CINTA PERTAMA SEORANG CEO

CINTA PERTAMA SEORANG CEO
Part # 53 Sikap Aneh (1)


__ADS_3

🌹🌹🌹


Pada pagi hari yang cerah, sinar mata hari mulai menunjukan sinarnya dan masuk menerobos melalui celah jendela.


Lili terbangun dari tidurnya yang lelap semalam, matanya mulai mengerjap-ngerjab, membuka kelopak mata yang indah dan sinar cahaya langsung masuk menyinari wajah cantiknya.


Lili megeliatkan tubuhnya, ia mendapati bahwa dirinya dalam keadaan polos tanpa sehelai benangpun, hanya sebuah selimut tebal menutupi tubuh polosnya dan di atas perutnya terasa sebuah lengan yang sedang memeluk nya dengan posesif. Seketika wajahnya memerah mengingat kejadian semalam darah ditubuhnya mulai mendesir. Mereka melakukan lagi dan lagi hubungan intim suami istri yang penuh dengan cinta dan kasih sayang, membuat Lili terbuai dalam permainan lembut penuh cinta sang suami, berkali-kali juga Lili merasakan Klimaks.


Lili menatap wajah suaminya yang tampan yang sekarang sedang ada di hadapannya, ia pun mengankat tangannya dan mengelus Lembut pipi Suaminya dan tersenyum tipis.


sungguh kamu adalah mahluk Tuhan paling sempurna.


"Apa kau sudah puas melihat wajah tampan suamimu ini?" Lie Yuan berbicara dengan masih memejamkan matanya sebuah senyuman indah terukir dibibirnya. Lili kaget secepat kilat dia menarik tanganya dari wajah mulus sang suami.


Lie Yuan membuka matanya yang masih berkabut khas orang bangun tidur, tersenyum lembut menatap wajah cantik sang istri , ditariknya lagi tangan istrinya, dengan lembut mengecup telapak tangan sang istri ,yang sukses membuat sang istri merona karena rasa malu dipergoki sedang mengaguminya.


"Sudah ah aku mau mandi", Ucap Lili malu-malu sambil beranjak dari tempat tidur.


"Aku juga ingin mandi, kau mandikan aku ya, kita mandi bersama" pinta Lie Yuan dengan tatapan menggoda istrinya.


ah senang sekali melihat pipi mulusnya merona, istriku masih saja polos.


"Ih enak saja, tidak! mandi saja sendiri" Lili mengerucutkan bibirnya dan beranjak pergi ke kamar mandi.


Ayolah Lili,...aku ingin mandi bersamamu..suami dengan wajah memelas minta di kasihani, belum sempai Lili masuk kedalam kamar mandi dia sudah lebih dahulu memeluk tubuh polos sang istri dari belakang. Seketika tubuh polos mereka saling bersentuhan dan bak aliran listrik keduanya merasa tersengat hasrat yang mulai bergelora kembali.


Dengan kaki panjangnya Lie Yuan membuka pintu kamar mandi sementara tangannya masih memeluk istrinya dengan tangan membekap erat dua gundukan kenyal yang sekarang mulai semakin membesar tetapi sangat pas di gengaman tangan nya.

__ADS_1


Dengan lembut didorongnya tubuh polos sang istri untuk masuki kamar mandi kemudian di kuncinya pintu setelah itu dia mengisi air dalam bathub dengan air hangat. menetisi sabun cair aroma terapi yang semakin membuat keduanya bergairah mencium wanginya.


Setelah selesai dia menarik tangan sang istri untuk sama-sama memasuki bathub, tanpa bisa menolak Lili pun ikut masuk besama suaminya.


Dan.... terjadilah mandi yang sangat panjang, mulanya mereka saling mengosokan sabun di tubuh setelah itu , sang suami memeluk dan mencium bibir tipis manis sang istri, dan dibalas oleh Lili dengan malu-malu.


Tangan Lie Yuan sudah semakin tidak bisa di kondisikan setiap titik sensitif tubuh istrinya tidak luput dari sentuhannya membuat Lili hanya bisa membiarkan suaminya melakukan apa yang dia inginkan.


