CINTA PERTAMA SEORANG CEO

CINTA PERTAMA SEORANG CEO
Part#23


__ADS_3

Rasa sakit yang teramat sangat adalah bila kita sudah berkorban dengan nyawa untuk seseorang tapi ....di balas dengan tidak di hargai dan juga tidak dianggap ada.


Kehidupan yang susah bulanlah suatu alasan untuk melangkah dengan goyah


Melainkan.......


Suatu semagat agar terus maju.


Lili keluar dari kamar tuan lie dengan wajah merah bak tomat matang, dia tergesa-gesa sehingga salah fokus dan hampir terjatuh dari tangga.


untung sekretaris lion melihat dan segera menangkapnya.


"hati-hati nona, anda bisa terjatuh kalau berjalan tidak melihat kaki".


Lili buru buru berjalan menuruni tangga tanpa menjawab Lion.


"Dasar asisten lion sama saja dengan tuannya,"


Dimeja makan sudah tersaji hidangan yang mengugah selera semuannya makanan kesukaan tuan muda.


Tuan muda keluar dari kamar dengan mengenakan kaos casual berwarna cream dan celana doger longgar, dengan rambut basah di sisir asal.


Lili menelan salivanya melihat visual tuan muda yang sungguh tampan bak keturunan dewata.


"Tutup mulutmu itu lihat liurmu berceceran " bikin aku gak selera makan" suara tuan muda meghentikan lamunan Lili.


"Ih...ku tarik lagi pernyataan tampan untuk tuan muda" ku ganti dasar pangeran drakula jelek semoga kamu tersedak saat makan " sumpah, Lili seraya buru-buru mengalihkan perhatiannya dan menekuk wajah dengan mengerucutkan bibir.


"Makan , makanan mu nanti keburu dingin" Tuan muda bicara tanpa menatap Lili dia focus dengan makanannya.


Tiba-tiba dia terbatuk mungkin tersedak seperti tercekik.


"Air". Tuan muda ber kata sambil tangan mengapai ke arah Lili dengan tangan sebelah menepuk-nepuk dada.


"Apa??? bukankah air ada di sebelahnya, kenapa minta dengan aku sudah pikun ya".


"Lili !! panggil Tuan muda lagi.


Aku mengerjap binggung. " Ya Tuan ?"


"Kamu tuli ya ? " Tuduh Tuan Muda kejam.


..."Sialan aku di tuduh tuli !...


Aku tersenyum manis, walaupun hatiku sungguh dongkol dengan perkataan dan perlakuan tuan muda. "nggak Tuan.


"Terus kenapa kamu diam saja kamu sengaja ingin lihat saya mati kesedak ya! serunya lagi. sambil tangannya meminta gelas ke arah ku.


Bukannya aku mengeluh hanya karena disuruh mengambilkan air , tapi masalahnnya, jarak gelas air putih dengan dia hanya beberapa centi , kentara sekali bahwa tuan muda sengaja mengerjai aku.


"Ini Tuan airnya silakan diminum pelan-pelan, "aku menggansurkan gelas ke hadapannya.


Makan malam yang sangat, membosan versi Lili pun selesai, tuan muda bergegas ke ruang kerja di ikuti asisten Lion.


Lili pun bergegas menuju ke kamar tidak lupa dia kunci pintu takut tuan muda menerobos masuk dan melakukan perbuatan mesum kepadanya.


……………


Di kantor tuan muda seperti biasa sibuk berkutat dengan tumpukan berkas yang memerlukan tandatangan dan juga pemeriksaannya.


tiba-tiba hand phone nya berbunyi terlihat di layar hp kakek memanggil


cepat-cepat tuan muda mengangkat hp tanpa mengalihkan pandangan dari dokumen yang dia pegang.


belum sempat menjawab hallo , si kakek sudah duluan bersuara.

__ADS_1


"Yuan , malam ini kakek tunggu


kamu di mension", Suara kakek di seberang telpon.


"Iya kek, tapi aku lagi sibuk banyak dokumen yang harus aku priksa belum tentu aku bisa pulang cepat kek."


"Tidak bisa pokoknya kamu harus pulang malam ini, ada yang sangat penting yang akan kakek sampaikan". Pokoknya kamu harus datang,"! teriak kakek di seberang sana.


Tuan muda sampai menjauhkan hp dari telinganya.


"Aihhh... apa dikira kakek aku tuli". Tuan muda mematikan hp dan melemparkannya ke atas nakas sebelah meja kerja nya.


…………………


Siang itu di suatu kampus ternama di Korea nampak seorang gadis cantik berjalan terburu-buru ke arah perpustakaan.


Tujuannya adalah buku-buku sejarah perkembangan manusia. Menurut ilmu psikologi.


Sesampai di perpustakaan Lili berjalan mengelilingi rak-rak buku yang tinggi menjulang kokoh di hadapanya bak benteng pertahanan jaman perang.


Matanya melihat sebuah buku yang dia cari . Lili menjinjitkan kaki ingin mengambil buku itu, tapi karena posiai rak buku cukup tinggi membuat dia kesulitan mengambilnya


"Ah sungguh menyebalkan" , gerutu Lili sambil terus berusaha meraih buku itu namun tetap juga tidak sampai.


"Apa yang harus aku lakukan"? tiba-tiba dia melihat sebuah kursi didekat rak buku .


"Ah Syukur deh, baik akan aku gunakan kursi untuk naik mengambil buku itu" , dengan cekatan Lili mengambil kursi kemudian dia naik ke atas kursi, tapi tetap saja tidak sampai.


