucat pasi.


"Mati aku, tamatlah riwayatku pikir Lili, dia tidak berani menatap wajah tuan muda, dia hanya menunduk.


Lili panik, rasanya kakinya seperti kehilangan penopang, dia ingin kabur, ingin menghilang saja dari tempat itu.


"Hai kakak, apa yang kau mencariku, kenapa tidak menelpon dulu?"sapa Akhira langsung berdiri menyambut tuan muda Lie.


Sementara pandangan mata Tuan Muda tertuju pada Lili, tanpa berkedip.


"Tidak, aku mencari dia", Tuan Lie menunjuk Lili yang sedang menundukan kepala dan berjalan menghampirinya.


"Apa yang anda lakukan disini Tuan?" tanya Lili pelan takut kedengaran teman-temannya.


Dan hal yang diluar dugaan siapapun terjadi. Bahkan Lion pun terkejut. Tuan muda melingkarkan tangannya dibahu Lili, dengan posesif serta menyandarkan kepalanya di bahu Lili.


"Apa kamu tidak ingin mengatakan sesuatu pada mereka Lili"? tidak ingin mengenalkan aku pada mereka?"


Trang..!!! sendok yang dipegang Iko terjatuh menimbulkan bunyi nyaring wajahnya terlihat sangat terjejut.


"Apa maksudmu kakak"? tanya Akhira tidak kalah terkejut.


Tanpa menghiraukan orang lain di sekitar mereka, tuan muda terus melingkarkan tangannya di bahu Lili dan menarik tangan kiri Lili, melihat ternyata cincin tidak ada di tangan Lili, timbul perasaan kesal didalam hatinya ternyata gadis benar-benar tidak patuh dengan perjanjian yang telah dia tanda tangani dulu.


"Baiklah kita lihat saja nanti apa yang akan ku buat untuk mu gadis ceroboh" tuan muda bergumam dalam hati, sambil tersenyum ganjil.


Tuan muda melepas tangannya di bahu Lili, matanya beralih pada Akhira.


"Apa dia tidak pernah bercerita pada kalian siapa aku "


Mereka berdua serentak menggeleng.


"Bedebah tuan muda, mengapa dia biasa datang kemari dan bagaimana aku bisa menjelaskan hubunganku dengan nya


Hubungan apa yang ku punya dengannya?


aku harus jelaskan apa?


💝Bersambung💝


Masukin ke list pavorite ya agar saat UP kalian dapat Notifikasi,


Terima kasih buat semuanya yang sudah Like , Koment serta Vote. Bagi yang belum di tunggu ya🤗


LIKE, KOMENTAR POSITIF DAN JUGA VOTE .


💝TE 'AMO💝

__ADS_1


__ADS_2