Setelah merasa ingin penyaluran yang lebih Lie Yuan menarik tubuh sang istri berdiri di bawah shower menghidupkan airnya dan mereka membilas tubuh di sana, setelah bersih diambilnya handuk dan melilitkan di tubuh istrinya setelah mengering digendongnya sang istri keluar dari kamar mandi di baringkan ke tempat tidur.


Setelah selesai dengan urusannya


Lie Yuan terkulai lemas. Dia ambruk di samping istrinya dan tangannya mengusap perut sang istri.


"Semoga Lie Yuan Junior segera tumbuh di sini" ucapnaya.


Tak terasa hari - hari yang mereka lalui semakin lama tidak terasa pernikahan mereka sudah berjalan hampir satu tahun.


Selama satu tahun ini hari-hari selalu mereka lalui dengan menikmati momen indah pengantin baru, walau pun mereka belum sempat pergi melaksanakan bulan madu tetapi manisnya madu pasangan baru ini tetap tidak kalah dari pasangan yang sudah pergi berbulan madu.


Kemudian pada malam hari setelah makan malam mereka lanjut tidur dan melakukan kegiatan seperti biasanya yang mereka lakukan seperti malam-malam sebelumnya.


Begitulah kehidupan mereka berjalan dengan mulus, kakek Albert tidak lagi memaksakan Lie Yuan untuk terapy karena Lili sudah mengatakan bahwa suaminya sudah sembuh seperti yang kakek harapkan.


Setiap hari Lili mengkonsumsi jamu ramuan untuk menyuburkan kandungan agar cepat dapat anak, ramuan itu dimasak oleh pelayan dan di awasi langsung oleh kakek.


Kegiatan Lili sehari-hari juga sama masih melanjutkan kursus-kursus yang sengaja di daftarkan kakek, penampilan Lili sekarang sudah benar-benar seperti nona muda keluarga kaya.

__ADS_1


Perusahaan Lie Yuan juga tidak ada kendala dan kakek meminta mereka untuk bulan madu supaya lebih fokus dan cepat mendapat kerurunan.


Dan mereka berdua sudah sepakat untuk bulan madu kemana pun tempat yang paling ingin istrinya kunjungi.


Hingga di pada suatu hari sebelum keberangkatan mereka pergi bulan madu yang rencananya akan pergi minggu depan. Tiba-tiba pada pagi hari Lie Yuan di kejutkan dengan ucapan dan teriakan Lili.


"Kenapa masih disini, pergi!! kamu bau" teriak Lili sambil menutup hidungnya seperti mau muntah dan berlari ke arah kamar mandi.


ada apa dengannya kenapa pegi-pagi teriak seperti itu


Tuan muda mengikutinya dengan khwatir takut terjadi apa- apa pada istrinya.


Entah apa yang terjadi membuat nya binggung, sedari kemarin dia tidak mau berdekatan dengan nya, maunya marah-marah dan juga tiba-tiba menangis, bikin kesal sekaligus khawatir. Padahal istrinya tidak pernah berprilaku demikian.


"Apa yang terjadi denganmu, ada apa denganmu?"


"Berhenti di sana!" Ucap Lili tiba-tiba membalikan badannya. Dia sedang muntah sampai seperti akan mengeluarkan seluruh isi dalam perutnya


Dia terus muntah dan muntah sampai tidak ada yang bisa dikeluarkan, keringat sebesar biji jagung terus merembes di dahinya. Dia merasa lemas dan tidak mampu menahan tubuhnya , dengan masih memegang wastafel dia terduduk pelan dilantai WC, air dibiarkan mengalir untuk membuang siswa muntahannya.


Tiba-tiba pandangan matanya kabur dan akhirnya dia tergeletak di lantai, sementara tuan muda melihat Lili terbaring dilantai dengan cepat menerobos masuk kedalam WC.


Terlihat Tubuh dan wajah istrinya pucat pasi dan ujung jari tangan dan juga ujung jari kakinya sedingin es.


"Astaga ternyata kamu sakit ya" Apa makanan yang dimakannya kemarin berisi racun?, awas saja kalau ada yang berani mengerjai istriku!!," Geram Tuan muda , segera dia baringkan istrinya di tempat tidur dan menelpon dokter Nathan dokter pribadi keluarganya.


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2