"Hik..hik...hik.. ah sedihnya punya badan pendek" Lili bergumam dalam hati. sambil berjinjit untuk meraih buku itu.


tapi.... tiba-tiba dia kehilangan keseimbangan dan...Bummkk dia terjatuh dan ternyata dia terjatuh menimpa tubuh seseorang dia memekik kesakitan.


"Aisshh apa yang kamu lakukan , Lihat kamu terjatuh diatas tubuh ku ,


Lili buru-buru mengangkat kepalanya yang tertunduk pas didada bidang seorang pria, posisi mereka sungguh sangat intim.Seperti orang yang lagi berbaring sambil berpelukan.


Seru mereka berbarengan masing-masing terkejut .


Lili buru-buru ingin bangkit .


"Maaf ," serunya sambil berusaha bangun dari posisi memalukan yaitu dia berada diatas tubuh seorang pria tampan.


Tapi dia tidak bisa bangun karena tangan pria itu kini memeluk pinggang Lili.


" Tuan tolong lepaskan tanggan anda saya mau bangun, tidak enak kalau dilihat orang".


"Hai... nona manis kita sekarang berada di perpustakaan kampus, jangan pernah panggil aku tuan lagi oke"


"Baik-baik, sekarang lepaskan aku"


"Baik aku akan melepaskanmu asal kamu penuhi satu permintaan oke", pria itu tetap memeluk pinggang Lili.


"Baik, aku akan penuhi permintaanmu asalkan tidak melanggar norma agama yang aku anut". Lili terpaksa mengiakan permintaan pria itu asalkan dia dilepas dari posisi yang sungguh memalukan itu.


"Kamu harus janji dulu, tidak akan kabur setelah aku lepas".


"Ia...ia aku janji, sekarang buruan lepasin aku. Seru Lili mulai nyaring.


"Oke aku lepasin kamu , ayo kita bicarakan di taman." Pria. itu melepaskan Lili dan bangkit, dari posisi baring dan dia dengan cepat menarik tangan Lili.


"Hei... tolong jangan tarik-tari gini , kenapa sich" Lili berteriak protes sambil menghentikan langkah dengan mengerucutkan bibirnya.


"Ayo jalan , kalau tidak ingin ku gendong" ucap pria tampan itu dengan senyum yang tidak pernah hilang dari wajahnnya.


Terpaksa Lili berjalan mengikutinya. dengan wajah di tekuk .

__ADS_1


"Sungguh menyebalkan" sunggut Lili.


Sesampai di taman , mereka duduk dibawah pohon rindang yang menghadap lapangan basket.


"Ayo buruan katakan apa permintaanmu,?? sebelum aku berubah pikiran".


"Aku ingin kamu bernyanyi di acara ulang Tahun kakek ku malam ini, nyanyi lagu lawas."


"Apaaaa....???!! " seru Lili sambil terbelalak.


"Bernyanyi di acara ulang tahun kakek mu??...kamu bercanda dech ". Aku tidak bisa bernyanyi apalagi lagu-lagu korea lawas, Aku aja belum lahir, gimana mau nyanyiin lagunya."


"Tidak...!!!


"Minta yang lain aja ya", mohon Lili sambil kedua tangannya terkatup didepan dada dan wajah yang memelas minta di kasihani.


"Tidak bisa, kamu harus nyanyi, dan siapa juga yang suruh kamu nyanyiin lagu lawas Korea"


"Terus, kamu mau suruh saya nyanyi lagu lawas apa?" tanya Lili penasaran.


"Lagu lawas Indonesia" jawab Pria tampan itu mantap.


"Apaaaa....??? lagu lawas Indonesia?


"Iya...kamu dari tadi teriak apa-apa terus, makanya aku cari kamu, karena kamu , hoby nya bernyanyi lagu lawas dan juga baca".


"Tunggu dulu, kok kamu tahu aku hobby menyanyikan lagu lawas Indonesia? tanya Lili penasaran.


"Yee...Akhira gitu lho..., pasti tau lah, mau ya tolongin aku? sekarang giliran Akhira yang memohon sambil mengatupkan kedua tangannya di depan dada.


"Aku ingin bahagiain kakek di usia senjanya , karena dari kecil aku hidup jauh dari kakek, aku hidup di Jepang.


"Menurut cerita bundaku, kakek begitu cinta dengan Indonesia, dia punya kenangan indah di negara itu"


"Sekarang mau ya kamu bernyanyi untuk kakek ku" seru Akhira dengan wajah memelas.


"Oke lah saya pulang kerumah dulu ya,"


"Tidak-tidak, tidak perlu pulang kerumah kita langsung saja ke rumah kakek ku"


"Kamu becanda dech, masa' aku bernyanyi dipesta kakek mu dengan baju kuliah gini?" seru Lili kesal.


"Aku akan membeli gaun untuk mu, kalau kamu pulang nanti takutnya kita terlambat ke acara ulang tahun kakek"


"Baiklah, ucap Lili.


"Baik sekarang kita berangkat, sudah jam lima sore , acaranya jam tujuh malam, masih ada waktu untuk membeli gaun untuk mu." Akhira bergegas bangun dan diikuti oleh Lili mereka melangkah menuju parkiran.


"Sesampai di parkiran Lili menelpon supir mengatakan bawa dia pulang sendiri bersama teman karena ada acara ulang tahun.


Ketika dia mau menelpon hp asisten Lion hp nya lowbed habis batrai, dan akhirnya dia tidak jadi menelpon untuk mengabari pulang terlambat.


"Semoga saja tuan muda tidak marah". Batin Lili.


*****


*****


*****


*****


❤Bersambung❤


Jangan lupa untuk VOTE...LIKE...dan KOMENTAR positif.

__ADS_1


Mohon maaf terlambat Updete 🙏🙏


__ADS_2